Sulitnya Menutup Kartu Kredit Bank Mega

Saya pemegang kartu kredit Bank Mega 4890-8700-5635-9*** . Kurang lebih enam bulan yang lalu ditelepon dari Bank Mega yang meminta alamat email saya, karena saya belum mempunyai email, maka akan dikenakan biaya pencetakan lembar penagihan sebesar Rp15.000,-/bulan. Karena saya keberatan, oleh Bank Mega kartu akan ditutup.

Bulan berlalu bulan, tiba-tiba muncul lembar tagihan lagi tertanggal 25 November 2016 dengan total tagihan Rp9.076,- terdiri dari transaksi: tagihan sebelumnya Rp194.076,- ; (biaya cetak tagihan?) Rp.15.000,- ; Billing adjustment Rp200.000,- CR ; dan adjusted annual fees Rp185.000CR.

Tanggal 14 Desember 2016 saya telepon ke call centre Bank Mega dengan Popy pukul 15.15 saya menyatakan keberatan atas munculnya lembar tagihan tersebut, beserta dengan tagihan yang hanya Rp9.076,-. Saya meminta Bank Mega untuk menghapuskannya, tetapi Popy ngotot supaya saya membayarnya karena sudah terkirim. Saya tanya bagaimana cara saya membayar sementara saya tidak mempunyai rekening Mega. Popi bertanya apakah saya punya rekening lain, saya jawab saya punya di CIMB niaga, saya disuruh bayar via Niaga, walau kena biaya transfer Rp7.500,-

Keanehan Bank Mega:

1. Tagihan tiba-tiba muncul sesudah berbulan-bulan tidak ada kabarnya beserta penyesuaian-penyesuaian, status kartu ditutup.

2. Pemaksaan pembayaran tagihan yang bukan diakibatkan penggunaan kartu kredit.

3. Tidak ada solusi kecuali membayar, padahal transfer min Rp.10.000,- sementara saya dianggap berhutang Rp9.076,- dalam hal ini ternyata Bank Mega butuh dana sekali kelebihan pembayaran Rp900 pun diinginkannya.

4.Sulitnya dilakukan penutupan kartu kredit, sudah tidak ada penagihan berbulan-bulan tiba-tiba muncul lagi.

Mohon tanggapan Bank Mega atas keluhan yang menjengkelkan dan menjebak nasabah supaya terus dijadikan sapi perahan kartu kredit Bank Mega.

Nancy Tunggal Dewi
Surakarta

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Bank Mega atas Surat Ibu Nancy Tunggal Dewi

Redaksi yang terhormat, Sehubungan dengan surat Ibu Nancy Tunggal Dewi di mediakonsumen.com (14/12), “Sulitnya Menutup Kartu Kredit Bank Mega”, kami...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • sampai sekarang belum ada tanggapan yg positif dari bank mega bagaimana oknum DC nya kok kayak gitu semua ngk punya etika yg baik g sopan

  • Saya itu sebenarnya sudah takut,gara gara uang rp.9.076,- saya dikejar kejar DC,ternyata benar tgl 16 des 2016( tgl jatuh tempo 15 dec 2016) walaupun saya sudah 2 kali melapor ke call centre bank mega,DC menelpon saya meminta untuk membayar,saya jawab : saya sudah tutup kartunya.baru dc tersebut tidak mengejar saya telpon ditutup.
    Bayangkan bukan kesalahan saya kan?karena saya tidak memakai satu senpun uang bank mega,langsung dilempar ke dc data saya,
    Apalagi bagi yang memakai uang bank mega untuk berbelanja dst.
    Satu satunya jalan untuk tidak berurusan dengan dc bank mega ya saya putuskan HARUS menutup kartu kredit ini,benar benar menakutkan kalau nanti tiba tiba muncul teror telpon akibat tagihan yang tiba tiba muncul,entah biaya tahunan,biaya pengiriman surat dll
    ,apalagi membaca surat pembaca saudara saudari yang lain yang kena teror dc nya
    Waduh kalau saya bisa sport jantung

  • Hanya konfirmasi ,
    Komentar diatas adalah benar dari saya menanggapi saudari @astaridha fenia ,atas surat pembaca saya di media konsumen
    Semoga bank Mega benar benar mau menutup kartu saya sehingga dikemudian hari tidak timbul masalah apapun apalagi di telpon telpon dc

  • Benar benar cape
    Sesuai dengan pembicaraan saya dengan customer wanita yang menelpon saya tgl 20 des 16 akan memberikan bukti /surat penutupan maksimal 2 minggu hari kerja,bahkan customer berjanji maksimal 6 jan 17 pasti sampai,kenyataan sampai hari ini tgl 28 jan 17 ,surat belum saya terima.
    Benarkah kartu saya posisi sudah ditutup,atau hanya mati suri dan sewaktu waktu bisa hidup kembali dgn memunculkan berbagai tagihan spt kejadian sebelumnya
    Saya benar2 menunggu professionalitas bank Mega dan surat yg menjadi hak saya
    Jangan meresahkan saya sebagai konsumen,karena membaca keluhan2 disini membuat saya enggan memakai kartu ini

  • Mengerikan , bisa bisa suatu saat KK yg tidak jelas seperti ini , bisa hidup lagi dgn tagihan macam2