Saldo DANA Saya Tertahan, Sudah Seminggu Tidak Bisa Melakukan Transaksi Apapun

Yth. kepada pihak aplikasi DANA (DANA.ID),

Saya mau lapor ke media sosial, kejadian yang saya alami ini sudah hampir seminggu lamanya, saldo saya ditahan di aplikasi DANA. Saya sudah menghubungi via WA, Instagram , Twitter, via telepon customer service DANA, tetapi hasilnya sangat amat nihil. Saya dijanjikan setelah 3 hari akun saya akan kembali bisa melakukan transaksi, tapi sudah hampir seminggu ini tidak ada email masuk atau penjelasan dari pihak DANA.

Kenapa akun saya tidak dapat melakukan transaksi dan mendapati notifikasi “karena alasan keamanan “? Saya tidak melakukan hal-hal aneh pada aplikasi DANA, tetapi tiba-tiba akun saya mengalami kendala seperti ini dan pihak DANA tidak memberikan penjelasan kepada saya. Hanya mengatakan “SEDANG MAINTENANCE“, tapi anehnya akun teman-teman saya masih bisa digunakan untuk transaksi, hanya akun saya saja yang mengalami kendala? Bukankah bila MAINTENANCE semuanya akan ikut merasakan dampak yang saya alami?

Sekiranya sampai kapan ini? Saya sangat amat butuh uangnya buat biaya tambahan pernikahan di Februari nanti. Masa harus menunggu sampai berminggu-minggu? Ini sangat amat keterlaluan karena menahan uang, saya nabungnya lama lho, masa giliran mau dipake harus nunggu lagi? 🙁

Saya sudah menyerah menghubungi pihak dDANA, sudah habis berapa banyak pulsa untuk berusaha menghubungi customer service DANA, tapi tetap saja tidak ada hasil.

Akun DANA: +6288225721***
Nama akun: Awalia Hera Wahyu

Tolong kerjasamanya dan dibantu pihak DANA. Semoga Anda membaca surat saya, terima kasih.

Hormat saya,

Awalia Hera Wahyuningtias
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan DANA terhadap Keluhan Ibu Awalia Hera Wahyuningtias

Kepada Yth. Redaksi Media Konsumen Di Tempat Perihal: Tanggapan terhadap Keluhan Ibu Awalia Hera Wahyuningtias di Media Konsumen, “Saldo DANA...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Sesuatu yang Haram, yang sangat bisa dihindari, seharusnya di hindari.

    Ini negari muslim tapi keharaman merajalela. Membius generasi yang baru tumbuh.

    Aplikasi Dompet DigitaL yang menawarkan Cashback adalah Haram. Karena Riba’.

    Semua yang tertarik menjadi Pengguna Dompet DigitaL tidak lain dan tidak bukan, pasti karena atas dasar adanya tawaran Cashback itu.

    Kenapa bersusah susah memindahkan uang yang sudah ada di Bank. Susah susah memindahkan uang yang ada di ATM. Di pindahkan ke Dompet DigitaL. Tidak lain dan tidak bukan karena adanya tawaran Cashback itu.

    Belanja bisa langsung dibayar pakai ATM tapi bersusah susah dipindahkan ke Aplikasi Dompet DigitaL dulu. Hanya demi selisih harga. Hanya demi Cashback.

    Itu aktifitas Haram yang jelas jelas kalian lakukan, tapi kalian pasti tidak setuju dengan argumen ini.

    Yang Haram adalah Penyakit.

    Sebenarnya Penggunaan Dompet Digital sangat mudah kalian hindari. Tapi kalian tidak peduli itu. Kalian sudah sangat menikmati dan ketagihan dengan Cashbacknya. Tobatlah kalian dari aktifitas Licik Licikan seperti itu.

    Banyak yang berucap, percuma menghindari Riba’ kalau masih memakai uang Rupiah, dan masih menyimpan uang di Bank.

    Jawabannya: Itu Tidak Bisa diHindari.

    1. Tinggal di Negeri ini harus pakai Mata Uang Negeri ini. Tidak bisa di hindari.

    2. Menyimpan uang di Bank. Bukan karena berharap mandapat Bunga. Tapi karena Rasa Aman atas uang itu. Uang kertas yang mudah rusak sangat tidak mungkin disimpan dirumah. Terima dan transfer uang adalah aktifitas rutin yang tak bisa di hindari. Kalau memang bisa dihindari, hindari juga hal seperti ini. Derajat kalian akan lebih tinggi dari yang lain.

    3. Menggunakan Dompet Digital hanya untuk akses Masuk Pintu ToL. Yang tidak bisa dihindari, itu tak mengapa. Tapi tetap acuhkan saja tawaran Casbacknya.

    4. Kerja disuatu tempat yang mewajibkan pekerjanya memiliki Dompet Digital, itu tak mengapa. Tapi tetap acuhkan tawaran Cashbacknya.

    Jangan jadi alasan. Percuma ini percuma itu. Itu malah membingungkan dirimu sendiri. Membodohi diri sendiri. Malah ujung ujungnya kalian tidak tahu lagi mana yang Halal mana yang Haram.

    Aplikasi Dompet Digital yang digunakan demi mengejar Cashback dan selisih harga, itu jelas jelas Haram. Sampai detik ini masih di perdebatkan dan selalu menarik untuk dijadikan bahan seminar, bahan skripsi, bahan tesis, maupun Disertasi.

    Kalau argumen ini sangat jauh dari pikiran kalian, acuhkan saja, saya berharap ada orang yang belum terjerumus untuk tidak terjerumus. Karena saya memaklumi, kalau sesuatu sudah menjadi gaya hidup, dan sudah mengisi darah daging, sangat sulit untuk dilepas. Seperti belahan jiwa.

    • Saya setuju RIBA harus dihindari, dan praktiknya harus diberantas dari muka bumi.
      Namun ada beberapa opini Anda terkait dompet digital ini yang saya kurang setuju.

      "Aplikasi Dompet DigitaL yang menawarkan Cashback adalah Haram. Karena Riba."
      Boleh saya tahu dalil-nya?

      "Semua yang tertarik menjadi Pengguna Dompet DigitaL tidak lain dan tidak bukan, pasti karena atas dasar adanya tawaran Cashback itu."
      Awalnya saya tertarik karena ada benefit promo, tapi lama-kelamaan saya sadar inovasi semacam ini lebih aman, mudah, dan memudahkan. Promo cashback dan lain-lain hanyalah bonus. Segala bentuk transaksi cash saya kurang suka (ribet dan tidak higienis).

      "Kenapa bersusah susah memindahkan uang yang sudah ada di Bank. Susah susah memindahkan uang yang ada di ATM. Di pindahkan ke Dompet DigitaL. Tidak lain dan tidak bukan karena adanya tawaran Cashback itu."
      Setuju kalau untuk masalah ribetnya. Untuk kasus dompet digital DANA, saya hanya melakukan topup untuk transfer ke rekening bank, untuk transaksi lebih praktis memakai kartu bank, tanpa harus top up. Beberapa dompet digital lain seperti LinkAja, OVO, Gopay juga sudah bisa menghubungkan ke kartu bank, tapi tidak ada yang semudah DANA.

      "Belanja bisa langsung dibayar pakai ATM tapi bersusah susah dipindahkan ke Aplikasi Dompet DigitaL dulu. Hanya demi selisih harga. Hanya demi Cashback."
      Lebih praktis pake dompet digital kok, tinggal scan QRIS. Dapet cashback? Itu bonus kalau ada, dan bukan tujuan utama. Kalau di Indonesia sudah menerapkan pembayaran contactless bank card seperti di negara-negara maju, itu juga lebih cepat, tinggal tempel aja kartu ATM.

      "1. Tinggal di Negeri ini harus pakai Mata Uang Negeri ini. Tidak bisa di hindari."
      Kenyataannya seperti itu karena negara ini ada regulator.

      "2. Menyimpan uang di Bank. Bukan karena berharap mandapat Bunga. Tapi karena Rasa Aman atas uang itu. Uang kertas yang mudah rusak sangat tidak mungkin disimpan dirumah. Terima dan transfer uang adalah aktifitas rutin yang tak bisa di hindari. Kalau memang bisa dihindari, hindari juga hal seperti ini. Derajat kalian akan lebih tinggi dari yang lain."
      Setuju. Jangan lupa tiap kali tabungan dapet bunga (interest), jangan dimakan, tapi buang (disalurkan), karena ini jelas riba. Mari saling mengingatkan.

      "Aplikasi Dompet Digital yang digunakan demi mengejar Cashback dan selisih harga, itu jelas jelas Haram."
      Itu namanya teknik promosi atau dikenal dengan bakar uang untuk menggaet pelanggan. Dulu di awal-awal, DANA sering sekali kasih voucher diskon setiap kita transaksi, tapi sekarang udah minim sekali. Tapi saya tetap pakai. Karena apa? Ya karena aplikasi dompet digital seperti ini adalah inovasi yang memudahkan. Anda masih mau beli pulsa ke counter pinggir jalan? Beli token listrik/ bayar tagihan PLN, air, dll ke bank? Saya sih sudah tidak mau, maunya tinggal buka aplikasi dompet digital dan beres.

      • Tgl 26 Des saya transfer antar Bank dg aplikasi Dana sebanyak 2.090.000 dan Uang Tersebut terpending sampai sekarang. Saya sudah tunggu 5x24 jam malah pihak Dana mengeluarkan Statement bahwa proses dari bank Mandiri memang waktunya seperti itu. Saya tidak percaya dg statement dari Pihak Dana karena saya juga nasabah dari Bank Mandiri. Tolong Dana pertanggung jawaban uang saya, ini uang saya. Kenapa saya yg jadi pengemis ke kalian Asu!!!! Kamu pikir cari uang segitu gampang? 1 bulan jg belum tentu bisa!!!! Ngotak kalau ngomong, jangan ambil uang yg bukan hak kalian!!! Utk temen2 jangan pake aplikasi ini kalau tidak ingin rugi seperti saya. #boikotdana #danapencuriuangnasabah #danamaling #danamerugikan #tolakdana #gantiewallet

        • sama saya juga tgl 29 desember 2020 kirim ke bank mandiri sampai saat ini status PENDING? Capek WA dan Tlp DANA terus....

      • Cuekin aja komentar pak M itu. Di artikel saya juga sering nyinyir sana sini padahal tidak mewakili pihak terkait. Jadi anggap saja Pak M itu mister angin lalu.

  • Aku juga mengalami sejak tanggal 27 kemarin.sampai saat ini ga jelas statusnya saldo tertahan di dana.btw tu yg atas bukanya kasih solusi malah ceramah hadeeh.ceramahnya malah ga kasih solusi

  • Terimakasih kepada pihak dana
    Status saat ini tanggal 06-01-2021
    Tidak lama saya memposting di mediakonsumen.com ini saya dihubungi oleh pihak dana
    dan saat ini akun dana saya berhasil dan sudah bsa digunakan kembali untuk transaksi maupun transfer..

    terimakasih banyak saya ucapkan untuk mediakonsumen karna berkat mediakonsumen ini keluhan saya secepat mungkin teratasi...

  • Aku aku juga sama bgt persis bgt kaya giniii mana saldonya 6jt pusing bgt dehh takut ketahan lama, karna buat kebutuhan idup 1 bulan 🥲🥲 tolong bgt dana segera di perbaiki, akun aku penia anggraeni,
    Uda coba email tapi belum ada tanggpan di tlf sibuk mulu, uda coba logout login sama aja. Kalo kaya gini caranya gimana mau bangun kepercayaan nasabah.

    Tolong bgt yaa segera di benahi sistemnya