Terjebak Paket Bundling Indosat Ooredoo di Erafone

Dear Indosat Ooredoo,

Sekitar bulan Februari 2020, saya membeli handphone di Erafone Pakuwon Mall Surabaya. Oleh sales Erafone dijelaskan bahwa saat itu ada promo bundling pulsa dengan nomor Indosat untuk 12 bulan. Awalnya saya tidak tertarik dengan nomor Indosatnya, tapi Sales Erafone meyakinkan saya untuk diambil saja karena “Gratis”. Seperti yang dialami oleh Bapak Albert, saya menanyakan apakah nomornya hanya aktif 12 bulan dan setelahnya akan otomatis non aktif, dijawab oleh sales-nya “Iya pak”. Nomor Indosat yang saya dapat 081556****75

Saya jarang sekali menggunakan nomor tersebut, karena kualitas sinyal di tempat saya tidak bagus. Bahkan beberapa bulan terakhir sebelum masa 12 bulan berakhir, saya hampir tidak pernah menggunakannya. Di bulan terakhir, saya berpikir karena sudah mau habis masanya dan saya juga tidak menggunakannya lagi, saya patahkan kartunya dan saya buang. Sayang sekali tidak semudah itu.

Beberapa bulan setelah saya patahkan kartu tersebut, saya menerima telepon aneh di nomor seluler yang biasa saya gunakan. Dengan suara seperti robot atau text to speech yang menyebutkan tagihan Indosat bulan tersebut. Saya tidak menghiraukan telepon tersebut, karena seperti modus penipuan. Namun bulan berikutnya Indosat mengirimkan surat tagihan. Padahal saya sama sekali tidak menggunakan nomor tersebut lagi. Mungkin ada kesalahan sistem? Tapi sepertinya tidak demikian.

Sampai akhirnya saya menerima pesan di Whatsapp bahwa tagihan sudah diteruskan ke pihak ketiga alias “debt collector“. Jumlah tagihan 300 ribu lebih. Kemudian seminggu kemudian saya mendapatkan surat dari PT. Perkasa Abadi Perdana menagih tagihan yang tidak pernah saya pakai.

Akhirnya saya coba cek apakah ada kejadian serupa, sangat terkejut saya menemukan banyak komplain mengenai hal serupa bahkan dari tahun 2019. Bahkan di Media Konsumen sendiri saya menemukan Bapak Albert Bapak Thomas dan Ibu Lisgumantika mengeluhkan hal yang sama. Belum lagi mereka harus menempuh proses yang bertele-tele dari Customer Service Indosat.

Mengapa hal ini terus terjadi berulang-ulang? Apakah Indosat dan Erafone tidak berkomunikasi mengenai promo yang mereka berikan? Apakah setiap konsumen yang mengalami hal serupa harus menulis surat seperti ini agar masalahnya selesai?

Saya berharap ada penyelesaian dari pihak Indosat, tidak hanya pada kasus yang saya alami tapi juga untuk menghindari hal serupa terjadi lagi di masa depan.

Victor Lay Budiarta
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Indosat Ooredoo:
[Total:87    Rata-Rata: 1.6/5]
Tanggapan Indosat Ooredoo untuk Bapak Victor Lay Budiarta

Dengan Hormat, Terkait dengan Surat Pembaca yang disampaikan oleh Bapak Victor, seperti yang dimuat di Mediakonsumen.com tanggal 1 Agustus 2021...
Baca Selengkapnya

14 komentar untuk “Terjebak Paket Bundling Indosat Ooredoo di Erafone

    • 3 Agustus 2021 - (20:48 WIB)
      Permalink

      Saya dl waktu awal2 cdma pernah kerjadian mirip. Beli paket CDMA internet nya. Di omongin kenceng dll. Saya langganan dpt nomor cantik. Tau2nya buka web di hp ana gak kebuka2 di jadikan modem sama aja, cuma bisa untuk chatting itupun lagg. Akhirnya saya kesel saya telp kantornya. Trus gak saya bayarkan tagihannya. Pas bulan berikutnya saya di tagih, saya nolak bayar trus katanya gak bs stop harus minimal 12 bulan. Lama lah urusannya, ya saya setuju langganan 12 bulan dan saya mau bayar 1 tahun penuh dg syarat bawa teknisi ke rumah trus bawa hp atau modem, simulasi atau demo di depan saya apakah bisa jaringan nya di pake untuk buka YouTube. Kalo oke lanjut kalo gak oke gak akan di bayar. Sampe CDMA hilang dr Indonesia gak ada teknisi datang ke rumah dan gak ada tagihan lg.

  • 1 Agustus 2021 - (15:15 WIB)
    Permalink

    Dari pihak Indosat (Bu Ayu) telah menghubungi saya, memberikan penjelasan perihal masalah bundling tersebut dan tagihan juga sudah dihapus dan ditutup. Terima kasih Media Konsumen dan Bu Ayu dari Indosat atas bantuan nya.

  • 1 Agustus 2021 - (20:28 WIB)
    Permalink

    Harusnya pihak erafone juga bertanggung jawab karena mereka ikut mengarahkan kita untuk menerima paket tersebut padahal kita sudah membeli hp dari mereka, saya juga beberapa tahun yg lalu pernah mengalami hal yg sama tapi kok sampai bertahun tahun sesudahnya tetap terjadi kasus serupa ?

    • 2 Agustus 2021 - (07:51 WIB)
      Permalink

      Saya setuju. Karena saat itu sales erafone harus nya bisa memberikan informasi yang jelas.

  • 1 Agustus 2021 - (20:59 WIB)
    Permalink

    Selalu ada komentar Dari komedo nyebut DM. Saya cek di Twitter memang menjawab begitu. Tapi dia mereply @MediaKonsumenID. Akun MK di Twitter.
    Jadi Komedo DM nya ke siapa?
    Lalu selalu ada Wonderwoman Ibu Ayu yang melakukan pemutihan. (semua jadi Putih ya Bu Ayu, nggak pake scinkare…)

  • 2 Agustus 2021 - (00:16 WIB)
    Permalink

    modus seperti itu sdh lama sy pernah membeli hp baru di ambasador promo bulding pulsa 12 bulan tp dr indosat ny ngak kirim hanya 1x pengiriman puls selanjut ny hoax. komplent ke indosat jg percuma.

  • 2 Agustus 2021 - (05:29 WIB)
    Permalink

    Kesalahan ada di pihak marketing indosat. Mungkin karena ada target penjualan makanya mereka asal menjual. Tapi seharusnya sebagai pihak konsumen juga harus jeli dengan benar2 membaca baik kontrak bundling pascabayar saat mendaftar.

    • 2 Agustus 2021 - (08:29 WIB)
      Permalink

      Memang harusnya saya sebagai konsumen juga lebih teliti. Tetapi permasalahan nya disini saya membeli handphone yang dapat bonus pulsa. Sebelum membeli saya sudah menanyakan apakah nomor tersebut akan hangus otomatis, karena kalau ternyata akan menjadi pasca bayar saya lebih baik beli di retailer lain. Masalah ini bisa dihindari jika sales menjelaskan dengan baik ketentuan bundling sebelum konsumen melakukan transaksi.

      Kalau konsumen sudah transaksi, membaca dengan teliti kontrak pun saya rasa tidak ada gunanya. Karena transaksi yang dilakukan atas handphone bukan nomor pasca bayar. Ini yang menyebabkan konsumen merasa terjebak.

      Apakah ada undang-undang atau peraturan yang menjamin konsumen bisa membatalkan pembelian suatu barang yang disebabkan karena konsumen tidak setuju dengan ketentuan bundling yang ternyata tidak sesuai dengan informasi sebelum transaksi?

      • 2 Agustus 2021 - (08:39 WIB)
        Permalink

        Saya juga pengguna indosat dengan bundling yang sama. Dan ini sudah bundling ke dua saya. Sebelumnya saya ga makan mentah-mentah jualan marketing, karena semua marketing mulutnya terlalu manis, kelar jualan mereka cabut. Jadi saya selalu teliti dengan kontaknya, dan selalu ubah ke free abodemen satu bulan sebelum kontak selesai biar ga kena jebakan batman. Saran buat mas ke depannya.

  • 2 Agustus 2021 - (16:08 WIB)
    Permalink

    Jangan percaya 100% sama marketing. Baca term condition. Marketing demi menjual dan komisi kadang tidak jujur

 Apa Komentar Anda mengenai Indosat Ooredoo?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Terjebak Paket Bundling Indosat Ooredoo di Erafone

oleh Victor dibaca dalam: 1 menit
14