Suka-sukanya BNI

Saya nasabah BNI dengan nomor rekening: 0459580432 dan juga pemilik kartu kredit BNI. Saya ada tunggakan kartu kredit, yang mengakibatkan kartu debit saya diblokir. Saya menghubungi tim collector dan akhirnya ada kesepakatan penyelesaian. Saya ditawari oleh collector tersebut untuk mencicil dan saya pun menyanggupi dan membayarkan sesuai kesepakatan.

Namun itikad saya dikangkangi oleh pihak BNI dengan melakukan autodebit dana. Okelah saya tidak keberatan dengan hal itu, tapi sistem BNI ini sungguh memalukan menurut saya, karena memblokir, membuka dan menguras dana dengan suka-suka tanpa konfirmasi.

Untuk itu saya ucapkan selamat dan makin sukses buat BNI dalam meram*** di masa pandemi. Apabila masih ada sisa tagihan, mending ketemu langsung deh dengan collector biar sekalian kufasilitasi.

Budi Arto Sinaga
Kab Dairi, Sumatera Utara


Update (30 Maret 2021): Terkait surat pembaca di atas, penulis memberikan apresiasi atas tanggapan dari collector BNI sbb:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan BNI atas Surat Bapak Budi Artono Sinaga

Dengan hormat, Menanggapi surat Bapak Budi Artono Sinaga di www.mediakonsumen.com pada tanggal 27 Maret 2021 berjudul “Suka-Sukanya BNI”. BNI telah...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Saya kira itu hal biasa, mungkin perlu dilihat lagi s&k. Beberapa kasus juga ada di bank mandiri, bri. Bs di cek di situs ini. Intinya jangan sampai macet kk nya, terutama di bank bumn.

  • " Okelah saya tidak keberatan dengan hal itu, tapi sistem BNI ini sungguh memalukan menurut saya, karena memblokir, membuka dan menguras dana dengan suka-suka tanpa konfirmasi."

    jika dikonfirmasi pasti ditarik dulu uangnya...

    • mungkin yang bikin jengkel penulis adalah karena sudah ada kesepakatan dengan bagian collection untuk mencicil pembayaran tunggakan CC nya, tapi malah didebet habis saldo tabungannya.

    • Kamu perlu banyak baca biar tingkat literasi agak tinggi, saya sudah jelaskan kronologisnya toh kok nanya lg. Penyelesaian udah disetujui bersama dgn collection dan sudah saya bayarkan sesuai perjanjian. Tp pihak bni sendiri yg abaikan perjanjian tsbt. Saya akuin berutang dan ku nilai bni merampok.

    • Jadi buat ada tim collection kalau orang kantor pusat bni yg punya kuasa penuh memotong dari rekening?
      Sesuai perjanjian kami dengan collection, saya suda 2 kali cicil dari rekening bni saya. Dan jadwal pembayaran kembali masih awal bulan april.

    • karena penulisan SP nya kurang detil. tidak dijelaskan kapan terjadi kesepakatan, kapan terjadi autodebet, dll..