Collection CIMB Niaga Menagih, tapi Tidak Suka Dikomplain

Saya nasabah CIMB Niaga yang memiliki fasilitas personal loan, yang diperkirakan akan selesai dalam beberapa bulan ke depan. Saya berusaha untuk melakukan pembayaran kewajiban saya tepat waktu. Bulan April kemarin saya sudah melakukan pembayaran kewajiban saya pada tanggal 13 April. Namun pada tanggal 19 April saya mendapat reminder dari CIMB Niaga Consumer Collection via WhatsApp yang memberitahukan bahwa saya masih memiliki kekurangan pembayaran kewajiban saya, hampir sekitar tiga ratus ribuan rupiah.

Membaca pemberitahuan tersebut saya terkejut dan mencoba mengingat apakah saya membayar tagihan kurang dari kewajiban yang seharusnya. Saya coba cek di mobile banking, ternyata saya bayar sesuai dengan kewajiban.

Karena penasaran atas kekurangan pembayaran tersebut, akhirnya saya mencoba menghubungi call center CIMB Niaga (14041). Dari keterangan petugas call center, ternyata kekurangan bayar saya itu adalah biaya keterlambatan yang timbul akibat telat bayar pada bulan Maret, ditambah dengan biaya keterlambatan di bulan April, yang disebabkan bukan karena saya terlambat bayar di bulan April, melainkan kekurangan bayar kewajiban (kewajiban bulan April ditambah dengan biaya keterlambatan bulan Maret).

Saya kecewa ketika mengetahui hal tersebut, karena jika memang saya terlambat melakukan pembayaran di bulan Maret seharusnya dari pihak CIMB Niaga mengingatkan kembali kepada saya pada saat tanggal setelah jatuh tempo bulan Maret hingga menjelang jatuh tempo bulan April. Namun informasi keterlambatan tersebut baru saya terima pada tanggal 19 April, sehingga saya dikenakan 2 kali biaya keterlambatan.

Kekecewaan tersebut telah saya sampaikan kepada petugas call center dan sudah dibuatkan laporan agar dari pihak collection dapat menghubungi saya untuk menjelaskan mengenai hal tersebut. 1 minggu saya tunggu, tapi tidak ada dari pihak collection yang menghubungi saya. Malahan saya tetap ditagih oleh tele collection.

Saya sudah sampaikan keluhan saya, tapi petugas collection malah berkata “Jika bapak ingin komplain bapak bisa menghubungi call center CIMB Niaga”. Mendengar hal tersebut bertambah lagi kekecewaan saya.

Akhirnya saya coba menghubungi call center kembali untuk menanyakan tanggapan dari pihak CIMB Niaga, dan hal tersebut sudah dibuatkan laporan kembali oleh petugas call center dengan skala prioritas. 2 minggu berlalu, masih saja tidak ada dari pihak collection yang menghubungi saya. Bahkan saya masih tetap ditagih kekurangan pembayaran saya, dan beberapa kali missed call dari pihak collection (hanya berdering 1 detik kemudian putus).

Apa seperti ini cara penagihan yang dilakukan oleh pihak CIMB Niaga? Apa seperti ini CIMB Niaga mengambil keuntungan dari nasabahnya? Saya masih memiliki itikad baik untuk membayar kewajiban saya, tapi jika memang saya salah tolong saya diingatkan segera sehingga saya tidak perlu dikenakan biaya keterlambatan hingga 2x.

Jika memang saya sudah diingatkan pada periode jatuh tempo bulan Maret hingga jatuh tempo bulan April, tolong berikan saya voice recording-nya. Saya menunggu itikad baik dari pihak CIMB Niaga/Collection Consumer CIMB Niaga, karena sekarang sudah memasuki bulan Mei dan saya tidak mau ada lagi biaya-biaya yang timbul setelah itu.

Demikian kekecewaan ini saya sampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hardhana Ardwistia Ardiato
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan CIMB Niaga atas Surat Bapak Hardhana

Dengan hormat, Sehubungan dengan surat Bapak Hardhana Ardwistia Ardiato yang berjudul “Collection CIMB Niaga Menagih, tapi Tidak Suka Dikomplain” (Mediakonsumen.com,...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Kayae bank gak wajib mengingatkan, tapi berhak mengingatkan. Begitu setau saja.
    Nasabah sebelumnya kan sudah tau, kapan jatuh tempo setiap bulannya.

    Bank juga repot, ada juga yang diingatkan, trus buka surat terbuka: bank mengingatkan keterlambatan yang sangat menganggu padahal baru telat 1 hari.

    Kan susah menyenangkan banyak pihak.

  • Bila ada tagihan atau keterlambatan, ada di statement billing berikutnya. Terlihat tanggal bayarnya. Bila terlambat bayar lebih dari jam 21.00 walau di hari terakhir pun tetap dianggap denda.

  • Jangankan terlambat, belum jatuh tempo saja kadang d telpon kok,..

    Tp ketika ada komplen beda lagi ceritanya...
    Bertele-tele lah pokoknya

  • Sudahlah dibayar saja biaya dendanya. Disitu kan ada kesalahan dari anda juga, bukan kesalahan pihak bank juga. Biar jadi pelajaran bagi anda sendiri, karena ada pepatah, "pengalaman mahal harganya".

    • Jika anda jadi saya, apakah anda mau bayar 2x biaya keterlambatan padahal anda hanya terlambat sekali?

  • Menurut saya, Kalo memang terlambat bayar pasti kan ada di statement billing-nya ya. Pihak bank juga sebenarnya gk wajib mengingatkan, karena memang kan nasabah sendiri juga sudah tahu kapan jatuh temponya. Kita bayar lebih sehari dari jatuh tempo saja sudah dapat denda. Memang lebih baik melakukan pembayaran tagihan jauh hari sebelum jatuh tempo

    • Untuk personal loan tidak ada billing setiap bulannya, memang harus kesadaran dari nasabah untuk mengingat kapan jatuh tempo. Tapi manusia kadang juga ga luput dari kesalahan dan terkadang membutuhkan pengingat baik sebelum jatuh tempo ataupun diingatkan ketika kita telat membayar.

      • ada orang yang apabila di WA/SMS "anda terlambat bayar, segera bayar" pada hari setelah jatuh tempo akan marah, karena dia merasa pasti akan saya bayar, tidak perlu ditagih-tagih lagi, baru berapa hari saja kok.

        ada yang merasa di ingatkan sebelum jatuh tempo juga marah, karena merasa belum jatuh tempo kok di ingatkan terus, seakan tidak akan membayar, marah juga tuh

        sebelum anda bilang g ada orang kayak gt, saya yakin kan ada, banyak tipe pengutang
        mungkin karena itu juga bank merasa tidak perlu ada pengingat, pastinya semua bank ujungnya ingin semakin banyak nasabah memakai fasilitas nya, pasti ingin yang terbaik dong untuk nasabahnya,
        nah mungkin atas hasil penelitian/market research serta perhitungan profit/loss untuk sebuah sistem "pengingat" untuk bayar tagihan ini, dirasa belum diperlukan, karena tidak semudah ada orang yang SMS anda, diketik gt sih, itu ada sistem dan infrastruktur yang mengeluarkan biaya awal, serta biaya maintenance (yang mungkin ujungnya harus dibebankan pada pelanggan, baik dalam bentuk bunga ataupun biaya layanan lainnya)

        intinya mungkin tidak semudah itu untuk semua seperti yang anda mau, ada sistem pengingat dll, mungkin bank lain/perusahaan lain sudah ada sistem seperti itu, karena mungkin sifat image bank, produk dan lainnya berbeda dengan CIMB, dan anda mengetahui hal itu mungkin kedepannya anda perlu menjadikan pertimbangan saat melakukan personal loan, tanyakan pada bank nya, "apakah nanti di ingatkan ya waktu harus bayar/waktu saya terlambat bayar", kalau anda merasa itu penting ya harus tanya dong

        "tapi itu kan hal yang simple, bank B bisa kok mengingatkan", ya udah pake bank B aja ngapain pake CIMB

        • Karakter nasabah berbeda beda, ada yang suka dan ada yang tidak suka diingatkan seperti itu, dan bukan berarti semua nasabah tidak suka diingatkan, kenapa tidak mencoba untuk mengingatkan dulu.
          Dan sebagai catatan disini, saya tidak akan mengajukan personal loan jika saya tidak terus menerus dihubungi oleh pihak telesales yang memelas agar saya mengajukan. Pinjaman yang saya ajukan pun juga tidak banyak

          • kan saya terusin bukan masalah preferensi nasabah saja, kan ada biaya infrastruktur nya

      • Saya ingin berbagi pengalaman yang saya bayar lumayan mahal sekitar 5 jutaan...jadi kejadiannya saya mau melunasi kpr, jatuh tempo tgl 1 setiap bulan karena urus dokumen 2 pihak agak lambat saya putuskan untuk tidak membayar angsuran tanggal 1 karena 2 minggu dokumen beres jadi saya pikir sekalian aja bayar denda saat pelunasan....betapa kaget saat pelunasan muncul bunga denda( yg paling besar nominalnya jutaan) dan denda keterlambatan(ini kecil nominalnya ratusan ribu) baru saya tau ternyata JIKA SAAT JATUH TEMPO KITA TIDAK MEMBAYAR ANGSURAN ITU SUDAH TERLAMBAT 30 HARI. Contoh jatuh tempo tanggal 1 dan di bayar tanggal 7 anda bukan telat 7 hari, tapi anda telat 37 hari dan denda bunga itu rata-rata 0,2% dari cicilan PER HARI ya...tinggal kali aja 37 hari...? Jadi jangan kaget kalau telat bayar 30 hari menurut anda padahal sebenarnya anda sudah telat 60 hari dan seterusnya. Dan skema seperti ini berlaku untuk semua yang namanya cicilan. Terima kasih

        • Terima kasih atas informasinya. Kalau informasi yang saya dapat, untuk personal loan itu biaya keterlambatannya 150rb baik itu terlambat 1hari atau 30hari. Yang sangat saya sayangkan pada saat itu adalah kenapa ketika saya telat bayar tidak ada yang mengingatkan kalau saya sudah dikenakan biaya keterlambatan sehingga biaya keterlambatan tersebut bisa saya bayarkan sebelum jatuh tempo bulan berikutnya. Saya baru diinformasikan ketika sudah melewati jatuh tempo bulan berikutnya. Otomatis yang seharusnya saya hanya dikenakan 150rb (keterlambatan bulan lalu) saja malah dikenakan kembali 150rb lagi akibat kurangnya pembayaran kewajiban saya di bulan berikutnya. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh pihak CIMB Niaga, saya dan pihak CIMB Niaga juga sudah menyelesaikan urusan ini dengan win win solution. Terima kasih

  • Lucu. Udah tahu ngutang, nunggak, malah kayak sultan minta diingatkan. Sorry, gue ketawa ngakak...guling guling.... Bayar hutang loe, Bambang

    • Iya pak, saya selalu usahakan bayar. Namanya manusia tidak luput dari kelalaian, tidak seperti bapak yang selalu sempurna dan mungkin tidak pernah melakukan kelalaian

  • Saya dan pihak CIMB Niaga telah menemukan kesepakatan untuk penyelesaian atas keluhan saya. Semoga hubungan saya dengan CIMB Niaga masih dapat terjalin dengan baik, terima kasih