Surat Pembaca

Dealer Motor Honda Menolak Kupon Perawatan Berkala (KPB), Status Tiba-tiba Selesai Servis

Dari rumah saya sudah booking untuk servis sepeda motor saya, melalui aplikasi Wanda (Wahana Honda). Kemudian saya diarahkan ke dealer terdekat dari rumah saya, yaitu Irama Jaya di Jl. Kapten Tendean. Ketika saya sampai dealer tersebut, bosnya bilang saya sudah tidak ada servis gratis.

Padahal sebelum saya sampai di dealer tersebut, masih ada KPB IV untuk gratis servis motor saya. Namun ketika saya sampai di sana, malah dibilang tidak ada KPB gratisnya. Padahal saya sudah kasih tahu kode booking saya dan sudah dikasih tahu bahwa di aplikasi masih ada KPB IV gratis servisnya,

Kemudian saya minta tolong agar dihapus status servis saya ini, karena saya gak jadi servis di sini. Lalu bosnya mengecek hp saya dan menghapus melalui aplikasi Wanda saya. Saat saya pulang ke rumah, tiba-tiba ada notifikasi bahwa motor saya sudah selesai diservis dan disuruh konfirmasi klik tombol selesai servis. Saya tidak mau menekan tombol tersebut, karena saya tidak jadi servis di dealer tersebut.

Anehnya pas di awal, saya disuruh bayar normal biaya servisnya. Kayaknya itu dealer maunya duit cash saja dan tidak mau model konsumen yang masih ada KPB gratis servisnya. Saya sudah laporan melalui aplikasi Wanda, tapi hanya disuruh menunggu dan menunggu saja, lagi berkomunikasi sama pihak dealer tersebut. Namun sampai sekarang gak ada kabarnya nya lagi.

Bagaimana ini Astra Honda? Konsumen tidak servis, tapi kuponnya tiba-tiba hilang di dealer tersebut. Daripada merusak citra Honda, mendingan ditutup saja dealer tersebut.

Zurais Alkorni / Tasnim
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan perihal “Dealer Motor Honda Menolak Kupon Perawatan Berkala (KPB), Status Tiba-tiba Selesai Servis”

Merujuk surat pembaca di Media Konsumen pada tanggal 8 April 2024 oleh Sdr. Zurais Alkorni/Tasnim mengenai dealer motor Honda menolak...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • brati tempat itu menipu anda. mereka dapat untung dobel, bayaran / transferan dr aplikasi, dan masih terima pembayaran tunai juga dr anda.

    kalo emang gak bs dipakai seharusnya dr aplikasi sejak awal jg tidak akan muncul.

  • Memang ribet skrang mending dulu pake kupon kalo gak jd servis bisa dibawa lagi kuponya ke tempat lain

    • Ini niatnya keren pake aplikasi malah bikin ribet Honda emang. Saya bawa motor bapak saya utk service katanya harus pake aplikasi. Trus sama penerima servicenya bilang "tanya aja passwordnya". Jadi sy harus download di hp saya (sy ngga punya motor honda), terus masukin no hp bapak saya dan login pake password bapak saya. Ini kan berarti mereka menyarankan password diberikan kepada orang laen. Aneh, diluar nalar. Pas saya tanya apa bisa dicek di sistem dengan nomor polisi apa status service motor bapak saya (uda service apa aja dll), malah ngga bisa cuma bisa dicek di app. Lah gunanya sistem mereka apa.