Surat Pembaca

Paket SiCepat Tertahan 1 Minggu di Tangerang Sortation 2, Pesanan Shopee Dibatalkan Otomatis

Saya adalah seller di Shopee dengan nomor pesanan 260227S89JW2UN. Pada tanggal 27 Februari 2026, paket berisi sportswear telah di-pickup oleh kurir SiCepat (resi: 004573205670).

Berdasarkan pelacakan, posisi terakhir paket adalah keluar dari Tangerang Sortation 2 pada 28 Februari 2026 pukul 01.35. Namun setelah itu tidak ada progres sama sekali. Saya sudah berulang kali menghubungi CS Shopee dan SiCepat, namun hanya diminta menunggu tanpa ada kejelasan posisi fisik barang.

Akibat keterlambatan ini, pada 6 Maret 2026 sistem Shopee membatalkan pesanan saya secara otomatis karena melewati batas waktu pengiriman. Hingga surat ini dibuat, barang tidak jelas keberadaannya dan belum kembali ke tangan saya selaku penjual.

Saya menuntut pihak SiCepat dan Shopee untuk:

  1. Memberikan kepastian posisi fisik barang saat ini.
  2. Segera mengembalikan barang ke tangan saya dalam kondisi baik atau memberikan ganti rugi penuh senilai harga barang jika barang dinyatakan hilang.

Mohon tanggapan serius karena ini menyangkut hak saya sebagai penjual.

Putri Sista
Tangerang Selatan, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Sudah ada kebijakan batal otomatis untuk sicepat sejak saya muat surat di mediakonsumen bahwa sicepat sering sabotase paket ongkir mahal dengan durasi terlama 8 hari.

    Apalagi itu paket sicepat reguler. Harusnya itu paket naik pesawat karena reguler. Tapi dibuat kargo.

    • Masalahnya ini paket cuma dari Tangerang Selatan ke Jakarta Timur, kak. Jadi harusnya tidak pakai pesawat kan ya

      • Lah tepleset sampai dong.

        Nah itu paket reguler, kena gabung ke kargo, sicepat mah ambil untung banyak. Emang lagi banyak expedisi melakukan tindakan sabotase paket itu. Reguler maksimal 3 hari jadi kargo dan ongkir hemat kargo yang mahal jadi sicepat halu yang harga per-kg nya 5 ribuan. 😁🤣
        Kalau bisa diputus kontrak sih dengan sicepat.

        Berapa ongkir itu paket? Di atas 17 ribuan kah?

        • Iya makanya kesel banget kan kak. Shopee juga terkesan lebih berpihak kpd jasa kirim dan pembeli, saya sbg seller digantungkan begini. Saya lihat di socmed SiCepat juga banyak sekali complain tapi Shopee tetap tidak putus kontrak tuh. Saya kurang tau berapa, krn via Shopee dan yang lihat biaya ongkir kan pembeli ya. Paling juga cuma 10rb kak ongkirnya.

          • Kalau masih Jabodetabek ongkir 10 ribuan, sudah enaklah itu sicepat. Emang perlu di putus kontrak dengan sicepat. Nama sicepat, berakhir silambat.🤣🤣

  • Update 9 Maret: Pihak SiCepat sudah mengakui barang di Jakarta Timur melalui email. Saya memberikan batas waktu hingga 12 Maret 2026 untuk barang sampai di tangan saya. Jika lewat, saya menuntut ganti rugi penuh.

    • Kalau diakui itu barang ada, padahal sudah 8 hari tidak diantar, sudah pasti ada sabotase posisi dari Reguler menjadi kargo. Karena sudah ada sortir awal semua paket reguler punya mobil truk/box/fuso tersendiri dengan paketan kargo.

  • Lagian msh aktifkan itu kurir dah mau rungkad mending entaraja disini cpt kalo jabodetabek

    • Aku seller di Shopee yang gak begitu aktif kak, jualan barang preloved aja, jadi gak ngeh aktifin pengiriman apa aja. Makanya kapok banget, setelah kejadian ini langsung non-aktifkan. Semoga makin banyak yang gak pakai SiCepat deh, soalnya setelah ku telusuri emang penuh dengan complain.

  • Update 11 Maret:

    Paket retur telah saya terima hari ini, namun BARANG YANG DIKEMBALIKAN BUKAN MILIK SAYA. Ini adalah kelalaian operasional yang sangat berat setelah paket tertahan sejak 28 Februari.

    Saya memiliki bukti lengkap:
    Video unboxing paket retur yang salah produk.
    Foto barang asli dan bukti pickup paket tanggal 27 Februari.

    Saya tidak mau lagi mendengar alasan "investigasi". Karena barang asli saya tidak kembali, saya menuntut Ganti Rugi Penuh senilai Rp277.900 dalam waktu 1x24 jam. Jika tidak ada penyelesaian, bukti ini akan saya laporkan ke Kominfo/YLKI.

  • Update 14 Maret: Karena tidak ada itikad baik dari SiCepat, hari ini saya telah mengirimkan Surat Somasi Fisik ke Kantor Pusat. Bukti video unboxing barang tertukar sudah saya siapkan untuk laporan ke regulator (YLKI/Kemendag) jika tuntutan ganti rugi tetap diabaikan.

  • Hari ini, Senin, 16 Maret 2026, Surat Somasi Fisik terkait kelalaian operasional kurir SiCepat (Resi: 004573205670) telah saya kirim dan diterima secara resmi di Kantor Pusat SiCepat (Menara 2 BTN, Jakarta Selatan).
    ​Di dalam surat tersebut, saya melampirkan bukti mutlak bahwa barang yang diretur adalah SALAH BARANG/TERTUKAR dan saya memberikan ultimatum ganti rugi 2x24 jam. Saya minta segera menyelesaikan klaim dana saya senilai Rp277.900 karena bukti kelalaian kurir sudah sangat lengkap. Mohon tim resolusi memprioritaskan kasus ini agar tidak berlanjut ke jalur regulator (YLKI/Kemendag).