Saya adalah pengguna aktif rekening SeaBank, baik untuk aktivitas transfer maupun menerima dana. Rekening ini juga saya gunakan sebagai rekening pencairan untuk penjualan reksa dana di Bareksa, dan selama ini tidak pernah ada masalah.
Namun, pada sekitar tanggal 26 April 2025, saya tiba-tiba ter-logout dari aplikasi SeaBank. Ketika saya coba login kembali menggunakan nomor HP dan password yang benar, tidak muncul pesan apa pun. Tidak ada keterangan bahwa akun terblokir, tidak juga ada notifikasi salah password. Aplikasi hanya kembali ke halaman awal login, seolah tidak terjadi apa-apa. Ini sudah mencurigakan.
Saya langsung menghubungi live chat SeaBank dan diarahkan untuk mengisi formulir pengaduan. Selain itu, saya juga mengirim email ke kontak email SeaBank.
Setelah beberapa hari, saya mendapat balasan yang hanya menyuruh saya untuk menghubungi call center di 1500130. Tapi, jujur saja, saya mencari alternatif lain karena panggilan ke nomor itu akan memotong pulsa saya cukup besar.
Saya lalu mencoba menghubungi SeaBank melalui customer service Shopee, dan diarahkan kembali ke aplikasi SeaBank, karena di sana katanya bisa menghubungi CS tanpa pulsa.
Saya ikuti prosedurnya: isi nama dan NIK. Tapi selalu gagal, hanya muncul pesan “Mohon coba kembali sesaat lagi”. Pesan itu muncul setiap kali saya coba verifikasi. Saya coba di hari lain, hasilnya tetap sama.
Akhirnya saya menyerah dan mencoba menelepon 1500130, tapi dari semua pilihan menu suara yang tersedia, tidak ada satu pun yang relevan dengan permasalahan saya. Saya pikir mungkin memang harus menelepon lewat aplikasi SeaBank. Tapi sekali lagi, masalah saya justru ada pada halaman memasukkan nama dan NIK yang muncul pesan “Mohon coba kembali sesaat lagi”.
Karena prosesnya rumit dan tidak kunjung selesai, saya mengikhlaskan saja rekening itu dan tidak lagi menggunakannya.
Namun, di awal Juli 2025, saya teringat bahwa saya pernah melakukan pencairan reksa dana dari Bareksa, dan rekening tujuan pencairan adalah SeaBank.
Saya pun mencoba mencari solusi, dan dari hasil bertanya ke beberapa orang, saya disarankan untuk menelepon ke nomor +6221-50867070, lalu memilih menu 1, pemblokiran akun.
Akhirnya saya berhasil berbicara dengan customer service, dan menjalani proses verifikasi identitas. Di situ, baru saya mendapat informasi bahwa akun saya diblokir karena ada “data profil yang tidak sesuai.” Tidak dijelaskan lebih lanjut bagian mana yang tidak sesuai. Saya pribadi merasa tidak pernah mengubah data atau memasukkan informasi palsu. Saya hanya memang belum verifikasi email, karena saya tidak ingin menerima spam notifikasi transaksi—itu saja. Dan ternyata saat saya bertanya kepada teman-teman yang lain, ada di antaranya yang tidak memasukkan email di akun SeaBank mereka dan tidak ada masalah.
Yang membuat saya kecewa, tidak pernah ada notifikasi apa pun yang masuk ke WhatsApp atau SMS saya sebelumnya. Dan sekarang saya diberitahu bahwa akun saya tidak bisa diaktifkan kembali. Sementara itu, uang saya di dalam rekening tidak jelas bagaimana nasibnya.
Saya tidak mempermasalahkan pemblokiran rekening kalau memang ada kebijakan seperti itu. Tapi saya memohon agar uang saya bisa dikembalikan. Saya tidak pernah melakukan transaksi yang melanggar aturan. Saya tidak pernah menggunakan rekening itu untuk transaksi kripto, transaksi QRIS, Shopee merchant, Shopee Affiliate, ataupun aktivitas-aktivitas lain yang mungkin dianggap mencurigakan. Rekening itu murni saya gunakan untuk transaksi pribadi dan pencairan reksa dana.
Saya hanya ingin akses ke rekening saya diberikan kembali sementara waktu, cukup untuk mengambil dana yang ada di dalamnya. Setelah itu, silakan saja kalau memang SeaBank ingin menonaktifkan atau memblokir rekening tersebut secara permanen. Tidak masalah bagi saya, karena saya masih punya rekening bank lain yang bisa digunakan untuk transaksi dan pencairan investasi.
Jika pihak SeaBank ingin menghubungi saya, dimohon untuk WhatsApp saya terlebih dahulu. Khawatir jika langsung menelepon tidak terangkat. Sebab akhir-akhir ini banyak sekali telepon yang masuk, baik itu dari asuransi, pinjaman, dan penipuan.
Terima kasih.
Habibah
Subang, Jawa Barat
Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:
Komentar
Wah bahaya juga kalo gini ya, mau ngurus kasus kaya gini kalo ga ada kantor cabangnya ribet juga. Tutup akun seabank ah, pindahin ke bank yang ada kantor cabangnya aja.
Ternyata msh byk maling2 duit org ya ... Miris nya negeri ini
Jadi takut nyimpan uang di seabank ,
Mending tutup dulu an,dr pd di Blokir,
Uang nya di kosong kan dulu.
Kenapa nggak disambungin aja ke email, Bu?
Kalau alasan soal notifikasi beruntun dari aplikasi Seabank, kan emailnya bisa Ibu blokir dan pesan itu akan secara otomatis masuk ke spam.
Jadi kalau nggak Ibu cek di bagian spam, setelah 30 hari email-email itu akan terhapus otomatis dan tidak akan ada notifikasi apa pun di Ibu yang mengganggu. Kecuali pemeliharaan sistem saja.
Saya bilang begini, karena saya pakai, dan semua saya isi juga. Malah tidak pernah ada WA satu pun yang masuk, cuma pesan di email saja yang masuk selama ini.
Bisa dibilang ini cari penyakit sendiri sih. Biasanya saya pasti masukkan semua, bukan hanya nik dan nama, tetapi telepon, email, dll. Biar enak retake account atau reset password kalau ada apa apa.
Jadi was² nyimpan uang di Sea Bank kalo begini ceritanya,,,,uang berpuluh juta simpan disitu,,,.bgus juga infonya
pantesan sea bank gencar iklan menawarkan hadiah Rp. 100 rebu untuk pembukaan akun baru biar orang orang pada nyimpan uang di sea bank kemudian memblokirnya tanpa pemberitahuan dan tanpa pengembalian uang yang terblokir.
Waduh, saya pake sea bank
Jadi takut juga. Mending kosongkan aja saldonya takut ke blokir juga
7 Juli 2025. Saya ditelpon oleh seabank. Dan dikirim formulir untuk mengambil uang saya.
Terimakasih kepada media konsumen dan seabank. Uang saya bisa kembali 🙏🙏🙏
Masalah sudah selesai dengan baik
Seabank harus jelaskan permasalahannya di sini tuh apa? Karena ini menyangkut trust issue dari masyarakat terhadap seabank
Klaim seabank mengatakan ada ketidaksesuaian profile. Tapi saya kurang tau itu apa yang salah. Entah itu nama, gelar, ibu kandung atau kota lahir. Yang pasti Bukan tentang email yang tidak saya pasang di akun.
Akun seabank tidak bisa kembali, tapi uang bisa kembali. Jadi buat teman teman tidak usah takut. Jujur, saya sedikit merasa bersalah karena melihat banyak komentar teman teman yang merasa takut setelah melihat kasus saya.
Disini saya kecewa karena akun Seabank tidak kembali tapi dengan kembalinya uang itu bisa menutup kekecewaan saya. Yang terpenting ada tanggung jawab dari seabank untuk mengembalikan uang saya.
Mereka mengatakan sudah memberi tahu saya lewat email (tapi saya bahkan tidak menautkan email, artinya tidak ada), sudah informasi ke WhatsApp juga (tapi saya tidak merasa menerima informasi) dan mereka mengatakan memberikan notifikasi di aplikasi seabank saya tentang akan ditutup nya rekening ini dan diharapkan mengosongkan saldo (nah, disini saya tidak melihat atau tidak ngecek notifikasi baik itu dari smartphone atau notifikasi menu lonceng seabank, mungkin ke skip?)
Terus kenapa harus diup ke surat pembaca seperti mk ini baru ditanggapi seabank? Parah sih klo gitu pelayanan customernya
Ngeri klo begini lebih baik bank yang sudah terpercaya saja saya juga punya seabank lebih baik di tarik semua takut kena blokir cari uang susah main blokir saja
Saya Tadi Nya Pake Seabank Aman² Saja Pas Giliran Saldo Dana Saya Besar Tiba² Saya Tidak Bisa Masuk Akun Seabank Dan Malahan Di Blokir Begitu Saja,Pas Saldo Saya Kecil Akun Saya Aman² Aja Giliran Saldo Saya Besar Malahan Tidak Bisa Masuk Akunnya Dan Terblokir
Buat surat pembaca coba kak di media konsumen inj