Pekerjaan Tidak Tuntas oleh Perusahaan Royal Interior BSD Junction

Saya memakai jasa perusahaan Royal Interior pada tahun 2020 untuk pemasangan interior. Namun pengerjaan memakan waktu lama (hingga Maret 2022) karena masalah resource di sisi Royal Interior (tidak ada tukang, dll). Pada kontrak tertulis bahwa pengerjaan dianggap selesai setelah finishing dan serah terima.

Singkat cerita, pihak Royal Interior tidak menyelesaikan pengerjaan dan melakukan serah terima secara sepihak lewat Whatsapp!

Pengerjaan yang tidak selesai (hutang Royal Interior):

  1. Dipan tempat tidur tidak ditutup.
  2. Uang senilai Rp1,2 juta karena salah hitung dari pihak Royal Interior.
  3. Cat yang tidak dikirimkan senilai hampir Rp500 ribu.
  4. Kunci rumah saya yang masih ada pada pihak Royal Interior.

Pada saat ditagih pihak Royal Interior berdalih bahwa:

  1. Dipan tempat tidur tidak ditutup karena rusak. Padahal dari awal memang tidak ditutup.
  2. Uang Rp1,2 juta dipotongkan untuk finishing karena kontrak sudah lebih dari 1 tahun. Padahal pemotongan Rp1,2 juta dilakukan tanpa izin dan persetujuan kedua belah pihak. Finishing adalah tanggung jawab pihak Royal Interior seperti pada kontrak. Pengerjaan lebih dari satu tahun adalah karena kesediaan resource Royal Interior dan sudah selalu saya follow up, tapi selalu dibilang tunggu tukang.
  3. Cat dan kunci rumah tidak ditanggapi.

Pihak Royal tidak ada itikad baik, hingga saat ini nomor saya diblokir oleh Royal Interior, kantor dikunci pada saat saya hubungi. Padahal saya sudah beritikad baik untuk membicarakan secara kekeluargaan.

Saya selaku konsumen marah, kecewa, dan tidak ingin ada orang lain yang mengalami seperti saya. Saya juga menuntut untuk pihak Royal bertanggung jawab dan melunasi hutangnya pada saya.

Defiana Sulaeman
BSD City, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Royal Interior Terhadap Surat Ibu Defi

Dear ibu Defi, selamat sore. Kami hendak menyampaikan 5 hal sebagai berikut: 1. Pembayaran tanda jadi desain rumah Ibu dilaksanakan...
Baca Selengkapnya

Komentar

    • Saya selaku usaha Interior Furniture Rumahan hanya bisa prihatin. Semoga masalah Bu Defi cepet selesai. Dan kedepan antara konsumen dan vendor siapapun bisa menjalin hubungan yg baik sampai orderan berikutnya. Terima kasih

  • Yah udah PT itu tdk menjamin hasilnya, kerjanya, karna PT hanya nampang perusahan besar, pasti jga biyaya cukup besar.
    Mnding cari tukang .bisa share ketemen/ sodara yang dh pernah renovasi /pake jasa si tukang itu sndri pasti ntah tmn/ sodara kan tahu hasilnya spt apa. Q pribadi sih lbh merekut tukang2 yang dimna k
    Saya cari info2 lewat teman2 atau sodara, gmna kmrn pake jasa tukang ini hasil gmna, trus sy cek apa yg di kerjain kiranya cocok, bagus mnrt ku langsung...

  • Tanggapan dari perusahaan royal sangatlah out of context dan tidak menjelaskan point-point yang saya jabarkan diatas.

    Dan saya tekankan sekali lagi, jika pihak royal tidak bersalah, tidak mungkin nomor saya diblok, telepon saya tidak diangkat, dan kantor dikunci saat saya datangi untuk bicarakan baik2

  • 1. Also, kekurangan 1.8 juta yang dimention diatas dan pemotongan 1.2 juta adalah sepihak dari royal, tanpa ada persetujuan kedua belah pihak. berdasarkan perjanjian finishing adalah tanggung jawab royal, hence royal tidak berhak untuk menagihkan biaya finishing. DItambah lagi tagihan ini dikirimkan ke saya setelah pihak royal saya laporkan ke pihak berwajib (saya punya bukti akan hal ini)

    2. DIpan, cat, dan kunci rumah tidak ditanggapi.

    At least have the courtesy untuk minta maaf ya, bukan nya malah mengada2. Admit you are wrong and apologize kalo salah dan tidak bertanggung jawab.