Surat Pembaca

Tarik Tunai Gagal karena Mesin ATM Kosong, tapi Limit Kartu Kredit Tetap Terdebit

Saya Hendra, salah seorang nasabah kartu kredit BRI OVO U Card. Pada tanggal 29 April 2023 pukul 22.19 malam, saya melakukan penarikan tunai di ATM BRI Pekanbaru 1079-BRI UN CASH di Jl Syarief Kasim, atau tepatnya depan Pasar Lima Puluh Kota Pekanbaru.

Awalnya saya tidak tahu jika mesin ATM tersebut kosong saldonya (atau lebih tepatnya minus saldo). Biasanya saya tarik tunai kartu kredit OVO U Card saya (yang memiliki batas penarikan Rp1.800.000). Pada saat itu awalnya saya coba menarik tunai Rp1.800.000, tapi ditolak karena tertulis melewati batas saldo. Saya pikir kartu kredit saya bermasalah, lalu saya coba kembali Rp1.700.000 hingga Rp1.500.000, tapi masih ditolak karena dengan alasan yang sama.

Bingung, lalu saya keluar dan duduk di atas sepeda motor. Tiba-tiba masuk notifikasi dari aplikasi OVO U Card dan BRI Credit Card, bahwa saldo kartu kredit saya sudah terdebit Rp1.700.000. Saya masuk ke mesin ATM lagi, untuk mengecek mungkin uangnya sudah keluar, tapi ternyata tidak ada.

Lalu saya panggil sekuriti yang sedang bertugas malam untuk bertanya, kok kartu kredit saya sudah terdebit dan uang tidak keluar? Tahu jawabannya apa? Mesin ini sedang kosong, bisa ditarik tapi nominal standar atau di bawah yang mau saya tarik. Sembari menjelaskan ada nasabah lain masuk ke mesin ATM mau tarik dan keluar berhasil menarik uang ATM senilai Rp100.000.

Saya semakin bingung, kok mesin ATM kosong masih bisa dilakukan proses debit oleh sistem? Menurut sekuriti, ini bukan kali pertama terjadi dan kerap terjadi seperti itu. Namun sistem akan mengembalikan uang ke rekening atau saldo kartu kredit, apabila ditemukan tidak ada penarikan uang atau terbaca tidak ada saldo di dalam mesin ketika terjadinya sistem mendebit, begitulah kira-kira.

Saya bingung dan telepon call center BRI. Saya diminta menunggu 15 hari kerja atau bahkan bisa lebih cepat dari estimasi diberikan.

Permasalahan saya dari ini, sampai sekarang saldo kartu kredit saya belum kembali dan masih terhitung debit dengan status tertunda. Berdasarkan penjelasan sekuriti, hal tersebut kerap terjadi dan dalam hitungan menit saldo langsung kembali. Namun ini sudah 1×24 jam belum juga kembali. Kenapa harus kerap terjadi permasalahan seperti ini? Pihak cabang tidak peka dengan kondisi ini, seharusnya lebih meningkatkan pelayanan jika tahu di ATM tersebut sering dilakukan penarikan oleh nasabah.

Kerugian saya adalah waktu jika estimasi berhari-hari baru pengembalian dana atas kegagalan tarik tunai. Kekecewaan yang sangat-sangat kecewa, karena baru pertama kali mengalami hal serupa di mesin ATM, seolah-olah saya baru pertama kali melakukan transaksi banking.

Apa tindakan BRI atas keluhan ini? Kasihan dengan nasabah lain yang belum tentu mereka memahami sistem begini dan terkadang mereka yang masih gaptek terhadap teknologi. Seharusnya BRI sebagai bank besar mampu mengatasi permasalahan ini dan meningkatkan pelayanan lebih baik. BRI Link diperbanyak, tapi eksistensi pelayanan perbankan sejatinya masih jauh dari kata terbaik. Saat ini saya menulis pesan di Media Konsumen pada tanggal 1 Mei 2023, dengan keadaan saldo terdebit di kartu kredit saya belum dikembalikan dan saya harus menunggu yang tidak tahu kapan penyelesaian baru tercapai.

Tolong dengan adanya surat pembaca ini, Pihak BRI mau mendengar keluh kesah konsumen dan memperbaikinya. Saya juga berharap agar dana saya dapat secepatnya dilakukan pengembalian, jangan sampai saya harus membuat laporan sanggahan ketika dana terdebit tapi tidak ada penarikan tunai dijadikan cetak tagihan.

Terima kasih.

Hendra
Pekanbaru, Riau

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan PT Bank Rakyat Indonesia atas Surat Bapak Hendra

Sebelumnya kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Bank BRI dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak...
Baca Selengkapnya

Komentar

    • Itu mesin ATM memangnya gak tahu kalo duit nya sudah kosong ya?
      Bukannya kalo laci di dalam sudah kosong otomatis system nya lock?
      Lucu kan, kalo duitnya lagi tersedia, sistemnya bisa ngitung untuk keluarin tuh duit, tapi kalau duit udah kosong sistemnya nyelonong aja... yang keluar angin doang tapi catatan saldo berkurang.. hehheh :)

    • Sy pernah jg ngalamin pas narik duitnya ga keluar pdhl bru diisi, ada istilahnya apalah sy lupa, pertama sy telp cs bri tp masalah ga selesai akhirnya sy langsung dtg ke banknya dan duut kembali 4hari kemudian

  • Kalo saya sih biasanya misal transaksi gagal, biasakan cek saldo dulu buat memastikan transaksinya sudah ngurangin saldo atau belum. Misal terdebit, langsung bikin laporan lewat call center aja, kalo emang gagal dananya pasti balik lagi kok ke limit. Tunggu dulu aja proses laporannya, semoga cepet selesai ya

  • Namun ini sudah 1×24 jam belum juga kembali. Kenapa harus kerap terjadi permasalahan seperti ini? Pihak cabang tidak peka dengan kondisi ini, seharusnya lebih meningkatkan pelayanan jika tahu di ATM tersebut sering dilakukan penarikan oleh nasabah.
    Pny kartu kredit tapi ga ngerti aturan ny
    Mao transaksi batal atau apaun kk butuh proses..bisa e ngeluh2 saja..

    • Surat keluhan ini lebih untuk sekaligus edukasi ke nasabah-nasabah lain yang tidak mengerti sistem perbankan. Jadi antisipasi agar banyak pihak lebih berhati-hati. Dan pihak cabang juga bisa lebih melek dengan pelayanan saat ini. Karena kalau kasus serupa terjadi dengan orang yang tidak paham, kan kasihan kita lihatnya. Kita bisa bantu dalam sebuah penyampaian ya kita bantu sampaikan. Selebihnya mau ditanggapi negatif ya itu kembali lagi pada perspektif masing-masing orang.

      • kasus kyk gini koq pake diposting di MK segala.
        org klo srg baca berita pasti paham klo tarik tunai, trus uangnya gak keluar pasti saldo di mesin sdh hbs. solusinya ckp tlp cs bank yg bersangkutan. tunggu bbrpa hari pasti saldo kembali ke rekening. intinya gak usah kalang kabut. beda ceritanya klo kejadiannya sdh 1bln yg lalu. ini jg baru sehari.

        • kalo nariknya pake CC, baliknya kemana kira kira? Kan suda terdebit tuh?

          lantas mengadunya kemana Bang? Ke CS? LAMA... kadang g ditanggapi... Kalo ke MK cuzzzz sat set mereka kebakaran jenggot untuk klarifikasi.

  • Baru 2 hari kerja, ngga bakalan express itu limit balik, paling cepet 3-5 harian lah kalo ngga lambretta lamborgini itu jg. wkwkwkk...

    • Namanya kartu kredit, limit biasa kembali lama apalagi sudah di janjikan 15 hari, itu hari kerja loh, sabtu minggu tidak di hitung dan anda sudah komplain baru 1 hari menunggu. Ngak ada jaminan bank besar atau kecil rata2 aturan seperti itu prosesnya bisa lama

    • . g da uang kembali dalam beberapa menit klo masalah sistem eror..
      ini biasanya eror sistem..
      nt ketawannya saat dibaca sistemnya ma petugas bank baru dibuatkan laporan dan dikembalikan normal ke rek awal.
      makanya kadang bs cepat atau bs lama maksimal 14 hari kerja krna tergantung kapan sistem itu terbaca dan dilakukan tindak lanjutnya..
      setahu saya seperti itu..

  • Transaksi mesin ATM gagal, emang lama prosesnya, karena yg mengelola mesin ATM itu pihak ke 2 (Perusahaan Pengelola ATM), bukan bank'nya langsung. Jd kl ada masalah transaksi, prosedurnya lapor ke Bank, kemudian Banknya lapor ke Perusahaan Pengelola ATM yg nanti saat pengisian uang, petugasnya sll mengecek mesinnya, jika memang ada selisih uang di mesin dgn catatan transaksi mesin, maka akan lapor ke Perusahaan. Nanti Perusahaannya akan lapor ke Bank, baru d saldo nasabahnya direvisi. Begitulah prosedurnya, jd ga bs sehari dua hari selesai....he3x.

  • Tarik tunai, setor tunai bermasalah kok dr bank pelat merah beni & beri yak wkwkw

  • kalo menurut pengalaman ane, keterangan diatas hanya mengurangi limit, transaksi nya tertulis tertunda berarti menunjukkan tidak adanya proses transaksi penarikan atau pendebetan. dan hal diatas juga menunjukan tidak akan menjadi tagihan atas kartu kredit anda. hanya saja masalah limit akan kembali dlm waktu 14 hari kerja. saran saya jika anda membutuhkan uang tunai lebih baik ke agen gestune untuk manfaat dan hemat biayanya. (tarik tunai kartu kredit di ATM biayanya sangat besar)

  • Untuk penulis postingan ini, kita senasib bang...
    Tapi saya mau bertanya kepada Tinky Winky, Dipsy, Lala, Pooh, Sepuh...
    Apabila konsumen tidak sempat melapor ke CS atau datang ke bank, apakah saldo tetap dikembalikan? Mengingat bahwa tidak semua orang punya banyak waktu untuk lapor ke bank, dan tidak semua orang punya pulsa untuk nelpon CS, dan [mungkin] tidak semua orang menyadari bahwa saldonya berkurang/terdebit.