Produk Dinyatakan Cacat oleh Pembeli dan Shopee

Produk yang dinyatakan cacat oleh Pembeli dan Shopee

Pada tanggal 12 Oktober 2022 pukul 21.20 kami menerima pesanan dengan no pesanan 221012884PWWHU berupa sebuah “BAGGEBO Meja tv, logam putih, 90x35x40 cm”. Tanggal 13 Oktober kami proses dan kami kirimkan. Dan paket diterima tanggal 14 Oktober 2022.

tanggal 15 oktober 2022 kami dichat oleh akun yang memesan produk tersebut (suaminya) kalau produknya ada yang miring dan di-wa oleh istrinya ke no wa kami.

Kami informasikan dan meminta kepada istrinya agar meminta tolong dengan orang rumah atau tukang untuk diluruskan dengan tang. Dan suaminya juga me-WA kami menanyakan bagimana dan kami informasikan sesuai dengan yang kami informasikan kepada istrinya melalui wa. Tetapi jawaban dari suaminya kalau istrinya sudah mencoba meluruskan tetapi tidak bisa karena bahan dari baja dan tidak ada tukang atau orang di rumah.

Lalu suaminya menanyakan apakah bisa diajukan pengembalian dan memberikan video saat unboxing-nya. Dari video unboxing yang diberikan oleh pembei kami baru mengetahui kalau istrinya yang mencoba merakit produk meja tersebut dengan obeng kecil.

Kemudian kami informasikan agar meminta bantuan tukang atau orang lain yang bisa membantu untuk merakitkan meja tv tersebut, tetapi suaminya menginformasikan kembali kalau tidak ada orang atau tukang yang bisa membantu.

Kami juga bingung mau me-reply atau menjawab wa suaminya bagaimana? Akhirnya karena pembeli (suaminya) juga sudah membuka keluhan di Shopee dari tanggal 18 Oktober 2022 kami merespons dengan hal yang sama memohon kepada pembeli agar meminta bantuan kepada orang lain atau tukang yang bisa merakit furniture.

Namun respons pembeli langsung marah marah dan menginformasikan kalau ada barang cacat kenapa harus pembeli yang memanggil tukang

Kami berusaha menjelaskan dengan memberikan gambar di mana papan yang pertama akan digabung dengan kaki dan papan yang kedua juga akan digabung dengan kakinya sehingga dengan dibaut dengan kencang juga akan masuk dan gabung antara papan dan kakinya.

Dan di diskusi itu juga kami memohon kepada pembeli (suaminya) agar meminta kepada istrinya untuk meminta bantuan orang yang bisa merakit. Tetapi karena tidak ada informasi lanjutan dari pembeli tanggal 21 Oktober 2022 kami ajukan ke Shopee karena kami pikir mungkin sudah meminta bantuan orang lain atau tukang untuk perakitan.

Tetapi pada tanggal 23 oktober 2022 mediasi Shopee menyetujui pengembalian produk ke kami dengan alasan Hal ini dikarenakan sesuai dengan bukti yang diberikan pembeli telah mendukung klaim yang diajukan dan penjual tidak memberikan tanggapan yang dibutuhkan tim mediasi Shopee hingga batas waktu yang ditentukan berakhir.

Di mana kami sudah mengupload video CCTV saat di-packing dan foto produk dari foto kami yang paling atas. Ini screenshot bukti yang diminta oleh Shopee.

Di sini kami juga bingung dengan pertanyaan yang diminta oleh Shopee “Apabila nantinya kami menyetujui pengembalian barang dari pembeli mohon informasikan kepada kami hal berikut: – Apakah penjual membutuhkan produk untuk dikembalikan atau tidak membutuhkan produk untuk dikembalikan?

Yang kami tanggap dengan informasi persetujuan pengembalian oleh Shopee apakah karena pertanyaan ini? Kami tidak menjawab karena kami juga bingung maksud dan tujuan Shopee mempertanyakan hal ini. Kalau kami menjawab tidak membutuhkan nanti apabila Shopee menyetujui pengembalian dana dan produk tidak dikembalikan karena informasi dari penjual tidak membutuhkan produk dikembalikan jadi dana dikembalian dan produk di pembeli begitu? terus kami pegang apa?

Dan kalau kami menjawab meminta dikembalikan nanti Shopee menginformasikan produk dikembaliakan karena persetujuan dari penjual. Jadi disini shoopee meminta kami menjawab bagaimana? kami jawab iya salah dan jawab tidak juga salah dan kami tidak menjawab juga salah karena Shopee minilai tidak ada tanggapan yang dibutuhkan oleh tim mediasi Shopee.

Melalui surat ini juga kami menyakan kepada pihak Shopee kami harus menjawab apa? karena pertannyaan ini bukan sekali dua kali tetapi setiap pengembalian di bulan oktober dan November ada pertanyaan ini tetapi sampai saat ini tidak ada jawaban baik dari CS Shopee maupun tim mediasi Shopee.

Apakah perusahaan sebesar Shopee mau menjebak penjual dengan membuat pertanyaan seperti ini? tujuannya apa? karena logika kami kalau anda menyetujui pengembalian dana pembeli sudah sewajarnya produknya dikembalikan ke penjual kecuali Shopee menolak pengembalian dananya. Jadi kami sampai saat ini tidak mengerti dan memahami apa tujuan dari pertanyaan tersebut?

Setelah kami menerima produk pengembalian dari pembeli, kami videokan saat unboxing dan kami rakit, kami tunjukan hasil rakitan produk yang menurut pembeli dan Shopee cacat. Video unboxing dan perakitannnya ada di link disini

Berikut foto hasil rakit kami:

Kami foto juga ujung ujung bagian yang menurut pembeli dan Shopee cacat

Dengan Video unboxing dan perakitan di atas dan foto diatas kami klik ajukan banding pada tanggal 27 Oktober 2022 dan pada tanggal 28 Oktober 2022 Shopee meminta bukti kepada pembeli dan tanggal 29 Oktober 2022 Shopee masih meminta bukti dari pembeli.

Dan pada tanggal 30 Oktober 2022 (Hari Minggu) pembeli menanyakan dikolom diskusi pada jam 10:28 dan pada Hari Minggu itu juga pukul 15:09 admin Shopee menyetujui pengembalian dananya.

Dengan alasan penjual telah menerima pengembalian barang dari pembeli dan bukti yang diberikan oleh penjual tidak mendukung pada klaim yang diajukan pembeli.

Kami sudah menghubungi pihak cs Shopee terkait permasalahan ini dan menanyakan yang menyetujui pengembalian barangnya kan admin Shopee kenapa penjual menerima pengembalian barangnya dijadikan alasan? Nanti kalau kami tolak paket pengembaliannnya, penjual juga yang disalahkan karena menolak paket dan diminta menghubungi pihak jasa kirim.

Kedua bukti yang diberikan penjual tidak mendukung klaim yang diajukan pembeli? Kami merakit produknnya dan memberikan foto 4 bagian yang menurut pembeli dan penjual cacat kalau memang masih cacat mohon ditunjukan cacatnya setelah perakitan sebelah mana? Tetapi via email dari mediasi Shopee tidak ada satu pun yang menjawab, mereka hanya menginformasikan kalau pengembaliannya sudah sesuai dan menyalahkan penjual agar dicek dulu produknya sebelum dikirim.

Kalau yang bagian agak bengkok tidak bisa dibaut ke kaki meja kami memahami dan mengerti karena papan meja nya tidak bisa dikaitkan ke kaki. Kami juga menanyakan ke pihak IKEA apakah produk ini bisa dirakit? Menurut mereka tidak masalah, pihak IKEA bisa membantu untuk merakitkan tetapi dikenakan biaya perakitan sebesar 199.000 rupiah.

Lebih dari 1 bulan kami menunggu informasi dan jawaban dari 2 pertanyaan kami diatas tetapi sampai saat ini tidak ada jawaban.

Dan kami sudah menghubungi pihak CS Shopee 6 kali by phone untuk menayakan permasalah ini sampai pada tanggal 22 November 2022 jam 17:28 kami dihubungi oleh pihak yang mengaku mediasi Shopee dengan bapak siapa kami lupa namanya dan kami tanyakan apakah bapak pernah merakit furniture beliau informasikan pernah.

Dan kami tanya apakah menurut bapak produk yang menurut pembeli dan Shopee cacat bisa dirakit? Beliau informasikan memang produknya agak sedikit cacat tetapi overall tidak masalah harusnya bisa dirakit dan Bapak tersebut menawarkan kami voucher iklanku sebesar 50.000 rupiah untuk permasalahan ini di mana kami tolak dan bapak tersebut menaikan menjadi sebesar 100.000 dan kami tolak juga, kami jelaskan kalau ini produk IKEA Bapak atau yang lain bisa cek berapa harga beli produk ini di IKEA.

Dimana harga kami jual hanya 312.100

Keuntungan tersebut belum dipotong dengan biaya star seller sebesar 3,2%. Anda bisa hitung berapa keuntungan penjualan 1 produk tersebut. Kami sangat keberatan kalau hanya diberikan voucher iklanku sebesar 100.000.

Dan di akhir percakapan Bapak tersebut akan mencoba membantu menghubungi pembeli dan menanyakan apakah pembeli mau mau produknya ya kami jawab terserah Bapak. Yang menurut kami seharusnya dilakukan di awal atau saat mediasi berlangsung kalau dana sudah dikembalikan mana mau lagi pembeli menerima produknya? Tetapi ya terserah Shopee.

Dan akhirnya keesokan harinya Bapak tersebut menghubungi kami kembali pukul 12.08

Di sana Bapak tersebut menjelaskan kalau pembeli sudah tidak mau produknya Kembali. Singkat cerita bapak tersebut menawarkan pengembalian dana sebesar 200.000 dimana kami menolak.

Karena kejadian ini bukan sekali dua kali tetapi sudah berkali kali, sekali atau dua kali atau tiga kali kami masih bisa terima pengembalian dana 50% dari harga produk tetapi kalau setiap kali ada permasalahan kami sebagai penjual ditawarkan opsi Voucher iklanku atau pengembalian dana 50% atau tidak seleruhnya ya kami selaku penjual juga berat, untuk kami hanya beberapa persen saja tidak seperti penjual besar yang keutungan bisa sampai 50% – 100% kami hanya mengambil untuk beberapa persen.

Seperti produk ini kan bisa dihitung sendiri berapa harga kami beli di IKEA dan berapa harga kami jual itu juga belum dipotong dengan biaya Shopee star seller, oleh karena itu kami keberatan dan menolak.

Pada sore harinya masih tanggal 23 November 2022 jam 15:20 kami menerima email berupa informasi bahwa Shopee tidak bisa memproses kendala kamu dikarenakan sesuai ketentuan Shopee. Pembeli berhak menerima yang berfungsi dengan baik (tidak cacat secara fungsi maupun fisik). Namun menindak lanjutin bukti yang sudah kamu berikan, saat ini kami memberikan opsi atas kendala ini berupa:

1. Kami akan followup bukti dari kami ke pembeli namun tidak menjanjikan adanya pelesapan dana.
2. Kami akan memberikan voucher iklanku sebesar 100.000 sebagai bentuk moral obligasi atas kendala ini.

Di atas adalah informasi dari email terakhir yang kami terima pada tanggal 23 November 2022 dari Shopee

Yang kami ingin tanyakan dari email ini dan kami juga sudah menghubungi pihak cs Shopee dari tanggal 23 November 2022 sore hari adalah statement no 1 fungsi dari mediasi untuk apa? Kenapa mediasi Shopee mem-follow up pembeli saat masih mediasi apakah mediasi hanya berfungsi pengembalian dana saja?

Semua bukti baik berupa video saat unboxing dan perakitan produk dan foto produk setelah dirakit di bagian yang dinyatakan cacat oleh pembeli dan Shopee sudah kami berikan. Kenapa pada saat itu tidak dicek terlebih dahulu baru dikembalikan dananya?

Kenapa baru sekarang tanggal 23 November 2022 (1 bulan ) setelah pengembalian dana mediasi Shopee baru mau memfolliow up ke pembeli? Lalu staff mediasi Shopee bekerja untuk apa? Apakah memang sudah menjadi prosedur Shopee yang penting dikembalikan dulu dananya kepembeli baru nanti ke penjual dinegosiasikan begitu?

Kami rasa hal ini bukan sebuah mainan ya, ini uang penjual bukan uang Shopee. Walaupun nilai uangnya tidak seberapa oleh Shopee tetapi bagi penjual kecil seperti kami itu besar. Statement no 2, siang harinya kami ditawarkan pengembalian dana maksimal 200.000 sekarang by email Anda tawarkan iklanku sebesar 100.000.

Di sini kami menilai Anda bercanda dengan permasalahan yang kami alami atau Anda tidak perduli dengan permasalahan kami atau bagaimana? Karena di sini sama-sama dari tim mediasi tetapi semuanya suka-suka Anda penyelesaiannya dengan alasan obligasi moral.

Kami di sini berjualan agar ada sedikit keuntungan untuk biaya hidup kami dan mambayar gaji karyawan tetapi kenapa Anda sebagai mediasi mengiformasikan atau menawarkan opsi penyelesaian suka suka Anda? Betul pembeli berhak menerima produk yang baik kami setuju itu dan kami sudah buktikan melalui video unboxing.

Kalau produk yang menurut Shopee ada pembeli cacat kami rakit tanpa ada masalah. Kalau menurut Shopee ada cacat silahkan tunjukan cacatnya di mana? Produk ini dipakai oleh pembeli sebelum dirakit atau sesudah dirakit?
Dari tanggal 24 November 2022 kami me-reply email di atas dan kami menghubungi pihak cs Shopee lagi.

Dan sampai saat ini kami membuat surat ini tanggal 6 Desember 2022 belum ada pihak Shopee baik email maupun TLP yang menghubungi kami lagi. Kami berharap melalui surat ini pihak manajemen Shopee bisa membaca terutama Manager Dispute Shopee.

Terima kasih media konsumen yang sudah memuat surat ini.

Charles Winarto
Tangerang

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Lah... setelah lihat videonya, itu dirakit bisa. Cacatnya dimana?
    Sepertinya pembeli blum bisa ngerakit sendiri

    • lagi lagi shop** ee ini MP paling cacat kayaknya di Indonesia slx banyak banget keluhannya masuk mulai dari pembeli hingga penjual kagak puas

      • Konsumen di lindungi HAK2 nya oleh UU PERLINDUNGAN KONSUMEN melalui LPSK...sdg PENJUAL jgn berNIAT cuma mengejar untung aza...hrs mengutamakan Pelayanan produk pelayanan penjualan dan pelayanan jasa pengiriman...Untung itu akan dtg sdri klo pelayanan2 dr penjual itu MEMUASKAN thd si PEMBELI...jadi bila PRODUK CACAT ato PRODUK Tidak sesuai yg oleh pembeli pihak penjual jg hrs sportif dan profesional utk menerima pengembalian barang jadi tdk sekedar mengejar untung aza...

      • Di sisi pembeli ngeliat brg cacat ya wajar komplain. Tp klo sbnrnya cacatny gak ngaruh ke fungsi barang, harusny gak ada masalah. Yg jd masalah kan menurut pembeli, akibat cacatnya barang, barang tsb tdk bisa terpasang sempurna.

        Kata TS ini sdh trjadi berkali2, apakah dgn brg yg sama & kendala yg sama? Klo iya, brrti TS perlu berbenah diri krn tdk semua pembeli berdiri di sepatu TS. Para pembeli kmungkinan takut jika memaksakan pemasangan akan berakhir dgn lebih merusak fisik barang. Beda dgn TS yg sudah tahu kekurangan barang, dan trik pemasangan.
        Jualan online utk barang rakitan mmg sedikit tricky. Dan tidak semua pembeli mau utk mengeluarkan biaya tambahan diluar apa yg penjual terangkan di deskripsi & gambar etalase penjualan karena itu jatohnya kelalaian penjual. Dan harusnya pembeli yang cerdas seperti itu.

        Kecuali, penjual ada mencantumkan kekurangan barang pada deskripsi serta trik pemasangannya dan menampilkan foto bagian cacat di thumbnail etalase.

        Saran saya utk barang yg cacat tampilan satu itu, buat etalase khusus, sebut rincian kekurangan barang, sediakan juga video cara pemasangan pada thumbnail, dan buat harga lebih murah dari yang berkondisi baik. ATAU bisa minta pengajuan refund atau minta tukar barang ke ikea krn kerusakan fisik lolos QC dr sana. Dan seharusnya bisa untuk ditukar y

        • Berkali kali bukan permasalahan produk ini dan kasusnya bukan seperti ini berbeda. Menurut anda mau dijula berapa ? Kalau berbeda sedikit dengan yg baru apakah pembeli mau membeli ? Harus berbeda jauh harganya baru ada pembelinya. Kami sudah tanyakan ke pihak ikea dan ikea menginformasikan bisa dirakit dan bisa dibawa kesini kami bisa bantu rakit tetapi perakitan di ikea ada biaya perakitan minmal sebesar 199rb

          • Yg bengkok apakah mudah untuk diluruskan sendiri? Lebih baik diperbaiki dulu sebelum dijual lagi dan jadi masalah yg sama di kemudian hari.

            Setahu saya IKEA memiliki kebijakan pengembalian barang selama 90 hari dgn syarat barang belum pernah dipakai dan kemasan masih asli. Memang sudah pasti rugi bensin / transport tapi lebih baik ketimbang susah dijual.

          • Nenden anda sudah cek video yg kami berikan ? Boleh ditunjukan cacatnya dimana ? Anda sudah cek paket pengembalian dari pembeli kondisinya seperti apa? Ikea tidak terima pengembalian apabila kardus pembungkus nya rusak. Opsi dari ikea dibantu perakitan dengan biaya 199rb

          • Anda bisa cek divideo apakah ada bagian yg kami luruskan ? Alat yg digunakan hanya obeng

          • Aduh jangan sewot atuh kakak 🤣🤣
            Aku tuh bukan dari shopee dan sebetulnya cukup simpati dengan kasus mu ini. Makanya saya ikuti terus. Tapi jujur kamu juga banyak kekurangan dealing dengan pembeli mu itu. Terutama video mu yg cuma menunjukkan proses unboxing dan proses merakit secara general. Kurang teliti dan kurang spesifik!

            Km dituduh barang yg km jual cacat. Mau membantah? Ya km juga hrs memvideokan spesifik di bagian yg dituduh bengkok oleh pembeli mu itu. Barang hrs berada di dalam posisi yg sama dgn foto bukti pembeli shg bisa diamati minimal selama 2-3 detik tanpa tertutup plastik.

            Kalo memang ada bagian yg bengkok kasat mata. Ya tergantung dari masing2 individu pembeli. Ada pembeli yg baik hati terima aja. Ada juga yg pokoknya gue mau kondisi harus 100%. Sisanya tergantung dari kepiawaian kamu nego, berkata2 untuk meyakinkan pembeli mu itu. Kalau gagal dan tetap diretur ya diterima aja dengan lapang dada. Namanya juga usaha. Menganggap pembeli tetap hrs menerima barang yg cacat walaupun bisa dirakit dan tetap fungsional itu salah. Mungkin bisa terjadi dalam jual beli offline tapi biasanya pembeli nego dulu sebelum membayar.

            Tapi kalau ternyata terbukti tidak bengkok. Ya km harus lapor ke shopee bahwa video dan foto komplain pembeli itu berpotensi palsu. Km dan shopee sudah tertipu. Pemalsuan video dan foto unboxing itu modus baru. Selebihnya ya km bisa menulis di media konsumen untuk membersihkan nama toko mu itu lengkap dengan bukti2. Titik segitu aja ya. Salam santai.

          • Anda cek videonya dari awal ? Sudah jelas paket yg kami videokan dari pembeli bukan ? Pembeli mengklaim cacat anda sudah lihat produk terakhirnya ? Bisa anda tunjukan cacat nya dimana ? Engga perlu nego nego om kita disini jualan cukup ditunjukan produk cacatnya dimana ? Mau nego bagaimana sama pembelinya kami sudah infokan mohon minta bantuan ke org lain atau tukang tetapi pembelinya tidak mau terus kami nego nego bagaimana ? Karena menurut kami memang bisa dirakit dan sudah kami buktikan kami rakit hanya dengan menggunakan obeng, apakah produk tidak terakit ? Kalau pas rakit kami tidak bisa merakit itu salah kami dan kami terima.
            Apakah setelah dirakit fungsionalnya berubah ? Apakah ada bagian yg kami rubah agar bisa dipas paskan saat perakitannya ?

          • Sprti yg sy tulis, jelaskan dideskripsi dimana kekurangan produk. Kalo nanya harga jual brp, ya jelas harganya pasti jatoh, prinsip dagang kan bukan selalu untung. Terutama utk barang yg sudah "dipegang2". Kalo masih bisa diputar itu duit, jual seberapa laku.
            Itu solusi krn sudah kejadian pengembalian.

            Ke ikea bkn utk nanya tp nuntut / komplain krn brgnya cacat dari sana. Yg hnya perlu dibuktikan adlah dmn letak cacatnya. Krn kamu adalah pedagang, jadi jelaskn ke mereka brg itu tdk bisa dijual, minta tukar. Jika mrka bralasan kardus rusak, ya kamu jgn terima hal itu begitu saja, krn ini masih hak kamu utk mnukar.
            Kan gampang, hanya perlu ambil sj dari kardus penukaranny kamu, dan kmu pake kardus yg lama.

            Apalagi mereka pintar mncoba mnarik uang dr hal lain pdhal brg dr mereka yg cacat harusny mereka yg tanggungjawab donk :D

    • TS menulis dan ada lampiran foto bagian yang bengkok (bungkus sudah dibuka) yg perlu diluruskan dengan tang sebelum bisa dirakit. Dan bagian yg perlu diluruskan ini ditulis terbuat dari baja sehingga pembeli mungkin perlu memanggil tukang. Ini yg menjadi alasan pembeli untuk memilih retur.

      Tapi dalam video lampiran TS tidak ada bagian yg perlu diluruskan. Apakah artinya pembeli berbohong?

      • bisa di cek divideo saat kami rakit, kami hanya menggunakan obeng aja tidak ada tang sama sekali, menurut kami tidak perlu di luruskan mengguunakan tang cukup di baut dengan kencang ke kaki meja pasti gabung om. tetapi karena pembeli menginformasikan tidak lurus ya kami infokan kembali bisa diluruskan dengan tang.

        • Sayang sekali. Harusnya dalam video juga ditunjukkan bagian yg bengkok tidak menghambat proses perakitan dan tidak kelihatan setelah barang selesai dirakit. Mudah mudahan video ini bisa membantu untuk transaksi berikutnya.

          • Dibagian akhir kami tunjukan semua ujung ujung yg menurut pembeli dan shopee cacat dan sudah kami foto juga

        • Uda ga kaget kalo tim resolusi sopi itu tololll & cacad....Tpi entah knpa perusahaan seolah mnutup mata oleh kinerja tim resolusinya..Ga ada keberpihakan ke penjual sama sekali.

          • Engga perlu keberpihakan sih om cukup dilihat bukti dari kami. Kami sudah rakit produknya kalau memang menurut shopee ada cacat kami terima silahkan ditunjukan aja dimana cacatnya

    • menurut kami jg sepertinya begitu gan, itu pertanyaan yang kami tanyakan juga ke shopee sampai saat ini tidak ada jawaban, jawaban dari shopee hanya menyalahakan ke penjual dengan alasan produk yang belum di rakit sedikit begkok beberapa derajat (Foto awal di atas yang dari pembeli), kami minta shopee tunjukan cacatnya dimana setelah kami rakit tidak ada jawaban.

    • Maaf dalam poin ini kayaknya masukan saya mengada-ada. Tapi terserah mau dibilang apa. Terima kasih sebelumnya.

      Bahwa tunggu Bapaknya atau suaminya pembeli pulang kerja baru bantu rakit bukan ibu atau istrinya.
      Tapi kan jadi soal kalo bapaknya/suaminya itu ada (kerja) di luar daerah/negeri.

  • Alasan gak ada tukang. Kan bisa minta bantuan ke tetangga, keluarga, atau teman dekat. Bisa juga tanya ada kenal tukang terdekat gak. Minta bantuan apa salahnya. Keluar uang dikit juga gpp lah.
    Sama halnya dengan kipas angin mini punya saya yang gak berfungsi kipasnya tapi lampunya ada. Tak bawa langsung ke tukang akhirnya bisa nyala kipasnya.
    Kalau perabotan ya pasti2 aja lah. Biasa beli ke toko offline ace hardware. Kalau online seller banyak yang jauh banget lokasi.
    TS sampai buat penjelasan panjang lebar begini. Heran sama shopee.

    • kami sudah mohon gan ke pembelinya agar bisa diminta bantuan baik di wa maupun di kolom diskusi tetapi tidak ada tanggapan dari pembelinya, menurut kami ke ace hardware juga sama gan kalau rak biasanya pasti ada perlu perakitan sedikit karena sekarang jarang produk rak yang sudah jadi.

      • sebagai seorang wanita, jujur saya termasuk tidak pandai merakit furniture. Karena itu, pernah waktu ayah sy sedang keluar kota bbrp hr, sy dan ibu beli rak lemari kayu, kami minta yg didisplay aja, yg sudah terakit waktu jalan2 ke IKEA. Awalnya kan mau dikasih yg baru msh dalam dus, tp minta yg didisplay aja soalnya bapak sedang nggak di rumah, gak ada yg bisa rakit. akhirnya beneran mobil dilipat aja kursi belakangnya supaya rak tsb muat di mobil wkwkwk. Menurut sy pembeli harusnya mikir kalo beli produk yg mesti dirakit, ada nggak org yg bisa rakit. Kebodohan pembeli yg merugikan penjual.

  • agan apa sdh info kalau perakitan nya mungkin cukup kompleks dan butuh bantuan ahli ? kalau sdh info , ini bs memperkuat posisi agan

  • Susahnya jual barang rakitan ya begini, ada kekurangan sedikit yang beli ga bisa ngrakit dan penjual juga berkeyakinan bahwa produk segel dari pabrik pasti udah lolos QC.
    Saya pernah sih seperti ini, sepeda rakitan. Garpu roda depan tidak simetris,ga bisa pasang roda. Sudah saya bawa ke tukang tambal ban yang kerjanya bongkar roda tiap hari juga ga bisa. Komplain ke penjual disuruh ke tukang servis sepeda khusus, trus apa gunanya beli online. Akhirnya suruh bawa ke tempat dia, saya keberatan walau sekota tapi Surabaya bukan kota kecil. Jaraknya 26 km dari rumah saya. Saya sudah inisiatif berani bayar ongkos tukang + transport kalau dia mau kirim tukang ke saya penjual malah ga mau dan nuduh saya ga pernah belanja online. Akhirnya saya komplain, malah ngancam ga bakal terima sambil maki² ,ga saya gubris karena saya percaya sama Tokped.
    Akhirnya balik duit, belum berhenti ngomel juga penjual walau udah selesai komplain. Saya blok aja beres.
    Ya resiko jual produk rakitan, ga bisa cek komponen satu persatu sebelum kirim.

    • setidaknya agan sudah berusaha coba meminta bantuan tukang kan, mungkin memang produknya yang bermasalah. untuk kasus kami bisa dicek di video unboxing dan perakitan kami apakah ada yang cacat ? kami langsung rakit produknya setelah dikembalikan kalau memang produknya tidak bisa dirakit dikami juga pasti tidak bisa dirakit kan. kami rakit hanya menggunakan obeng aja tidak perlu peralatan lainnya juga.

  • Ya kalau jualan tuh harus perfect 100 persen, dsn kalau ada pengajuan pengembalian barang dari pembeli terima aja, toh kan barangnya balik lagi.

      • Boleh-boleh aja, tapi kalau dikembalikan lagi ya terima aja, kan intinya barangnya tetap balik.

        • Penjual seperti anda yg membuat nama penjual jelek dan memang anda pikir produk dikirim bolak balik tidak ada resiko diperjalanan ?

          • Ya penjual seperti anda pembeli membeli barang baru dikirim barang yg sudah dirakit. Bikin susah penjual online lainnya. Kenapa anda tidak informasikan ke pembeli resiko beli online kenapa tidak beli offline ? Apakah seperti itu juga ?

        • Buat sope ⭐1
          Buat pembeli klo emang gak bisa merakit furniture ga usah sok 😍dasar pelit😆
          Buat penjual sabar🙏

  • Susah yah kalo ketemu pembeli yang ribet bin ruwet, dia yg ngga paham, penjual ketiban pulung nya, barang udah dibongkar eh ngga bisa dipasang malah dikirim balik, Shopee juga payah, ngga mediasi dulu sama penjualnya main terima aja komplain pembeli tanpa ada bukti kebenaran main balikin dana.........

    Kalo saya seh ogah digituin.......

    • Kalau istri saya bisa merakit paling yang berbahan plastik seperti rak sepatu tapi kalau besi nggak bakalan mampu. Hal ini mungkin bisa teratasi apabila yang merakit suaminya atau saudara pria.

    • Telat mikir pak. Anda pikir yg jualan di shopee tidak buka ijo, pink, biru? Konyol.

  • Sebenarnya sih pembeli enggak salah juga. Mungkin yang salah adalah cara anda sebagai penjual dalam menjelaskan dan menangani masalah pembeli. Jadi ya solusi yang ingin anda sampaikan tidak tersampaikan kepada pembeli maupun pihak shopee. Kedepannya sih tingkatkan lagi cara pelayannya dan mengatasi masalahnya.

    • mau pelayanannya seperti apa kak ? kami mohon kepada suaminya agar dicarikan bantuan tukang atau orang lain tetapi dia tidak mau, lalu kami harus bagimana ? kami sudah jelaskan juga dengan foto agar dibaut dengan kencang ke kakinya, juga tidak ditanggapin lalu menurut anda kami harus bagaimana ?

      • Sebetulnya km dapat kesempatan tp tidak digunakan. Gak defensif, komponen barang lengkap, instruksi manual tersedia, ada gak km tulis "kesalahan / kegagalan dalam merakit bukan resiko penjual"? Km gak persuasif, ada gak km tanya dan minta bukti pembeli kegagalan merakit bagaimana dan ada di sebelah mana? Terus km bossy nyuruh pembeli panggil tukang begitu aja. Gak heran dia marah2. Basa basi itu penting tau! Dan yg fatal pembelinya jauh lebih pinter dari km. Difoto bengkoknya jadi lebih dramatis terus minta retur. Eh kmnya malah salfok dan ikutan ingin membuktikan, aneh. Inget, yg klaim itu yg harus membuktikan.

        Ini bukan masalah kakak beradik berantem terus merengek minta papa mamanya memutuskan siapa yg salah siapa yg bener. Ini berjualan coy ada seninya. Mudah2an shopee berbaik hati mau me-rewind kasus kamu ya walaupun kemungkinan berhasilnya kecil.

        • yang merakit itu istrinya kami harus basa basi bagaimana ? kalau yang merakita pria kami masih bisa menuntun orangnnya untuk merakit karena yang merakit itu istrinya dan alat obeng disediakan tidak memadai, kami hanya ada 1 kata minta bantuan, anda cek di video kami merakit, kami pun harus meminta bantuan 1 orng untuk memegang papan yang ditengah apakah yang merakit cowok bisa merakit sendiri ?
          kalau si pembeli mau meminta bantuan dari tetangga atau siapa yang bisa diminta bantuan kami rasa engga ada masalah.
          Karena pihak shopee juga menyatakan produknya cacat ya kami buktikan produk pembeli kami rakit dengan hanya menggunakan obeng tidak ada alat lain, nah sekarang kami tanya produknya cacat dimana ?
          ini jualan online boss bukan sales keliling mau seni penjual bagaimana juga kalau toko sebelah lebih murah 1000 rupiah anda beli ditoko sebelah engga ?

          • Strategi ikea sudah bener 90 hari barang2 tertentu boleh dikembalikan asal memenuhi syarat. Gak perlu buka service center. Gak perlu tim support banyak2. Gagal rakit silakan datang sendiri. Mau refund boleh, mau dipasangin juga boleh, asal bayar. Enak.

            Lah kamu yg jualin produk ikea. Resiko barang, resiko pengiriman, support, basa basi itu jadi beban kamu semua. Untung gak untung itu urusan kamu.

            Sekarang km sibuk membantah setelah dirakit ternyata barang itu kelihatan baik2 saja. Ya sudah tapi mungkin sudah telat krn si pembeli uda males baca tulisan km yg itu2 aja. Salah sendiri kenapa waktu dikomplain melempem gak punya argumen? 🤣🤣

          • Memang sebelum barang diretur, km, shopee dan si pembeli ada perjanjian kalo km berhasil merakit dan cacat tidak kelihatan, si pembeli harus ambil lagi barangnya. Nggak kaa..n!

            Jangan pakai alasan dgn diskriminasi gender deh di sini. Banyak kok sekarang cewek yg terampil bisa pakai obeng.

          • anda sudah baca diskusi di kolom komplain dengan pembeli ? kami sudah jelaskan bahkan dengan gambar ada respons dari pembeli lagi ? bukan masalan gender aja dari cara dia memegang obeng aja udah tau, anda lihat obeng yang dipakai juga dong. sekarang pembeli dan shopee menyatakan cacat mau argumen apa lagi ? ya kami buktikan dengan merakit biar shopee yang menyatakan produk rusak kan bisa melihat apakah produk itu bisa di rakit atau tidak ? kalau kami hanya koar koar aja tanpa ada bukti rakit percuman juga engga ? itu harusnya jadi dasar pertimbangan shopee sebelum mengembalikan dana bukan hanya mengembalikan dana dengan alasan bukti penjual tidak menguatkan kalau kami tidak ada bukti merakit produk jadinya boleh mengklain kalau bukti penjual tidak menguatkan

          • Hadeh.. km ini polos banget sih. Begitu kamu minta si pembeli meluruskan dengan tang. Detik itu juga km dengan sukarela mengakui bagian yg dikomplain itu cacat. Setelah merakit sendiri baru km koreksi kalo bagian itu gak perlu diluruskan untuk merakit. Apapun marketplace nya, kemungkinan besar km akan berakhir dengan nasib yg sama. Krn keputusan retur diambil berdasarkan bukti2 yg ada saat itu dan km pun barusan ngaku sendiri gak punya argumen utk membantah.

            Kenapa bisa sampai teledor fatal spt itu? Karna km gak nguasain produknya secara keseluruhan. Ngaku aja deh.

            Km masih untung diladenin. Situasi akhir2 ini membuat shopee jadi lebih jinak. Coba dalam keadaaan normal, gak akan ada peduli dengan kasus kamu.

  • Tadi sore per jam 16:55 ada pihak shopee yang sudah menghubungi kami tetapi belum ada solusi tetap yang ditawarkan solusi yang diatas yg dari tgl 23 november sudah dibahas