Surat Pembaca

JD.ID Menahan Dana Hasil Penjualan Tanpa Alasan yang Valid

Saya penjual yang berjualan di JD.ID (Toko Revoline Store). Selama saya berjualan di JD.ID saya tidak pernah mengalami permasalahan seperti ini. Dana penjualan toko saya tidak cair dikarenakan adanya indikasi pelanggaran syarat dan ketentuan JD.ID.

Saya sudah menanyakan pelanggarannya ke Tim JD.ID, tapi mereka sendiri tidak dapat menyebutkan dan membuktikan pelanggaran saya. Produk yang saya jual tidak melanggar S&K produk (https://helpcenter.jd.id/vender/issue/40335). Toko saya tidak pernah melakukan penipuan kepada pembeli.

Saya sudah mencoba untuk menyelesaikan masalah ini kepada Tim JD.ID baik melalui chat live bantuan seller JD.ID, email akun resmi milik JD.ID. Namun sampai saat ini saya belum menemukan solusi di balik permasalahan ini.

Respon Tim JD.ID dalam menangani kasus masalah ini juga sangat buruk terkesan seperti bermalas-malasan dan tidak profesional. Saya tanyakan detail permasalahannya, sering sekali sesi chat diakhiri sepihak oleh Tim JD.ID. Seperti sengaja melarikan diri dari tanggung jawab sebagai CS.

Apa memang ini cara JD.ID untuk mendapatkan penghasilan (salah satunya dengan menahan dana penggunanya)? Bayangkan ada berapa banyak pengguna (baik seller maupun pembeli) dan nominal uang yang ditahan sepihak oleh JD.ID tanpa alasan yang jelas dan valid. Dari kasus saya ini saja JD.ID sudah berhasil menahan dana penghasilan saya sebesar 16 juta rupiah, belum termasuk dari pengguna JD.ID yang lain.

Untuk itu kepada Tim JD.ID (jika benar-benar sudah membaca dan memahami kasus ini dengan baik, bukan sekedar template untuk formalitas), saya mohon agar permasalahan saya segera di follow up. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan oleh pengguna setia kalian. Saya jualan di JD.ID karena percaya keamanan sistem kalian, tapi jika tidak segera diperbaiki maka jangan harap saya akan menggunakan JD.ID lagi.

Terkait hal di atas saya pegang semua bukti yang mendukung terkait kasus ini, hanya sengaja tidak saya upload semua (detail) kronologinya, demi keamanan.

Saya harap melalui tulisan saya ini masalah saya dapat dengan cepat diselesaikan dan menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan aplikasi e-commerce serta Tim JD.ID segera memperbaiki sistemnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali sehingga merugikan banyak pihak.

Terima kasih.

Permadi
Pati, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Mas , anda adalah salah satu seller yg nekad buka disana.
    Tahun lalu aja banyak yg hengkang karena banyak 'dikerjain' staff nya JD.
    Nah sekarang si mas yg kebagian "dikerjain".

    Buat JD.ID, itu hak orang laen jangan diembat juga dong, balikin!!!

    • Iya om, toko saya dikerjain, jualan normal pada umumnya, tidak melanggar SnK, tidak melakukan penipuan, difitnah melanggar SnK, giliran ditanya melanggar yang mana, tidak dijawab mereka. Jadi mengerikan kalau jualan di JD.ID, tidak ada transparansi ke penjualnya. Mana dananya buat modal jualan lagi. Semoga dananya bisa cair dan kasus ini menjadi yang terakhir pada penjual di JD.ID.

  • Coba cari S&K Penjualan voucher diperbolehkan atau enggak, karena ini kan rawan gestun online

    • jualan voucher, hp, microsd om
      toko sebelah (non official) di JD.ID sampai saat ini masih jualan voucher om dan masih tetap exist, malah kemarin kewalahan order pas ada promo besar-besaran.

      • Tolong follow up kasus pencairan dana saya juga, ini ID pencairan nya 52011816 settlement saya terbit tanggal 04 nov sampe sekarang 18 nov belum cair juga, status masih audit,, saya email sudah belasan kali tapi repon nya gak solutif, di fb,Ig,twitter juga sudah nanya tapi diputar lagi nunggu balasan update email saja katanya...

        Btw,bisa tidak datang ke kantor jd.id nya saja, karna sy dari tangerang gak begitu jauh lah ke jakarta..

      • Maaf kalau salah ya... Tapi setelah saya telusuri toko anda dan bandingkan harga voucher nya dengan official store Ultra Voucher, terindikasi gestun sih. Kenapa? Karena harga lebih mahal dr official, dan cek ulasan pun, pembeli nya itu2 aja (random nick tapi awalan j**** b****). Contoh nih nominal voucher uvgc 100rb anda jual 110.000, di official hanya 103.200. Secara logika kalo serius beli, tentunya lebih pilih yg lebih murah dan official pula. Ini hanya analisa saya aja, bisa saja salah.

        • Itu harga memang saya naikkan setelah pendapatan toko tidak bisa cair om, biar tidak ada yang beli barang toko saya, sebelumnya harga masih wajar dan ada pembelinya. Maksudnya gestun itu apa ya om?

          • Gestun = gesek tunai alias transaksi fiktif utk pencairan dana dr kartu kredit atau sistem kredit online lainnya. Jika memang sblmnya lebih murah dr official, ada kemungkinan pihak official yg melaporkan toko anda. Tapi kalau seperti itu, mestinya produk tsb yg digudangkan (pernah kejadian di tokopedia, saya jual brg jauh lebih murah krn hasil rebutan promo bank, official nya ga senang dan laporin dgn alasan produk tanpa izin, pdhl asal produknya jg dr store nya mereka), mungkin di JD.id beda perlakuan. Semoga ada solusi pencairan dananya.

          • @Iwen kalau gestun tidak om, saya jual produk dengan cara saya share di facebook, saya tidak kenal pembelinya, ada orderan ya saya proses, saya kirim barangnya, dana penjualan cair. Semoga ada solusi atas masalah ini dan tidak ada lagi masalah seperti ini.

    • Halo kak saya mendapat kendala yang sama dari tanggal 14 belum cair. Permasalahannya sama persis, bagaimana cara mencairkannya agar di proses

      • jualan apa kak? setelah saya post di mediakonsumen, h+1 dihubungi CS kalo akan dicairkan dananya.

        • Temen temen apa masih ada yang ditahan dana nya oleh jdid? Saya dari tanggal 5 belum di transfer masih dalam audit, padahal sudah menunggu 7hari kerja ditambah 3hari kerja, selalu nunggu email, apa memang begitu perlakuannya, saya hanya ingin menuntut apa yg menjadi hak saya.

  • Toko saya juga kena , dri tgl 21 Oktober 2022 sampai sekarang 8 November 2022 keterangan masih *Dalam Proses Transfer* namun belum masuk ke rekening penjual , kemudian saya ada transaksi lagi di tgl 3 November 2022 keterangan *Dalam Proses Audit* sampai sekarang 8 November 2022 status tersebut belum terupdate .. sudah coba email berkali – kali tpi tidak ada feedback dri tim jd id . Nominal transaksi dari 2 kasus tsb lumayan banyak dimana hasil penjualan buat diputar lagi .

    • Hallo ka kk berubah status dalam proses transfer dari kapan ka? Saya lagi alami hal yang sama . Dana saya belum cair juga dari tanggal 2november sy udah email katanya 7hari kerja . Padahal dana yg blm cair lumayan buat perputaran modal saya lagi ?

      • Transaksi di tgl 21 Oktober berubah status dari *Dalam Proses Audit* ke *Dalam Proses Transfer* hanya memakan 1 hari aja , setelah itu biasanya langsung cair otomatis ke rekening penjual , tetapi sampai sekarang pun dana tsb belum ditransfer ke rekening penjual . Sudah lebih dari h+7 ...

  • Samaa saja juga dari tanggal 4 november 2022 pencairan dana sy masih dalam status “proses audit” sampe detik ini blm cair cair jg trus sy ada pemesanan jg kmrn smpe detik inj tanggal 7 november 2022 blm cair juga. Lama lama serem jg JD ID ko bisa bisanya skrg lama proses pencairan dananay tolong pihak jd id segera cairkan dana seller