Tokopedia Care yang Tidak “Care”, Serta Proses Komplain Anteraja yang Rumit

Saya sebagai seller di Tokopedia. Pada tanggal 10 Mei 2022 kemarin, saya mengirimkan pesanan customer Tokopedia melalui kurir Anteraja, nomor resi: 10004530580601. Paket saya drop langsung di gerai Anteraja, karena kadang kalau menunggu pick up ke rumah suka lama. Selama ini biasanya aman dan tidak ada masalah, sudah ratusan paket saya drop di gerai.

Namun apes kali ini, kurir yang mem-pick up di gerai salah memasukkan nomor resi menjadi 10004530580610, angka di belakang tertukar 01 menjadi 10. Karena kesibukan, saya baru notice esok harinya tanggal 11. Setelah mengecek status pelacakan tidak ada pergerakan, lalu langsung lapor CS Anteraja. Saya disuruh menunggu 5 hari untuk proses resi paket tertukar, baru bisa update.

Namun setelah 3 hari, masih tidak ada kabar. CS Anteraja tetap keukeuh suruh menunggu 5 hari. Sembari menunggu, saya lapor ke Tokopedia care yang ternyata tidak “care“. Saya ceritakan detail permasalahannya sesuai kronologi di atas (cek foto-foto terlampir di bawah lebih jelasnya).

Setelah beberapa hari kemudian, saya berusaha meng-update kembali ke CS Tokopedia Care, berharap mendapat bantuan/ informasi terhadap kasus yang dialami. Ternyata mendapat jawaban super mengenakan dari entah dari CS robot Tokopedia Care atau memang semua CS-nya robot, yang menyuruh memasukkan resi fisik. Jika tidak, pesanan akan dibatalkan otomatis ordernya dalam waktu 2 hari.

Alasannya karena resi sebelumnya dibatalkan kurir. Nah ini yang nyebelinnya, jelas-jelas nomor resi sebelumnya valid, yang membatalkan kan Anteraja sepihak, dari Anteraja pun cuma bisa menyuruh tunggu, tunggu dan tunggu.

Gimana bisa masukin resi fisik kalau barangnya belum kembali? Super sekali kan, terus saat saya protes minta perpanjangan waktu pembatalan order, dikeluarkan lah terms and conditions sakti, bahwa untuk kurir Anteraja tidak boleh drop di gerai karena sistemnya pick up. Konyol ini peraturan, sedangkan sistem Anteraja membolehkan hal tersebut kok. Buktinya? Sudah banyak seller yang drop sendiri, saya pun melakukan ratusan kali. Intinya, kesalahan ada di seller karena drop pesanan di gerai, Tokopedia tidak mau tahu yang salah kurir Anteraja sendiri saat pick up.

Apakah tidak ada solusi apa pun dari Tokopedia Care (yang tidak “care“) selain menyalahkan penjual? Saran saya sih, bubarin aja Tokopedia Care, pecat semua, ganti ke sistem robot aja. Gak perlu digaji, gak perlu THR, cuma perawatan sistem. Toh jawabannya sama, tinggal di-coding aja sesuai peraturan terms and conditions Tokopedia yang kaku, tidak manusiawi, tidak membantu, tidak solutif, seperti ngomong sama tembok. Senjatanya? Cuma ngecek sistem lalu ditimpuk pakai terms and conditions, entah nyalahin seller, buyer atau kurir, karena Tokopedia cuma platform, tidak pernah salah.

Untuk Anteraja perlu diperbaiki sistem komplainnya. Minimal ada nomor tracking khusus untuk kasus paket tertukar dsb yang bisa dijadikan acuan transaksi. Semoga kasus paket saya cepat selesai dan tidak terjadi lagi.🙏

Netizen yang terhormat boleh komen asal santun dan masuk akal. Kalau belum pernah jualan barang di toko online, belum tentu nyambung. 🤣

Davin
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Anteraja atas Surat Bapak Davin

Dengan Hormat, Sehubungan dengan surat Bapak Davin yang berjudul: “Tokopedia Care yang Tidak “Care”, Serta Proses Komplain Anteraja yang Rumit”...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Emang gak beres toko ijo sama ekpedisi entaraja jg gak beres barang sering ilang,,toko ijo sering lepas tangan komplain di persulit...dana barang ilang juga gak bertele-tele gak kunjung masuk saldo.

  • emang gitu tuh resikonya klo nge drop paket apalagi klo paket resinya gak kita print jadi barcode gak bisa langsung discan sama mereka, saran saya lain kali di print aja biar gak terjadi eror lagi di mereka,
    terus untuk cs tokped emang awal2nya pasti robot dan template banget, kalo udah susah sama cs nya mending ancam aja mau di ramein di medsos pasti langsung gercep deh mereka, soalnya saya pengalaman di shopee begitu kelakuan cs nya kudu diancem dlu baru mereka telepon dan ngebuka lagi case nya 😅

  • Sedikit berbagai pengalaman dengan toped. Selama ini saya klaim, komplain sebagai pembeli selalu dibantu dengan baik. Beberapa kali klaim masalah barsng rusak di pengiriman, barang hilang oleh kurir dan terakhir saya komplain barang tidak dikirim oleh seller hingga 3 hari. Semuanya dibantu dan masalah selesai dengan baik.
    Menurut saya, masalah yg pak davin karena ada dipihak anteraja. Karena bapak diinfokan resi sebelumnya sudah dibatalkan oleh anteraja, berdasar pada keluhan pak davin ke cs anteraja. Maka seharusnya pihak anteraja yang bisa memberikan resi baru yang kemudian diupload ke Tokopedia untuk update pengiriman.
    Menurut pemahaman saya sih begitu pak. Mohon maaf kalau ada salah2 pemahaman dan kata2. Terimakasih

  • Yg saya lihat permasalahnnya ada di ekspedisi dan penjual, namun penjual komplain ke toped. Toped berusaha membantu malah penjual ngelunjak dilayanin. Tolong pihak toped lebih selektif dalam memilih seller untuk bekerja sama, udah teledoh baru tau salah besoknya nuntutnya bukan main, malah mengancam memviralkan, hebat sekali seller2 sekarang ya. Share nama tokonya dunkz.

    • Okelah bos anonimus ,memang penjual yg ngelunjak ga tau diri, tokopedia care sangat membantu sekali kok sampai tidak ada solusi sama sekali, memang nyatanya kalo ga viral diladenin semua komplainan, mudah2an kerjaan dan usaha situ dilancarkan ga pernah kena masalah biar ga kayak penjual ga tau diri , god bless you