Kesulitan Penggantian Token PIN BNI

Saya pemegang rekening Bank BNI nomor: 013 7995 8** a.n. Heru Budi Setiawan. Beberapa hari yang lalu token saya habis baterai, sehingga harus dilakukan penggantian. Hari Jumat, saya ke BNI Cabang Sutoyo Yogyakarta untuk melakukan penggantian token.

Walaupun di dekat rumah ada BNI Parangtritis, saya memilih BNI Sutoyo karena nyaman untuk akses difabel. Setelah antre 30 menit diberitahukan bahwa token tidak tersedia dan tidak diketahui kapan adanya. Oleh satpam diberitahukan token hanya ada di BNI Titik 0 Km.

Saya tidak ke BNI Titik 0 Km, karena BNI tersebut berlantai 2 dan tidak ada akses bagi difabel. Mengapa token hanya tersedia di BNI Titik 0 Km? Seharusnya BNI memudahkan nasabah bukan mempersulit.

Heru Budi Setiawan
Yogyakarta, DIY

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Penjelasan BNI Tentang Kesulitan Penggantian Token PIN BNI

Menanggapi keluhan Bapak Heru Budi Setiawan di media online www.mediakonsumen.com pada tanggal 6 Maret 2022 dengan judul “Kesulitan Penggantian Token...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Pindah ke bca aja kalo seneng pake token, setiap cabang biasanya ada gampang kalo mau ganti, bank plat merah ya gitu deh..

    • Terimakasih, BCA sudah ada Gan. Punya beberapa rekening untuk transaksi dagang sj.

  • BNI titik 0 km itu kan kantor cabang utama, jadi kemungkinan besar selalu ready tokennya. mending ngalah, meluangkan waktu kesana aja.

    saya dulu juga nasabah di BNI 0 km, sewaktu masih berkantor di kantor pos gede. paling seneng dengan mesin ATM BNI disana, ada pecahan 20rb nya.

    • Terimakasih, permasalahan tidak ada akses untuk difabel. Kesulitan kalau harus naik tangga.

    • Terimakasih, tidak bisa Gan. Sudah sy coba seperti yang di YouTube.

  • Untuk masalah ini sebenarnya saran saya agan coba dulu menyampaikan masalahnya dengan kantor cabangnya sebelum menulis di sini, kesan saya agan membayangkan BNI KCU Yogyakarta "berlantai 2 dan tidak ada akses bagi difabel" lalu otomatis tidak akan bisa mendapat ganti token, padahal 'kan kenyataannya belum tentu seperti itu, kecuali memang agan ditolak berulang kali atau mendapat perlakuan tidak layak. Ada banyak kemungkinannya:

    1. Apa agan yakin di KCU Yogyakarta sama sekali tidak ada staf khusus yang bisa membantu agan (diangkat/digendong ke lantai dua/pakai lift khusus). Apa bank BNI cuma untuk orang-orang non-difabel saja? tentu saja tidak bukan.

    2. Di Yogyakarta BNI selain KCU Yogyakarta juga ada KCU UGM, setahu saya memperoleh token seperti itu tidak harus ke cabang sama/induk/tempat buka rekening, beda kota pun bisa asal persyaratan lengkap, apa sudah dicoba ke situ?

    Saya kira masalah ini masih terlalu prematur untuk dibawa ke surat pembaca terbuka seperti ini, karena upaya penyelesaian masalah belum banyak yang dilakukan dan mungkin pihak bank pun tidak mengetahui masalah yang dihadapi agan ini, apa harus langsung dibawa ke media?

    • Terimakasih. Informasi dari satpam BNI Sutoyo memang saat token hanya tersedia di BNI titik O. Dulu saya juga mengambil token di BNI Sutoyo. Sy dahulu pernah ke BNI titik O, disana memang tidak ada akses difabel. Usul agan, ada staff bisa menggendong adalah suatu hal yg berlebihan. Menurut aturan bangunan publik harus memberikan akses bagi difabel. Bisa ramp atau lift. Maaf saya bukan ingin dikasihani tapi diberikan akses saja. Harapan kami bangunan publik ramah bagi difabel.

      • Yang perlu ditekankan disini adalah kurangnya akses penyandang disabilitas di fasilitas publik. Aturannya ada , penegakannya ga ada. Bank BUMN pun ga peduli.
        Saran saya buat TS coba balik ke BNI terdekat , sampaikan keluhan Anda. Bilang ke CS apa tidak bisa dibantu dengan kondisi seperti ini ? Jika CS bilang tidak bisa, minta bicara dengan Supervisornya, jika Supervisor bilang tidak bisa ,minta bicara dengan Manager kantor. Tentunya dengan penyampaian yang sopan namun tegas. Cara seperti itu bisa diterapkan untuk masalah lainnya, jangan sungkan jangan malu. Polite but persistent will get you along the way !
        Saya bisa mengerti TS karena kakak saya sendiri juga penyandang disabilitas, selama saya yang mendampingi jika ada masalah selalu saya coba cara diatas. Ngotot tapi sopan. Apalagi kesalahan ada di pihak BNI tidak menyediakan fasilitas yang baik, semoga dengan adanya surat ini bisa menyadarkan semua pihak untuk menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas.

        • Terimakasih sarannya. Semoga masalah token ada solusinya dan yang terpenting BNI sebagai bangunan publik menjadi ramah terhadap difabel.

  • Permasalah penggantian token BNI telah terselesaikan dengan baik, marketing BNI Sutoyo telah mengantarkan token pengganti. Terima kasih kepada Media Konsumen yang telah membantu permasalahan saya.

    • Kalau ada smartphone dan selalu dibawa, mending ganti saja tokennya ke BNI m-secure. Fungsinya sama dengan token, hanya m-secure berupa aplikasi di ponsel pintar.