Yuk Kenali Sinusitis dan Cara Pencegahannya

Oleh dr. Fathul Djannah, Sp.PA.

Sinusitis adalah infeksi pada rongga sinus. Sinus adalah tulang yang berongga di kepala. Berfungsi untuk meringankan kepala, memperkeras suara. Berhubungan dengan langsung dengan jalan nafas. Ada beberapa sinus yaitu sinus maxillaris, sinus frontalis, sinus ethmoidalis, sinus sphenoidalisSinus maksilaris adalah sinus yang terbesar, berada di daerah pipi kanan kiri. Sinus frontalis, ethmoidalis dan sphenoidalis berada di daerah mata dan dahi.

Sinusitis dibagi menjadi akut dan kronis berdasarkan waktunya. Bila hanya dalam beberapa hari kemudian sembuh disebut sebagai sinusitis akut. Bila kemudian kambuh dan berulang demikian maka menjadi sinusitis kronik. Hampir 75% penderita sinusitis adalah sinusitis kronik.

Penyebab sinusitis adalah infeksi baik virus maupun bakteri dan jamur, adanya polip yang menutup sinus sehingga terjadi infeksi. Sinusitis dapat diakibatkan pilek dan flu yang sembuh kambuh berulang dalam waktu yang lama yang bisa disebabkan karena alergi. Sakit gigi dan kebiasaan merokok juga dapat menjadi penyebab sinusitis.

Ilustrasi penyebab sinusitis (via Youtube)

Gejala awal sama dengan orang pilek atau flu namun lama kelamaan menjadi kepala sering pusing, demam dan lendir yang tidak bisa keluar, kalaupun bisa , keluar lewat mulut setelah disedot dengan tekanan lewat belakang hidung. Hidung bau juga menjadi salah satu keluhan sinusitis.

Diagnosia ditegakkan dengan anamnesa/tanya jawab awal mula sakit dan keluhannya, pemeriksaan fisik yang biasanya didpatkan nyeri tekan pada tulang tulang di daerah sinus serta tambahan pemeriksaan penunjang seperti foto Waters yang menunjukkan gambaran seperti kabut atau adanya cairan pada sinusitis yang lebih parah. CT scan juga terkadang diperlukan bila dicurigai penyakit lain selain sinusitis. Diagnosis banding sinusitis adalah polip dan tumor.

Terapi awal pada sinusitis adalah dengan mengobati keluhan yang ada serta antibiotika serta multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun bila sinusitis sudah semakin berat maka harus dilakukan drainase cairan dari sinus dengan jalan operasi yang disebut FESS/Fungtional Endoschopy Sinus Surgery atau Operasi Sinus Endoskopi Fungsional yang akan dilakukan oleh dokter spesialis THT adalah operasi invasif minimal yang bertujuan untuk memvisualisasikan, mendiagnosis sekaligus menjadi terapi termasuk memperbaiki aliran darah, membuang cairan yang ada di sinus dimana dimasukkan alat yang disebut teleskop  ke dalam hidung sampai ke sinus untuk membersihkan/memulihkan masalah yang ada pada sinus. Tindakan ini lebih tidak invasif dibandingkan operasi Caldwell-Luc.

Prosedur FESS yang invasif minimal (tidak perlu operasi buka wajah) dan Alat endoskopi yg digunakan terapi sinusitis pada FESS (sumber: istimewa)

Preventif is The Key, Pencegahan adalah Kunci

Untuk mencegah terjadinya sinusitis dapat dilakukan beberapa antara lain adalah:

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari infeksi virus, bakteri dan jamur.
  2. Menjaga kesehatan mulut.
  3. Membiasakan cuci tangan setelah keluar rumah atau berada di daerah umum/ramai. Secara tidak sadar kita sering menyentuh daerah wajah sehingga kuman dapat masuk melalui saluran nafas.
  4. Menghindari alergen.
  5. Konsumsi makanan bernutrisi tinggi , minum air putih yang cukup dan bila perlu tambahkan vitamin/suplemen.
  6. Hindari stress.
  7. Vaksin Influenza setiap tahun.
  8. Kurangi kebiasaan merokok.
Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Yuk Kenali Sinusitis dan Cara Pencegahannya

oleh dr. Fathul Djannah, SpPA | Universitas Mataram dibaca dalam: 2 menit
0