Kategori: PengalamanSurat Pembaca

Terjerat Pinjol Sampai Sekarang Belum Bisa Bayar

Assalamualaikum,

Saya Ibu Lia Nurlia, saya punya pinjaman 6 aplikasi pinjol. Yang 5 sudah jatuh tempo, tinggal 1 lagi akhir bulan ini jatuh tempo. Awalnya saya selalu terima telpon dan balas wa, tapi setelah saya dapat wa ancaman dari situ saya tidak pernah angkat telpon ataupun balas wa/sms karena saya belum mempunyai dananya untuk membayar mereka. Jangankan untuk bayar mereka untuk makan pun sekarang saya agak kesulitan.

Saya takut DC dari pinjol datang ke rumah mertua saya. Karena tak ada 1 pun yang tahu, bahkan anak-anak saya pun tak tahu. Tolong bantuannya untuk bisa menyelesaikan masalah ini. Saya sudah putus asa takut punya pikiran ingin bunuh diri lagi.

Hutang pasti akan saya bayar tapi untuk saat ini saya benar-benar tak punya apapun untuk bisa membayar hutang-hutang itu. Tolong kasih tahu saya yang tahu solusinya.

Lia Nurlia
Surabaya

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Noerliea

Melanjutkan hidup demi anak"

Komentar

  • Saya juga terjerat di pinjaman online dan saya sudah coba melaporkan AFPI. Untuk yang terdaftar di OJK bisa dilaporkan ke mereka apabila sudah menghina atau menghubungi contact2 yang di telp sedangkan yang ilegal sekarang dilaporkan ke Bareskrim dan bisa melalui email asal memberikan id asli dan bukti-bukti yang dilampirkan. Jangan pernah bayar kalau tidak ada surat perjanjian keringanan dari pihak pinjaman online apalagi dengan nomor virtual akun yang diberikan oleh DC jangan mau karena ternyata pihak DC bisa buat akun virtual untuk dijadikan komisinya mereka dari perusahaan pinjaman online. Bunga dan nilai utang anda tidak berkurang. Saya sudah ketipu dengan 2 DC, katanya mau urus utang saya supaya bisa cicilan walau cuma 200-300 rb. Ternyata saat sudah dicicil, hitungan 7 sd 10 hari sudah berganti DC lagi dan beda lagi kesepakatannya. Kesepakatan awal tidak berlaku, DC pun dihubungi hanya read aja. Bilang saja ke teman-teman atau saudara-saudara kalian kalau ada yang menggunakan data kalian untuk nipu mengaku-ngaku menjadi DC. Foto KTP dan foto kalian bilang saja itu ada di medsos kok fotonya, contohnya sekarang daftar ojek online aja pakai foto KTP dan foto selfie. Saran saya, yang mau lapor ke bareskrim atau ke AFPI ayuk kita ketemuan di mana untuk sharing karena kalau via group FB atau WA ternyata kadang ada DC yang suka nyusup...

    • Boleh mnta n wa nya kak abuat sharing2 karna dimedsos mereka suka nyolong2

  • untuk yang ditawari pinjaman lagi untuk melunasi hutang, mohon jangan ya...apalagi individu yang tiba2 datang takutnya nipu soalnya udah banyak korban. Ohiya kalau kalian mau hilangin sedikit gangguan, cari di youtube , ada folder di dalam hp kalian yang harus di hapus selain hapus aplikasinya. Dan jangan tergiur tawaran pinjaman apapun karena kalau sudah dibersihkan dari Hp dan di download lagi otomatis data kalian akan kesedot lagi. DC juga punya group loh untuk saling bantu jadi benar-benar jalan yang bisa ditempuh untuk melawan mereka adalah melalui hukum. Tidak ada hukum yang bisa memenjarakan karena tidak sanggup bayar utang. adanya hukum perdata , selama kita ada niat bayar walau hanya 100 rupiah, mereka tidak bisa menolak. Tetapi untuk menghina, menyalahgunakan data kita tanpa seijin yang punya SUDAH PASTI ADA HUKUM PIDANANYA. Jadi untuk para DC siap-siap ya anda menghadapi hukum apabila masih menggunakan cara penekanan seperti yang sudah-sudah. Kita lihat saja apakah perusahaan anda mau mengurus anda para DC apabila sudah dipenjara atau terjerat hukum

  • Dear Konsumen,

    “URGENSI PERLINDUNGAN KONSUMEN”

    Pada hakikatnya, kedudukan pelaku usaha dan konsumen sejak semula tidak seimbang. Pelaku usaha memiliki kemampuan pengetahuan tentang seluk beluk produksi barang dan pemberian jasa yang melebihi tingkat pengetahuan konsumen dan juga kemampuan akan permodalan dan posisi tawar yang lebih tinggi. Ketidakseimbangan terjadi dalam hubungan kontraktual antara konsumen dan pelaku usaha yang ditandai dengan perjanjian-perjanjian sepihak yang sangat memberatkan konsumen. Perjanjian tidak seimbang menciptakan situasi dimana konsumen harus menerima begitu saja perjanjian yang telah disiapkan oleh pelaku usaha, atau jika tidak menerima konsumen tak akan mendapatkan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan (take it or leave it).

    Sesuai konstitusi, negara berkewajiban melindungi segenap warganya, menciptakan kesejahteraan umum, serta masyarakat yang adil dan makmur. Salah satu wujud perlindungan itu adalah pembentukan UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Guna menjamin tujuan tersebut tercapai, Negara melakukan intervensi terhadap hubungan kontraktual antara konsumen dan pelaku usaha yang tidak lain bertujuan untuk menciptakan hubungan seimbang antara konsumen dan pelaku usaha. Selain itu, UUPK juga bertujuan meningkatkan harkat dan martabat konsumen dengan menumbuhkembangkan kesadaran, pengetahuan dan kepedulian konsumen untuk melindungi dirinya. Pada akhirnya lahirlah apa yang disebut konsumen cerdas. Melalui UUPK diharapkan pelaku usaha semakin bertanggung jawab. Artinya pelaku usaha tidak lagi memandang konsumen secara sebelah mata, melainkan semakin jujur dalam memproduksi dan memasarkan barang dan atau jasa.

    Untuk memperkuat konsumen dan melahirkan konsumen cerdas, bersama ini perkenankan kami menyampaikan perkenalan dan undangan bergabung dengan Indonesia Consumer Protection (@proteksikonsumenindonesia), sebagai berikut :

    (I) Indonesia Consumer Protection (@proteksikonsumenindonesia) selanjutnya disebut “ICP” adalah komunitas konsumen secara terbuka yang bersifat nirlaba dan independen untuk membantu dan membela para konsumen Indonesia di Telegram.

    (II) Keberadaan ICP diarahkan pada usaha menerima laporan dan pengaduan atas pelanggaran hak-hak konsumen, meningkatkan kepedulian kritis konsumen atas hak dan kewajibannya, dalam upaya melindungi dirinya sendiri, keluarga, serta lingkungannya.

    (III) Visi ICP : Menguatnya posisi tawar konsumen untuk mengontrol pelaku usaha dan negara serta turut serta dalam keputusan untuk mewujudkan perlindungan konsumen yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.

    (IV) Misi ICP : memberdayakan konsumen dalam:

    1. Memperjuangkan terwujudnya sistem politik, hukum, ekonomi, dan birokrasi yang berlandaskan perlindungan konsumen.
    2. Memperkuat partisipasi konsumen dalam proses pengambilan dan pengawasan kebijakan publik dalam perlindungan konsumen.

    (V) Dalam menjalankan misi tersebut, ICP mengambil peran sebagai berikut:

    1. Memfasilitasi penyadaran dan pengorganisasian konsumen di bidang perlindungan konsumen.
    2. Memfasilitasi penguatan kapasitas konsumen dalam proses pengambilan dan pengawasan kebijakan perlindungan konsumen.
    3. Mendorong inisiatif konsumen untuk membongkar kasus-kasus anti perlindungan konsumen yang terjadi dan melaporkan pelakunya kepada penegak hukum serta ke masyarakat luas untuk diadili dan mendapatkan sanksi sosial.
    4. Memfasilitasi peningkatan kapasitas konsumen dalam penyelidikan dan pengawasan perlindungan konsumen.
    5. Menggalang kampanye publik guna mendesakkan reformasi hukum, politik, dan birokrasi yang kondusif bagi perlindungan konsumen.

    (VI) Kerja-Kerja ICP :

    1. Kampanye Publik Perlindungan Konsumen

    ICP memiliki strategi komunikasi yang tepat sehingga pandangan-pandangan ICP secara lembaga terhadap perubahan perlindungan konsumen secara politik, sosial, dan hukum di Indonesia dapat dipublikasikan dan juga mampu dipahami oleh konsumen baik itu secara offline maupun online.

    2. Investigasi Perlindungan Konsumen

    Tugas utama investigasi perlindungan konsumen adalah mengelola kasus perlindungan konsumen yang dilaporkan konsumen dan memberikan panduan bagi konsumen agar laporan kasus tersebut bisa dilanjutkan kepada penegak hukum dan lembaga terkait. Selain itu memberikan kajian berupa penilaian kinerja aparat penegak hukum dan lembaga terkait yang dilakukan setiap semester berupa hasil tren perlindungan konsumen.

    3. Riset Perlindungan Konsumen

    Negara sering tidak berpihak kepada Konsumen. ICP melakukan pemantauan dan advokasi terkait kebijakan negara atas perlindungan konsumen. ICP mendorong pembuatan peraturan-peraturan yang berpihak dan melindungi konsumen.

    4. Hukum dan Monitoring Peradilan

    Penegakan hukum di Indonesia belum sepenuhnya bekerja dengan baik bagi keadilan konsumen, praktek peradilan yang korup juga sering terjadi di ruang-ruang pengadilan. ICP menjalankan tugas pengawasan terhadap berbagai lembaga penegak hukum, hingga mengawal berbagai produk hukum yang relevan dengan perlindungan konsumen.

    5. Penggalangan Dana Donasi Konsumen

    ICP adalah sebuah komunitas konsumen. Untuk menjaga independensi sekaligus meningkatkan rasa kepemilikan konsumen dan menjaga keberlangsungan program, ICP membuka peluang donasi konsumen. Dengan memberi bantuan finansial kepada ICP, konsumen dapat turut serta dalam kerja-kerja perlindungan konsumen.

    Agar komunitas tetap membantu dan ramah, semua anggota harus mengikuti aturan ini:

    Aturan umum:
    ~ Tidak ada promosi
    ~ Bersikaplah hormat dan jangan saling menghina.
    ~ Jangan teruskan dari saluran lain
    ~ Jangan mengirim tautan saluran / grup di luar jaringan ICP.
    ~ Hanya terkait dengan topik grup.
    ~ Jangan mengirim pesan ke admin secara pribadi kecuali itu terkait dengan mengelola grup.

    Bergabung dengan ICP di Telegram:
    https://t.me/proteksikonsumenindonesia

  • Danarupiah, tunaikita, finmas, doit, cashcepaat, pinjam duit, pinjam yuk, kassaya, dolang, duitplus, pinjammanplus, pohon emass, gobantu, petiruang, duittepatproo, danamalaikat, usaku, lemon bahagia, habisskan uang, kartu sulap,kreditku, dana anda, dana umat, flash plus, kartu penolong, cashtunai, gohidup, akulaku, homecredit itu smua apk yg menjerat saya kak, itu yg tdftr diojk yg mna aja ya kak,
    Share wa atau email kak, buat sharing2
    Krna sya stres bngung mau ngadepin kyk gmna lagi😕😕

    • @mba vania veronica untuk aplikasi mba ad bbrpa yg terdaftar di ojk jika dc menagih tdk sesuai aturan laporkan sj tp ad screenshoot wa atw sms ny buat bukti tp biasany klo yg tedaftar di ojk dc bs dateng k rmh tp msh bisa d negoin ko

      • Btw, bisa sharing dong penampilan DC pinjaman online yg dtg ke rumah itu biasanya penampilannya seperti apa? Berpakaian santai, atau berpakaian layaknya seperti seorg kantoran, keluarga saya tdk tau kalau saya ikut pinjol gtu, gak tau dah jadinya kalau misalnya keluarga saya tau, saya hanya berniat utk menyelesaikannya seorg diri walaupun dicicil...

        • Sama mbak sy jg berharap keluarga jangan sampai tau, kasihan, beban mereka sendiri sudah banyak, semoga masalah pinjol ini bisa selesaikan tanpa melibatkan keluarga meski pontang panting

      • Ya mngkin kurang lbh 9 apk mb tp gatau jga saya 🙁 dn sy jg bngung krn blm ada uang sma skli sy tkut

  • Untuk dc biasany sih rapi ni skdr info aj buat smua temen temen.. Biasany mrka untuk pinjol ilegal gak akn pernah bisa bayar dengan cara di cicil tp hanya perpanjang tenor dan itu sm aj kita bayar bunga dan gak akan pernah bisa lunas ni sy kebetulan ad temen yg ternyata dy adalah mantan DC dr salah fintech ilegal memang dy tdk mau d sebut namany dy bercrita kepada sy karena dy sering mendapatkan keluh kesah dr sahabat teman dan bahkan ad saudarany yg menjadi korban pinjol mkny dy resign dr perusahaan itu dy mrsa tertekan d kantor dan bahkan blon lagi d rmh wa pribadiny yg banyk curhat sm dy ternyata tdk hanya dy juga dengan rekan kerjany mrka sbnrny tertekan tp karena kewjiban d kerjaan d luar jam kerja mrk pun tetp tertekan karena nasib dr orang2 yg mrka kenal klo mnrut dy bukan berarti kita tdk bertanggung jwb dengan hutang tetapi klo untuk mematikan dan memberhentikan fintech ilegal y dengan cara kita jangan membayar kan pastiny bangkrut dan jika sdh d sebar data kita lawan menganggap hutang lunas dengan catatan kita memiliki bukti perkataan itu misal lewat wa jika mrka ancam menyebar data dan menhubungi kontak kita anggap lunas.di screenshoot.tetapi kata beliau tdk smua dc brani lakukan itu hanya skdr ancam karena mrka takut jika lkukan itu kita sbgai nasabahny akan melapor karena perusahaan tdk akan menangung mrka jika mrka smp d tangkap kepolisian tp ad juga yg brani menyebar fitnah krn tekanan danbternyata hampir smua dc merasakan tekanan tak jarang kata dy sdh bbrp DC yg sekantor sm dy banyakbresign mkny jangan takut jika kita bener melawan DC pinjol karena kita d lindungin hukum jika mrka melakukan sebar data. Fitnah. Dan etika mrka tdk baik ni skdr info aj untuk temen temen dan jika melakukan negosiasi jangan lah dengan dc atm individu yg datang k rmh krn tdk d anggap sah biasany smoga ni sdkit masukan untuk kalian smua tetp semangat krn sy juga salah satu dr korban pinjol

    • Saya sampai bingung kdg awalnya mereka nagih baik, ...tpi kita gak tau kondisi keuangan kita kdpnnya , misalnya mau kita pakai byr pinjol, ee tiba2 kita sendiri kena masalah keuangan entah sakit atau keperluan mndesak, kata2 mereka lgsg brbh agak kasar, dengn ancaman akan kirim data ke dc lapangan atau menghubungi kontak darurat. Kdg buat saya stress, nti klo bilang ya ya..pasti dibilang jgn iya iya bayar hutang anda, , smntara bunga bertmbh, mau pinjem temen pastinya nmbh hutang jg..stress diteror mulu..apa perlu email kita di nonaktifkan biar mereka gak bisa sebar data..mungkin ada solusi gimana cara hadepin teror dc,,

  • Saya juga mengalami hal yang sama,
    Tolong donk gimana caranya membersihkan itu semua??
    Saya udh hapus aplikasi semua,
    Tapi tetap aja semua dihubungi
    Gimana caranya?? Bantu saya donk

  • Saya juga sama kaka mengalami hal yg sama..
    tolong masukam saya ke grup ny ka ..ingin sharing

    • Saya gak punya group buat itu kak, saya yg ada cuman 4 aplikasi tapi ada satu yg benar benar menyebarkan data seluruhnya, saya pengen bayar tapi Krn saya baru banget kerja belum gajian
      Padahal cuman 1,5

  • Woles teman2...saya 23 aplikasi semua gagal bayar...sudah 5 bulan gagal bayar. Awal2 saya takut dan panik Sampe daftar di Kofin dengan sejumlah uang 1 juta yang saya dapat dari hasil minjol. Tapi seiring berlalunya waktu saya pintar sendiri menghadapi DC sambil menunggu proses Kofin yang sangat lama hampir 2 bulan lebih malah mau 3 bulan, keburu DC lupa sama hutang saya hahahahahaa.. saya hanya bisa menertawakan diri saya sendiri karena benar kata bijak..tidak ada yang bisa merubah nasib kita sendiri kalau bukan diri kita sendiri. Bukan orang lain atau organisasi. Satu jutanya sudah saya ikhlas kan karena tidak.bisa REFUND... Alhamdulillah saya sudah menata kembali hidup saya yang kemarin diobrak Abrik oleh pinjol...salam galbay. Intinya DC mah cuekin aja...lawan...jgn takut...semua cuma gede bacot padahal cuma koar2 doang....
    Good night...

    Dear Kofin....kalau bisa balikin dong sejuta saya...ikhlas ga ikhlas sih....kalau bisa separuh juga GPP....

  • Saya punya tunggakan ke kredit pintar 700ribu lebih tapi saya di ancam ancam seolah olah saya pinjam 700juta saya d ancam ini itu yng membuat saya jadi kepikiran terus,solusinya bagaimna ya saya telat 1minggu

    • saya jg kemarin diancam mau disebarkan data saya dan bakal dihubungi kontak" saya sama dc lemon bahagia. cuma pas dia nagih saya tanya namanya siapa dan minta bukti yg bisa menunjukkan kalo namanya bener tersebut. kalo nggak bisa nunjukin saya ga akan bayar. akhirnya diem ga ada nelp/wa lg

Artikel Terbaru

  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Transfer Uang Melalui DANA, Sudah Sebulan Status Masih “Pending”

Saya sebagai salah satu pengguna DANA merasa sangat kecewa dengan DANA, yang belum mengembalikan uang saya yang ter-pending sejak tanggal…

59 menit yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Layanan JNE Buruk

Tanggal 19 Juni 2019 saya memesan via online dengan kurir JNE reguler, dan diproses di JNE Tangerang, nomor resi: 543250003551119.…

1 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Kurir JNE Tidak Beres

Saya belanja di Shopee, pengiriman dari luar negeri, kurir pakai JNE. Namun baru kali ini saya dikecewakan oleh JNE. Memang…

2 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan CIMB Niaga atas Surat Bapak Nico Susanto

Dengan hormat, Sehubungan dengan surat Bapak Nico Susanto yang berjudul: “Permohonan Reschedule Kartu Kredit CIMB Niaga” (Mediakonsumen.com, 20 Juni 2019),…

3 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan CIMB Niaga atas Surat Ibu Yuwince

Dengan hormat, Sehubungan dengan surat Ibu Yuwince yang berjudul: “Kecewa dengan Kebijakan Keringanan Pembayaran Kartu Kredit CIMB Niaga” (Mediakonsumen.com, 13…

3 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan JNE atas Surat Bapak M. Rimba S

Sehubungan dengan surat pembaca yang telah dimuat di Mediakonsumen.com pada tanggal 24 Mei 2018 berjudul “Pengiriman JNE Reguler Lebih dari…

3 jam yang lalu