Beli Rumah di The Sun Gardens, Harga Sudah Termasuk Pajak, Ketika Sudah Dilunasi Langsung Dikirimi Biaya Rincian Pajak

Saya mau melaporkan permainan oknum-oknum developer perumahan The Sun Garden yang sangat merugikan saya sebagai konsumen. Sedikit saya jelaskan kronologi jual beli rumah yang saya alami dan semoga tidak terjadi kepada yang lainnya dan supaya lebih berhati-hati waktu membeli rumah.

Jadi pertama saya ketemu dengan sales developer tersebut, dia bilang harga rumah sudah termasuk biaya PPN. Dalam surat SPR tersebut juga tertera keterangan bahwa harga jual BELUM Termasuk BPHTB, Balik nama, Pajak, akan tetapi kata “BELUM”nya dicoret, sehingga menjadi harga jual termasuk BPHTB, balik nama, pajak, seperti gambar di bawah ini:

Permainan developer perumahan.

Akan tetapi dalam kurun waktu 1 tahun, rumah tidak dikerjakan dan saya dikasih surat supaya melunasi biaya pajak untuk realisasi, foto tertera di bawah ini:

Dalam perjanjian awal dengan sales dan SPR semua sudah jelas harga sudah termasuk pajak, tapi kenapa saya diminta melunasi pajak lagi? Apa ini namanya bukan pembodohan dan penipuan dalam jual beli rumah?

Sampai sekarang ini sudah berjalan dalam jangka waktu 2 tahun, rumah pemesanan saya terbengkalai. Saya hubungi pihak developer saling lempar satu sama lain. Ketika saya datangi, saya hanya disuruh menunggu tidak ada kejelasan, minta kontak yang bertanggung jawab tidak dikasih, minta kepastian tidak dikasih, sedangkan saya harus kontrak rumah terus menerus untuk menunggu ini.

Anehnya lagi, sudah banyak rumah yang sudah jadi dan sudah banyak juga penghuninya. Bahkan ada yang beli rumah sebelum saya sudah jadi rumahnya dan sudah serah kunci. Saya mohon untuk pihak Perumahan The Sun Garden, khususnya developer Jaya Terra untuk merespons surat Media Konsumen saya.

Sampai kapan saya harus menunggu kepastian? Apakah karena biaya pajak tidak saya bayar sehingga rumah saya tidak di kerjakan? Jika itu alasannya, saya sesuai perjanjian pertama saya dengan sales dan kedua perjanjian SPR yang jelas menyebutkan harga sudah termasuk pajak. Tolong kerja sama yang baik, tolong jangan merugikan kami para konsumen.

Kepada para pembaca, bagaimana langkah yang harus saya tempuh untuk masalah ini? Mohon tanggapannya. Terima kasih juga untuk Media Konsumen yang sudah memuat keluhan para konsumen.

Natan Nofendi
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Urusan dengan Developer memang jgn mudah percaya, apalagi dengan yg namanya sales yg notebene adalah "bukan karyawan' ( Freelance). Intinya jgn sekalipun percaya 100% dengan Sales, krn nafsu untuk kejar target seringkali membuat mereka masak bodoh dengan hal - hal seperti itu, yg penting closing dan dapat fee, toh kalau sudah kejadian sales dan developer tinggal lepas tangan.

    Mau Lapor berwajib juga akan makan waktu, tenaga dan biaya yg mungkin lebih besar dr nilai itu.

    Saya pernah uang dimakan Sales puluhan juta, padahal Kwitansi developer resmi. Semua lepas tangan, lapor berwajib sudah bertahun-tahun juga mangkrak gak ada lanjutannya.

    Semoga cepat kelar ya pak

      • 1. Ijin developer itu (IMB, site plan, ijin jualan) terbit dari pemerintah kabupaten / kota. Coba konsultasi ke Walikota atau Bupati tempat anda tinggal. Sebagai warga tidak ada salahnya. Lebih powerfull kalau lapornya melalui koordinatorkonstituen (tim sukses) pendukung kepala daerah saat pilkada. Pajak daerah adalah BPHTB.
        2. Pajak PPN hubungannya dengan pemerintah pusat, coba konsultasi di medsosnya dirjen pajak kemenkeu.

  • INI KENAPA ALASAN KU DIUMUR 25TAHUN SUDAH BANGUN RUMAH SENDIRI ALHAMDULILLAH SUDAH JADI DENGAN BIAYA 200JT

  • ini developer jayaterra musti diingat.... beli rumah itu harganya mahal jgn dibecandain kaya gini... jgn salahkan customernya donk... developernya gmana cara manage marketingnya...

      • temen saya yg di sidoarjo juga mas, yg gre*n mansion, padahal sudah dp , tp akhirnya mengikhlaskan. padahal rumahnya jadi, tp blm bisa ditempati, krn split apa giti. cuman balik 19jt dr 59jt.
        semangat mas, kejar aja itu developer, kadang emang ngadi2 alasannya biar ditunda terus pembangunannya

        • Kalau cuma karna sertifikat belum di split, harus nya rumah tetap bs ditempati. Karena proses di BPN memang lama. Pemecahan sertifikat itu memang tanggung jwb pihak developer.

          • entah mas, yg gk bisa nempatin gk cm teman sy, tp yg lain bareng dia beli juga. akhirnya temen saya ini beli di tempat lain, dr 50jt an itu cuma balik 19juta katanya. dan itu dr 2019 akhir, trs baru ada yg bisa nempatin akhir 2021 kemarin, alasan karena pandemi. tp temen saya tdk bersabar, krn memang lama nunggunya, sedangkan butuh tempat tinggal kan😢. seneng developer, dapat uang tanpa jual rumah😅😅

        • 1. Ijin developer itu (IMB, site plan, ijin jualan) terbit dari pemerintah kabupaten / kota. Coba konsultasi ke Walikota atau Bupati tempat anda tinggal. Sebagai warga tidak ada salahnya. Lebih powerfull kalau lapornya melalui koordinatorkonstituen (tim sukses) pendukung kepala daerah saat pilkada. Pajak daerah adalah BPHTB.
          2. Pajak PPN hubungannya dengan pemerintah pusat, coba konsultasi di medsosnya dirjen pajak kemenkeu.

        • Mending uangnya diminta balik aja mas, cari perumahan yg ready dan jelas...ketimbang menunggu gak pasti

      • Sama mas, saya baru utj 5jt, sekarang promonya masih sama 260 free all surat, dijanjikan desember tahun ini jadi, 6bln an, sekarang mau pelunasan agak kwatir, ini developer dan marketingnya jualan nya agak gak beres, saya minta kpr sudah tdk ada, ada kpr tp yg harga 700, kalo kpr sebagai customer kita ada penjaminnya bank, klo cash indent pegangan dan penjaminannya tdk ada, uang masuk developer tp rumah masih ghoib,

      • Proses lanjutan sampean gimana?
        hampir tiap minggu saya kesana tp ya nggak ada hasilnya
        saya jg pembeli di perum itu..

  • Seharusnya kalau Harga pokok sudah di bayar, rumah tetap di bangun.
    Coba ajak orang saudara atau teman yang ngerti hukum untuk menemui salesnya dulu atau pihak yang bersangkutan, kalau perlu pembicaraan di rekam diam2 buat bukti.
    Mungkin mereka perlu diviralkan.
    Semoga tidak kejadian di kita yang seperti ini...

  • Sekedar masukan, sblm membeli rumah ada baiknya mengecek dan mencari tau mengenai sepak terjang developer perumahan yg kita incar. Bs juga dgn cara di googling apakah developer tersebut pernah terjerat permasalahan. Ada baik nya mencari developer yg sdh terpercaya, misalnya bs dicari tau sdh brp banyak perumahan yg dibangun oleh developer trsbt dll. Jgn lupa juga cek dan ricek segala surat2 terkait legalisasi dsb.

  • saya jg pembeli di 5un g*rd3n, apa ada grup WA untuk yg terjerat ruwetnya kasus pembelian di sini?