Masalah “Free Ongkir” di Shopee

Saya selaku buyer sangat kecewa dengan tim Shopee. Seller tidak bisa kirim barang pesanan saya karena free ongkir yang diberikan tim Shopee melebihi batas kewajaran dan seller harus membayar ongkir juga. Seller suruh saya cancel barang dan pesan ulang, sedangkan free ongkir saya sudah habis.

Lalu untuk apa Shopee kasih free ongkir kalau saya harus pesan ulang? Kalau barang tidak dikirim, otomatis batal melalui sistem. Apakah ini yang dinamakan dengan menepati janji? Jika tidak bisa memberikan hak konsumen, sebaiknya tidak usah berjanji. Saya sangat kecewa dengan Shopee. Pihak Shopee yang memberikan, tapi pihak Shopee juga yang mengingkari.

Barang tersebut mau dipakai untuk praktikum dan hari Senin sudah dipakai. Lalu saya harus menunggu yang tidak pasti.

Untuk Media Konsumen mohon terbitkan surat saya ini. Saya ucapkan terima kasih.

Rahmawati
Palembang, Sumatera Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Shopee:
[Total:49    Rata-Rata: 2.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

11 komentar untuk “Masalah “Free Ongkir” di Shopee

    • 31 Oktober 2020 - (20:19 WIB)
      Permalink

      Biasanya, free ongkir adalah persetujuan seller dengan Shopee, tidak ada istilah melebihi batas kewajaran. Ketika buyer check out dengan free ongkir, berarti buyer berhak mendapatkan free ongkir dan seller harus mengirimkan pesanan.

      Kasus diatas, diduga seller cuma mencari-cari alasan karena mungkin seller tidak punya produk atau produk sudah habis. Kasus diatas, tidak ada hubungannya dengan free ongkir yang diberikan Shopee, karena yang minta cancel itu seller. Berpikirlah logis!

      Tentang permintaan seller untuk meng-cancel pesanan karena seller tidak mau penilaian jelek, sebaiknya biarkan pesanan batal secara otomatis.

  • 31 Oktober 2020 - (19:54 WIB)
    Permalink

    Kalau pesanan dibatalkan, maka voucher gratis ongkir akan dikembalikan. Setidaknya itu dalam kasus yg pernah saya alami sendiri.

    3
    1
  • 31 Oktober 2020 - (20:18 WIB)
    Permalink

    Yg jd mslh kalo di batalkan sy msh hrus nu ggu lg n brg tsb senen mau di pke praktikum. Tros si seller nggak mau kirim brg klo sy nggk pesan ulang

    • 31 Oktober 2020 - (20:46 WIB)
      Permalink

      Kalau seller ga mau kirim pesanan, buat laporan ke Shopee bahwa seller tidak mau kirim pesanan, lampirkan chat dengan seller.

      Perlu berhati-hati dengan seller seperti itu, patut diduga modus untuk menggelabui pembeli. Karena, jika seller bonafit, gak ada kasus permintaan untuk cancel sebuah pesanan. Ada-ada saja kelakuan seller online!

      • 31 Oktober 2020 - (22:09 WIB)
        Permalink

        Mungkin pesanan ada beberapa item kali ya, jadi begitu dipacking jadi besar paketnya, masuk hitungannya kena volume yg mengakibatkan ongkir lebih besar dari yang sudah dibayar. Kadang ada seller yang hanya memasukan berat barang saja, tanpa memasukkan ukuran dimensi barang, jadi jika ada beberapa item barang dalam 1 pesanan malahan bikin paketnya jadi kena berat volume. Ini menurut pendapat saya ya. Jadi kesalahan sih bukan di shopee.

  • 1 November 2020 - (00:10 WIB)
    Permalink

    Biasanya itu dikarenakan kendala berat/volume pengiriman
    penjual inputnya ga sesuai, tapi dia sadar soalnya bakal nombok ongkir kalau gasesuai n tetep dikirim

    Penjual minta km batalin karena kalo penjual yang ngebatalin dia akan kena poin penalti tokonya. Maka dari itu dia ngancam gamau kirim n di batalin aja dari sisi pembeli biar gadapat poin penalti

    Dan saran kalau memang mepet butuh barang mending cari offline atau kalau ga pesen jauh2 hari.
    Karena memang belanja online tidak bisa diprediksi gini. Apalagi estimasi pengiriman tertera di aplikasi tanggal sekian, namun bisa molor atau bahkan lebih cepat, kembali lagi pada jasa kirim yang di pakai.

    1
    1
  • 1 November 2020 - (02:49 WIB)
    Permalink

    Kalo keperluan dadakan mah beli offline, jangan online karena banyak kendala tak terduga yg bisa terjadi.. Contohnya ketemu seller yg model gini

    • 1 November 2020 - (06:41 WIB)
      Permalink

      Klu minta cancel ya cancel aja cari toko lain khan banyak yg jual barang serupa, diproses ulang jg blm tentu langsung dikirim sm seller, mending beli offline klu dah mepet

  • 1 November 2020 - (16:15 WIB)
    Permalink

    Saya juga seller shopee & saya sering ngalamin hal itu. Ini pasti karena seller salah taksir berat barang, jadi barang itu ditulis lebih ringan drpd berat asli setelah packing. Jadi kalo seller tetep kirim itu paket, pasti dia nombokin ongkirnya. Makanya dia suruh cancel dan pesan ulang. Ini nggak berarti seller nggak punya barang atau alasan lain.

    Aku juga sering salah kira berat yang ditulis di shopee sama berat aslinya, alhasil aku beberapa kali nombok karena ongkirnya melebihi harga yang disubsidi Shopee. Bukan untung malah tekor. Tapi ya krn aku ga mau pembeli kecewa, ya terpaksa aku tombokin…he he… dengan catatan itu nggak pengaruh2 amat sama untung bersih penjualanku selama sebulan.

    Jadi ya, sebaiknya kalo pembeli emang butuh, ya manut aja kalo suruh pesan ulang. Karena emang keadaannya mungkin sellernya itu jadi nombok ongkir

 Apa Komentar Anda mengenai Shopee?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

Masalah “Free Ongkir” di Shopee

oleh Rahma Ama dibaca dalam: 1 min
11