Debt Collector Bank Mega yang Kasar dan Semena-mena

Saya Dian dari Sidoarjo, pemegang kartu kredit bank Mega 420191xxxx0197. Sebelumnya saya pernah mengirimkan surat keluhan mengenai debt collector Bank Mega yang sangat kasar, dan ketidakmampuan saya untuk melunasi tagihan. Artikel saya dimuat di Bulan Februari. Ada tanggapan, tapi bukan penyelesaian dari Bank Mega.

Sudah beberapa minggu ini debt collector Bank Mega mulai menagih dengan kasar. Saya selalu ada pembayaran minimal, terakhir pembayaran saya di Bulan Maret sebesar Rp 756,000. Saya sudah sampaikan keluhan saya mengenai ketidaksanggupan saya yang hanya mampu melunasi dengan mencicil. Solusi dari Bank Mega hanya bisa mencicil 3x, sebesar kurang lebih 3,5 jt/bulan. Saya belum mampu untuk mencicil sebesar itu, untuk itu saya hanya sanggup membayar sesuai permintaan debt collector Bank Mega.

Setelah saya perhatikan, dari bulan ke bulan ternyata pembayaran tersebut tidak berefek ke tagihan saya. Kemudian untuk bulan ini saya menjanjikan akan ada pembayaran Rp. 860,000, berhubung pertengahan bulan ini saya akan menerima bonus tahunan. Namun saya memutuskan untuk tidak membayar tagihan dikarenakan tidak ada perubahan pada tagihan dari bulan ke bulan. Tetapi para debt collector Bank Mega menagih sangat kasar dan membentak agar saya mendatangi kantornya. Debt collector-nya mengaku bernama Robert dan berkantor di Kembang Jepun Surabaya.

Mohon tanggapan dan bantuannya, karena para debt collector Bank Mega sudah sangat meresahkan dan mengancam akan melaporkan ke HRD.

Sungguh kejam sekali cara Bank Mega menagih pembayaran ke konsumennya.

Dian
Sidoarjo – Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan Bank Mega atas Surat Ibu Eryka Anggraeni

Redaksi yang terhormat, Sehubungan dengan surat Ibu Dian Eryka Anggraeni di mediakonsumen.com (3/4), “Debt Collector Bank Mega yang Kasar dan...
Baca Selengkapnya

6 komentar untuk “Debt Collector Bank Mega yang Kasar dan Semena-mena

  • 3 April 2017 - (19:44 WIB)
    Permalink

    SURAT TELAH KEDAHULUAN DITANGGAPI O RIVAL NYA IBU CHRISTIANA
    Kepada Yth mediakonsumeh.com
    Sehubungan dengan surat dari Ibu Dian Eryka Anggraeni (3/4/17) “Debt Collector Bank Meja yang kasar dan semena mena dst ”
    sebelum kami memohon maaf dan menyesali mengapa jawaban dari debt collector kami seperti itu perkenankan kami menjelaskan mengapa hal itu terjadi dan terjadi lagi secara terus menerus ,berkesinambungan,sistematis,dan sporadis di seluruh Indonesia asal pemegang kartu kami gitu saja
    Memang Ibu hal tersebut sudah telah dan memang menjadi kebijakan kami dalam ibu ingin melunasi hutang kk,kami mempunyai kebijak sini an seperti itu yaitu pokok hutang plus beban bunga plus beban lain lain yang tidak bisa kami sebutkan disini yang penting banyak sekali deh
    atau kalau tidak bisa menerima ke bijak sini an kami,yaa silahkan menghadapi teror hebat dari divisi debt kolektor kami
    dan terbukti kan bahwa setiap setoran Ibu tidak masuk ke rekening kk Ibu ,tidak mengurangi hutang Ibu ,karena apa ? karena itu salah satu sumber dana yang cleguk,segar,dan enak dinikmati oleh kami
    mengenai ulah kolektor kami yang semena mena dan kasar itu
    sesuai yang sudah kami harapkan bukankah tingkat keberhasilan melakukan tindakan tsb tinggi,terbukti banyaak sekali klien kami yang ketakutan dan akhirnya membayar sebisa bisanya walaupun menempuh berbagai cara,dan kami sangat bangga beberapa klien kami telah dipecat dari pekerjaannya ditengah sulitnya mencari lapangan kerja saat ini
    untuk itulah kami mohon kerjasama dari Ibu supaya bayar kepada kami,karena kami terkenal sekali kegarangannya ,terbukti ratusan keluhan klien kami memenuhi media ini,sementara ojk,ylki,mediasi konsumen dan institusi lain tidak berkutik menghadapi kami,bahkan puluhan keluhan berjibun setiap bulannya kami anggap angin lalu karena tujuan kami jelas,hutang bayar secepatnya,tanpa ada kebijakan lain lagi plus bunga bunganya
    Soal keluhan Ibu tentang debt kol yang mengancam lapor ke pihak Ibu bekerja dan kasus lain klien lain seperti dimaki,diancam ancam ,dengan tegas nantinya kami tidak mau mengakuinya Bu,bahkan kalau Ibu lapor pada pihak yang berwajibpun kami dengan ketawa ketiwi mengelaknya Bu,karena yang telephone kan memakai telephone yang tidak bisa Ibu hubungi balik,telephone nomornya banyak dan orang orangnya gonta ganti,bisa pakai nama Robertus,abortus,roberto, John,carlos,,susi, dst dsb dan Ibu tidak bakal bisa membuktikan bahwa itu adalah pihak kami,jadi anggap saja itu hiburan dari kami dengan tujuan yaaa itu tadi bayarlah saja Bu
    demikian tanggapan dari kami apa adanya
    kepada mediakonsumeh.com terimakasih atas dimuatnya tanggapan ini
    Hormat kami
    PT.Bank Meja
    silahkan dilanjuuut setorannya Bu

  • 27 September 2017 - (10:50 WIB)
    Permalink

    Yang membedakan manusia dengan binatan adalah:
    1. Manusia punya hati nurani sedangkan binatang hanya punya insting
    2. Manusia punya akal pikiran. Dalam hidupnya belajar untuk mencari kebenaran. Bukan dibutakan sistem, gaji, dan penghargaan.
    3. Manusia punya tau cara berETIKA sedangkan binatang bekerja berdasarkan perintah

    • 26 Maret 2018 - (14:00 WIB)
      Permalink

      Mereka nuraninya sudah ga ada, karena no1 adalah bagaimana caranya mendapatkan komisi dengan menghalalkan segala cara.

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Mega?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Debt Collector Bank Mega yang Kasar dan Semena-mena

oleh Dian E dibaca dalam: 1 menit
6