Jenius BTPN Tidak Profesional dalam Menyelesaikan Masalah

Saya di sini ingin berbagi pengalaman saya ketika unlink device di Jenius. Mungkin linimasa yang saya jelaskan tidak secara tepat, tapi saya coba merangkum semua proses yang saya lalui dan menjelaskan betapa ribet dan memakan waktunya proses ini.

Tanggal 3 Desember 2021, saya menghubungi Jenius Help untuk unlink device, karena ingin me-reset device dan sudah menerima konfirmasi berhasil penghapusan device yang tertaut. Setelah selesai reset, saya mencoba login ke aplikasi Jenius. Namun muncul keterangan “Terjadi kesalahan”. Anehnya SMS OTP masuk, tapi di aplikasi jenius tidak masuk ke halaman input OTP. Saya mengulangi beberapa kali, tetap saja sama.

Pada awalnya saya mengira masalah di jaringan atau device saya. Saya berencana mencoba di hp orang lain untuk memastikan apakah masalahnya di hp saya atau akun saya. Setelah beberapa hari berlalu, saya mencoba di hp lain, ternyata sama muncul keterangan “Terjadi kesalahan”. Setelah mencoba login akun orang lain di hp saya, menu input OTP bisa muncul. Dengan percobaan tadi, saya pastikan permasalahan ada di akun Jenius saya, bukan hp yang saya pakai.

Beberapa kali menghubungi Jenius Help, bertanya apakah ada device yang terhubung dan sudah dicek tidak ada. Akhirnya saya dibuatkan laporan. Namun setelah beberapa hari tidak ada penyelesaian juga dan saya disarankan untuk mengirimkan bukti masalah via email.

Tim Jenius memberikan saran untuk ke cabang BTPN atau Jenius Point. Saya sudah pesimis soal itu karena melihat di kasus-kasus Jenius yang viral sebelumnya, cabang BTPN hanya bisa membantu dengan menghubungi Jenius Help via telepon. Jadinya sama saja nanti. Sementara Jenius Point juga tidak ada di kota saya.

Kesalnya, setelah mengirimkan email berisi permasalahan saya, staf Jenius hanya merespon dengan template dan menyarankan saya ke cabang BTPN atau Jenius Point tanpa membaca isi email saya dengan cermat.

Penyelesaian kasus di Jenius aneh menurut saya. Karena setiap telepon, staf Jenius selalu membuat nomor laporan baru dan itu membingungkan, akan sulit untuk melacak laporan sebelumnya yang masih aktif.

Yang masih saya ingat untuk laporan tanggal 16 (CAS-21-FU8449). Setelahnya saya ditelpon tim Jenius kurang lebih 3 kali. Dua kali tim bertanya penjelasan masalah yang saya alami dan telepon terakhir Tim akan dibantu reset password dan berharap permasalahan saya selesai. Namun tetap saja gagal.

Sebelumnya saya sudah mencoba mencari penyebab masalah ini. Saya ingat saya pernah mengganti email untuk akun Jenius saya dari email A ke email B. Saya cek di email proses ini terjadi tanggal 13 Agustus 2021. Saya mencoba login ke akun Jenius menggunakan email B ternyata tidak terdaftar. Dengan email A terdaftar, tapi gagal login.

Saya memastikan dengan telepon Jenius, email yang terdaftar di rekening saya, ternyata email B. Namun di aplikasi jenius masih menggunakan email A. Jadi di sini terjadi ketidaksinkronan data antara aplikasi Jenius dan database nasabah mereka. Dimana aplikasi Jenius menggunakan email lama, sedangkan di database mereka sudah email baru. Saya gak habis pikir, kenapa bisa berbeda.

Saya sudah menyampaikan temuan saya ini ke tim Jenius. Namun tim Jenius tidak punya tanggapan soal ini dan hanya punya solusi mengganti password. Saya mencoba mengganti password ke email baru saya, tapi tidak menerima OTP. Jika menggunakan email lama, malah bisa.

Saya sudah habis pulsa banyak, tenaga dan waktu hanya untuk menyelesaikan masalah yang seharusnya bisa diselesaikan dengan rentang waktu selama ini. Saya merasa tim Jenius seperti tidak mempunyai akses ke data mereka sendiri, dengan membatasi akses ke tim yang menangani kasus saya. Sehingga kasus saya sangat lama belum selesai. Mungkin karena adanya kebobolan data nasabah sebelumnya, tapi itu hanya pendapat saya.

Sampai sekarang kasus saya masih berlanjut, saya diminta menunggu dan menunggu entah sampai kapan.

Pendi Kurniawan
Madiun, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Bank BTPN atas Surat Pembaca a.n. Pendi Kurniawan

Dengan hormat, Dalam rangka menanggapi surat pembaca dari Bapak Pendi Kurniawan berjudul “Jenius BTPN Tidak Profesional dalam Menyelesaikan Masalah” yang...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Saya termasuk pengguna aktif yang puas dengan jenius.. Dan semoga tidak di hadapkan dengan masalah seperti rekan rekan diatas...

  • Emang parah jenius, pulsa saya habis ratusan ribu hanya untuk menanyakan kartu debit xcard tambahan sudah sebulan lebih ga sampe kerumah. Saya cek ekspedisi, katanya jenius ga lengkap kasih alamatnya hanya nomor rumah dan kecamatan. Saya telfon callcenter jenius katanya sudah lengkap. Akhir nya setelah minta dikirim ulang, dua bulan baru sampai, memang alamat nya ga lengkap. Ini kesalahan bodoh yang ga perlu terjadi sih. Dan operator callcenter jenius juga ga teliti ga dicek dengan benar. Susah, kalo mau komplain kebodohan operartor callcenter harus kemana ya? Masa ke callcenter lagi? Hehe

  • Saya ucapkan terima kasih kepada Jenius telah menanggapi keluhan saya ini, pada tgl 31 Desember 2021 saya ditelpon Tim Jenius yang mengabarkan jika telah dilakukan penyesuaian email pada akun jenius saya dan saya coba login kembali sudah berhasil. Saya harap Tim jenius kedepan semakin baik dengan tidak hanya mendengarkan keluhan nasabahnya namun dengan memperbaiki pelayanan mereka.

    Selamat tahun baru semua

  • hi, dari pengalaman saya Pihak Jenius memang tidak professional dalam menanggapi keluhan nasabahnya. Saya sudah berkali-kali menghubungi call center, bertemu dengan representatif Jenius di cabang terdekat dan jawabannya pasti selalu sama.

  • Untuk yang belum ada JENIUS bagusan tidak usah Buat itu JENIUS
    gara gara JENIUS usaha saya jadi RUGI dan tidak bisa jalan
    mau melakukan pembayaran tidak bisa , transaksi di tolak terus
    jika memang ada gangguan harusnya di kasih pemberitahuan
    ini saya telepon ke Callcenter nya hanya di kasih solusi di coba secara berkala

    saya sudah mencobanya selama 2 hari dan hasilnya tetap sama
    benar benar sangat Menyesal

  • JENIUS sejak ada tarif bulanan + unlink device wajib via cs emang jadi kocak sih, bank digital mau ganti hp aja harus ribet-ribet telpon cs, padahal bisa lewat verifikasi ulang lewat ktp/identitas lainnya buat verifikasi, macem bank jago ato lainnya. Jauh mending mbanking konvensional daripada bank digital dagelan macem ini