Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Power Window Corolla Altis Normal sebelum “Recall”, Langsung Bermasalah setelah PWMS Diganti di Auto2000 10 September 2026 Rizki Budi Raharjo Beri komentar AUTO2000, Bengkel Otomotif, bengkel resmi, Cacat produksi, Corolla Altis, Customer complaint handling, Customer Service, Garansi perbaikan, Investigasi Teknis, jaminan kualitas produk, Jasa Perbaikan, Layanan Purna Jual, Otomotif, Power Window, Power Window Master Switch, Recall, Root Cause Analysis, Servis mobil, SSC Recall, Standard Operating Procedures, Tangerang, Toyota, Warranty Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya menyampaikan keluhan resmi terkait pelaksanaan SSC Recall Power Window Master Switch (PWMS) pada kendaraan saya Toyota Corolla Altis 2.0V di Auto2000 Pasar Kemis, Tangerang, serta penanganan terhadap abnormalitas fungsi power window yang muncul segera setelah penggantian komponen tersebut. Nomor WO: #200670000270 Services: SSC PWMS Workshop: Auto2000 Pasar Kemis, Tangerang SA: Al* Sup*** Saya merasa perlu menyampaikan hal ini kepada pihak Toyota dan Auto2000 karena terdapat beberapa hal yang menurut saya perlu mendapatkan investigasi dan penjelasan teknis yang lebih mendalam, terutama karena sebelum pelaksanaan penggantian PWMS, fungsi power window kendaraan saya berjalan normal. Kronologi Kejadian Pada awalnya, saya datang ke Auto2000 Pasar Kemis untuk melakukan tindakan recall Inflator Airbag. Setelah dilakukan pengecekan kendaraan, Service Advisor (SA) Auto2000, Bapak Al* Sup***, menyampaikan kepada saya bahwa kendaraan saya juga termasuk dalam program SSC Recall Power Window Master Switch (PWMS). Atas informasi dan rekomendasi dari SA tersebut, saya kemudian menyetujui untuk dilakukan penggantian PWMS dan tindakan tersebut dijadwalkan pada 1 September 2026. Sebelum dilakukan penggantian PWMS, fungsi power window kendaraan saya, khususnya sisi driver, berfungsi normal. Pada kondisi normal, switch power window memiliki dua tahap pengoperasian, yaitu: Tekanan tahap pertama berfungsi sebagai manual operation, sehingga kaca bergerak selama switch ditekan. Tekanan penuh/tahap kedua mengaktifkan fungsi Auto Down, sehingga kaca dapat turun secara otomatis sampai posisi terbuka penuh. Abnormalitas Muncul Segera Setelah Penggantian PWMS Pada tanggal 1 September 2026, setelah penggantian PWMS selesai dan kendaraan saya keluar dari bengkel, saya melakukan pengecekan fungsi power window dalam perjalanan pulang. Pada saat dilakukan pengetesan fungsi, saya menemukan adanya ketidaknormalan pada fungsi power window sisi driver. Fungsi Auto Down tidak bekerja sebagaimana mestinya. Selain itu, sempat terjadi kondisi di mana kaca sisi driver tidak dapat dibuka maupun ditutup (stuck). Karena abnormalitas tersebut muncul segera setelah kendaraan meninggalkan bengkel dan setelah dilakukan penggantian PWMS, saya langsung melaporkan kondisi tersebut kepada SA, Bapak Al* Sup***, melalui WhatsApp. Saya kemudian disarankan untuk kembali ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, karena waktu sudah tidak memungkinkan pada hari tersebut, saya memutuskan untuk kembali ke Auto2000 Pasar Kemis pada hari berikutnya, 2 September 2026. Pemeriksaan dan Penanganan pada 2 September 2026 Tanggal 2 September 2026, saya kembali membawa kendaraan ke Auto2000 Pasar Kemis untuk dilakukan pemeriksaan dan perbaikan. Setelah menunggu kurang lebih 3 jam, saya kemudian dipanggil oleh SA dan bertemu dengan mekanik serta supervisornya. Saya mendapatkan penjelasan bahwa abnormalitas tersebut disebabkan oleh motor power window yang panas akibat terlalu sering dilakukan aktivitas buka-tutup kaca. Menurut saya, penjelasan tersebut belum dapat menjelaskan akar permasalahan secara memadai, terutama karena: Sebelum penggantian PWMS, fungsi power window berjalan normal. Abnormalitas muncul segera setelah PWMS diganti. Pada saat dilakukan pengujian, masih ditemukan kondisi power window stuck/tidak berfungsi. Belum terdapat penjelasan teknis yang meyakinkan mengenai hubungan antara penggantian PWMS dengan kondisi motor power window. Tidak terdapat pemeriksaan atau diagnosis yang dapat memastikan bahwa motor power window memang merupakan sumber permasalahan. Setelah dilakukan beberapa kali pengujian dan permasalahan masih terjadi, saya meminta solusi lebih lanjut kepada pihak bengkel. Namun, pada awalnya saya merasa pihak bengkel belum menunjukkan upaya perbaikan yang memadai terhadap abnormalitas tersebut dan meminta saya memaklumi dan menerima keadaan tersebut. Setelah dilakukan diskusi yang cukup panjang dan saya mendesak untuk dilakukan perbaikan, akhirnya pihak bengkel melakukan langkah perbaikan berupa pembersihan dan greasing ulang pada motor power window. Kekhawatiran Terhadap Diagnosis dan Mitigasi Hal yang menjadi keberatan saya adalah bahwa tindakan perbaikan tersebut menurut saya belum menjawab root cause dari permasalahan. Saya juga mendapatkan penjelasan bahwa kondisi tersebut dapat disebabkan oleh faktor usia kendaraan dan merupakan hal yang wajar terjadi pada kendaraan yang sudah berusia cukup lama. Saya tidak dapat menerima penjelasan tersebut begitu saja karena permasalahan baru muncul setelah dilakukan penggantian PWMS dalam rangka SSC Recall. Saya memahami bahwa kendaraan saya bukan kendaraan baru dan komponen mekanis memang memiliki usia pakai. Namun demikian, kronologi before–after dalam kasus ini menurut saya tidak dapat diabaikan. Pertanyaan yang saya harapkan dapat dijawab oleh pihak Toyota dan Auto2000 adalah: Apakah pada saat pelaksanaan SSC Recall PWMS terdapat kemungkinan atau potensi bahwa penggantian PWMS dapat memengaruhi, membebani, atau mengubah karakteristik kerja komponen lain pada sistem power window, termasuk motor power window? Apabila memang terdapat potensi tersebut, seharusnya perlu terdapat mitigasi atau pemeriksaan tambahan sebelum atau setelah penggantian PWMS untuk memastikan seluruh sistem power window tetap berfungsi sebagaimana kondisi sebelumnya. Saya tidak bermaksud menyimpulkan bahwa penggantian PWMS secara langsung menyebabkan kerusakan motor power window. Namun, karena abnormalitas tersebut muncul segera setelah penggantian komponen, saya meminta pihak Toyota dan Auto2000 untuk melakukan investigasi teknis yang objektif dan menyeluruh, bukan langsung mengatribusikan permasalahan kepada faktor usia kendaraan. Kekhawatiran Terhadap Kondisi Kendaraan Sebagai pemilik kendaraan, saya tentunya melakukan perawatan kendaraan dengan tujuan mempertahankan kondisi dan orisinalitas kendaraan sebaik mungkin. Saya datang ke Auto2000 untuk mengikuti program recall yang merupakan bagian dari tindakan keselamatan dan perbaikan yang direkomendasikan oleh Toyota dan saya sangat mengapresiasi hal tersebut. Namun, setelah tindakan recall PWMS dilakukan, justru muncul abnormalitas pada sistem power window yang sebelumnya berfungsi normal. Saya kemudian berada pada posisi harus menerima tindakan service terhadap komponen lain, sementara belum ada kepastian atau jaminan bahwa fungsi power window akan kembali seperti kondisi sebelum dilakukan penggantian PWMS. Hal tersebut tentunya menimbulkan kekhawatiran bagi saya sebagai pelanggan, karena apabila kemudian terjadi penggantian atau modifikasi terhadap komponen lain akibat permasalahan ini, maka orisinalitas dan kondisi kendaraan saya berpotensi menjadi berbeda dari kondisi sebelum pelaksanaan recall. Pengalaman Pelayanan di Auto2000 Pasar Kemis Selain aspek teknis, saya juga ingin menyampaikan kekecewaan terhadap pengalaman pelayanan yang saya rasakan pada saat proses penanganan keluhan. Saya mendapatkan kesan bahwa pihak bengkel sudah kurang responsif terhadap keluhan yang saya sampaikan dan seolah-olah keberatan untuk melakukan investigasi lebih lanjut. Saya juga menyayangkan cara kendaraan saya dibawa dari area bengkel menuju lobby depan setelah proses pemeriksaan, di mana kendaraan dikemudikan dengan kecepatan dan cara yang menurut saya terlalu kasar. Sebagai pelanggan, saya mengharapkan kendaraan diperlakukan dengan hati-hati selama berada dalam penguasaan pihak bengkel, terlebih kendaraan tersebut sedang dalam proses penanganan atas keluhan yang muncul setelah pekerjaan recall dilakukan. Harapan saya kepada pihak Toyota dan Auto2000 untuk: Melakukan investigasi teknis secara menyeluruh terhadap abnormalitas power window sisi driver yang muncul setelah penggantian PWMS. Melakukan pemeriksaan ulang terhadap PWMS yang telah dipasang, termasuk memastikan part number, spesifikasi, pemasangan, dan fungsi switch telah sesuai. Melakukan pemeriksaan terhadap motor power window, regulator, wiring, connector, serta komponen terkait lainnya untuk memastikan tidak terdapat abnormality. Melakukan root cause analysis terhadap kondisi Auto Down yang tidak bekerja sebagaimana mestinya dan kejadian power window stuck. Menjelaskan secara teknis apakah terdapat hubungan atau kemungkinan pengaruh antara penggantian PWMS dengan kondisi motor atau komponen power window lainnya. Apabila ditemukan bahwa komponen PWMS pengganti mengalami malfunction atau tidak bekerja sebagaimana mestinya, mohon dilakukan penggantian dengan komponen yang serviceable tanpa biaya kepada pelanggan. Apabila ditemukan kerusakan pada komponen lain yang sebelumnya berfungsi normal dan permasalahan tersebut memiliki hubungan dengan pekerjaan penggantian PWMS, saya meminta agar penanganannya juga menjadi tanggung jawab pihak Toyota/Auto2000. Tidak melakukan penggantian komponen lain secara sepihak sebelum terdapat diagnosis dan justifikasi teknis yang jelas mengenai penyebab kerusakan. Memberikan hasil pemeriksaan dan root cause analysis secara tertulis kepada saya. Memastikan setelah seluruh tindakan perbaikan selesai, fungsi power window kembali normal sebagaimana kondisi sebelum pelaksanaan SSC Recall PWMS. Saya menyampaikan keluhan ini bukan semata-mata karena adanya kerusakan atau gangguan pada power window, tetapi karena saya mengharapkan adanya tanggung jawab, transparansi, dan investigasi teknis yang memadai dari pihak Toyota dan Auto2000 atas permasalahan yang muncul segera setelah pelaksanaan program recall. Saya juga berharap kejadian ini dapat menjadi evaluasi bagi Toyota dan jaringan dealer dalam pelaksanaan SSC Recall, sehingga setiap pekerjaan penggantian komponen tidak hanya berfokus pada penggantian part, tetapi juga mempertimbangkan potensi dampak terhadap sistem atau komponen terkait serta memastikan kondisi kendaraan setelah pekerjaan tetap sesuai dengan kondisi sebelum pekerjaan dilakukan. Saya berharap pihak Toyota dan Auto2000 dapat memberikan tanggapan dan solusi yang objektif serta memastikan kendaraan saya kembali dalam kondisi normal dan tidak hanya diselesaikan dengan asumsi bahwa permasalahan disebabkan oleh usia kendaraan. Terima kasih. Rizki Tangerang, Banten Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.