Jangan Sepelekan Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Oleh dr. Fathul Djannah, Sp.PA.

Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Pencegahan jauh lebih murah dibandingkan dengan pengobatan sehingga saat ini berlomba-lombalah perusahaan farmasi untuk membuat vitamin dari herbal yang telah dikemas secara apik agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh yang merupakan dasar utama dari segala penyakit.

Di sekeliling kita pun banyak sumber daya alam yang dapat menjadi sarana pencegahan dari berbagai penyakit. Saat ini pun banyak beredar macam-macam obat/suplemen herbal yang dipromosikan melalui sosial media. Selain harga murah dan mudah didapatkan, orang Indonesia familiar dengan jamu, daun-daun dan segala rempah tradisional yang sangat dipercaya dapat menjadi obat bagi segala penyakit, salah satunya yang sedang viral adalah bawang putih hitam.

Bawang putih adalah nama tanaman sekaligus umbi dari tanaman itu sendiri. Bawang putih masih termasuk dalam famili Alliaceae dari genus Allium. Umbi dari tanaman bawang putih sangat familiar di kalangan ibu-ibu rumah tangga, karena bawang putih adalah bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia. Kandungan alliin di dalamnya, membuat bawang putih yang masih mentah terasa getir (pahit agak pedas) ketika dimakan.

Penelitian tentang bawang putih membuktikan adanya kandungan zat-zat pada bawang putih yang bermanfaat untuk kesehatan. Kandungan minyak atsiri pada bawang putih misalnya memiliki khasiat sebagai anti bakteri alami. Kandungan alliin (S-allycysteine) bermanfaat untuk anti kolesterol. Bawang putih juga mengandung kalsium, saltivine, belerang, fosfor, protein, lemak, besi serta vitamin A, B1 dan C.

Ketika bawang putih dimemarkan/dihaluskan, zat alliin yang sebenarnya tidak berbau akan terurai. Terdapat pula kandungan sulfida yang dikenal akan kemampuannya mencegah penyakit kanker. Bawang putih juga ampuh mengobati serangan virus influenza. Aroma khas bawang ini mampu mengaktifkan kinerja membran mucus sehingga saluran pernafasan menjadi lega karena lendir perlahan akan keluar sehingga dapat membantu pada pengobatan asma.

Bawang putih memiliki zat yang berguna sebagai antibiotik di dalam tubuh. Manfaat antibiotik memiliki fungsi sebagai zat untuk melawan kuman serta bakteri penyebab berbagai penyakit. Memakan bawang putih secara teratur dapat pula meningkatkan daya tahan tubuh supaya tidak mudah terserang penyakit. Bawang putih dikenal pula dapat membantu menghilangkan jerawat, menghaluskan kulit bahkan dapat meningkatkan daya berpikir dan ingatan seseorang. Namun baunya yang menyengat terkadang membuat orang malas mengonsumsinya. Berbagai cara dilakukan untuk itu mengurangi bau tidak sedap dari bawang putih itu antara lain dengan menggunakan madu atau mengolahnya menjadi bawang putih hitam.

Beberapa macam bawang putih yang ada di sekitar kita antara lain:

1. Bawang Putih Bumbu
Bawang putih bumbu adalah seperti bawang putih yang biasa ditemukan di pasar dan selalu digunakan dalam masakan apa saja.Bentuknya bergerombol.

via pixabay.com

2. Bawang Putih Tunggal/Lanang atau Single Clove Garlic
Bawang putih tunggal/lanang berupa bawang yang tidak bergerombol seperti bawang putih yang biasa ditemukan di pasar namun berbentuk bijian.

via indianmart.com

3. Bawang Putih Hitam
Bawang hitam atau magic black garlic merupakan jenis bawang putih yang diproses secara alami melalui suhu dan juga kelembaban yang dikontrol ketat sehingga tercipta formulasi kimia yang akhirnya menghasilkan bawang putih hitam. Kandungan di dalam proses yang telah dilalui bawang hitam memiliki berbagai manfaat farmakologis bagi kesehatan tubuh dan juga vitalitas. Bawang hitam berkontribusi menciptakan kandungan bawang putih yang lebih hebat.

via foodytraveller.com

Kandungan senyawa S-allycysteine merupakan komponen alami bawang putih segar dan turunan asam amino sistein yang ditemukan dalam jumlah konsentrasi yang lebih besar pada bawang putih hitam dibandingkan bawang putih segar.

Penggunaan bawang putih untuk mengatasi masalah kesehatan, biasanya menggunakan bawang putih tunggal atau yang sering disebut pula dengan bawang putih lanang. Namun penelitian dan kajian ilmiah tentang bawang putih hitam dan juga herbal di Indonesia masih sangat minim. Semoga kedepannya kita sebagai bangsa yang kaya akan sumber daya alam dapat lebih tertantang untuk lebih mengeksplorasi dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Artikel ini:
[Penilaian Rata-rata: 4.5]
Tentang Penulis
Fathul Djannah  

dr. Fathul Djannah, Sp.PA. Alumni FK Universitas Hang Tuah Surabaya dan PPDS Patologi Anatomi Universitas Airlangga Surabaya

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Jangan Sepelekan Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Fathul Djannah 2 menit
0