Keluhan Surat Pembaca Akun SeaBank Saya Tiba-Tiba Diblokir, Uang di Dalamnya Tidak Bisa Diambil 4 Juli 2025 Habibah 32 Komentar Akun Pengguna, Bank Digital, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, gagal login, Keamanan akun, pemblokiran akun, pemblokiran layanan, Pemblokiran rekening, rekening tabungan digital, SeaBank Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah pengguna aktif rekening SeaBank, baik untuk aktivitas transfer maupun menerima dana. Rekening ini juga saya gunakan sebagai rekening pencairan untuk penjualan reksa dana di Bareksa, dan selama ini tidak pernah ada masalah. Namun, pada sekitar tanggal 26 April 2025, saya tiba-tiba ter-logout dari aplikasi SeaBank. Ketika saya coba login kembali menggunakan nomor HP dan password yang benar, tidak muncul pesan apa pun. Tidak ada keterangan bahwa akun terblokir, tidak juga ada notifikasi salah password. Aplikasi hanya kembali ke halaman awal login, seolah tidak terjadi apa-apa. Ini sudah mencurigakan. Saya langsung menghubungi live chat SeaBank dan diarahkan untuk mengisi formulir pengaduan. Selain itu, saya juga mengirim email ke kontak email SeaBank. Email saya ke Seabank Setelah beberapa hari, saya mendapat balasan yang hanya menyuruh saya untuk menghubungi call center di 1500130. Tapi, jujur saja, saya mencari alternatif lain karena panggilan ke nomor itu akan memotong pulsa saya cukup besar. Balasan Seabank Saya lalu mencoba menghubungi SeaBank melalui customer service Shopee, dan diarahkan kembali ke aplikasi SeaBank, karena di sana katanya bisa menghubungi CS tanpa pulsa. Saya ikuti prosedurnya: isi nama dan NIK. Tapi selalu gagal, hanya muncul pesan “Mohon coba kembali sesaat lagi”. Pesan itu muncul setiap kali saya coba verifikasi. Saya coba di hari lain, hasilnya tetap sama. Saat ingin verifikasi wajah untuk bisa menelpon seabank Akhirnya saya menyerah dan mencoba menelepon 1500130, tapi dari semua pilihan menu suara yang tersedia, tidak ada satu pun yang relevan dengan permasalahan saya. Saya pikir mungkin memang harus menelepon lewat aplikasi SeaBank. Tapi sekali lagi, masalah saya justru ada pada halaman memasukkan nama dan NIK yang muncul pesan “Mohon coba kembali sesaat lagi”. Karena prosesnya rumit dan tidak kunjung selesai, saya mengikhlaskan saja rekening itu dan tidak lagi menggunakannya. Namun, di awal Juli 2025, saya teringat bahwa saya pernah melakukan pencairan reksa dana dari Bareksa, dan rekening tujuan pencairan adalah SeaBank. Saya pun mencoba mencari solusi, dan dari hasil bertanya ke beberapa orang, saya disarankan untuk menelepon ke nomor +6221-50867070, lalu memilih menu 1, pemblokiran akun. Akhirnya saya berhasil berbicara dengan customer service, dan menjalani proses verifikasi identitas. Di situ, baru saya mendapat informasi bahwa akun saya diblokir karena ada “data profil yang tidak sesuai.” Tidak dijelaskan lebih lanjut bagian mana yang tidak sesuai. Saya pribadi merasa tidak pernah mengubah data atau memasukkan informasi palsu. Saya hanya memang belum verifikasi email, karena saya tidak ingin menerima spam notifikasi transaksi—itu saja. Dan ternyata saat saya bertanya kepada teman-teman yang lain, ada di antaranya yang tidak memasukkan email di akun SeaBank mereka dan tidak ada masalah. Yang membuat saya kecewa, tidak pernah ada notifikasi apa pun yang masuk ke WhatsApp atau SMS saya sebelumnya. Dan sekarang saya diberitahu bahwa akun saya tidak bisa diaktifkan kembali. Sementara itu, uang saya di dalam rekening tidak jelas bagaimana nasibnya. Saya tidak mempermasalahkan pemblokiran rekening kalau memang ada kebijakan seperti itu. Tapi saya memohon agar uang saya bisa dikembalikan. Saya tidak pernah melakukan transaksi yang melanggar aturan. Saya tidak pernah menggunakan rekening itu untuk transaksi kripto, transaksi QRIS, Shopee merchant, Shopee Affiliate, ataupun aktivitas-aktivitas lain yang mungkin dianggap mencurigakan. Rekening itu murni saya gunakan untuk transaksi pribadi dan pencairan reksa dana. Saya hanya ingin akses ke rekening saya diberikan kembali sementara waktu, cukup untuk mengambil dana yang ada di dalamnya. Setelah itu, silakan saja kalau memang SeaBank ingin menonaktifkan atau memblokir rekening tersebut secara permanen. Tidak masalah bagi saya, karena saya masih punya rekening bank lain yang bisa digunakan untuk transaksi dan pencairan investasi. Jika pihak SeaBank ingin menghubungi saya, dimohon untuk WhatsApp saya terlebih dahulu. Khawatir jika langsung menelepon tidak terangkat. Sebab akhir-akhir ini banyak sekali telepon yang masuk, baik itu dari asuransi, pinjaman, dan penipuan. Terima kasih. Habibah Subang, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.