Penipuan Mengatasnamakan CS Akulaku

Pada tanggal 21 Oktober 2020 saya menghubungi nomor HP 087777159516. Awalnya saya ingin komplain ke nomor yang mengaku sebagai CS Akulaku. Namun akhirnya saya minta bantuan untuk mengajukan kenaikan limit, katanya mau dibantu.

Setelah itu saya agak bingung karena diminta kode yang ada di SMS. Aku bilang gak ada SMS, tapi dia terus-terusan ngasih SMS dan saya disuruh menyebutkannya. Tanpa pikir panjang, aku sebutkan, dan dia bilang jangan buka dulu aplikasinya sebelum dapat pemberitahuan dari pihak Akulaku. Kenapa aku kok nurut aja ya?

Habis bertelponan, aku cek akun Akulaku gak bisa dibuka. Terus aku ganti password dengan lupa kata sandi. Setelah kebuka, ternyata saldo raib Rp4 juta. Telepon ke CS Akulaku, tapi gak ada solusi. Biar orang kayak itu ditangkap polisi dan tagihan itu larinya ke Shopee bagaimana caranya? Mau bayar, tapi aku gak pernah ambil, gak dibayar gimana. Bingung juga.

Nomor yang mengatasnamakan CS Akulaku tsb (087777159516) sampai sekarang masih aktif, cuma gak bisa ditelepon, bisanya cuma dari WA aja. Tolong kepada pihak berwajib agar ditandai.

Heru Purwanto
Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Total:3    Rata-Rata: 2.7/5]
Tanggapan Akulaku atas Surat Pembaca Bapak Heru

Kepada Yth. Redaksi Mediakonsumen.com di Tempat Dengan hormat, Terima kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Akulaku dan Mediakonsumen.com...
Baca Selengkapnya

Loading...

9 komentar untuk “Penipuan Mengatasnamakan CS Akulaku

  • 25 Oktober 2020 - (18:22 WIB)
    Permalink

    @Heru

    Saya mau menjelaskan tentang pertanyaan anda yang ini,

    “ Tanpa pikir panjang, aku sebutkan, dan dia bilang jangan buka dulu aplikasinya sebelum dapat pemberitahuan dari pihak Akulaku. Kenapa aku kok nurut aja ya? “

    Penyebab anda menuruti perintah itu, karena anda bukan termasuk golongan manusia lagi. Anda sudah masuk dalam golongan setan.

    1. Akulaku adalah pinjaman berbunga, bunga adalah Riba’, Riba’ Haram.

    2. Tuhan melaknat manusia yang menentang yang Haram. Coba anda pahami apa arti ‘Laknat’ itu.

    3. Setan menyertai anda dalam ke Haram itu.

    4. Penipu adalah orang yang kesetanan.

    5. Anda dan Penipu sama sama disertai setan.

    6. Setan tidak menyukai nasehat yang menyinggung prihal agama.

    7. Setan hanya menyukai nasehat yang menyinggung Untung Rugi Harta.

    8. Anda calon penghuni Neraka, karena sudah berzina dengan ibu kandungmu sendiri.

    9. Jika anda merasa sakit hati karena membaca ini. Jelas itu tanda tanda setan yang berontak.

    2
    9
  • 25 Oktober 2020 - (20:34 WIB)
    Permalink

    Saya kasih tau saya cuman bilang halo di komen akulaku dan semacam nya langsung banyak yg dm apa bisa dibantu meski saya tau mereka penipu karena admin sudah bilang tidak pernah menggunakan layanan dm kalau perlu telepon cs resmi saya sangat prihatin masih banyak yg tertipu seperti ini semoga bapak/ibu bisa belajar lg karena jika ingin penipu musnah kita nya harus lebih teliti lg

  • 25 Oktober 2020 - (20:38 WIB)
    Permalink

    Lain kali cek dulu no hpnya Kak. No hp 087777159516 udah sering nipu. Dicek di true caller aja namanya “penipu gojek”

  • 25 Oktober 2020 - (22:55 WIB)
    Permalink

    Lain kali smsnya dibaca, itu penting banget, jangan kasih kode ke siapapun bahkan ke akulaku sendiri. Dan pihak asli tidak pernah meminta kode.

  • 26 Oktober 2020 - (07:34 WIB)
    Permalink

    Maaf, mau tanya yah. Background pendidikan apa yah? Koq mudah dibohongin dan polos sekali yah anda.

    Dikalimat terakhir anda bilang “Tolong kepada pihak berwajib agar ditandai”. Pertanyaan saya adalah: apakah anda sudah lapor polisi?

    Lapor kesini malah anda berpotensial bakal dibully.

    1
    3
    • 26 Oktober 2020 - (08:52 WIB)
      Permalink

      @Firman

      Anda bertanya background pendidikan mereka apa. Itu tidak ada hubungannya dengan background pendidikan.

      Sudah banyak orang yang mengalami penipuan seperti itu. Mereka semua bukan orang yang tidak berbackground, dan juga tidak kuper kuper banget.

      Buktinya mereka tau kalau naik limit bisa lebih enak.

      Buktinya mereka bisa komplain ke media konsumen karena tahu media konsumen tempat komplain terbaik (saat ini).

      Mereka sudah banyak tahu.

      Alasan satu satunya, mereka mudah tertipu, karena mereka selalu menuruti rayuan setan.

      1. Mereka tahu, jika mau Naik limit kredit, mereka harus melakukan beberapa kali transaksi lunas kredit, dan itu membutuhkan waktu yang lama. Mereka tidak sabar menunggu.

      2. Mereka tahu, ada tawaran naik limit secara instan, melakukan cara instan itu akan lebih menguntungkan (inilah rayuan setan yang saya maksudkan).

      3. Setelah di rayu setan, pola pikir mereka akan menjadi seperti ini,

      Apa saja yang mereka tahu seakan akan mereka sendiri yang tahu.

      Penipu berucap,

      “pak jangan kasih tahu kerabat yang lain ya sampai transaksi sukses dulu baru bapak kabarin yang lain. Karena cara naik limit seperti ini termasuk baru, dan bapak adalah orang pertama yang mendapat layanan ini (layanan naik limit instan).

      Yang tertipu berucap,

      “Wah artinya di dunia ini, hanya saya sendiri yang mendapatkan tawaran menguntungkan ini”

      Apa yang mereka anggap untung akan semakin mereka anggap paling menguntungkan.

      “Pokoknya saya harus melakukan naik limit instan saja, ngapain repot repot menunggu lama harus sering transaksi lunas, rugi banget seperti itu, ini malah lebih untung, untung untung untung”

      4. Namun, ketika sadar tertipu. Mereka ngeblank, tak habis pikir mengapa mereka saat itu mau maunya menuruti penipu.

      Pikiran ngeblank itu menandakan adanya alih fungsi otak yang mulai terkendali lagi.

      Dan balik lagi pada pertanyaan anda, apa backround pendidikan mereka.?

      Pertanyaan itu jika anda sampaikan pada manusia, maka itu adalah pertanyaan yang menyinggung dan mengandung konotasi yang tidak bagus.

      Jangan anda membandingkan backround seseorang untuk men-judge mereka dalam kelemahan.

      Derajat manusia seharusnya hanya dilihat dari ilmu yang bermanfaat, bukan sekedar backround pendidikan.

      Pendidikan setinggi apapun jika ilmunya untuk kejahatan, ya itu sama saja memelihara harimau hingga pintar dan melepasnya bebas ke lingkungan manusia. Bahaya sekali.

      Intinya, mereka yang tertipu adalah mereka yang sudah berteman dengan setan, sudah kerasukan setan, sudah termasuk dalam golongan setan. Sifat serakah, sikut menyikut, cara instan untuk untung, mereka lahap setiap hari.

      Dan mereka tidak memerlukan kata kata bijak, karena percuma, kata bijak seolah dianggap nasehat sok suci dan tidak pada tempatnya.

      Semoga persepsi kalian tidak lagi pada kebodohan, ini jaman canggih, informasi ilmu dimana mana. Tidak ada lagi orang ‘bodoh’, yang ada hanyalah orang yang mau membodohi kalian, seperti penipu itu.

  • 26 Oktober 2020 - (17:15 WIB)
    Permalink

    rekan saya mengalami hal hampir seperti ini 17-10-2020 …
    jadi pesan token listik via pembayaran akulaku karna hampir 2 jam token tidak masuk lalu ingin membatalkan transaksi tersebut …
    akhirnya rekan saya hub pihak akulaku, karna tvon tak nyambung akhirnya search ternyata via Wa mengaku Cs akulaku akhirnya meminta bantuan untuk dibatalkan transaksi tokennya …
    lalu diarahkan ( 0811 844 797 no pelaku ) masuklah kode OTP pelaku minta kode yang ada di SMS dan dia bilang jangan buka dulu aplikasinya sebelum dapat pemberitahuan dari pihak Akulaku …
    Habis tvon, coba cek akun Akulaku gak bisa dibuka. trus hub Cs yang asli bisa disuruh ganti password. Setelah kebuka, ternyata saldo raib Rp4 juta.

    kasusnya :
    1. mengajukan kenaikan limit ? ko bisa !!! pihak akulaku tidak memberitahukan adanya pengajuan kenaikan limit !!!
    2. ada 2 Transaksi di shopee, langsung hub pihak CS shopee ga nyambung …
    komplain via email, dm tweet shopee agar transaksi tersebut di batalkan ( tetapi tidak bisa di batalkan karna 2 pemesanan tersebut sudah di terima ) minta alamat si pemesan juga tidak di balas ?
    apa iya, suatu transaksi tidak bisa dibatalkan jika pemiliknya komplain
    sesuatu yang ilegal tejadi di akunnya ?
    Telepon ke CS Akulaku, tapi gak ada solusi gtw nih nanti ditagih apa kaga ?

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

Penipuan Mengatasnamakan CS Akulaku

oleh Heru dibaca dalam: 1 min
9