Lambatnya Penanganan Keluhan Telkom

Sepuluh tahun menjadi pelanggan setia Telkom, mungkin ini saatnya untuk move-on, dan mencoba melupakan kalau Telkom adalah perusahaan telekomunikasi yang dapat diandalkan. Seperti orang lain yang jauh lebih lama meninggalkannya karena pelayanannya yang mengecewakan.

Kekecewaan saya terjadi sejak 12 Oktober 2021, saya sudah tidak bisa lagi menggunakan layanan telepon dan faksimili secara maksimal. Berkali-kali disampaikan keluhan tersebut melalui call center 147, tapi hingga saat ini sama sekali tidak ada perubahan.

Semula saya berpikir ini hanya gangguan sementara, yang mungkin sehari besoknya normal kembali. Namun karena sudah lebih dari sehari dan urgensitas penggunaan di tempat kerja, maka pada tanggal 13 saya menghubungi call center, dengan nomor tiket: IN112737442. Info yang didapat estimasi perbaikan pada hari yang sama pukul 15:00 – 17:00.

Keesokan harinya masih belum ada perubahan, cek link yang di kirim via WA; Bahwa status laporan saya sudah selesai. Lalu saya menghubungi call center lagi, dengan nomor tiket: IN112829069, diinformasikan estimasi perbaikan pada hari yang sama pukul 14:00 – 16:00.

Dua hari kemudian masih belum ada perubahan, lalu kembali saya menghubungi call center, dengan nomor tiket IN113051287. Estimasi perbaikan pada hari yang sama pukul 13:00 – 15:00. Dari tiga laporan tersebut selama seminggu, tidak ada satu pun teknisi yang datang untuk cek kondisi real di lapangan. Mereka langsung menutup tiket laporan tersebut dengan keterangan; laporan selesai.

Kecewa dengan lambatnya penanganan Telkom, ditambah banyaknya keluhan dari customer/supplier yang menyampaikan tidak bisa kirim faksimili dan tidak bisa menghubungi ke nomor kantor. Akhirnya pada tanggal 19, saya menghubungi call center lagi, untuk segera dilakukan perbaikan, dengan harapan ini yang terakhir saya menghubungi call center dan masalah tersolusikan.

Tanggal 19 pukul 21:17, terdapat pesan whatsapp dengan mengatasnamakan teknisi Telkom dengan isi: ohon shareloc lokasi besok pagi saya mau cek jaringannya. Keesokan harinya tanggal 20 Oktober pukul 7 pagi saya menyempatkan dari rumah ke tempat kerja karena akan datang teknisi Telkom, padahal itu hari libur nasional, dengan terpaksa acara keluarga saya pending.

Saya shareloc, lalu teknisi menanyakan lagi patokannya, saya berikan informasi sejelas-jelasnya. Lalu direspon lagi “Baik pak saya cek jaringannya”. Namun hingga sore hari teknisi tak kunjung datang, tentu keluhan saya pun masih jalan di tempat. Seketika kekecewaan saya memuncak dan berniat untuk menutup permanen nomor telepon tersebut.

Tanggal 23 pukul 13:42, terdapat panggilan masuk dari nomor 147 namun hanya 3 detik saja, karena waktu itu handphone sedang saya pegang dan saat diangkat langsung terputus dan tidak ada upaya untuk menghubungi lagi. Mungkin hanya formalitas bahwa pelanggan sudah dihubungi, tapi tidak diangkat, lalu masalah dianggap case closed.

Tak sedikit customer saya yang datang langsung ke tempat menanyakan, apakah nomor telepon tersebut sudah tidak digunakan lagi? Apakah nunggak tagihan lalu dicabut oleh pihak Telkom? Bahkan ada customer baru yang mendapatkan informasi nomor telepon dari internet/sosmed menganggap nomor telepon tersebut fiktif karena tidak bisa dihubungi.

Terima kasih Telkom yang sudah menemani 1 dasawarsa perjalanan tempat usaha saya, dan mungkin sudah saatnya untuk beralih ke jasa telekomunikasi lain yang lebih bisa menghargai pelanggannya.

Irfan Adparudin
Karang Tengah, Tangerang
Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Telkom untuk Bapak Irfan Adparudin

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat keluhan pembaca Bapak Irfan Adparudin pada tanggal 2...
Baca Selengkapnya

Komentar