Tokopedia Melindungi Seller Nakal

Sebelumnya saya ucapkan kepada MEDIAKONSUMEN dan Para pembaca.

Artikel ini saya tulis agar para calon pembeli atau buyer lebih berhati hati saat berbelanja pada TOKOPEDIA, kejadian ini bukan hanya sekali dua kali, tetapi berkali kali menimpa saya, dan yang masih baru baru ini ada 2 Invoice.

Pertama Invoice INV/20201107/XX/XI/669844155 masuk pusat komplain pelanggan tanggal 11 Nov 2020 barang kami retur dan sudah diterima seller. Tetapi seller mengirim barang yang sama dan tidak berfungsi sehingga saya mengajukan banding agar saya saya membeli barang yang bisa saja (karena saya membeli sebuah produk paket yang terdiri dari beberapa item) tetapi penjual tidak merespon. Dan batas waktu saya ( diberi 2×24 jam ) dan seller tanpa batas waktu hingga akhirnya tanggal 26 (11-26 November) tiba-tiba pusat resolusi tertutup dan saldo diserahkan ke penjual semua). Padahal saya menunggu konfirmasi seller dan seller pun dalam waktu jangka yang panjang tidak merespon tidak ada batas sedangkan saya di batasi 2×24 jam dan itupun di luar dugaan karena sudah berminggu-minggu pihak seller enggak merespon.

Ok lah hanya uang kecil pikir saya dan saya coba komplain ongkir aja buat beli produk baru karena barang sudah saya kirimkan, dari tanggal 26 November sampai detik ini klaim ongkir saya pun belum terselesaikan dan terakhir saya hubungi pihak toped melalui facebook pada tanggal 23 Desember hanya dijawab

“Kami tunggu kelengkapan berkas klaimnya sesuai dengan batas waktu maksimal maksimal 2 hari kerja sejak Pesan Bantuan ini dikirimkan atau hingga tanggal 28 Desember 2020 pukul 06.31 WIB. Jika melebihi batas waktu tersebut, maka mohon maaf kami tidak dapat membantu kendalanya lebih lanjut.”

Dan meminta data-data KTP, resi dll. Padahal di pusat komplain sudah ada tetapi meminta lagi. OK hari itu juga saya kirim sesuai arahan dan menunggu tanggal yang telah ditentukan maks 2 hari atau tanggal 28 Desember 2020.

Dan tanggal 5 pun saya hubungi kembali untuk menanyakannya bagaimana kelanjutannya malah balasan yang saya dapat adalah

“Menanggapi pernyataan Kakak mohon Kakak melengkapi berkasi berupa resi retur yang tercantum nominal biaya pengirimannya. Kami tunggu lampirannya maksimal 1 hari kerja kedepan yang akan berakhir hingga tanggal 6 Januari 2021 pukul 09:30 WIB. Apabila hingga waktu yang ditentukan tidak ada lampiran maka mohon maaf Kami tidak bisa bantu lanjutkan ya. Thanks “

Minta dikirim lagi, mau tertawa takut dosa dan sampai sekarang tanggal 10 Januari 2021 pun belum ada kelanjutannya.

Invoice kedua INV/20210104/XXI/I/717485267 Saya membeli sebuah HP 2nd dan di situ yang di kirim tidak sesuai deskripsi juga ada yang kurang juga accnya bukan acc hp tersebut. saya sudah video kan awal unboxing dan kejanggalannya ( karena saya sudah chat seller ada yg janggal itupun da saya kirim ssnya ke pusat complain ).

Di situ komplain saya ditolak dan saya disuruh kirim bukti berupa gambar yang detail (sebelumnya sudah saya kirim dan saya terangkan SAMSUNG A70 itu usb chargernya C to C atau cek google atau juga bisa lihat waktu unboxing atau bukti yang saya kirim) dan saya di beri waktu 2 hari untuk kirim bukti. Hari itu pun bukti sudah kami kirim dan seller yang ditanya juga dikasih kesempatan untuk menjawab tidak merespon (dari pada ribet saya tanya pada cs “ jika saya di kasih waktu 2 hari buat upload data kenapa seller tanpa batas “ mereka tidak menjawab hanya dijawab seperti ini

“Kami memahami keresahan yang Kakak alami saat ini. Terkait kendalanya mohon menunggu dikarenakan sebelumnya sudah di bantu laporkan ke Tim Tokopedia Care kami yang di Pusat Resolusi untuk solusi lanjutannya ya.”

Saya pun enggak diam saya minta kepastian dan bertanya hal yang sama tetapi tidak ada kepastian, Selang kurang lebih 3jam pihak admin Komplain menolak dengan alasan yang lucu untuk kirimkan bukti secara detail karena tidak bisa menemukan bukti.. Di situ saya otomatis jawab dengan CAPSLOCK. “Anda bisa membaca dan melihat. anak tk pun tahu itu usb tipe C lubang kecil dan USB type B lubangnya beda dan di gambar SUDAH JELAS kok masih minta bukti lagi. dan akhirnya saya buatkan video dan saya suruh cek google lagi juga meyertakan link.

Dan lagi-lagi TOKOPEDIA MEMIHAK SELLER barang yang di jual ASLI/PALSU/OEM atau apalah dan selalu mengulur-ulur waktu sehingga kita lengah dan langsung ditutup seperti kejadian di nomor 1.

Tokopedia tidak bisa dipercaya, tidak tegas dan  konsisten dengan aturan sistem yang dibuatnya sendiri.

 

Padahal komisi dari power merchant 1℅, komisi bebas ongkir 2.5℅ per produk dan belum lagi iklan topads!! Anda itu sudah sangat mencekik penjual, jangan keterlaluan!!!!!

Rudy Pradana
Sidoarjo, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Alhamdulillah sudah saya uninstall Toped dan Lazada.. Banyak ngirim spam ke email, kalau beli ribet dan lain sebagainya.
    Sekarang beli Bukalapak aja dan pilih rating yg minimal 4.7 .
    Lihat ulasannya juga gimana para pembelinya.

    • Nggak ada yang sempurna untuk marketplace. Saya malah terbalik, sudah kapok transaksi di Bukalapak sejak sistem pengisian e-money mereka bermasalah. Lazada sih tidak terlalu komplain, cuma udah males fitur pencariannya nggak sesuai, bagusan tokopedia. Sekarang juga coba Blibli. MEmang sih Tokopedia mahal di biaya segala macem, cuma fitur lumayan daripada yang lain lah. Kalau untuk kasus perlindungan pembeli, semoga ada solusi. Bagaimana pun, pembeli harus diutamakan, tapi juga harus fair.

  • "Padahal komisi dari power merchant 1℅, komisi bebas ongkir 2.5℅ per produk dan belum lagi iklan topads!! Anda itu sudah sangat mencekik penjual, jangan keterlaluan!!!!!"

    Jadi penulis ini posisinya sebagai penjual atau pembeli?

    • Posisi saya untuk tulisan artikel ini adalah pembeli.
      Dan saya juga memeliki penjual maka dari itu saya mengetahui system nya.

  • Tokopedia marketplace besar , tetapi tidak punya call center, komplain hanya ditindaklanjuti sama auto bot .

  • Toped mmg ga bisa diharapin CS ataupun staff komplainnya... percuma..

    Saya harap pihak manajemen toped hadir di sini dan tau gimana bobroknya para pegawainya.

  • Sebelum masuk ke pokok permasalahan, bagusnya kita mengetahui dulu bagaimana seharusnya komplain di Tokopedia.

    Dalam kasus pertama, PEMBELI harusnya mengajukan komplain terlebih dahulu kepada SELLER disertai dengan bukti - bukti video UNBOXING apabila produknya tidak sesuai. Komplain akan melalui proses moderasi oleh Tokopedia untuk menentukan langkah selanjutnya apakah terbukti perlu di retur, ataukah tidak. Dalam kasus RETUR seperti diatas, ongkir adalah NEGOSIASI antara PEMBELI dan PENJUAL.

    Siapa yang menanggung ongkir harus dinegosiasikan dulu. Dalam kasus diatas penulis sebagai PEMBELI langsung mengirim pengembalian produk dengan ongkir retur yang ditanggung PEMBELI sendiri. Mengasumsikan bahwa PEMBELI sudah menyetujui bahwa ongkir retur ditanggung pembeli sendiri.

    Pembeli yang mengirimkan barang ke Seller tanpa melalui prosedur diatas, tentu saja akan ditolak retur nya oleh Seller. Beberapa kasus di toko kami di Tokopedia https://www.tokopedia.com/xplod-cloth PEMBELI mau menanggung ongkir apabila mereka salah membeli barang, misalnya salah memilih ukuran.

    Apakah praktek yang kita jelaskan diatas adalah bentuk diskriminasi kepada PEMBELI ?

    TIDAK JUGA. Beberapa pembeli nakal justru mengembalikan produk tanpa negosiasi ongkir terlebih dahulu, dan berkata kepada pihak Ekspedisi bahwa paket akan dibayar di tempat. Setelah paket sampai ke alamat Seller tanpa negosiasi, Seller akan mencoba menghubungi PEMBELI untuk meminta kejelasan namun beberapa pembeli justru memblokir no HP seller.

    Pihak Tokopedia sendiri sudah menjelaskan bahwa ONGKIR RETUR adalah negosiasi antara Seller dan Pembeli, dan semua proses komplain harus sesuai dengan sistem yang ada di platform mereka. Tidak bisa secara sepihak PEMBELI mengaku menerima barang yang tidak sesuai, lalu dikembalikan. Harus dibuktikan dulu, utamanya dengan video unboxing seperti ini https://www.youtube.com/watch?v=MFvYBmtQHfg&list=PLN8UIkWf7lhhzXXA99KflCvIn6HfyVvgi&index=11
    Sebelum paket dibuka, hingga isi paket dikeluarkan, tanpa diedit atau dipotong.

  • Senada dengan kasus yang kedua, pembelian HP Second. Permasalahan moderasi di Tokopedia bukan USB nya harusnya Type C atau bukan, melainkan bukti Video ketika di Unboxing harus menunjukkan isi dalam paket.

    Mungkin kemudian muncul pertanyaan, "Kenapa harus di Unboxing? Kenapa tidak bisa dengan FOTO?"

    Kebijakan itu berfungsi untuk menciptakan ekosistem Jual Beli Online yang adil antara PEMBELI dan PENJUAL. Karena apabila hanya dengan bukti foto, bisa saja PEMBELI yang mencoba menipu PENJUAL.

    Bagaimana jika produk yang dikirimkan oleh PENJUAL sudah sesuai, namun PEMBELI mengambil FOTO produk lain ? Bagaimana bila jumlah produk yang dikirimkan sudah benar, tetapi PEMBELI mengaku jumlah barangnya KURANG ? Harus dibuktikan dengan Video Unboxing ketika paket diterima, sampai dibuka dan dicek isinya oleh PEMBELI.

    Beberapa PEMBELI yang sudah berpengalaman, menyatakan bahwa VIDEO UNBOXING bisa diupload di YOUTUBE untuk di Attach sebagai bukti komplain, seperti pada video ini https://www.youtube.com/watch?v=MFvYBmtQHfg&list=PLN8UIkWf7lhhzXXA99KflCvIn6HfyVvgi&index=11

    Kami selalu membahas perkembangan dan informasi terbaru terkait platform marketplace dan e-commerce di website kami sendiri http://xplodcompany.com/category/xplod-techno-corp-seo-expert-internet-marketing-di-solo/marketplace-spesialis-seluk-beluk-marketplace-dan-ecommerce-indonesia/ agar dapat mengedukasi masyarakat terkait perkembangan terbaru platform marketplace dan e-commerce yang ada di Indonesia

    Semoga bisa membantu.. :)