Akun Shopee Saya Diretas, Data Bisa Diambil dan Berujung pada Shopee Pinjam yang Disalahgunakan

Assalamu’alaikum,

Saya Utami, dengan akun Shopee: utamirahayu94. Saya sangat kecewa dengan pihak Shopee, karena sangat lambat mengurus kendala yang saya alami ini. Kronologinya, pada September 2020 saya mendapat telepon dari nomor tak dikenal, saya angkat, lalu dia bilang dari pihak Shopee. Awalnya saya tidak percaya, tapi setelah dia menyebutkan semua data saya di Shopee, hingga transaksi yang saya lakukan akhir-akhir ini, bahkan nominal Shopee PayLater beserta Shopee Pinjam dan lain sebagainya yang seharusnya orang lain atau akun yang lain tidak akan tahu, tetapi dia tahu dan semua benar.

Dari situ saya langsung percaya bahwa benar adanya ini dari pihak Shopee. Lalu bilang bahwa saya mendapat hadiah sebesar 3 juta rupiah, tapi dengan syarat harus mengisi Shopee Pay saya sebesar 1 juta dan otomatis akan bertambah saldo Shopee Pay sebesar 3 juta tersebut. Akan tetapi saya tidak mau, karena kondisinya saya sedang tidak punya uang. Tidak habis akal pelaku memberi pilihan untuk ditransfer ke rekening BRI saya dan saya pun mengiyakan.

Tidak lama saya mendapat SMS banking dari BRI bahwa saya mendapat transfer sebesar 3 juta dari Shopee Pay dan saya sangat percaya bahwa saya mendapat hadiah. Dari situ saya disuruh untuk menekan angka yang sama dengan yang disebutkan pelaku yang muncul di layar hp saya. Ternyata pelaku mencoba masuk gmail saya dan mengaku bahwa dia sedang mencoba mengkonfirmasi hadiah tersebut oleh pihak BRI dan saya harus memberikan akun gmail saya untuk dikelola oleh pihak BRI.

Bodohnya, saya klik nomor yang sama tersebut. Tidak lama kemudian pelaku meminta kode OTP yang ternyata untuk masuk ke akun BRI mobile saya. Saya turuti saja apa maunya pelaku karena sebelum ia membobol rekening saya, pelaku sudah mentransfer uang 3 juta dari Shopee saya. Maka saya percaya saja semua yang pelaku katakan.

Tak lama pelaku meminta nomor ATM saya dan dari situ saya mulai curiga. Saya tutup teleponnya. Tak lama ada SMS banking bahwa uang 3 juta sudah ditransfer ke nomor OVO. Setelah itu hp saya mati karena sudah direset oleh pelaku.

Saya langsung menghubungi pihak BRI untuk memblokir akun saya dan pihak BRI memberi tahu transaksi OVO ke nomor mana. Pihak BRI memberikan solusi untuk menelpon pihak OVO, tapi tidak ada jawaban pula dari pihak OVO. Saya pikir ya sudah, karena uang yang dia transfer juga yang ia ambil lagi, jadi saya hanya membetulkan hp saya yang direset.

Tak lama saya mencoba masuk ke Shopee untuk mengecek akun Shopee saya dan ternyata sudah dibekukan oleh pihak Shopee sebelum saya menanyakan masalah ini ke pihak Shopee. Saya mencoba menelpon CS Shopee tapi sedang sibuk.

Saya login ke akun Shopee lain dan chat ke Shopee untuk dibantu mengaktifkan kembali akun Shopee saya. Lalu akun Shopee saya aktif kembali. Saat saya login, dan ternyata kemarin tanggal 11 Oktober tiba-tiba ada tagihan Shopee Pinjam sebesar 3 juta. Dari situ baru saya ingat kalau pelaku mentransfer saya yang sumbernya dari akun Shopee saya sendiri. Tidak berhenti di situ, saya mencoba mencari solusi menghubungi pihak Shopee dan jawabannya hanya tunggu sampai 1-3 hari kerja. Saya chat, saya telpon dan kirim email, saya chat ke Instagram dan Twitter belum ada jawaban.

Tagihan saya terus menumpuk karena terlambat bayar. Yang membuat saya kecewa kenapa keamanan Shopee begitu lemah sekali sampai akun saya bisa diretas. Adakah itikad baik dari Shopee untuk masalah ini? Sedikitnya beri jawaban bagaimana solusinya. Karena kalau dibiarkan akan terus menumpuk tagihannya.

Kalau dipikir-pikir secara logika, itu salah Shopee kenapa akun saya bisa diretas. Kalaupun saya tidak terkena bobol gmail dan BRI mobile pasti Shopee Pay, Shopee PayLater, dan Shopee Pinjam saya tetap akan disalahgunakan pelaku. Lalu pada saat Shopee tahu akun diretas, kenapa transaksi Shopee Pinjamnya disetujui? Seharusnya kalau ada yang mencurigakan jangan disetujui semua transaksi sebelum pemilik akun mengkonfirmasi ke Shopee bahwa benar pemilik yang melakukan transaksi. Kenapa ini tidak sama sekali ketahuan kalau akun sedang diretas?

Bukan saya saja yang sudah alami tetapi sudah banyak sekali korban. Harusnya permasalahan seperti ini ditindaklanjuti. Mohon Shopee untuk tidak lari dari permasalahan. Kalian berjaya juga karena konsumen. Selama ini saya menggunakan Shopee PayLater itu tidak pernah telat bayar, yang untung siapa? Pihak Shopee juga kan? Akan tetapi ketika masalah terjadi pada konsumen, prosesnya lama sekali.

Semoga setelah saya menulis ini ada itikad baik dari Shopee untuk memberikan solusi. Terima kasih.

Wassalamualaikum.

Utami Budi Rahayu
Magelang, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Kalau udah kena tipu yang disalahkan online shop, padahal salah sendiri, tergiur harga murah atau iming-iming hadiah dari penipu sehingga dengan sukarela atau terpaksa memberikan kode OTP kepada pelaku atau meng-klik link phising dari penipu.

    Sistem keamanan e-commerce (Shopee, Toped, Lazada, dll) itu sudah canggih, tidak mudah dibobol oleh hacker. Yang belum canggih itu segelintir pengguna, yang gampang tergiur dan percaya sama penipu.

    Pertanyaannya, jika sistem keamanan e-commerce itu lemah, kenapa penipu gak langsung bobol Shopee? Kenapa penipu menghubungi korban? Kenapa penipu repot-repot meminta OTP, mengirim link phising dan sebagainya? Jika sistem e-commerce lemah, kenapa penipu ga langsung bobol situs e-commerce dan mengambil semua akun pengguna?

    Kasus penipuan online terjadi karena kesalahan pengguna, bukan salah e-commerce!

  • Mas saya juga kena tipu gini. Tapi nominalnya 100k aja alhamdulillah gak separah masnya. Nahh dia kan nelponin saya ni. Kadang jug nelpon di whatsapp. Sedangkan mas bilang, hp kita itu diretas jg sama dia. Kira2 itu ngaruh ke saya juga ga mas? Whatsapp saya kira2 bisa kena hack gak? :(

  • Sama tadi siang 06 november juga ada yang menelpon bilang dari shope pake no 02150667079 bukan no hp,dan bilang saya dapat 1,5 jt saya gak percaya dan bilang hadiahnya buat masnya aja..anehnya udah ada sms kalau ada upaya terdeksi percobaan masuk akun.dan dia juga tau lho shopee ku ada tokonya.padahal saya gak ngasih kode otp dan setelah itu ada sms struk belanja MOKA 1,5 jt trus ada linknya juga..mau saya pencet linknya juga takut diretas,trus saya buka dihp lain isinya kayak kuitansi pembayaran gitu...tapi saya cek shopee saya masi aman karena saya jg ga pernah nyimpan saldo shopepay banyak,takutnya dipakai buat paylater.kalau tanya shopee si katanya masi aman.tapi masi ada deg deg an,kayaknya ini modus baru ya?

  • pada 7 februari 2021 saya mendapat telepon dari nomor tak dikenal, saya angkat, lalu dia bilang dari pihak Shopee. Awalnya saya tidak percaya, tapi setelah dia menyebutkan semua data saya di Shopee, hingga transaksi yang saya lakukan akhir-akhir ini, bahkan nominal Shopee PayLater beserta Shopee Pinjam dan lain sebagainya yang seharusnya orang lain atau akun yang lain tidak akan tahu, tetapi dia tahu dan semua benar.

    Dari situ saya langsung percaya bahwa benar adanya ini dari pihak Shopee. Lalu bilang bahwa saya mendapat hadiah sebesar 2 juta rupiah, dia bertanya hadiah mau dikirim via bank atau shopee pay. Saya bilang via bank karena kondisinya saya sedang tidak punya uang. Tidak habis akal pelaku memberi pilihan untuk ditransfer ke rekening BRI saya dan saya pun mengiyakan.

    Tidak lama saya mendapat SMS banking dari BRI bahwa saya mendapat transfer sebesar 1 juta dari Shopee Pay dan saya sangat percaya bahwa saya mendapat hadiah. Dari situ saya disuruh untuk menekan angka yang sama dengan yang disebutkan pelaku yang muncul di layar hp saya. Ternyata pelaku meminta saya untuk membayar briva dengan atau atas nama no hp saya di shopee pay.

    Bodohnya, saya klik nomor yang sama tersebut. Tidak lama kemudian pelaku meminta kode OTP yang ternyata untuk masuk ke akun BRI mobile saya. Saya turuti saja apa maunya pelaku karena sebelum ia membobol shopee, pelaku sudah mentransfer uang 1 juta dari Shopee saya. Maka saya percaya saja semua yang pelaku katakan.

    Tak lama pelaku meminta nomor ATM saya dan dari situ saya mulai curiga. Saya tutup teleponnya. Tak lama saya cek saldo shopee pinjam ternyata sudah mengajukan pinjaman sebesar 1.100.000 dan mendapatkan notifikasi shopepay di transfer ke krisna.

    • saya pas tgl 9 juga kena tipu, saya boleh minta nomor wa kalian yang sudah menjadi korban atau apaun yang bisa dihubungi tidak ya,yang kejadianya masih baru baru ini (dibulan januari-febuari)

      saya mau lapor kepolisi tapi kurang bukti mba/mas,kemarin saya jg kena 600 rb dari pihak kepolisian minimal kehilangan 2,5jt,saya disuruh cari saksi dan mau cari saksi lain biar kasus ini ditindak lanjuti.

      minimal kalau uang kita gabisa kembali,ya pelakunya bisa ditangkap,karena udah meresahkan banget dan emang udah banyak korbanya

      kalo mb/mas mau jadi saksi saya sangat bertrimakasih

  • saya pas tgl 9 juga kena tipu, saya boleh minta nomor wa kalian yang sudah menjadi korban atau apaun yang bisa dihubungi tidak ya,yang kejadianya masih baru baru ini (dibulan januari-febuari)

    saya mau lapor kepolisi tapi kurang bukti mba/mas,kemarin saya jg kena 600 rb dari pihak kepolisian minimal kehilangan 2,5jt,saya disuruh cari saksi dan mau cari saksi lain biar kasus ini ditindak lanjuti.

    minimal kalau uang kita gabisa kembali,ya pelakunya bisa ditangkap,karena udah meresahkan banget dan emang udah banyak korbanya

    kalo mb/mas mau jadi saksi saya sangat bertrimakasih