Jebakan Tagihan KTA DBS

Saya ada KTA selama 3 tahun dari Feb-17 s.d. terakhir Jan-2020. Dan transfer terakhir tanggal 20 Januari 2020 (jatuh tempo setiap tanggal 23). Selama ini saya merasa sudah lunas & tenang.

Tanggal 22 saya hubungi CS DBS utk meminta surat pelunasan tapi dibilang nunggu dana kliring proses 3 hari (lalu saya abaikan sampai +/- 2 bulan). Tiba-tiba kemarin 17 Maret 2020 ada yang WA bahwa saya masih ada tagihan DBS Rp3,6 juta. Lalu saya sampaikan bahwa saya sudah selesai. Tapi dibilang kemungkinan ada keterlambatan karena biaya keterlambatan Rp250 ribu/hari. Dan jika ingin lebih jelas saya diminta datang ke kantor DBS Juanda.

Lalu bagaimana saya bisa tahu kalau selama ini ada biaya keterlambatan jika tidak ada informasi ke saya bahkan ketika di tanggal 22 Januari saya hubungi, CS pun tidak menginformasikan bahwa saya masih ada denda yang harus dibayar.

Saya merasa dijebak oleh DBS karena tidak menginformasikan dari awal tetapi menunggu tagihan bengkak Rp3,6 juta baru dia tagih. Sangat mencekik nasabah dan tidak profesional!

Dirto
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdr. Dirto

Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mediakonsumen.com. Melalui surat ini, kami...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Dbs emang gitu cara kerjanya.., sya thn 2017 pernah apply juga, aplikasi 60jt di acc cuman 13 jt,tdk diberi wellcome note, tdk diinfo denda, tgl jth tempo cuman lewat sms 1 bulan pertama, februari hrsnya lunas, pas saya call ke cs diinfo kalau masuk ke collection, dan pas saya tanya katanya denda 5jt lebih..padahal saya pernah terlambah hanya 2 atau 3 hari saja, selain itu on time dan saya minta record payment tdk diberi....emang DBS BERENGSEK, BANK PENIPU

    • saya sedang mengalaminya sekarang kak.. saya tanya pokok sudah lunas beserta cicilan. tiba-tiba saya sekarang mesti bayar 6 juta denda keterlambatan. padahal di sms cuma mesti bayar 250 ribu untuk setiap keterlambatan. rupanya sewaktu saya hubungi. denda keterlambatan itu bukan 250 ribu untuk setiap bulan angsuran tapi SETIAP HARI dikenakan 200 ribu. LUARBIASA..

  • kta DBS tu emang di ragukan tidak sesuai dengan yang di ucapkan,saya pun telpon call center nya selalu di oper oper,di email tidak pernah di bales,ga punya sop kayanya tu bank!

  • Untuk setiap pembayaran cicilan terakhir untuk berikutnya kita memang harus aktif tanya cicilan terakhir kena berapa karena mungkin selama proses pembayaran cicilan ada keterlambatan dll. Saya pernah di danamon bahwa cicilan terakhir ada penambahan biaya admin sebesar 7rb. Jadi kalo saya bayar tanpa 7rb tsb maka saya akan kena denda keterlambatan. Tapi kalo melihat cerita di atas sampai kena denda sebegitu besar maka ada kemungkinan ada peraturan OJK yang di langgar oleh pemberi pinjaman.