Apa Maksud Permintaan Nomor Rekening pada Rubrik Opini Media Indonesia?

Pada Jum’at, 19 Agustus 2022, artikel opini saya berjudul “Kemerdekaan Ideologis” dimuat di Media Indonesia (https://m.mediaindonesia.com/opini/515939/kemerdekaan-ideologis). Sebagaimana tercantum dalam keterangan dalam rubrik Opini, bahwa selain data diri, kita diminta untuk menyertakan nomor rekening.

Yang saya pahami; setiap artikel yang dimuat akan mendapat honor. Namun, setelah saya tanyakan sebagaimana tercantum dalam Lampiran surat-menyurat dengan redaktur Opini di bawah ini, saya diinformasikan tidak disediakan honor.

Yang ingin saya klarifikasi:

Lalu, apa maksud permintaan untuk mengirimkan juga nomor rekening tersebut?

Hal ini sudah saya tanyakan ke Redaksi sejak 21 Agustus 2022, tapi hingga sekarang (4 September 2022) belum ada jawaban. Saya tanyakan ini sebab, rekan saya yang menulis dalam rubrik yang sama, Opini, tepatnya pada sesi Sabtu (hasil kerjasama antara Media Indonesia dengan PCINU Dunia), ternyata menerima honor.

Karena itu, tujuan saya menulis ini adalah takut ada kesalahpahaman antara anggota Redaksi dan – mohon maaf, semoga saja tidak – penyalahgunaan dari oknum tertentu.

Selain itu, yang ini sekedar saran, saya merasa prihatin; bahwa, sebagai kontributor Opini, saya tidak disediakan artikel Opini versi cetak/PDF. Saya tidak meminta seluruh halaman; namun hanya Opini saya saja. Padahal, permintaan seperti itu saya pikir sangat wajar. Sebab, selain bervisi sosial, saya kira Media Indonesia juga memiliki visi komersial. Apa iya permintaan sebuah artikel Opini versi cetak dari penulisnya sendiri juga tidak disediakan?

Terima kasih atas kerja sama dan responnya.

Muhammad Abdul Aziz
Lamongan, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Jika rekan anda pernah mendapat honor, maka berprasangka baik dulu saja dengan menyertakan rekening anda. Hal itu justru meminimalisir praduga anda, karena jika kolom rekening dikosongkan justru memicu penyalah-gunaan oleh oknum karena ada kesempatan.

    Ketersediaan bentuk digital PDF adalah kebijakan masing-masing penerbit. Anda toh bisa membuka kolom opini tulisan anda di website surat kabar bersangkutan dan menyimpannya sendiri ke dalam bentuk PDF, karena browser modern saat ini umumnya sudah punya fitur "Save As" ke dalam format PDF.

  • Siapp2. Makasih Mas. Btw, saya sudah mengerjakan no rek itu, Mas. Dan itu memang diminta. Pertanyaannya; untuk apa permintaan tersebut jika memang honor, katanya, tidak diberikan. Masalahnya adalah teman saya yang menulis rubrik serupa menerimanya. Ketika hal ini saya tanyakan, sampai saya mengetik ini, belum ada respon.

    Untuk yang PDF itu maksud sy versi koran, Mas. Kalau yg PDF dari browser memang bisa. Kawan sy lain yg menulis serupa juga pernah punya. Entah itu memang dia berlangganan atau memang dikasih. Apapun itu, yg kedua ini saran saja sih.

    Makasih, Mas.

Penulis
Muhammad