Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

19 komentar untuk “Jadi Korban Phishing, Limit SPayLater Rp12 Juta Dikuras Penipu Lintas Pulau, Sanggahan Transaksi Ditolak Shopee”

  • 1 September 2026 - (12:38 WIB)
    Permalink

    Anda jadi korban penipuan yg tidak anda sadari dg modus paket gagal dikirim anda percaya itu dari pihak ekspedisi dan shopee betulan yg menelepon anda menyuruh mengisi PIN.
    Selamat mempertanggungjawabkan kelalaian anda yg yg tidak amanah diberikan kepercayaan shopee (paylater) untuk menjaga keamanan akun anda.

  • 1 September 2026 - (14:23 WIB)
    Permalink

    Terima kasih atas tanggapannya. Saya tidak menyangkal bahwa saya memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan akun. Justru karena saya mengakui hal tersebut, saya melaporkan kejadian ini agar dapat ditindaklanjuti dan menjadi pembelajaran.

    Namun, menyebut korban sebagai pihak yang harus “mempertanggungjawabkan kelalaian” tidak menyelesaikan persoalan. Penipuan phishing merupakan modus yang memang dirancang untuk mengecoh korban dengan menyamar sebagai pihak yang dipercaya. Dalam kasus saya, yang perlu dibahas adalah kronologi kejadian, mekanisme terjadinya transaksi, serta bagaimana pihak penyedia layanan menangani transaksi yang timbul akibat penipuan tersebut.

    Saya menghargai kritik, tetapi akan lebih baik jika kritik disampaikan untuk membantu penyelesaian masalah, bukan dengan menyalahkan atau merendahkan korban.

  • 1 September 2026 - (15:59 WIB)
    Permalink

    Tidak ada sistem yang aman jika kuncinya masih dipegang manusia. Kuncinya bisa diambil atau digandakan karena kelalaian si pemegang kunci. Seperti peringatan di banyak tempat parkir, “harap di kunci ganda dan jangan tinggalkan karcis parkir dan barang berharga di dalam kendaraan. Kebod.. kelalaian anda bukan tanggung-jawab kami”.

    0
    2
    • 2 September 2026 - (09:02 WIB)
      Permalink

      Jika sudah dikunci ganda dan keamanan maksimal, Berarti tukang parkir tidak bekerja. Bukan begitu?

  • 1 September 2026 - (18:17 WIB)
    Permalink

    saya juga mengalami hal yang sama kak tanggal 28 Mei 2026. Jawaban shopee pun persis sama dengan yang saya terima. Saat ini saya sedang menunggu tanggapan shopee di portal appk ojk. Per tanggal hari ini status masih status keberatan dan belum ada solusi. Selain itu, saya juga sudah kirim via email ke shopee tapi jawabannya tetap sama (merupakan kelalaian pengguna). Menyebalkan memang aplikasi ini. padahal saya sudah melampirkan sp2hp juga

    • 2 September 2026 - (09:14 WIB)
      Permalink

      Jadi saya tidak sendiri.. Jadi dari Mei-September sudah 4 bulan, bagaimana terkait pembayarannya Kak? Karena Spaylater Saya hanya berjangka waktu 1 Bulan sampai tanggal 25 September ini.
      Semoga permasalahan Kita bisa segera selesai sesuai harapan Kak.

      • 2 September 2026 - (09:59 WIB)
        Permalink

        waktu sp2hp belum keluar saya sempat mencicil kak karena takut diteror DC. Tetapi setelah sp2hp keluar saya gak mau bayar lagi. Coba lapor ke appk ojk kak. Nanti klo sp2hp kakak keluar bisa jadi bukti tambahan. Semoga cepat beres ya kak

        • 2 September 2026 - (14:40 WIB)
          Permalink

          apakah setelah melampirkan SP2HP , dan cicil tidak dilanjutkan,, apa tindak lanjut dari pihak Shoppe Kak? apakah tetap diwajibkan membayar atau diteror DC?

        • 21 September 2026 - (08:55 WIB)
          Permalink

          Apakah sudah ada penyelesaian terkait masalah Kakak? sudah sampai mana penyelidikan berjalan Kak?

          • 24 September 2026 - (18:58 WIB)
            Permalink

            klo pihak shopee tetap menuntut saya membayar kak, tapi aku gak mau bayar. lagipula aq udah dapat 2 sp2hp. malah yg terakhir tertulis polisi sedang menyelidiki penerima barang dan nomor rekening pelaku

    • 18 September 2026 - (02:20 WIB)
      Permalink

      Keberatan dari pihak ojk ? kalau saya di laporan iasc nya masih tahap verifikasi, saya juga telah upload sp2hp dari pihak kepolisian, kalau pihak spaylater dan merchant kitar malah saling lempar, padahal untuk mempermudah pelacakan aliran dananya digunakan untuk beli produk apa oleh para penipu dibutuhkan informasi transaksi offline paymentnya dari spaylater dan atau merchant kitar, tapi ga ada itikad baik dari mereka untuk memberikannnya kepada penyelidik yang menangangi kasus saya.

      • 21 September 2026 - (08:54 WIB)
        Permalink

        terimakasih Kak untuk responnya. Jadi Kakak juga korban scam Spaylater dan merchant Kitar? sudh terdapat bbrp korban dengan merchant ini..
        saya juga sudah melapor ke IASC dan OJK 157. pihak Spaylater masih meminta perpanjangan waktu di Portal OJK. Untuk IASC juga sama, masih tahap verifikasi.
        Apakah permasalahan kita ini akan mendapat titik terang? Bahkan untuk penyelidikan kepolisian pun masih tidak bisa memberikan informasi terkait transaksi . Bagaimana dengan kita sebagai korban ..

        • 21 September 2026 - (09:40 WIB)
          Permalink

          titik terang yang saya lihat itu kalau kasusnya viral, sebenarnya kasus ini pelacakannya tidak sulit, yang sulit itu birokrasinya, sebab pihak kepolisian baru tahap penyelidikan, kalau sudah tahap penyidikan mungkin baru boleh mereka keluarin surat resmi pembukaan data transaksi dan sprindik nya sebagai syarat formil, dimana pasti aliran dana ke merchant kitar harus diberi penjelasan dipakai beli produk apa, misal hp jelas ada imeinya, ya bisa dilacak, dan nomor hp si penipu pun sebenarnya bisa dilacak, asal ijinnya sudah keluar pas minta ke pihak operator seluler. polisi juga hati” agar tidak dilaporkan balik karena dianggap sewenang-wenang apalagi ada pihak spaylater ini dibawah kewenangan ojk juga.

          kalau soal penagihan, itu juga ga usah dihiraukan, sebab walau nomor wa blast dan nomor hp yang jumlah banyak suka spam nelpon mengaku dari pihak spaylater, banyak celah dimanfaatkan oleh penipu yang nyamar di situ juga, balik lagi sistem begini gampang cuci tangannya jika penagih berbuat kelewat batas. ya intinya ga usah bayar, karena yang wajib bayar itu penipunya.

          sebenarnya mereka kalau peduli sama nama baik mereka, mereka koperatif beri info yang bantu pihak kepolisian, sebab selain memperlambat, nanti kalau disangka tempat pencucian uang untuk nampung dana hasil tindak pidana, mereka yang rugi.

  • 2 September 2026 - (11:45 WIB)
    Permalink

    Istri saya pun korban seperti ini, dan transaksi juga dilakukan di merchant Kitar. Kejadian 12 Juli 2026 sekitar pukul 19.00. Jawaban email dari Shopee juga sama templatenya seperti itu.

    Sudah coba mendatangi PT. Commerce Finance di Sopo Del Tower tapi tidak ada yang bersedia menemui kami untuk berdiskusi, kami hanya dibiarkan menunggu di lobby lantai dasar, lalu dihubungi ke nomor hp, dan jawabannya hanya tetap bayar saja tagihannya tepat waktu.

    Sudah sangat banyak korban yang terkena case seperti ini.

    • 2 September 2026 - (14:33 WIB)
      Permalink

      Bisa dengan merchant yang sama “KITAR”. cukup terkejut. saya juga sudah berusaha berkomunikasi dengan merchant KITAR terkait transaksi baik melalui sosmed Igoy maupun wasap. tetapi jawabannya seperti tidak mau tau, tanpa mw melakukan penelusuran. padahal nominal 12 juta sangat besar bagi saya.
      lalu bagaimana penyelesaian masalahnya Kak?

      • 2 September 2026 - (15:55 WIB)
        Permalink

        Sampai hari ini belum kami bayarkan sepeserpun.. Gak ada dana-nya juga. Yang sudah dilakukan adalah membuat laporan kepolisian dan email ke CS Shopee dan OJK.

        WA Blast Shopee mulai me-neror, bilang mau datang kunjungan ke alamat, saya persilahkan saja. Saya juga harap bisa ketemu, saya sudah berusaha datang ke kantornya, tapi pihak Shopee yang tidak mau bertemu.

        • 21 September 2026 - (08:41 WIB)
          Permalink

          Selamat siang Kak. jadi bagaimana kasusnya sekarang? apakah sudah ada penyelesaian ? bagaimana dengan WA blast shopee, apakah masih terus meneror?

          • 24 September 2026 - (19:04 WIB)
            Permalink

            malam kak maaf baru buka akun ini lagi. kebetulan nomor yg kudaftarkan ke shopee gak ada wa nya kak karena aq trauma dengan penipuan itu akhirnya kuhapus wa nya. aku udah gak peduli ntar blast mau nagih juga silakan saja. klo dc mau datang juga kuanter sekalian dia ke polres tempat. mudah-mudahan aja blast gak chat kemana2

 Apa Komentar Anda?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Jadi Korban Phishing, Limit SPayLater Rp12 Juta Dikuras Penipu Lintas …

oleh Natalia Lasma ⏱ waktu baca: 2 menit
19