Penipuan Mengatasnamakan Kredivo

Saya Agung, pengguna Kredivo dari tahun 2018 dan beberapa kali melakukan transaksi kredit atau pinjaman tunai. Saya akan menceritakan pengalaman yang saya alami pada tanggal 20 April 2021. Saya melakukan pinjaman melalui aplikasi Kredivo pada pukul 23.37 WIB sebesar Rp2.500.000,- jangka waktu pinjaman 6 bulan. Transaksi dinyatakan berhasil di aplikasi Kredivo, sehingga muncul tagihan baru.

Setelah itu saya cek di rekening saya belum ada dana yang masuk. Kemudian ada email dari kredivo pada pukul 23.38 WIB tanggal 20 April 2021, yang isinya “Pinjaman tunai disetujui dan dana akan ditransfer ke akun rekening saya. Kalau mau lebih cepat beri kami 5 bintang di sini “Nilai Kami”“. Karena pinjaman berhasil dan tagihan sudah muncul, tetapi dana belum masuk ke rekening saya, maka saya klik link “Nilai kami” dan saya berikan ulasan bintang 5.

Selang beberapa menit, sekitar pukul 23.44 WIB tanggal 20 April 2021 saya mendapatkan email dengan foto profil Kredivo dan tulisannya Cs@kredivo.com yang langsung memberitahukan kalau dana yang sudah kami cairkan jangan dulu digunakan karena sistem kami mengalami gangguan, dan jumlah pinjaman saya terjadi double pembayaran/penagihan dan tidak tertera di aplikasi Kredivo. Sekarang Kredivo sedang dalam melakukan reboot date/memulai ulang data dan saya diminta nama, nomor handphone/whatsapp, jumlah pencairan, nomor rekening dan nama bank.

Berhubung waktunya berdekatan, saya respect dengan pelayanan Kredivo karena cepat tanggap. Saya balas email tersebut dengan mengisi data seperti nama, nomor handphone/whatsapp, jumlah pencairan, nomor rekening dan nama bank.

Kemudian ada yang menelepon saya melalui telepon whatsapp dan mengatakan kalau dia dari customer service Kredivo. Karena suara kurang jelas akhirnya berlanjut melalui chat whatsapp. Pertama, saya diminta hapus ulasan di Playstore Kredivo dan jika ada yang menghubungi saya diharapkan tidak membalas karena sudah ditangani oleh dia.

Saya percaya saja karena saya takut terjadi double dana atau pembayaran. Dia chat saya kalau dana sudah cair diharapkan ditransfer balik dan nanti saya akan ditransfer lagi agar tidak terjadi double pembayaran/tagihan.

Saya selalu cek dari pukul 23.38 WIB setelah mendapatkan email, sampai pukul 01.11 WIB saya mendapatkan email kembali kalau dana pencairan berhasil. Karena saya takut terjadi double pembayaran/tagihan, saya diminta untuk transfer kembali dana tersebut dan dana langsung akan ditransfer kembali oleh dia.

Ketika dia mengirimkan data nomor rekening, saya sempat bertanya kenapa bukan rekening Kredivo? Dia jawab karena sedang dalam perbaikan. Ya mau tidak mau, saya percaya saja. Setelah saya transfer kembali dan saya kirim bukti trasnfernya, dia minta foto KTP dan ATM saya.

Saat itu saya baru mulai curiga, kenapa harus foto ATM? Saya minta foto KTP saja yang saya kirim. Akhirnya saya kirim foto KTP saya. Setelah itu dia minta saya agar menginstal aplikasi “Dana Now” dan mengisi data sesuai seperti di Kredivo agar dana segera cair kembali. Sebenarnya di sini saya sudah yakin saya sudah tertipu, tetapi saya masih berharap agar uang saya ditransfer kembali. Jadi saya mengisi data saya di aplikasi “Dana Now”.

dana now

Setelah saya mengisi data di “Dana Now”, saya tanyakan kembali kapan dana akan ditransfer kembali dan dia jawab nanti, tunggu saja. Saya terus menanyakan, sampai akhirnya dia jawab besok pagi saja, dan nomor saya langsung diblokir.

dana now

Di sini saya lemas dan mencoba melihat aplikasi Dana Now, ternyata dia melakukan pinjaman ke beberapa pinjaman online. Untungnya dari 5 transaksi, 3 gagal dan 2 harus menambahkan data.

Semoga tidak ada lagi yang mengalami hal seperti saya. Yang menjadi pertanyaan saya, kenapa penipu ini bisa mengetahui email saya dan saya sedang melakukan pinjaman di Kredivo, juga dananya belum masuk? Karena dari semua transaksi yang saya lakukan melalui Kredivo, setelah pinjaman tunai berhasil itu pasti langsung masuk ke rekening tidak lama sekitar 5-10 menit. Namun yang saya alami saat ini, transaksi di aplikasi berhasil, langsung muncul tagihan, tapi dana belum masuk ke rekening saya dari jam 23.38 wib – 01.11 WIB.

Saya berharap dengan cerita ini saya mendapatkan solusi, karena saya sudah menghubungi customer service Kredivo saya tetap harus melakukan pembayaran. Saya berharap Kredivo dapat berbesar hati untuk membantu saya untuk mendapatkan kembali hak saya, dengan melakukan mencari data si penipu tersebut melalui akun rekeningnya, dimana dia melakukan tarik tunai dan cabang mana. Karena sebenarnya di sini saya dirugikan secara materi dan pihak kredivo dirugikan secara nama baik oleh si penipu tersebut.

Saya berharap masalahnya harus dapat diselesaikan dan mendapatkan penipu tersebut, agar tidak ada penipu lain yang bisa mengatasnamakan Kredivo untuk melakukan penipuan. Semoga tidak ada lagi yang tertipu seperti saya.

Kerugian saya, email saya dimiliki oleh penipu dan uang sebesar Rp2.350.000. Data penipu:

Email : kredivo.pst.bantuan@gmail.com
Nama di email : Dedy Ardiyansyah
Nomor handphone : +6285768349606
Akun bank : Permata Bank (013)
Nama rekening : DNID DEDX MUHXXXXX S
Nomor rekening : 8528085609541810

Terima kasih banyak atas perhatiannya, saya ucapkan banyak terima kasih untuk semuanya.

Agung Isginanzar
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Kredivo atas Surat Bapak Agung Isginanzar

Menanggapi surat konsumen yang ditulis oleh Bapak Agung Isginanzar di Media Konsumen pada tanggal 23 April 2021 yang berjudul “Penipuan...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Semoga jadi pelajaran untuk ke depannya pada saat menerima email yg mengaku cs aplikasi apapun pastikan belakangnya ga pake @gmail.com
    Dan pengembalian uang hanya rekening atas nama aplikasi tersebut

    Anggaplah ini biaya belajar kamu dalam kehidupan

    • Iya om, ini pelajaran saya, semoga kedepannya tidak terjadi hal seperti ini lagi pada saya dan seluruh masyarakat Indonesia.
      Saya mengetahui emailnya itu @gmail setelah semuanya terjadi. Karena ketika dia mengirim email diatasnya itu Cs@kredivo.com padahal sebelumnya saya tidak pernah memberikan data ke siapapun.
      Terima kasih banyak om atas komentarnya. 🙂🙏

      • @Agung

        Sangat mamalukan sekali.
        [Saya Agung, pengguna Kredivo dari tahun 2018 dan beberapa kali melakukan transaksi kredit atau pinjaman tunai.]

        Berbangga makan duit Riba’. Makan duit Haram.

        Tobatlah.
        Umat muslim yang sudah tahu bahwa pinjoL Haram. PinjoL menjadi jalan terakhir jika itu karena benar benar terpaksa. Terpaksa minjol, hanya sekali seumur hidup masih bisa di Toleransi. Bukan seperti anda yang menjadi gaya hidup.

        Seperti ketika kelaparan ditengah hutan hampir mati. Cuma adababi untuk dimakan. Yasudah terpaksa makanbabi, sekali seumur hidup masih bisa ditoleransi. Tapi kalau sepulang kerumah masih makan dagingbabi, ya sudah dosanya berlipat lipat.

        • Terima kasih atas masukannya.
          Yang saya butuhkan disini adalah solusi bukannya mengkomentari kehidupan saya karena anda tidak tahu kehidupan saya dan kenapa saya melakukan pinjaman tersebut.
          Kalau Anda dapat memberikan solusi saya akan dengan senang hati menerimanya.

          • @Agung

            Anda sedang diingatkan, agar anda sadar diri. Anda sedang berada di zona Haram.

            Saya begitu tak nyaman karena Anda menampilkan sisi islami anda di foto hp.

            Siapapun tidak nyaman melihat perbuatan Haram.

            Apakah anda nyaman melihat orang berpeci memegang botol miras sambil jalan sempoyongan?

            Apakah anda nyaman melihat orang berpeci bermain judi?

            Itu semua prilaku Haram. Namun Riba’ adalah perbuatan yang paling Haram dari itu.

            Kalaupun memang anda tidak mau dikomentari secara agamis, berpenampilanlah secara umum saja. Dirimu adalah apa yang kamu makan.

          • kenyataan nya apa yang anda butuhkan tidak mempengaruhi orang akan komen apa, apapun komennya diterima saja, orang tidak mau tahu anda butuh apa, ini kolom komentar bebas, terimakasih

      • Kalo ada kendala tidak mungkin ada orang pribadi yg membantu kecuali lewat bantuan.bukan dari chat wa.

        • Iya om, itu kesalahan saya yang kurang teliti. Cuma permasalahannya adalah kenapa si oknum tersebut bisa mendapatkan email saya? Dan darimana dia mendapatkan email saya. Padahal sebelumnya saya tidak pernah memberikan informasi apapun kepada pihak manapun.
          Dan apakah memang benar saat itu Kredivo benar-benar sedang mengalami maintenance atau tidak kita semua tidak mengetahuinya. Cuma kalau dilihat di play store aplikasi kredivo baru saja melakukan update di aplikasi pada tanggal 22 April 2021.
          Sekali lagi terima kasih banyak om atas masukannya. 🙏

  • mas nya orang baik. apa yang di minta penipu di kasih begitu aja.

    1. saya respect dengan pelayanan Kredivo karena cepat tanggap
    2. Saya percaya saja karena saya takut terjadi double dana atau pembayaran
    3. Ya mau tidak mau, saya percaya saja.
    4. Sebenarnya di sini saya sudah yakin saya sudah tertipu

    • Iya om, saya mengikuti alur penipu tersebut karena transaksi di aplikasi berhasil dan muncul tagihan baru tetapi dana tidak kunjung masuk ke rekening saya. Ini yang membuat saya khawatir. Saya cek berkali-kali dana tidak masuk juga ke rekening. Pada saat ini masuk email ke saya yg mengatasnamakan cs kredivo sedangkan saya disini tidak pernah memberikan data apapun dan ke siapapun sebelumnya.
      Terima kasih banyak om atas sarannya 🙂

      • Agung Ber-Peci bertanya, darimana Penipu bisa tahu alamat emailnya, dan tahu kalau dia baru saja melakukan ajuan hutang?

        Logikanya mudah saja.

        Penipu Mengamati ulasan Kredivo di Playstore. Mencatat nama nama orang yang menulis ulasan itu. Nama mereka itu ditambahin ujungnya dengan ‘ @gmail.com ‘ . Dan membobol passwordnya emailnya (secara acak dan untung untungan). Email pengguna yang berhasil dibobol, selalu diaktifin oleh penipu pada device nya. Jika suatu saat pengguna itu meminjam lagi, maka penipu akan tahu dan langsung mengirim pesan dan mengarahkan pengguna untuk mengembalikan uang pada rekening penipu itu.

        Modus seperti ini siapapun bisa melakukannya. Berbahaya sekali bagi Semua Pengguna Aplikasi Fintech yang sudah menulis ulasan Fintech itu di Google Playstore.

        Penipuan itu adalah Azab bagi pengguna Fintech karena sudah berbuat sesuatu yang Haram dan terkutuk. Sampai sampai menulis ulasan penuh Bangga pada Google Playstore.

    • Iya om, cuma saya baru mengetahuinya setelah semuanya terjadi karena ketika si penipu mengirimkan email nama atasnya 'Cs@kredivo.com' saya tidak klik lagi info lebih jelasnya.

  • Makasih atas informasinya, akan kami lakukan investigasi terkait keluhan customer. Thanks -TY-

    • Kalau nomor rekening/virtual account bisa penipu itu adalah pengguna DANA saya mohon untuk dilakukan investasi.
      Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak. 🙂🙏

  • Terima kasih atas komentarnya tetapi disini data saya masuk di aplikasi 'Dana Now'. Bukan dana.id. 🙂🙏

    • Itu yang menipu anda adalah pengguna DANA Bapak, jadi pelaku menggunakan DANA sebagai media transfer dsri Bapak

  • Haduh anda ditipu itu, rek dengan awalan DNID itu rekening DANA pelaku. Sebaiknya cepat lapor polisi aja..biar nanti bisa dikoordinasikan dengan pihak DANA untuk pembekuan akun DANA pelaku. Lebih cepat lebih baik...

    • Terima kasih banyak atas informasinya om. Saya sudah membuat laporan ke pihak bank yang saya gunakan dan sudah membuat laporan untuk pemblokiran nomor rekening tersebut.

    • Kenapa anda percaya saja. Kredivo resmi hanya bertulis nama Kredivo di atasnya dan bercentang hijau. bukan nomor hp seperti itu. Jelas dia penipu.

      • Saya percaya karena setelah saya melakukan pinjaman tunai di aplikasi kredivo dinyatakan berhasil dan muncul tagihan baru. tetapi dana tidak masuk2 ke rekening saya dari pukul 23.38 wib - 01.11 wib. ketika dana tidak masuk2 itu masuklah email mengatasnamakan kredivo. dan sebelumnya saya tidak pernah memberikan data ke siapapun. darimana si penipu ini mendapatkan email saya?

  • 8528085609541810 ini bukan nomor rekening tapi nomor virtual account buat top up ewallet DANA dengan Bank Permata. Hati-hati kalau diberikan "nomor rekening" yang ada nomor telepon belakangnya udah pasti top up ewallet penipu.

  • Terima kasih banyak atas informasinya. Karena saya bukan pengguna DANA jadi saya tidak mengetahuinya. Saya hanya tau dia menggunakan rekening Permata Bank. Dan saya baru mengetahui kalau itu adalah virtual account setelah semuanya terjadi.
    Sekali lagi terima kasih banyak ya. 🙂🙏

  • "perefund nan" --> kosa kata yang canggih

    "Sebenarnya di sini saya sudah yakin saya sudah tertipu, tetapi saya masih berharap agar uang saya ditransfer kembali. Jadi saya mengisi data saya di aplikasi “Dana Now”."

    sedih bacanya :(
    iklasin aja.. semoga dapat berkah pengganti nya

    • "Saya tidak fokus lagi karena berkali-kali cek rekening dana pinjaman tidak masuk ke rekening saya. tetapi tagihan sudah muncul di aplikasi. email penipu tersebut masuk ketika dana itu belum masuk ke rekening saya. sedangkan saya sebelumnya tidak pernah memberikan data ke siapapun.
      yang menjadi pertanyaan saya adalah darimana penipu tersebut mengetahui email saya dan mengetahui kalau dana saya itu belum cair ke rekening saya?"

      Terima kasih atas komentarnya ya..Insya Allah saya ikhlas.
      cuma yang masih menjadi pertanyaan saya adalah darimana penipu tersebut mengetahui email saya dan mengetahui kalau dana saya itu belum cair ke rekening saya?"

  • Siap2 nanti diteror debt collector pinjol ilegal Dana Now, dkk, gan. Tidak tertutup kemungkinan dia jg bakal pake data agan ke pinjol2 ilegal lainnya. ☹️

    • iya betul Gan. beberapa kontak sudah ada yang menghubungi teman saya melalui whatsapp dari pihak pinjol yang berada di aplikasi "Dana Now".

      Terima kasih ya Gan.