Surat Pembaca

Permohonan Keringanan dan Bantuan kepada BFI Finance

Selamat pagi.

Kami adalah nasabah BFI Finance dengan nomor kontrak: 4612404930 (atas nama istri saya: Elis Supriyadi), cabang BFI Pasar Minggu. Melalui tulisan ini, kami ingin menyampaikan pengalaman sekaligus memohon perhatian dan bantuan dari pihak BFI Finance terkait proses pelunasan unit kendaraan kami.

Terdata, kami memiliki sisa dua angsuran lagi. Namun, karena adanya kejadian di luar kendali kami (terkena layoff/PHK dari perusahaan), kami gagal bayar pada dua bulan terakhir sisa angsuran tersebut. Unit sepeda motor kami telah ditarik oleh pihak matel, yang sampai sekarang sedang kami usahakan untuk ambil kembali. Namun, prosesnya terbentur oleh sistem yang tidak kami mengerti.

Kronologi

Sabtu, 4 Oktober 2025
Dalam sebuah perjalanan di daerah Pasar Minggu, unit sepeda motor kami diberhentikan oleh matel. Dengan kooperatif, kami ditemani matel tersebut menuju kantor BFI cabang Pasar Minggu.

Di kantor tersebut, dilakukan penyitaan unit sepeda motor kami dan kami diminta untuk menyelesaikan pelunasan (surat dan nominal terlampir). Namun, kami juga diminta untuk melakukan proses administrasi pelunasan di BFI Sunter.

Poin 1:
Pengajuan pinjaman kami dilakukan di BFI cabang Pasar Minggu.

Senin, 6 Oktober 2025
Kami datang ke kantor BFI Sunter dengan itikad baik untuk segera melakukan kewajiban pembayaran serta meminta keringanan perihal pelunasan dan denda. Harapan kami sederhana: agar unit sepeda motor kami dapat segera kami bawa pulang.

Kami diarahkan dan dipertemukan dengan salah satu pihak BFI Sunter. Hasil diskusi adalah sebagai berikut:

  1. Kami diminta untuk menunggu terbitnya surat pelunasan yang akan dikirim ke alamat kami.
  2. Permohonan keringanan pembayaran dan denda akan dipertimbangkan.
  3. Hal-hal administratif lainnya.

Empat hari berlalu, surat pelunasan tersebut belum juga sampai ke rumah. Kami lalu berinisiatif menelpon customer care BFI di nomor 1500018 untuk menanyakan perihal surat tersebut.

Malam harinya, kami dihubungi pihak BFI Sunter untuk mengambil surat tersebut langsung ke kantor BFI Sunter.

Poin 2:
Berdasarkan hasil kunjungan dan diskusi kami pada Senin, 6 Oktober 2025, surat tersebut seharusnya dikirimkan ke alamat kami.

Senin, 13 Oktober 2025
Kami kembali ke BFI Sunter dan mendapatkan surat pelunasan tersebut (terlampir).

Poin 3:
Tanggal penerbitan surat tersebut adalah 8 Oktober 2025, dan kami diminta untuk melakukan pembayaran pada tanggal 15 Oktober 2025, sementara kami baru menerima surat tersebut pada 13 Oktober 2025.

Poin 4:
Dalam surat tersebut juga terdapat biaya-biaya lainnya yang mengakibatkan total pembayaran menjadi bertambah dari perkiraan awal.

Sebelumnya, kami sudah berusaha menghubungi customer care, live chat di www.bfi.com, dan saluran lainnya (bukti dapat kami lampirkan), namun kami belum menemukan titik terang perihal masalah ini.

Permohonan dan Harapan Kami

Kami memahami bahwa setiap lembaga pembiayaan memiliki prosedur dan aturan yang harus dijalankan. Namun, dalam kondisi kami yang sedang kesulitan karena kehilangan pekerjaan, kami berharap pihak BFI Finance dapat memberikan kemudahan proses serta mempertimbangkan keringanan biaya dan denda.

Unit sepeda motor tersebut merupakan salah satu aset yang kami gunakan untuk mencari nafkah dan mobilisasi sehari-hari.

Atas perhatian, pengertian, dan kebijaksanaan dari pihak BFI Finance, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya.

Muhammad Nur
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan perihal “Permohonan Keringanan dan Bantuan kepada BFI Finance”

Kepada Yth. Redaksi Mediakonsumen.com, Sehubungan dengan surat Bapak Muhammad Nur pada surat pembaca Mediakonsumen.com yang berjudul “Permohonan Keringanan dan Bantuan...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Maaf sebelumnya, bagi saya yg perna berkecimpung didunia persilatan leasing utk permohonan keringanan itu sangatlah susah klwpun ada potongan denda tapi itu juga ga besar nilainya, tapi itu tergantung kebijakan dari kepala kolektor dan atau branch manajernya. Saran saya carilah pembeli motor anda kemudian dilunasi kalau ada sisa baru beli motor yg baru atau motor lainnya. Karena mereka ga peduli keadaan kita karena ada roda yg harus berputar, karena harus ada puzzle yg ditutupi. Sebenarnya klw bapak merasa ga mampu bayar baiknya segera hubungi pihak kantor BFI gmn solusinya utk menghindari matek karena nantinya akan keluar biaya tarik. Mungkin itu beberapa pengetahuan yg saya share semoga manfaat.

    • Terima kasih pak atas saran, ilmu dan pengalaman yg sangat bermanfaat ini, bagi saya pribadi dan para nasabah atau calon debitur lainnya 🙏

      • Klw liat kasus bapak kemungkinan ada biaya tarik karena ada pihak matel yg terlibat (pihak ketiga). Baiknya segera cari pembeli motor anda, supaya dendapun tidak membengkak. Krn saya merasa yg perna diinternal leasing ga peduli keadaan konsumen Krn ada target yg harus dicapa, tapi PDA awal proses mereka dg bangga dan senang hati melayani anda apalagi pembayaran lancar penawaran utk topup akan dtang baik by phone atau kunjungan, tapi ketika keadaannya anda telat bayar dan sperti ini ya marketing diam dan penawaranpun gakan ada.

  • Saran saya banging lagi pak.
    Minta denda dan biaya lain2 dihapus.
    Aturan BI denda keterlambatan itu 5-10% per tahun dari sisa pokok hutang. Artinya denda maksimal utk 2 bulan maksimal 0.83%
    Kalo 2 bulan denda segitu ngawur sih, dasar hukumnya apa.
    Minta saja maksimal pembayaran 3jt.
    Stelah itu saran saya dijual saja utk menutupi hutang, sisanya belikan motor bekas secara cash yg penting bisa dipakai.
    Saran terakhir, jgn hutang apalagi riba. Sy juga pernah ngerasain dahsyatnya kualat riba, sampe ratusan juta. stlh kejadian itu ga lagi berurusan dgn pinjam meminjam, pengen apa2 ya tunggu ngumpul duit lalu beli. Alhamdulillah perlahan selama 4 tahun ini ekonomi diperbaiki oleh Allah

    • Terima kasih mas atas saran, ilmu dan pengalaman yg sangat bermanfaat ini, bagi saya pribadi dan para nasabah atau calon debitur lainnya 🙏
      Rencana memang mau seperti itu, mulai menata hidup pelan2. Pasti ada jalan 🙏

  • Tetangga kantor saya orang leasing bagian penarikan begini, tiap kali ada motor tangkepan, motornya dibawa ke kantor leasing nya untuk proses administrasi,
    Yang bikin miris, sambil tertawa-tawa bersama teman-temannya, mereka sering mengganti atau menukar-nukar onderdil motor-motor tersebut.

    Sebagai teman, saya pernah mengingatkan agar tidak melakukan hal seperti itu.
    “Orang lagi susah jangan malah dibikin tambah susah.” Tapi mereka cuek

    Besoknya saya dapat kabar duka, orang nya kecelakaan, kelindes truck. motor hancur parah, dan orangnya meninggal.

    #kisahnyata #rahasiaTuhan

    • Saya turut prihatin ka mendengar kisah ini, dan terima kasih sudah share.
      sangat disayangkan, apalagi bila dilakukan oleh oknum yang bekerja di bawah nama perusahaan besar yang seharusnya menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.

      semoga menjadi bahan evaluasi perusahaan lainnya - dalam hal pengawasan internal, pembinaan karyawan, maupun penerapan etika kerja.