Tidak Ada Kejelasan Pengembalian Dana Salah Top Up yang Saya Laporkan

Pada tanggal 18 Agustus 2022 pukul 16:08, saya melakukan top up saldo DANA melalui Bank BTPN. Nomor DANA yang saya tuju: 0815141179*9, tetapi ada kesalahan nomor di belakang. Seharusnya angka 9, tapi saya pijit angka 7, sehingga saya transfer ke nomor 0815141179*7.

Pukul 16:10 saya langsung telepon Customer Service DANA di nomor 1500445, melaporkan kesalahan transfer ini dan meminta CS agar membantu refund dana ke rekening BTPN saya lagi. Pihak CS DANA meminta untuk mengirimkan data KTP, selfie memegang KTP dan juga surat pernyataan salah transfer melalui email maksimal 1×24 jam.

Tanggal 18 Agustus 2022 pukul 17:55, saya langsung melengkapi permintaan dari customer service DANA, yaitu screenshot kirim dana, KTP, selfie + KTP. Tanggal 19 Agustus 2022 pukul 13:57 saya mengirimkan surat pernyataan salah transfer.

Namun sampai hari ini saya masih belum mendapat pengembalian dana. Saya telepon kembali ke Customer Service DANA dan mereka informasi harus menunggu konfirmasi dari penerima dana, yaitu pemilik dari nomor 0815141179*7. Padahal yang saya tahu nomor tersebut sudah tidak aktif. Bagaimana jika si penerima tidak mau mengembalikan padahal itu bukan haknya dia? Kenapa pemberi keputusan di pihak penerima, bukan dari pihak pengirim?

Saya selaku konsumen dan pemakai aplikasi DANA sangat merasa dirugikan dengan prosedur seperti itu. Bagaimana jika nomor itu sudah tidak aktif, atau jika pemilik nomor itu tidak mau mengembalikan uang saya yang bukan haknya si penerima?

Tolong agar DANA bisa lebih bijak dalam hal ini. Semua permintaan untuk prosedur pengembalian sudah saya berikan dan ikuti, tetapi kenapa respons dari DANA seperti ini? Di sini saya berbicara sebagai pengirim dana yang salah melakukan transfer, jadi tidak mungkin ada kemungkinan untuk menipu atau lainnya.

Saya selaku konsumen DANA sangat kecewa dengan DANA.

Nia Kurniasih
Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • "Kenapa pemberi keputusan di pihak penerima, bukan dari pihak pengirim?"

    ya simple jawabannya untuk menghindari yang namanya fraud, bayangkan anda beli barang di teman anda B, anda bilang ke B, saya beli 1 juta, saya top up kan dana km

    anda top up kan 1 juta, barang anda terima, kemudian anda telpon ke dana "eh saya salah top up" kalau keputusan ada di pihak pengirim, jelas 1 juta itu kembali k anda, padahal itu transaksi jual beli yang sah

    jelas g masuk akal dong

    1 juta sudah bukan milik anda, bukan milik dana juga, itu milik penerima, karena anda sendiri yang menyetujui ada pemindahan dana dari rekening anda ke rekening penerima, jelas itu bukan keputusan pengirim untuk menarik dana kembali

    • Lho baru tau klo putusan ada di penerima? Selama ini kemana saja....semoga ada penyesaiannya

    • thank commentnya bang...

      Itu Masalah yg berbeda,
      saya akui kesalahan saya adalah kecerobohan ketika menekan angka ..yg td anda sebutkan masalah pembelian barang dimaan disitu ada akada saling setuju saya membeli barang saya mentransfer dana..

      masalah disini adalah kecerobohan saya dan saya langsung melaporkan ..seharusnya dana ini termasuk sengketa yg seharusnya pihak dana memblokir dana tersebut agar tidak ditarik oleh penerima

      sudah saya jelaskan beberapa menit dari saya salah transfer saya langsung laporkan ke pihak dana ...seharusnya setelah ini dana diblokir sementara agara tidak diambil oleh penerima dan saya sudah berulang kali menghubungi nomor pemilik Dana tersebut tapi tidak aktif dan susah dihubungi

      • masalahnya gmn pun tapi kalau keputusan ada di tangan pengirim, ya sama aja hasil nya, anda ada akad jual beli atau tidak, kan tinggal ngaku salah transfer/top up, penerima mau ngasih bukti ada akad jual beli pun tidak pengaruh karena keputusan di tangann pengirim

        kan jelas tidak masuk akal

        ini bukan saya bilang anda jujur tidak atau apa, saya cuma jelaskan kenapa keputusan itu tidak di tangan pengirim, ya untuk menghindari fraud, inti nya ketika uang sudah diterima oleh suatu pihak, itu bukan uangnya bank/provider lagi, itu uang nya pihak penerima

        kalau anda mau ya tuntut dan laporkan polisi orang tersebut, bukan bank/provider nya, cara kerja nya seperti itu, karena itu sudah urusan anda dan penerima, bukan urusan bank, karena anda yang salah seperti anda akui

      • Maaf ia bukannya saya bela yang nerima.

        Itu kesalahan anda kenapa ga teliti. Terus kenapa anda ga telpon atau wasp dia.
        Siapa tahu ada itikat baik.

        Anda yang salah anda yang atur. Mana ada hukum peraturan begitu.
        Itu namanya dah hukum alam. Uang yang sudah dikasih ga mungkin dipinta lagi.

        Itu anda bersyukur cuma 800 rb.

        Bukan teman tapi teman 1 kerjaan. Orang yang lagi nunpang nongkrong. Dia pernah cerita dapet salah transfer uang 50 juta tapi ga dikembalikan alasannya dah rezekinya dia.

        Anda bersukur baru 800rb. Kesalahan sendiri mau atur sendiri. Iklasin aja . Ga bakal bisa kembali lagi. Malah mau dana nombokin. Toh. Yang salah yg transfer.
        Mentang2 duitnya banyak main tranfer aja ga dicek.
        Kalau saya sering banget transfer uang sampai 5 x saya cek kalau ragu saya cek kembali nomornya sampai puas. Soal ya lumayan uang segitu. Susah cari uangnya.

        • Anda meminta Dana untuk memblokir saldo penerima salah transfer atas dasar apa? Apakah anda menyerahkan surat laporan dari Kepolisian ke pihak Dana?
          Kalau anda menganggap kasus dana sengketa, sebaiknya anda membuat laporan kepolisian atas dugaan penggelapan dana oleh si nomor penerima salah transfer.

        • Kan sdh sy bilang d pngduan sy,no tersebut sdh tdk aktif.brXX sy tlp pun tdk aktif.
          Anda bilang "bersyukur cm 800rb"
          Klw anda yg mngalami ini,ap anda akn diam saja ?
          Setidaknya sy ikhtiar/berusaha dl,brhasil tdk'y itu nti.

      • Ya gabisa main blokir seenaknya dong,
        Si penerima tidak tau apa² karna kecerobohan anda tiba² akunnya di blokir. iklaskan saja,Buat pelajaran dan kedepannya untuk lebih hati² dalam bertransaksi. Semoga dpt rejeki pengganti

      • Kalau sdh sadar anda ceroboh ya tunggu itikad baik penerima bu. Ini lan sm aja kaya kasus salah transfer, ga hati2 dlm menekan angka tujuan. Jgn pihak bank atau institusi keuangan yg disalahkan.

        • Sy bkn mnyalahkan,tp mngeluarkan unek* sy.
          Mnunggu bagaimana lg, saldo'y sajasdh dtarik oleh si penerima

      • Lapor polisi aja bu biar ga ribet, soalnya ribet jelasin ke ibu nya, perkarakan saja bawa ke pengadilan, biar ibu bisa lebih paham dan cepat selesai masalahnya.

        • Koplak ecek2 mana mau polisi bantu. Kecuali dia ga teledor.

          Yg ada dinasehatin am polisi pasti disalahkan .

          Wkwkwk.

  • bukannya membela penulis, disini sy jg menilai ketika kita mau transfer ke semua uang digital (DANA, ovo, shopeepay, gopay, linkaja, dll) SEHARUSNYA ditampilkan nama penerima. Apabila nomor blm terdaftar, namanya terlihat kosong, atau transfernya gagal sekalian. Hal ini utk mengantisipasi kesalahan transfer juga

    • Pasti ada inisial atau nama saat kita TF uang digital, tidak mngkin hanya keluar nomor saja.. Dan segala jenis transaksi salah kirim uang adalah tanggung jawab dari pengirim, mngkin beda cerita kalo di BANK dan dengan nominal yg besar

      • Disini anehnya ..tidak ada nama inisial yg tertera hanya tertera nomor saja, anda bisa coba ketik nomor yg saya salah transfer ini 081514117927. ..dan anehnya saya telepn no tersebut tidak aktif by WA, telepon ataupun te;egram.tapi nomor tersebut bisa menrik dana dari aplikasi DANA

        • Dana juga takut anda mau nipu. Makanya ga dikembalikan. Walaupun anda merasa mang benar. Kan kita ga tahu dana percaya apa ga. Takut ya dana punya perasaan takut ditipu.

        • Lah, mau tertera apa engga tetap aja teledor.
          Angka 7 ke 9 agak jauh masih aja salah
          Kalo kepencetnya 8 masih agag masuk akal, ini 9 ke 7

  • Lain kali harus lebih teliti soal transfer duit. Kalau salah transfer resiko bole dibilang tanggung sendiri karna itu transaksi sah. Sekarang tergantung sih penerima mau balikin apa gak tuh. Coba aja dikontak sih penerimanya. Syukur kalau dia orang baik dan mau balikin. Dana mah hanya bisa fasilitasi

      • Disini saya tidak melihat ada bantuan dari DANA..
        1. 18/08 saya melapor, dana mieminta dikirimkan Foto KTP, selfi, dan surat petnyataan
        2 19/08 semua data sudah sy kirimkan ke DANA lewat email
        3. tiap hari saya FU ke customer Service DANA
        4. 22/08 dana memberi info dana sudah ditarik oleh penerima

        mungkin jika DANA mau memblokir dana agar tidak ditarik oleh penerima disitu saya bisa merasa dibantu oleh pihak DANA

        • Maka transfer aman pakai bank saja. Pasti nama penerima udah tercantum baru bisa transfer. Kemudian kan bisa baca nama penerima jadi tidak mungkin salah transger.

        • Dana tidak bisa memblokir duit orang kalau tidak ada indikasi kejahatan. Dan tidak bisa memblokir akun orang atas permintaan pribadi seseorang

    • Mudah mudahan anda tidak pernah melakukan kecerobohan seperti saya

      apakah Penerima juga bisa dibenarkan ketika menarik DANA yang bukan HAK nya????

      please Think before you commen ton this site

      • tidak, tapi apa salah nya DANA disini? tidak ada, itu uang anda kok bukan uang nya DANA, yang salah transfer bukan DANA juga, atas dasar apa DANA bisa blokir rekening nya orang tersebut? atas dasar anda minta? anda tipe orang yang berpikir dunia berputar mengelilingi dirimu sendiri kelihatannya

      • Nah jadi tergantung dr penerima,nunggu niat baik dr penerima, kalo ga ada niat baik dr penerima yang terima aja toh itu murni kesalahan anda buka DANA dan penerima. Nerima kesalahan sendiri itu memang susah...

  • Anda lucu, berharap sebuah perusahaan akan mengubah SOP hanya krn 1 orang saja.
    Cb posisikan diri Anda di penerima dana. Misal Anda menerima dana 30jt abis jual barang. Lalu pengirim pura2 lapor kl itu salah transfer, dan uang Anda langsung ditarik. Apa Anda ngga marah?
    Itulah mengapa utk pengembalian dana perlu kesepakatan 2 pihak, bukan salah satu aja.
    Tau darimana bank ato wallet apakah penerima itu berhak atau tidak berhak atas uang yg diterimanya. Apakah perusahaan bs baca pikiran orang?
    Anyway, sy turut simpati atas kejadian ini. Jika memang uang nya berati utk Anda, next time pastikan 2-3x nomor tujuan sebelum transfer. Jika nomor tujuan sering digunakan, simpan nomor agar tidak perlu input kembali. Usahakan trf ke rekening agar muncul nama sehingga bs minimalisir kesalahan.

    • JIka anda yg berada diposisi saya tidak mungkin anda bisa mngirim komentar seperti ini

      saya akuin ini kecerobohan saya...tetapi setidaknya pihak DANA setelah saya melaporkan harusnya bisa memblokir dana Sengketa ini agar tidak bisa ditarik oleh siapapun sebelum masalah beres

      Kasus Penerimaan gaji ..pembelian barang tidak bisa disamakan dengan kasus saya
      kasus saya pure benar benar kesalahan transfer

      Penerimaan gaji Hak orang tersebut karena dia sudah bekerja
      Pembelian barang pun sudah ada Akd pembelian yg sudah disepakati

      tapi kasus saya..kesalahan transfer yg bukan Hak sipenerima..mungkin disini anda bisa lebih jelas mengkonsumsi Keluhan saya terhadap DAna

      yang sya minta..DANA seharusnya memblokir dana yg saya kirim agar tidak bisa diambil oleh penerima

      • Setiap orang harus mengakui kesalahannya dan terima resikonya. Jangan urung uringan ke perusahaan yg punya SOP tersendiri. Sekarang anda haruslah menghubungi sih penerima agar mau berbaik hati mengembalikan. Omongan juga harus baik2. Itu kan sdh ada nomor hapenya ketahuan.

      • WKWKWKW
        orang yang begini nih..
        Dia yang salah, dia yang playing victim WKWKWKW
        LO YANG SALAH, BUKAN SALAH PENERIMA
        Terus acuan Lo penerima gak boleh makan uang Lo ?

  • Ambil HIKMAHNYA saja dari kejadian yg sdh terjadi,toh semua anda akui atas kesalahan anda sendiri...kedepannya lebih hati2,teliti sblm melakukan sesuatu.anggap sebagai ujian,agar lebih kuat,sabar.kl memang dana bs kembali berarti masih rejeki anda...

  • saya selalu heran sm pemikiran orang2 yg salah transfer akibat kelalainya tp nuntut pihak bank/penyedia jasa dompet digital untuk balikin dana yg salah transfer tsb. jelas2 itu murni akibat kelalaian dari pihak yg salah transfer. "dia yg salah tp ngatur2 pihak lain untuk balikin dananya".

    saya pribadi pernah salah transfer krn salah transfer ke paypal.nilainya jutaan dan bikin uring2an akibat salah transfer tsb. cara yg bs saya lakukan saat itu ya mencoba menghubungi pihak yg nerima dana saya melalui email. sejak kirim email, saya tuh selalu cek inbox apakah ada email balasan atau tidak. smp bbrp hari ga ada email balasan ya udah pasrah kl itu duit bakalan ilang. gak disangka ternyata email saya direspon dan dananya dibalikin ke paypal saya

    jd buat mbaknya,mendingan siap2in mental utk terima kenyataan kl itu duitnya ga bakalan balik

  • Kalau transfer biasanya nama penfirim dan penerima tercantum juga ada kolom keterangan maksudnya untuk apa transfer biasanya bank begitu . Biasakan pakai bank.

  • Yg jelas, sdh sesuai prosedur transfer tsb. Jd tinggal itikad dri penerima. Jk mengikuti kemauan anda, jgn" nanti setiap ada transferan pada komplen minta dibakikin. Repot deh

    • Itu sih tinggal berharap kebijaksanaan si penerima , apakah dia mau mengembalikan atau tidak , mungkin pihak DANA hanya bisa sebagai pihak mediasi antara pengirim dan penerima , mudah²an pihak penerima di buka hatinya untuk mengembalikan..

    • Sy bkn sembarangan komplein ya,smua bukti* sdh sy sertakan.trmasuk no akun dana sy dgn penerima hnya selisih 1 angka saja