Kartu Kredit DBS Ditutup Sepihak, Diminta Top Up Rp760 Juta agar Tetap Aktif
Kepada Media Konsumen yang terhormat, izin menyampaikan sedikit keluh kesah saya.
Saya selaku pemegang kartu kredit DBS jenis travel visa signature dengan nomor 4374-5600-01**-****, di mana saya sudah menggunakan kartu kredit tersebut di atas 1 tahun tanpa pernah menunggak, apalagi berutang.
Namun tiba-tiba pada tanggal 17 Maret 2026, saya terkejut mendapatkan email dari DBS bahwa kartu kredit saya akan ditutup dalam waktu 30 hari ke depan, dikarenakan saldo rekening saya di bawah Rp500 juta.
Saya kemudian menghubungi DBS di hari itu juga, dan mereka mengatakan akan melakukan eskalasi untuk diskusi internal. Hari berganti hari tanpa kabar jelas, seakan-akan mengulur waktu. Setiap saya chat melalui aplikasi, mereka akan menelepon saya dan selalu mengatakan masih dalam proses.
Tanggal 7 April 2026, saya kembali menghubungi mereka melalui aplikasi. Betapa terkejutnya saya, karena saya diminta untuk top up Rp760 juta agar kartu kredit saya tetap dapat dipertahankan, dengan alasan kartu tersebut adalah kartu kredit kasta tertinggi di DBS.
Saya sungguh sangat terkejut membaca hal tersebut, karena saat saya apply kartu kredit tersebut, saya mengisi formulir seperti pada umumnya. Artinya, kartu kredit saya terbit dengan syarat dan ketentuan yang berlaku serta lolos verifikasi seperti orang lain pada saat mengajukan kartu kredit.
Di sini saya menyimpulkan bahwa diduga Bank DBS tidak menyalurkan kredit dengan baik di Indonesia. Judulnya adalah kartu kredit, tapi harus menyimpan uang dalam jumlah besar di rekening? Jadi untuk apa saya apply kartu kredit jika harus menyediakan dana sebesar itu?
Atau apakah Bank DBS takut nasabahnya menggunakan limit kartu kredit tanpa memiliki saldo di rekening?
Sungguh luar biasa, tindakan Bank DBS bisa menutup kartu kredit nasabah secara sepihak, padahal pada dasarnya kartu kredit dan rekening adalah dua hal yang berdiri sendiri dan bukan satu kesatuan.
Saya memegang banyak kartu kredit dari bank lain, dan tidak pernah dalam pengalaman saya ada bank yang menutup kartu kredit nasabah secara sepihak.
Jadi saya menghimbau kepada teman-teman di seluruh Indonesia, jika tidak perlu, sebaiknya tidak usah apply kartu kredit di bank ini, karena menurut saya pelayanannya dan syaratnya sungguh tidak masuk akal.
Jackson
Medan, Sumatera Utara
Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Redaksi Surat Pembaca Media Konsumen Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Media konsumen. Melalui surat... Baca Selengkapnya
Komentar
dan ente masih mau memakai CC dr bank ini?
dr syarat saja sudah terlihat tidak beresss, cc dengan "jaminan saldo"
saya pakai KK bank ini tanpa tau syarat begituan pak karena saya pegang banyak kk bank lain dan tidak pernah ada syarat begituan makany sy buat di mediakonsumen sangkin keselny tb2 kk mau ditutup dgn alasan yang isinya tertera diatas...klo saya tau syaratny begitu maka dari awal saya gk akan mgkn apply pak
Kalo top up 760 juta dapat limitnya berapa? 🤔 Ini sepertinya skema kartu kredit back to back.
tidak ada pembahasan limit tapi dbs mau nutup KK karena ktny gk da uang di saldo rekening 😁
Kalau ngga mampu pake kartu kredit level maha dewa, gak usah sok sok an maksain. Biar menjaga gengsi nasabah sultan. padahal saldo rekening pas pasan. udah ketahuan. Aplly aja jenis Silver atau gold, free iuran tahunan tanpa pake saldo tabungan
ckckck ada saja org bodo kek elo komen y hahaha...bos baca artikel tu sampe habis!saya apply tanpa ada SK!tapi tiba2 keluar SK!dan begonya elo malah komen sembarangan!ingat baik2 sy gk ada utang ataupun nunggak di KK bank manapun!buka mata elo dan baca baik2 isi artikel baru lo komen!bego kok diplihara
Setahu saya yang sudah pasti sebagai nasabah DBS Treasures mulai Maret tahun ini kena admin 200rb tiap bulan kalo total saldo tidak mencapai 500jt, makanya saya downgrade jadi nasabah digibank saja. Saya sarankan penulis juga downgrade kecuali ada masih ada keperluan bisnis, valas, wealth management, dll.
Untuk kartu kredit ini nih baru tahu kalo ada persyaratan saldo minimum. Beberapa rekan/keluarga pemegang KK DBS sejauh ini aman2 saja deh, apalagi mereka bahkan bukan nasabah digital banking DBS sama sekali, tidak ada rekening tabungan. Sudah cek tidak ada syarat seperti di surat itu. Mungkinkah perbedaan profil nasabah?
rekening tresure sudah lama gak dipakai kak dan mereka aneh se x mau nutup KK saya dengan alasan rekening gk ada uang hehe kan dimana2 KK gak ada hubungan dgn rekening kecuali saya nunggak atau utang oke lah kan...ni saya clear all kredit lancar tb2 mau ditutup dan disuru top up 760jt kan siapa yang gak kesel ya sementara KK bank2 laen yg urutan 1 ampe 10 indonesia saya punya kok gk ada masalah apapun makanya sy kesel bener kalau bisa cabut KK orang tb2 paen jg dulu sy apply mana point milesnya saya kumpulin juga pelan2
Aduh ko , mending tutup aja sih merasa ga di hargai banget ... Emang bank berani ngasih 1M kalau suruh nasabah top up 750juta. Masih banyak CC yg banyak diskon dan menghargai nasabah... Ada Gilak nya dimana2 CC itu apply reguler atau syarat Prio dapat CC Prio. Kalau daftar manual tapi tiba2 tutup sepihak harus top up jaga rata2 saldo sih mending tinggalin saja
iya malah sekarang nawari penyelesaian dengan turun limit 10jt dan ganti kartu kan sangat2 gk hargai nasabah ya
Komentar
dan ente masih mau memakai CC dr bank ini?
dr syarat saja sudah terlihat tidak beresss, cc dengan "jaminan saldo"
saya pakai KK bank ini tanpa tau syarat begituan pak karena saya pegang banyak kk bank lain dan tidak pernah ada syarat begituan makany sy buat di mediakonsumen sangkin keselny tb2 kk mau ditutup dgn alasan yang isinya tertera diatas...klo saya tau syaratny begitu maka dari awal saya gk akan mgkn apply pak
Kalo top up 760 juta dapat limitnya berapa? 🤔 Ini sepertinya skema kartu kredit back to back.
tidak ada pembahasan limit tapi dbs mau nutup KK karena ktny gk da uang di saldo rekening 😁
Kalau ngga mampu pake kartu kredit level maha dewa, gak usah sok sok an maksain. Biar menjaga gengsi nasabah sultan. padahal saldo rekening pas pasan. udah ketahuan. Aplly aja jenis Silver atau gold, free iuran tahunan tanpa pake saldo tabungan
ckckck ada saja org bodo kek elo komen y hahaha...bos baca artikel tu sampe habis!saya apply tanpa ada SK!tapi tiba2 keluar SK!dan begonya elo malah komen sembarangan!ingat baik2 sy gk ada utang ataupun nunggak di KK bank manapun!buka mata elo dan baca baik2 isi artikel baru lo komen!bego kok diplihara
Setahu saya yang sudah pasti sebagai nasabah DBS Treasures mulai Maret tahun ini kena admin 200rb tiap bulan kalo total saldo tidak mencapai 500jt, makanya saya downgrade jadi nasabah digibank saja. Saya sarankan penulis juga downgrade kecuali ada masih ada keperluan bisnis, valas, wealth management, dll.
Untuk kartu kredit ini nih baru tahu kalo ada persyaratan saldo minimum. Beberapa rekan/keluarga pemegang KK DBS sejauh ini aman2 saja deh, apalagi mereka bahkan bukan nasabah digital banking DBS sama sekali, tidak ada rekening tabungan. Sudah cek tidak ada syarat seperti di surat itu. Mungkinkah perbedaan profil nasabah?
rekening tresure sudah lama gak dipakai kak dan mereka aneh se x mau nutup KK saya dengan alasan rekening gk ada uang hehe kan dimana2 KK gak ada hubungan dgn rekening kecuali saya nunggak atau utang oke lah kan...ni saya clear all kredit lancar tb2 mau ditutup dan disuru top up 760jt kan siapa yang gak kesel ya sementara KK bank2 laen yg urutan 1 ampe 10 indonesia saya punya kok gk ada masalah apapun makanya sy kesel bener kalau bisa cabut KK orang tb2 paen jg dulu sy apply mana point milesnya saya kumpulin juga pelan2
Aduh ko , mending tutup aja sih merasa ga di hargai banget ... Emang bank berani ngasih 1M kalau suruh nasabah top up 750juta. Masih banyak CC yg banyak diskon dan menghargai nasabah... Ada Gilak nya dimana2 CC itu apply reguler atau syarat Prio dapat CC Prio. Kalau daftar manual tapi tiba2 tutup sepihak harus top up jaga rata2 saldo sih mending tinggalin saja
iya malah sekarang nawari penyelesaian dengan turun limit 10jt dan ganti kartu kan sangat2 gk hargai nasabah ya