Surat Pembaca

Komisi Penjualan Afiliasi Tokopedia Selalu Digagalkan Tanpa Alasan yang Jelas

Selamat pagi,

Ini terhitung sudah ketiga kalinya saya berhasil melakukan penjualan dengan sebar link afiliasi Tokopedia, tapi tidak mendapatkan komisi. Saya mengikuti tahapan demi tahapan ketika menyalin link yang diberikan dari platform Tokopedia, kemudian saya bagikan ke berbagai channel media komunikasi yang saya miliki.

Kebetulan saya mendapatkan informasi dari orang yang saya sebarkan link tersebut, kalau mereka sudah membeli barang di platform Tokopedia dengan menggunakan link yang saya sebarkan.

Sudah saya tunggu lebih dari 2×24 jam komisi tidak kunjung saya terima. Untuk yang pertama kali, saya sudah ajukan komplain ke “Tokopedia Care“.

Di situ saya diinformasikan terdapat pelanggaran poin D 1. Di mana dalam pasal tersebut saya lihat ada beberapa butir pasal tentang pelanggaran. Saya bertanya kepada “Tokopedia Care“, pada butir berapa saya dianggap melakukan pelanggaran. Namun mereka tidak bisa memberikan informasi butir pelanggarannya. Aneh juga ya? Pokoknya melanggar. Yang dilanggar apa? Pokoknya melanggar.

Kemudian saya masih mencoba lagi untuk sebar link afiliasi penjualan melalui WhatsApp dan website yang saya miliki. Kejadian yang kedua kalinya, saya berhasil menjual menggunakan link afiliasi saya, namun setelah menunggu 2×24 jam, komisi tidak kunjung didapatkan.

Seperti biasa saya komplain ke “Tokopedia Care“. Yang saya dapatkan jawaban yang sama, merujuk pada poin D 1 dan saya juga tidak mendapatkan detail butir berapa yang dilanggar.

Kalau saya berkendara di lalulintas tanpa menggunakan helm, kemudian mendapatkan surat tilang karena melakukan pelanggaran, maka wajar, jelas peraturan dan ketentuannya: Saya melanggar peraturan lalu lintas karena berkendara tidak menggunakan helm. Kalau ini, sudah saya ikuti aturan mainnya, tapi tetap dikatakan melanggar. Ya pokoknya melanggar, tanpa dikasi tahu melanggarnya apa? Dan chat langsung diakhiri begitu saja, walau saya sebagai konsumen masih belum mendapatkan kejelasan.

Seperti inikah pelayanan yang diberikan oleh Tokopedia yang katanya cukup ternama itu? Hai owner Tokopedia! apakah kalian mengetahui dan menyetujui hal ini?

Karena saya sudah terlanjur menyebarkan banyak link ke berbagai media komunikasi, maka saya mendapatkan laporan lagi yang ketiga kalinya, kalau saya berhasil menjual barang menggunakan link afiliasi melalui website saya. Sudah dapat ditebak, setelah menunggu 2×24 jam, tapi komisi juga tidak kunjung didapatkan.

Lagi, saya komplain ke “Tokopedia Care”, tapi selalu sama pelayanan maupun jawabannya. Seolah pokoknya melanggar, cuma yang dilanggar apa ya lihat sendiri, tidak dikasih tahu secara detail apa yang dilanggar.

Lucunya, malah disarankan “Ke depannya agar tidak melanggar lagi ya Kak…”. Saya tanya lagi, supaya ke depannya saya tidak melanggar lagi, apa yang seharusnya tidak saya lakukan? Jawabannya seperti biasa: Poin D 1, tanpa diberi informasi detail spesifik pelanggarannya. Padahal maksud saya agar tidak terjadi kembali.

Jadi kesimpulannya, apa yang saya langgar? Saya sudah mengikuti tahapan salin link, kemudian saya sebar melalui WhatsApp dan juga website pribadi saya. Apakah sistem afiliasi kalian sudah berjalan dengan semestinya??

Tolong dong diberikan detail butir berapa pelanggarannya, dengan justifikasi yang masuk akal, berdasarkan tahapan demi tahapan yang sudah saya ikuti tahap demi tahap ,sampai link itu saya sebarkan.

Demikian dan saya tunggu informasi dari Tokopedia. Malu bang, dengan nama besarnya, kasihan pejuang receh seperti saya yang berusaha mencari tambahan penghasilan.

Arief Kurniadi Sugiharto
Depok, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Sebetulnya bisa ditebak sih.

    Cuma tim tokopedia tidak bisa membuktikannya karena tidak terbukti ada pelanggaran. Cs Nya cuma copas peraturan saja 🤣

    Namanya jg perusahaan MILLENIAL.

    • Luar biasa loyalitas anda bang, dan si ijo mmg kurang ajar, sdh di promosikan gratis, pas sdh ada yg beli, di angap curang,
      Jgnkan fee, kata terima kasih juga ga ada,
      Parah bgt, tp mmg ijo lagi goyang 16000 karyawan di PHK (GoTo) mungkin itu

  • Lha poin d sudah jelas kan ya? Transaksi dilakukan atas dasar persekongkolan bla bla bla.... Anda bilang sendiri ada yg beli lewat link anda dan memberi tahu anda kalau dia beli lewat link anda.

    Ingat, sistem bisa mengenali ip address, alamat dll, jika sama bisa jadi tidak sah. Dan yg membatalkan pun saya kira juga bukan admin manusia melainkan sistem.

    • Mungkin yg beli temannya pak.
      Karna bisa jadi kita sebar link, lalu di klik sama teman kita dan dia chat kita beli barang yg sama dg kita, sering begitu di oren juga teman pengen samaan sm yg kita punya.
      Sah sah aja kan, berarti kita jd sales nawarin ke teman, ga sekokol itu namanya

      • salah satu kemungkinan:
        pakai wifi yg sama
        perangkat yg sama
        akun pembayaran sama
        pernah beli dan kirim ke alamat si pembeli

        klo alasan/bukti pelanggaran, mungkin krn sdh tertera di ketentuan bahwa Tokopedia berhak menganulir tanpa memeberi tahu alasan pelanggaran nya.

    • Nah system ini yg kadang jadi bumerang, tanpa melihat fakta sebenarnya ,ujung2nya di anggap curang...

    • Kebetulan sy pny sendiri web afiliasi pny sy dan beberapa social media, yg beli itu tidak hny org yg sy kenal, krn sy bombardir di soc med dan web sy. Kebetulan aja ada org yg kenal sy, ngasi tau, udah beli dr situ. Disitu sy baru sadar klo trnyt selama ini ga ada yg masuk komisinya (trnyt hny yg komisi klik yg didapat). Oleh krn itu sy komplain. Dan sy ikut ratusan afiliasi tdk hny si ijo baik dalam maupun luar negeri

  • Sama seperti saya, sebar sebar link, teman belanja lewat link yg di sebar katanya pelanggaran, tokopedia maunya bagaiamana yaa?? Akhirnya saya unistal,

  • Logic pada sistem, jadi CS tidak begitu paham. Jangankan CS, developer saja kadang juga harus ngetrace juga kenapa dianggap melakukan kesalahan.

    Mungkin, buyer dan kakak, berada pada satu koneksi internet yang sama?

  • Sistem affiliatenya tokped memang tidak transparan/fair, tidak seperti shopee setiap ada klik order langsung masuk datanya walaupun transaksinya blm selesai.
    Pelitnya lagi, order hanya dr link produk yg di iklankan saja yg dapat, buntutnya gak ikut dihitung (produk lain yg dibeli dr toko yg sama melalui link tsb).
    Ini namanya marketplace lokal rasa penjajah 😄