Penyalahgunaan Nomor HP untuk Pembuatan Rekening Tabungan BRI

Pada tanggal 23 September 2021, saya menerima SMS dari BRI-Notif, yang menginformasikan bahwa saya telah sukses membuka rekening simpanan BRI dengan nomor 024401***725500. Karena saya merasa sama sekali tidak pernah mengajukan pembukaan rekening, maka saya langsung menelpon Call Center BRI.

Namun tidak ada solusi yang diberikan, karena Call Center tidak bisa mengecek nama pemilik rekening tersebut. Saya diminta untuk datang ke kantor BRI terdekat dengan diberikan nomor laporan: 36775593.

Siang itu juga, saya mendatangi kantor BRI terdekat untuk menyampaikan keluhan saya. Setelah menunggu beberapa lama, hasil akhirnya juga tetap tidak ada solusi. Karena katanya nomor saya digunakan untuk membuat rekening tabungan digital, tapi karena si pembuat rekening tersebut belum mengaktifkan internet/m-banking maka tidak bisa dilacak detailnya. Nomor laporan 36775593 yang saya terima dari Call Center juga katanya sudah di-closed. Padahal permasalahan belum selesai/belum ada solusi.

Pada tanggal 11 Oktober 2021, saya kembali menerima SMS dari BRI-Notif mengenai pembukaan rekening simpanan BRI dengan nomor 024401***487506.

Yang saya keluhkan di sini, bagaimana sistem keamanan dalam pembukaan rekening digital BRI ini? Kenapa tidak ada verifikasi/permintaan OTP, untuk memverifikasi bahwa nomor hp yang didaftarkan adalah benar milik pembuat rekening? Saya kecewa di sini.

Mohon bantuan BRI agar dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan menghapus nomor hp saya dari rekening-rekening tersebut.

Hari Setyawan Muhroni
Cilacap, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • BRI... Kok identitas pembuat tak bisa dilacak?
    Mas nya minta surat pernyataan dari BRI tertulis, sebagai alibi kedepan, takutnya ada dampak yang lebih mengerikan.
    Bulan lalu saya menemukan transaksi aneh di nomor XL saya yaitu pembelian Paket Senilai Rp. 99.999.999 (seratus juta kurang satu Rupiah). Padahal saya hanya membeli Paket Extra HotRod 1,5 GB saja. Di CS Xplor XL juga nggak bisa terlacak, jadi saya minta bukti pernyataan bahwa transaksi itu tidak saya lakukan. Buat jaga jaga saja.

      • Update :
        Rabu, 27 Oktober 2021, Pihak BRI telah menghubungi saya dan menginformasikan bahwa nomor hp saya akan dihapus dari nomor rekening tersebut.
        Terima kasih atas penyelesaian permasalahan ini.

  • Kalo bank bilang tdk bisa melacak identitas si pembuka rekening tersebut itu bohong, krn pd saat membuka rekening digital pun hrs melalui KYC dan semua data kita diminta termasuk KTP & foto selfie dgn KTP. Sekalipun blm mengaktifkan m-banking data sudah masuk ke database bank. Saya sarankan Anda datang ke KCP/unit kerja BRI yg sesuai dgn berasal dari unit kerja mana rekening tersebut dibuka. Anda tinggal googling masukkan 0224 dmn 4 digit pertama dari nmr rekening tersebut. Saya cek itu nmr rekening dibuka di KC Maros, Sulsel.

    • Terima kasih atas informasi dan masukannya.
      Untuk mendatangi kantor BRI tempat rekening dibuka kelihatannya tidak memungkinkan bagi saya karena pertimbangan jarak yang sangat jauh.

  • Saya juga mengalami udah 5 tahun + selalu ada notif uang masuk, transaksi dll... Mau komplain tp males banget yg ngantri

  • Masalah keamanan yg lemah ya BRI rajanya, sudah banyak berita keluhan dari nasabahnya yg jadi korban.

  • Ga hanya BRI saja yg begini, tp semua bank.
    Makanya harus diubah SOP nya ini.
    Saya pernah punya pengalaman, nomor Telkomsel sy didaftarkan sms banking Bank Sumsel Babel oleh org yg tak dikenal, sudah pernah dimuat di Media Konsumen juga.
    Kalo gratis sih tidak masalah, yg jd masalah setiap kali dpt sms dr 4 digit, pulsa selalu berkurang sekitar Rp 660/sms. Bagaimana saya tidak jengkel?
    Saya komplain ke Telkomsel, mereka lepas tangan, disuruh kontak langsung bank ybs. Sy kontak banknya, memang benar ada yg masukin no hp sy ke dlm sms bankingnya, lalu sy tanya bagaimana bisa? tdk ada otp tidak ada verifikasi, org lain dgn mudah memasang nomor hp saya? Memang seperti itu ternyata bobroknya perbankan Indonesia ini. Menyedihkan