Saya Korban Phishing Ditagih Shopee Rp14 Juta, Akun Dibobol untuk Belanja Gadget yang Dibeli Instan di Palembang, Padahal Posisi Saya di Subang, Jawa Barat

Kepada Redaksi Media Konsumen,

Lewat surat terbuka ini, saya ingin menyuarakan kekecewaan mendalam saya terhadap Shopee (PT Commerce Finance). Laporan sanggahan saya ditolak mentah-mentah, dan saya dipaksa tetap bertanggung jawab atas tagihan SPayLater akibat akun saya diretas (phishing).

Nilai transaksi riil yang dilakukan oleh pelaku adalah sebesar Rp10.861.050,00. Karena tagihan tersebut langsung membengkak dalam 1 bulan dan sangat memberatkan saya sebagai korban, akhirnya dengan terpaksa saya mengubahnya menjadi skema cicilan 12 bulan agar akun saya tidak langsung dibekukan atau didatangi debt collector. Akibat perubahan cicilan tersebut, total tagihan yang harus saya tanggung membengkak sangat besar hingga menyentuh angka Rp14 jutaan.

Untuk bulan ini saja, saya ditagih sebesar Rp1.327.089,00 yang jatuh tempo pada 1 September 2026 nanti. Sungguh tidak adil saya harus mencicil belasan juta rupiah selama setahun ke depan untuk transaksi penipuan yang tidak pernah saya lakukan dan tidak saya nikmati sama sekali.

Saya punya bukti mutlak bahwa saya adalah korban kejahatan siber, di mana akun saya dibobol oleh pihak ketiga yang terdeteksi berada di Palembang, Sumatera Selatan:

    • Posisi Saya: Saya tinggal dan saat itu sedang berada di Subang, Jawa Barat.
    • Waktu Transaksi yang Tidak Masuk Akal: Semua transaksi terjadi berturut-turut pada tanggal 28 Mei 2026:
    • Transaksi 1: Pukul 12.57 WIB.
      Transaksi 2: Pukul 12.58 WIB (hanya jeda 1 menit!).
      Transaksi 3: Pukul 13.00 WIB (hanya jeda 2 menit!).
  • Lokasi Penerima: Semua barang berupa gadget yang berbeda-beda tersebut dikirim hari itu juga menggunakan Pengiriman Instan di wilayah Palembang.

Secara logika, bagaimana mungkin saya yang fisik dan HP-nya ada di Subang bisa belanja di tiga toko berbeda dalam waktu 1–2 menit, lalu barangnya langsung dikirim instan saat itu juga di Palembang? Ini jelas-jelas transaksi tidak wajar dan sistem Shopee meloloskannya begitu saja.

Saya tidak tinggal diam dan sudah melaporkan masalah ini ke jalur resmi:

  1. Laporan Polisi: Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian dan saat ini dalam proses penyidikan (bukti SP2HP sudah keluar).
  2. Laporan OJK: Masalah ini juga sudah terdaftar resmi di APPK OJK dengan nomor laporan P260803542 dan statusnya sampai sekarang masih aktif diperiksa.

Sebagai bentuk iktikad baik, saya bahkan sempat membayar cicilan pada tanggal 12 dan 29 Juni 2026 karena takut nama saya rusak. Namun, sangat mengecewakan melihat perusahaan sebesar Shopee justru menutup mata dari fakta-fakta ini dan menolak laporan saya. Mengapa ketika terjadi fraud belasan juta rupiah, bebannya justru dilemparkan begitu saja ke konsumen?

Sesuai dengan hak perlindungan konsumen yang diatur OJK, saya mendesak pihak Shopee / PT Commerce Finance untuk:

  1. Membekukan sementara (standstill) seluruh tagihan cicilan tersebut beserta dendanya selama proses hukum di Kepolisian dan OJK masih berjalan.
  2. Menjamin dan membersihkan nama serta skor kredit saya di SLIK OJK (BI Checking) agar tidak rusak akibat ulah penipu ini.

Semua bukti dokumen mulai dari surat kepolisian (SP2HP), tangkapan layar rincian transaksi beserta alamat pengiriman pelaku di Palembang, foto identitas penerima paket ilegal, hingga bukti laporan OJK sudah saya siapkan secara lengkap.

Saya berharap lewat surat ini manajemen Shopee bisa bergerak cepat dan punya empati untuk melindungi korbannya.

Terima kasih atas bantuan redaksi Media Konsumen yang sudi memuat surat ini.

Hormat saya,

Yoana
Subang, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Saya Korban Phishing Ditagih Shopee Rp14 Juta, Akun Dibobol untuk Bela…

oleh yoanafransisca ⏱ waktu baca: 2 menit
0