Home Credit Tidak (Mau) Mengubah Jumlah Angsuran walau Sebagian Barang Dibatalkan Penjual

Kepada Home Credit Indonesia.

Saya pelanggan nomor kontrak 4003332981. Silakan dicek data saya karena saya juga sudah capek untuk selalu memberitahu data di telepon. Saya berulang kali telepon HCI namun karena sering terputus saya hubungi via email dan WA. Dan akhirnya saya berakhir di Media Konsumen (mau tidak mau).

Pada hari Kamis tanggal 3 Desember 2020 saya membeli 2 macam barang dari 2 toko berbeda di Tokopedia dan pembayarannya disetujui oleh HCI dan saya cicil selama 9 bulan. Di hari yang sama, salah satu toko membatalkan pesanan saya sebelum saya iyakan karena kredit sudah berjalan. Toko yang satunya lagi sudah proses packing dan akan mengirimkan barang yang satunya.

Karena sudah dibatalkan penjual, saya chat dengan Tokopedia untuk menanyakan bagaimana merubah jumlah kredit karena hanya ada 1 barang. Chat saya dengan toko dan tokopedia ada di foto.

Saya kemudian menghubungi HCI dan menjelaskan kronologinya. Jawabannya saya disuruh menunggu 15 hari untuk mendapatkan tanda tangan kontrak kedua dengan pembiayaan dan jumlah angsuran yang sudah disesuaikan karena terjadi pembatalan sebagian barang dari kontrak pertama. Saya pikir hanya seperti itu saja saya kemudian menunggu lebih dari 15 hari kemudian (sampai saat ini tahun 2021) tapi kontrak kedua tidak pernah ada.

Saya telepon CS HCI, jawabannya masih sama, bahkan ada yang satunya agak berbelit arahnya mau menyalahkan saya lalu telepon terputus. kemudian saya coba email dan WA untuk kesekian kalinya. Jawabannya sama, yaitu menunggu 15 hari jam 9 pagi, begitu seterusnya jawaban email saya. Saya bingung karena tanggal 30 Desember jatuh tempo, tapi tidak ada jawaban pasti dari HCI.

Saya akhirnya ditelpon oleh HCI saya pikir jumlah angsuran sudah diubah, tapi mbaknya malah bicara dengan nada agak kasar (buat saya) minta saya untuk melakukan pelunasan tagihan pertama. Saya menjelaskan semuanya kemudian katanya akan dicek. Besoknya dan setiap hari bahkan hari Minggu HCI menghubungi saya meminta membayar tagihan pertama. Dan saya jengkelnya setiap awal bicara mbaknya selalu bernada kasar. Akhirnya saya jadi malas terima telepon mereka karena saya akan menjelaskan lagi dari awal, dan mereka akan jawab akan dicek lagi, yang artinya tidak pernah ada follow up dari aduan saya. Sampai akhirnya saya dapat sms isinya sudah kena denda karena telat bayar.

Mana mungkin saya membayar sedangkan barangnya tidak ada sebagian?? Masa saya harus bayar per bulan 230.000an selama 9 bulan sedangkan barang yang ada di saya totalnya hanya 177.000an, kalau dibagi 9 berarti saya harusnya hanya bayar 18.000an per bulan.

HCI yang terhormat, tolong diubah dulu biaya angsuran dengan jumlah yang sesuai di kontrak kedua. jangan punya layanan aduan tapi setelah dilapor dengan bukti foto-foto chat malah tidak ada penyelesaian sama sekali dan saya harus bayar dengan jumlah yang tidak sesuai bahkan sampai kena denda.

Mohon apabila sudah menerima pengaduan saya ini, saya akan bayar lunas barang yang sudah saya terima yang jumlahnya hanya 177.000an, bukan yang 1 juta lebih.

Saya lampirkan bukti-bukti chat dengan penjual, Tokopedia, HCI, Invoice Tokopedia, Invoice HCI untuk Tokopedia, barang yang dibeli.

Balasan dari semua email saya isinya seperti ini. Tidak ada solusi
Barang yang dibeli

Judita Carolina
Sulawesi Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Judita Carolina

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Ibu Judita di MediaKonsumen.com pada 15 Januari 2021 di kolom Surat...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Hampir semua pinjol kyk gtu.
    Gara2 saya susah hubgi CS saya malah kena tipu oknum yg mengatasnamakan HCI di IG.
    Stiap pinjol pasti akan menekan nasabahny tanpa menghiraukan penjelasan nasabahny.ttp hati2 jika berurusan sama pinjol