Surat Pembaca

Penagihan dengan Cara Intimidasi dari Kredit Pintar

Saya adalah debitur dari pinjol Kredit Pintar. Saya mengalami perlakuan teror dan intimidasi dalam proses penagihan dari pihak Kredit Pintar, yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.07/2013 Tahun 2013 dan OJK No. 22 tahun 2023.

Dalam penagihan, pihak kreditur dilarang melakukan teror dan intimidasi terhadap debitur dengan ancaman penyebaran data dan teror terhadap keluarga debitur (penagihan di luar jalur bukan pada debitur) serta ancaman untuk membuat keributan di lingkungan rumah saya untuk mempermalukan saya. Bukti teror dan intimidasi terlampir:

Adapun kronologinya, saya memang gagal membayar tagihan selama 2 hari sebesar Rp998.607 (sembilan ratus sembilan puluh delapan ribu enam ratus tujuh rupiah) karena kondisi keuangan yang tidak baik. Saya merencanakan pembayaran di awal bulan Juli 2025. Terlampir detail tagihan dan bukti lunas dari aplikasi:

Demikianlah surat pengaduan ini agar dapat ditindaklanjuti.

Andi Supangkat
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan perihal “Penagihan dengan Cara Intimidasi dari Kredit Pintar”

Kepada Yth., Bapak Andi Supangkat di Bekasi, Jawa Barat Sebagai tindak lanjut dari pengaduan yang disampaikan sebelumnya dan surat Bapak...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Saya dukung anda ga usah di bayar kalau anda di intimadasi lagi siapkan HP dan viralkan saya siap membantu anda kalau mau lapor ke damkar..

  • Yang dialami sama dengan saya telat bayar 2 hari karena ada musibah dan selama telat saya selalu balas wa dari DC baik2 dan janji akan membayarkan di hari ke 2 malam hari, tapi sebelum saya bayar malam harinya data saya, anak dan istri disebar di Instagram resmi perusahaan saya bekerja dan juga DM, akhirnya saya dapat surat teguran dari perusahaan dan kena sanksi 3 bulan juga kemungkinan besar terancam kehilangan 20 tahun masa kerja karena mempengaruhi citra perusahaan.
    Kalo saya sih kmrn lapor ke OJK semua bukti SS dan pembayaran saya lampirkan, balasan dari Kr*dit Pintar cuman bilang maaf sama kasih SP 1 ke petugasnya, lucu banget kr*dit pintar tanggung jawab buat korbannya ga ada sama sekali.
    Saran saya hati2 guys sama ini aplikasi ngaku resmi tapi tindakannya sangat merugikan DC nya melanggar Semua ketentuan OJK, UU sama Fitnah juga.
    Ada saran ga ini mending didiemin aja apa lanjut laporan?

        • mohon maaf bapak izin bertanya, tanggal bapak mengajukan pinjaman itu tanggal berapa?. total pinjaman yang bapak pinjam sejumlah brp pak?, tenornya kan 900-1 juta kenapa pihak pinjaman menagih 20 jt? apakah tujuannya untuk membuat bapak malu?. pihak yang di hubungi oleh kredit pintar itu kontak darurat atau tidak pak? dan yg di spam penagihan dgn cara menjelek menjelekkan bapak itu ke siapa? ke luar kondar?. apakah pada saat bapak mau mengajukan pinjaman, disitu tertera bahwa ketika bapak telat membayar akan ada konsekuensi penagihan seperti yang bapak ceritakan?, atau apakah ada persetujuan secara eksplisit dri aplikasi untuk menggunakan akses kontak bapak?.

  • Mending lapor ke presiden sekalian.
    Ojk udh gk berguna nanggepin beginian.bukan sekalli dua kali persoalan kaya gini.

  • kalau aku mau selaka, aku mala satu kampung semua di bantu buat daftar kan pinjol nya tapi dengan catatan minjam paling minimal, kayak di china sana. Terus semua warga kompak gak mau bayar biar nanti semua kena intimidasai, habis itu semua warga kumpulkan bukti intimidasi dan semua viral kan online, sebarkan cerita nya ke tv jadi biarkan kredit pinter kelihtan benar Sama ojk dan warga indonesia.

  • Saya juga pernah memgalami kejadian diatas, sudah lapor ke OJK dan KP nya sendiri, tapi tanggapan KP katanya no DC yg meneror tidak ada dilist perusahaannya, jadi bukan DC nya mereka, aneh kan?
    Sedang OJK memberi respon akan menanggapi ke KP.
    Hal ini jadi pelajaran buat kita memang seharusnya jgn pinjam ke pinjol meskipun legal tapi tetap saja cara penagihannya tidak sesuai SOP yg telah ditetapkan meskipun kita telat bayar 1 hari.
    Harusnya ini jadi perhatian pemerintah utk mengatur pinjol pinjol resmi ini cara melakukan penagihan.

  • Saya pernah pakai adakami dan kp, 3 hari dan 2 hari tenggat waktu sdh di ganggu disuruh bayar dan diancam. Padahal saya selalu tepat bayar. 2 aplikasi itu memang gak terjamin sama sekali keamanannya, seperti sengaja disebarluaskan. Lebih baik lunasi dan segera blokir nomor2 penganggu tersebut. Karena kalau digugat juga tidak berefek apa2

  • Tenang saja saudara,kalau sudah seperti itu tidak usah di bayar,karena mereka sdh mempermalukan anda,yakinlah mereka tdk akan datang,kalau ada yg datang langsung di sembeleh atau potong tangannya,mereka itu rata2 banci gak berani berhadapan,kalau berani datang bunuh aja,bakar mayatnya biar gak ada jejak

  • WKWKWKKWK...NGAPAIN DIBAYAR KALAU UDA TAU DARI PINJOL MANA YG NGANCAM..??? DC DATANG LANGSUNG TANGKAP, IKAT, SURUH CARI ORANGNYA YG NGANCAM2 ITU BARU SAYA BAYAR BILANG. B0D0H X LAH KITA, UDA DIANCAM GITU, TAPI MASIH BAYAR JUGA🙉🙉. DC DATANG LANGSUNG TANGKAP, TANYA YG MANA ORGNYA YG NGANCAM KEMARIN..!!!!

    YG SUSAH ITU, PINJOL2 YG NGANCAM TAPI DITANYA DARI DARI PINJOL MANA, DIA GAK MAU BILANG. ITU YG SUSAH.

    KALAU UDA TAU DARI PINJOL MANA YG NGANCAM, MASA JADI LU YG TAKUT AMA DC..????🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

  • Sekedar saran, kalo mau bikin laporan langsung ke Polda ke bagian cyber crime, bawa ss chatnya trus di print.. yang terakhir bayar aja tapi laporan di kepolisian jangan sampe nggak bikin, jadi misalnya biar kalo di cari siapa salah siapa bener udh satu langkah di depan, lumayan om itu bisa kena UU ITE klo di buat laporan, lebih cepet di respon dari pada kasus motor hilang... Kerugian imateril udah om alamin mending panjangin sekalian... Tar klo udh viral dan gak ada laporan di kepolisian paling ujung2nya pihak kredit pintar cuma minta maaf dan bakal membina bagian penagihan, gak ada kompensasi tapi klo ada laporan di kepolisian beda ceritanya..