Kategori: Tanggapan

Tanggapan Home Credit atas Surat Bapak Dimas Gunanda Mulya

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com,

Sehubungan dengan keluhan dari Bapak Dimas di MediaKonsumen.com pada 2 April 2022 di kolom Surat Pembaca dengan judul “Kecewa dengan Home Credit Indonesia” maka dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Bapak Dimas.

Kami telah melakukan investigasi internal lebih lanjut sehubungan dengan keluhan yang disampaikan oleh Bapak Dimas, yakni terkait dengan denda keterlambatan pembayaran angsuran.

Sebagai upaya kami untuk menyelesaikan keluhan tersebut, kami sudah menghubungi Bapak Dimas melalui telepon pada 4 April 2022 untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus menginformasikan bahwa kami telah menghapus denda keterlambatan pembayaran angsuran atas pembiayaan Bapak Dimas. Penghapusan denda itu akan mengurangi nominal pembayaran angsuran pada bulan berikutnya mengingat Bapak Dimas telah melakukan pembayaran denda tersebut.

Dapat kami sampaikan juga mengenai perihal pengajuan pembiayaan yang ditolak bahwa Bapak Dimas dapat kembali mengajukan pembiayaan di Home Credit pada 6 bulan setelah tanggal 2 April 2022 sebagai bagian dari kebijakan tim analis kredit kami.

Kami terus berusaha untuk memperkuat kualitas pelayanan kami. Apabila Bapak Dimas masih memiliki pertanyaan seputar Home Credit, silakan menghubungi kami melalui email ke care@homecredit.co.id dan akun media sosial kami @HomeCreditID (Facebook/Twitter/Instagram).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan dimuatnya surat tanggapan ini kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

PT Home Credit Indonesia
Irientha Amanda Putri
PR and Communications Manager

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Surat Pembaca Terkait Tanggapan Ini

Kecewa dengan Home Credit Indonesia

Pada tanggal pembayaran saya ditelepon oleh pihak Home Credit dan saya sudah jelaskan untuk meminta dispensasi dalam hitungan hari dikarenakan...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Saya juga mengalami hal seperti itu,angsuran terakhir 2x lipat angsuran /bln, jd saya anggap ini penipuan pdhl sy tdk pernah telat byr angsuran