Surat Pembaca

Membengkaknya Meteran Pemakaian Telepon Rumah IndiHome Awal Bulan Ini

Pada tanggal 8 November 2023, saya memeriksa status pemakaian internet dan telepon IndiHome saya, dengan nomor: 12270329**70. Alangkah terkejutnya saya, karena di aplikasi MyIndiHome yang mencatat secara real-time, menunjukkan pemakaian telepon kami sudah mencapai 8.233 menit (8 ribu 233 menit) dan sudah melebihi kuota gratis 300 menit. Padahal sudah bertahun-tahun kami menggunakan IndiHome, tagihan selalu berkisar Rp330 ribuan. Yang artinya sangat jarang kami menggunakan telepon rumah biasa, sehingga pemakaian menit seharusnya tidak melebihi kuota 300 menit tersebut.

Kami laporkan via aplikasi MyIndiHome dan customer service Telkom Care, yang sekarang sudah berubah dengan alamat email cs@telkomsel.com (dua kali karena di aplikasi tidak ada pilihan komplain masalah umum mengenai sistem pencatatan Telkom yang error). Kami laporkan dengan menyatakan bahwa ada kesalahan/kekeliruan dalam sistem pencatatan real-time Telkom IndiHome dan mohon diperbaiki agar dimunculkan angka yang seharusnya secara normal.

Karena ini di awal bulan, masih tanggal 8 November. Apabila kami tidak buru-buru melaporkan, takutnya awal Desember 2023 ketika muncul rekening tagihan, kami diharuskan membayar Rp1 juta ke atas untuk penggunaan telepon. Padahal bukan kami yang menelepon sampai di atas 100 jam itu. 8.233 menit bila dibagi dengan 24 jam, maka tercatat ada yang menelepon non-stop selama 5 hari berturut-turut, sangat tidak masuk akal.

Namun customer service sama sekali tidak merespons dan hanya menjawab bahwa apabila bapak ingin mengetahui rincian telepon, maka customer service tidak dapat membantu lebih lanjut. Padahal siapa yang komplain ingin melihat rincian penggunaan telepon? Saya ingin meteran real-time itu dikembalikan ke angka yang sebenarnya.

Sayangnya laporan keluhannya dianggap selesai. Saya sangat kecewa dengan pelayanan customer service IndiHome yang acuh tak acuh dengan komplain pelanggan, dan sama sekali tidak membereskan masalah yang ada saat ini. Mohon diperbaiki di sistem komputer pusat Telkom yang melakukan pencatatan. Karena bagaimana mungkin beban penggunaan orang lain kok dihitung ke pulsa telepon kami? Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya.

Tjoa Fredy Harianto
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan perihal “Membengkaknya Meteran Pemakaian Telepon Rumah IndiHome Awal Bulan Ini”

Merujuk pada surat pembaca di Mediakonsumen.com pada tanggal 10 November 2023 oleh Bapak Tjoa Fredy Harianto mengenai membengkaknya meteran pemakaian...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Bisa cek di Play Store, mungkin ada update version terbaru pd apps MyIndihome .
    Apabila ada , dpt di update terlebih dahulu

    Aplikasi My Indihome seringkali tdk akurat utk indikator pemakaian berjalan. Jadi menurut saya diabaikan saja . Lagi pula tdk masuk akal angka durasi pemakaian berjalan tsb .

  • Padahal siapa yang komplain ingin melihat rincian penggunaan telepon? Saya ingin meteran real-time itu dikembalikan ke angka yang sebenarnya.

    coba ke plasa /grapari saja. mau dikembalikan tentu saja harus cek rincian dulu untuk membuktikan bahwa itu eror atau ada penyalahgunaan oleh orang lain

  • Minta printout ke plasa telkom atau grapari saja. Ntar kelihatan kok detail semua panggilan masuk dan keluar. Ada anak remaja kah ?
    Dulu pernah kejadian kayak gini, trnyata saudara saya tiap malam telpon pacarnya. Jaman HP Nokia dulu

  • Pertama kali harus minta rincian dong, itu telp klo bener ada yg pakai, yah pas jam berapa, telp kemana , berapa lama.

    Jadi itu bs buat pembuktian yg salah sistem telkom atau anda.

  • indihome saya tiap bulan ada biaya siluman tapi nilai nya sedikit/kecil antara Rp. 1.200,- s.d 2.000,- karena ditagihan selalu berbeda-beda padahal jarang sekali menggunakan layanan voice/telpon suara (karena hanya berbasis internet saja)

    kacau memang perusahaan plat merah ini, gak telkomsel gak telkom/indihome... bobrok dan banyak oknum bermain