Kecewa dengan Penagihan Pihak Ketiga Home Credit, Padahal Sudah Mencicil Sesuai Kesepakatan

Saya masih mempunyai cicilan Home Credit dengan nomor pelanggan: 3900350158. Saya terus mencicil tagihan saya, sampai dengan akhir Desember 2020. saya diputus kontrak, sehingga saya tidak bekerja. Sejak saat itu saya kesulitan untuk membayar cicilan dan tagihan saya.

Pada bulan September 2021, saya menerima email dari pihak Asia Collect yang mengatasnamakan pihak ketiga dari penagihan cicilan Home Credit. Asia Collect mengancam saya, apabila tidak melakukan pembayaran, maka saya akan diproses secara hukum.

Akhirnya saya hubungi pihak Asia Collect dan saya jelaskan kondisi keuangan saya. Dimana saya tidak bekerja, sehingga saya tidak sanggup membayar total cicilan yang pada waktu itu senilai 13.400.000. Padahal saya hanya meminjam sebesar Rp13.000.000, tapi total yang harus saya kembalikan senilai 28.000.000. Sungguh kejam sekali bunga yang dibebankan.

Saya berbicara dengan bpk. Pur***** dan saya diberi nomor telepon 08569185****. Bpk Pur***** pun menerima ketidaksanggupan saya dan saya hanya sanggup membayar senilai Rp500.000 setiap bulannya. Pembayaran pertama saya pada bulan Oktober 2021.

Namunsaya masih kerap dihubungi pihak Asia Collect, setiap hari bisa telepon saya lebih dari 5x. Saya bingung, kan saya sudah deal dengan bpk. Pur*****, kenapa saya masih kerap diteror seperti ini?? Bahkan yang menghubungi saya berbeda-beda orangnya dan berbicara amat sangat tidak sopan.

Akhirnya saya terhubung lagi dengan bpk. Pur***** dan menjelaskan karena pembayaran saya di bawah minimum, maka tidak bisa dimasukkan ke sistem mereka. Sehingga saya akan kerap kali dihubungi dengan orang yang berbeda-beda. Saya jelaskan lagi, saya tidak bisa jika harus membayar keseluruhan total tagihan, toh saya sudah deal diawal dengan bpk. Pur**** untuk membayar 500.000 setiap bulannya, saya tidak kabur kok!

Sampai saat ini sudah 3x saya melakukan pembayaran dan konsisten melakukan pembayaran Rp500.000, tetapi saya sudah sangat lelah. Karena pihak Asia Collect terus meneror saya dengan telepon, email, bahkan mengancam kembali akan didatangkan pihak Collector ke rumah.

Tolonglah dilihat, saya ini sungguh-sungguh membayar loh. Saya masih niat membayar. Karena ekonomi saya sedang sulit, saya hanya sanggup membayar di bawah minimum yang mereka minta. Akan tetapi pihak Asia Collect seakan menutup mata dan menyamaratakan saya dengan pelanggan yang tidak pernah membayar alias kabur!

Untuk apa kalau begitu saya membayar? Niat baik saya membayar walaupun di bawah minimum tidak dihargai sama sekali. Sungguh saya kecewa dan sangat tidak profesional, dari pihak Asia Collect juga tidak konsisten dengan pembicaraan di awal!

Saya harap tidak ada lagi kasus seperti saya. Saya juga menyesal mengambil cicilan Home Credit yang bunganya mengalahkan bunga bank. Bayangkan saja, saya pinjaman hanya Rp13.000.000, yang saya harus bayarkan totalnya Rp28.000.000. Sisa yang belum saya bayarkan sampai saat ini Rp12.000.000, kalau mau dihitung jumlah cicilan yang sudah saya bayarkan itu lebih dari total pinjaman awal saya.

Rima Dias Prettystia
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Rima Dias Prettystia

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Ibu Rima di MediaKonsumen.com pada 25 Desember 2021 di kolom Surat...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • apakah masih ada keberkahan bagi orang-orang muslim yg bekerja di h0me credit ini.
    membunuh orang ini namanya..

    • "toh saya sudah deal diawal dengan bpk. Pur**** untuk membayar 500.000 setiap bulannya,"

      Itu ibu deal sama bpk purxxx bukan sama home creditnya, Kan kagak ada hitam diatas putihnya, resmi ngga tuh, jgn2 tuh duit dimakan bpk purxxx lagi wkwkwk. Mangkanya ibu ditagih mulu, harusnya ibu jgn mau deal kalo ngga ada bukti tertulis suratnya, biar kagak dikibulin ama colector.

      "Saya juga menyesal mengambil cicilan Home Credit yang bunganya mengalahkan bunga bank."

      Justru karena gampang ngajuin makanya bunga tinggi, modelan kek pinjol gitu lah, wkwkwk

  • Ada beberapa hal yg bisa saya simpulkan dr kronoligi diatas

    - pihak penagih oihak ketiga dengan home credit datanya tidak singkron. Jd akumulasi pembayaran baru (karena masalah keuangan) tidak dikoordinasi dua belah pihak
    . Untuk maslaah ini coba tanyakan. Dengan rincian dan data yg serupa. Jangan pernah menjual cerita kesengsaraan hidup untuk melakukan komplain. Gunakan ketegasan anda sebagai orang yg sudah membayar tanggung jawab

    - kedua sebelum meminjam pastikan terlebih dahulu bunga yg harus dibayar. Jika tagihan total menjadi 2 kali lipat dr harga pinjam bukanya bunganya 50%?? Di Indonesia ada batasan tertentu bunga. Jika sebanyak itu berarti tunggakan anda sudah banyak. Atau anda disuruh bayar denda karena menunggak plus ini juga bisa pengaruh akrna bunga makin besar karena penggantian sistem cicilan. Selalu tanya dan pastikan. Jangandiam saja. Semua transaksi ini akan menyangkut ke BI checking. Jd jangan sungkan bertanta lrihal tsb.

    Semua penagihan diatas pure murni pekerjaan mereka. Walaupun akan ada keringanan seprti akumulasi oembayaran baru untuk orang yg mengalami kesukutan ekonomi. Sellau pastikan rincian nya takutnya ini juga ulah oknum...

    Semoga membantu

  • Home kredit emang besar bunganya, apalagi klo jangka waktu cicilannya makin lama makin besar bunganya, hati² deh jgn pake pinjol lagi, krn kita kan ga tau keadaan keuangan kita selanjutnya so stop pinjeman riba, klo sekiranya ga sanggup bayarnya

    • Kayaknya terkena bunga berbunga sis terakhir bayar akhir bulan 2020 terus baru nyicil lg 3 bulan ini berarti 9 bulan tdk menyicil

  • Semua org bilang HCI berbagai macam tanggapan jelek, padahal kita sendiri yg kurang terima kasih, saya pelanggan HCI pernah ada pinjaman barang, multiguna , kalau kita butuh, tanpa jaminan terus masalah kita selesai tanpa harus survey, apa jaminan, pada saat uang diterima banyak sekali , pelangan bilang udah g kerja, g sanggup bayar, kabur, nomer tlp hilang, dan lain2 padahal setelah itu kita g tau kedepanya akan ada penagihan dan bungga , yg cukup besar, di samping itu kita tidak bisa minjam lagi ketmpt lain,.
    Intiya kita sebagai pelanggan yg baik kita butuh, dan kontrak yg diberikan, harus dijalaninya biar giaman pun namay hutang harus dibayar, selama ini udah 4x pinjaman kredit barang, multiguna uang, sampai saat ini gbpernah ada masalah , karena kita mau butuh minjam y harus bayar apapun itu alasany kalau kita g sanggup bayar, tetap akan di aliahkan ke keluarga kita, jadi inti y kalau punya utang harus dibayar kalau g mau dibayar mendingan g usah memaksakan diri bergaya untuk beli sesuatu dan minjam uang buat yg lain,

  • Semoga jadi perhatian dari ojk ya,,, dan untuk HCI agar mempertahankan kondite kerjanya perbaiki lagi untuk kepuasan konsumen

  • Bunga tidak boleh melebihi 100% harus nya .. ini si gila ..
    Apa ga takut yang kerja disana ya ..
    Lain kali jangan berhutang untuk kebutuhan yang tidak penting ..
    Hidup sederhana tapi tenang

    • Itu orangnya terakhir membayar akhir 2020 dan baru menyicil lg 3 bulan ini berarti 9 bulan ngak bayar mungkin kena bunga berbunga

  • Kalau saya jadi anda.. Daripada dicicil.. Mending gagal bayar dan siapkan mental diteror..lebih baik tata hidup untuk tidak minjem.. Nanti klo udah ada duit lebih ajak nego pokok yg anda terima di rekening.. Begitu lebih baik