Premi Rp371 Juta di Prudential Hanya Dikembalikan Rp162 Juta, Tawaran Solusi yang Merugikan Pemegang Polis

Saya adalah pemegang polis asuransi Prudential atas nama Laniwati Halim (Lim See Giok), dengan nomor polis: 10432262. Sebelumnya saya telah menulis surat keluhan terkait Prudential sebagai berikut:

Surat tersebut telah mendapat tanggapan resmi dari pihak Prudential sebagai berikut:

Melalui surat ini, saya ingin menanggapi hak jawab dari pihak Prudential tersebut.

Saya sebagai pemegang polis asuransi Prudential menyampaikan bahwa tawaran solusi dari Prudential sungguh merugikan saya. Bukannya uang saya untuk masa tua saya aman di Prudential, tapi malah hilang bagaikan ditelan bumi. Masak, total uang premi saya sejumlah Rp371.966.000 hanya diganti Rp162.788.258?

Berikut ini adalah rincian pembayaran premi saya:

Premi dari 29 Desember 2014 sampai 27 Juli 2018 @ Rp3.000.000 x 42 bulan = Rp126.000.000
Premi dari 28 Agustus 2018 sampai 29 Juli 2019 @ Rp3.500.000 x 12 bulan = Rp42.000.000
Premi dari 27 Agustus 2019 sampai 30 Mei 2022 @ Rp5.999.000 x 34 bulan = Rp203.966.000

Total premi Rp371.966.000

Masak saya harus menerima solusi yang sangat merugikan bagi saya itu? Sangat mengecewakan. Mengenai jawaban pihak Prudential bahwa produk asuransi saya dikaitkan dengan investasi pada surat saya sebelumnya, saya sudah bilang bahwa agen memberikan penjelasan mengenai jenis asuransi dan manfaat jenis asuransi yang berbeda dengan kenyataan dan mengatakan uang saya akan aman jika ikut asuransi Prudential. Mengenai masalah cuti premi, waktu saya mau cuti premi agen juga tidak menjelaskan risikonya.

Prudential jangan memutarbalikkan fakta dan jangan melemparkan kesalahan karena perbuatan Anda sendiri ke pemegang polis. Seharusnya pihak Prudential itu harus ada tanggung jawab dalam menjaga uang di masa tua saya, bukannya diam saling menyalahkan ke pemegang polis. Jangan cari untung saja ke pemegang polis yang sudah tua seperti saya dengan cara yang tidak manusiawi.

Terima kasih sebelumnya kepada Media Konsumen.

Laniwati Halim
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

42 komentar untuk “Premi Rp371 Juta di Prudential Hanya Dikembalikan Rp162 Juta, Tawaran Solusi yang Merugikan Pemegang Polis

    • 11 Juni 2026 - (21:27 WIB)
      Permalink

      Tolong dibaca surat saya diatas agen Prudential bilang bahwa kalau saya ikut asuransi Prudential uang saya akan aman sehingga saya mau ikut.Saya ini ditipu. Terima kasih

      3
      1
      • 11 Juni 2026 - (21:41 WIB)
        Permalink

        1. Apakah ada bukti tertulis atau rekaman bahwa agen bilang gt? Kalau gak ada, artinya itu klaiman sepihak dari kamu aja..
        2. Waktu tanda tangan itu ada baca gak atau cuma ttd lgs? Org kalau uda ttd itu diasumsikan bahwa uda ngerti dan kamu kan uda cukup umur utk bertanggungjawab atas ttdmu..

        Logikanya :
        Mana ada asuransi itu adl tabungan? Kau bayar asuransi semisal 100 juta lalu pas mau berhenti minta balik 100 jt? Lalu kalau dalam masa sblm berhenti itu kau sakit atau mati, lalu cara asuransi cover kau kayak mana?

        Otak dipake lah.. Jangan mengumbar kedunguAnmu di MK ini malah jadi bahan tertawaan.. Sy aja baca lgs ngeh kl kesalahan y mmg di kamunya.. Mana bisa kamu minta Asuransi tanggungjawab terkecuali poin 1 dan 2 diatas itu jelas..

        Aja aja wae

        1
        4
        • 13 Juni 2026 - (11:17 WIB)
          Permalink

          Parah sekali. Andai surat pembaca ini tidak viral, pasti penulis tidak akan mendapatkan uang sepeser pun.

          Pihak prudential yang akhirnya menawarkan sejumlah uang, berarti membuktikan memang ada sesuatu yang ditutup-tutupi.

          • 13 Juni 2026 - (14:20 WIB)
            Permalink

            Memang banyak yang tidak beres mulai dari agen sampai para petinggi Prudential

            4
            1
    • 19 Juni 2026 - (14:28 WIB)
      Permalink

      Oh @Sinz ini pasti agen Prudential yang menghandle polis Ibu Laniwati makanya anda marah – marah sambil berkata-kata sangat kasar terhadap Ibu Laniwati di forum ini.Sangat tidak berpendidikan dan tidak berkwalitas anda ini.Kalau anak buahnya saja tingkah lakunya seperti ini maka leadernya pasti tingkah lakunya lebih parah lagi.

      2
      1
  • 11 Juni 2026 - (21:42 WIB)
    Permalink

    1. Apakah ada bukti tertulis atau rekaman bahwa agen bilang gt? Kalau gak ada, artinya itu klaiman sepihak dari kamu aja..
    2. Waktu tanda tangan itu ada baca gak atau cuma ttd lgs? Org kalau uda ttd itu diasumsikan bahwa uda ngerti dan kamu kan uda cukup umur utk bertanggungjawab atas ttdmu..

    Logikanya :
    Mana ada asuransi itu adl tabungan? Kau bayar asuransi semisal 100 juta lalu pas mau berhenti minta balik 100 jt? Lalu kalau dalam masa sblm berhenti itu kau sakit atau mati, lalu cara asuransi cover kau kayak mana?

    Otak dipake lah.. Jangan mengumbar kedunguAnmu di MK ini malah jadi bahan tertawaan.. Sy aja baca lgs ngeh kl kesalahan y mmg di kamunya.. Mana bisa kamu minta Asuransi tanggungjawab terkecuali poin 1 dan 2 diatas itu jelas..

    Aja aja wae

    1
    4
    • 12 Juni 2026 - (13:48 WIB)
      Permalink

      Untuk poin no 1:saya menjadi pemegang polis mulai 24 Februari 2015 sampai terakhir cuti premi di bulan Juni 2022.Coba dipikir kalau tidak ada omongan dari agen yang bilang uang saya akan aman jika ikut asuransi Prudential otomatis saya tidak akan ikut selama itu atau tepatnya saya tidak akan pernah ikut asuransi Prudential.
      Untuk poin no 2:Di buku polis ada tulisan mata saya sudah bermasalah sebelum ikut asuransi,saya pun sudah tua otomatis mata saya juga tidak sesehat seperti waktu muda dulu lalu saya disuruh baca buku setebal itu dan tulisan yang kecil- kecil sungguh suatu hal yang tidak mungkin.Kalau begini apa gunanya agen asuransi kalau tidak bisa dipercaya oleh calon pemegang polis dan pemegang polis. Ingat agen asuransii itu ujung tombak perusahaan asuransi.Nama perusahaan asuransi bisa menjadi baik atau buruk tergantung dari agen dan petinggi di perusahaan asuransi tersebut.Oh ya
      Anda agennya Asuransi Prudential ya.Dari bahasa sudah kelihatan sekali.Coba anda baca komentar – komentar masyarakat Indonesia yg pintar mana ada komen yang menertawakan kesialan saya ikut asuransi Prudential. Makanya kalau punya otak itu kerja yang benar.Ada-ada saja pembelaan dari anda.Semoga Tuhan Yang Maha Esa mengampuni semua dosa-dosa anda dan dosa pihak Prundential. Salam kejujuran hati .

      3
      1
      • 12 Juni 2026 - (13:56 WIB)
        Permalink

        1. Berarti itu lah ********* kamu.. Kalau ada yang blg eh minum baygon itu enak lho, lalu kau minum gt?
        2. Mau mata kau minus mau mata kau buta itu urusan kau pribadi dan ketika kau ttd itu mank kau dihipnotis? Itu kau lakukan atas kesadaran kau sendiri.

        Skrg kau ada bukti gak agennya ngomong kayak gt baik tertulis atau rekaman? Di mata hukum pun kalau hanya klaiman kau sepihak ya kau pasti yang salah..

        Gak usa panjang x lebar x tinggi utk menjelaskan krn kl dr sisi hukum itu dilihatnya adl hitam diatas putih bukan asumsi atau pendapat.

        Sy agen Asuransi? Nah dr sini aja kau asumsi lagi..

        Kau menulis di MK dan MK sebagai wadah publik dan wajar kalau sy tanggapi berdasarkan logika sederhana..

        Kau asuransikan mobil kau.. Tiap tahun bayar.. Lalu pas gak ada kecelakaan atau kerusakan, lalu kau mau semua uang yang kau bayar ke asuransi mobil itu dibalikin??

        Nalar otak kau itu bermasalah..

        Kau itu korban penipuan atas ********* sendiri..

        1
        3
        • 12 Juni 2026 - (17:32 WIB)
          Permalink

          @Sinz, anda ini punya hati nurani atau tidak sih.Kata-kata anda ini sangat tidak mencerminkan orang yang berpendidikan.

          3
          1
      • 12 Juni 2026 - (17:25 WIB)
        Permalink

        Nah sudah kelihatan kan kwalitas agen Prudential itu kalau bahasanya saja sudah seperti orang tidak berpendidikan. Kalau mau membela diri agar dapat nama dari Prudential silahkan aja anda komentar seperti apa yang penting warga negara Indonesia tidak sebodoh yang anda bayangkan karena saya yakin warga negara Indonesia yang di media konsumen itu berisi orang-orang pintar.Media konsumen terbaik, dan pembaca maupun pengikut media konsumen juga orang cerdas yang tidak seperti kwalitas anda .

        3
        1
  • 12 Juni 2026 - (16:06 WIB)
    Permalink

    Sungguh saya tidak mengira perusahaan asuransi besar seperti Prudential kok bisa agennya berbuat seperti ini ya,bagaimana petinggi Prudential mendidik agennya dan kok bisa sampai merekrut agen yang seperti ini.Saya jamin kalau agen dan petinggi Prudential berbuat seperti ini demi meraup keuntungan maka jangan salahkan kalau tidak ada yang mau ikut di asuransi Prudential.Petinggi Prudential menutupi kesalahan agen dengan menyalahkan pemegang polis yang sudah tua.Agen tega menipu pemegang polis terlihat dari premi yang dibayar oleh pemegang polis jauh lebih besar dari uang pertanggungannya.Agen menyalahgunakan kepercayaan pemegang polis.Demi mendapatkan keuntungan besar baik agen maupun petinggi Prudential tega berbuat sekeji ini kepada pemegang polis apalagi Ibu Laniwati ini sudah tua.

    3
    1
    • 12 Juni 2026 - (17:22 WIB)
      Permalink

      Nah sudah kelihatan kan kwalitas agen Prudential itu kalau bahasanya saja sudah seperti orang tidak berpendidikan. Kalau mau membela diri agar dapat nama dari Prudential silahkan aja anda komentar seperti apa yang penting warga negara Indonesia tidak sebodoh yang anda bayangkan karena saya yakin warga negara Indonesia yang di media konsumen itu berisi orang-orang pintar.Media konsumen terbaik, dan pembaca maupun pengikut media konsumen juga orang cerdas yang tidak seperti kwalitas anda.

      3
      1
      • 12 Juni 2026 - (19:54 WIB)
        Permalink

        Gak heran sih hidup kau sial krn kedung4an kau sendiri lalu berlagak jd victim.. Gak bisa jawab poin2 yang sy tanya lalu berlagak paling victim pdhal semua terjadi karena kedung4an sendiri.. Tertawa liat kesialan hidup kau

        • 12 Juni 2026 - (20:37 WIB)
          Permalink

          Jika anda merasa pandai ya wajar lah namanya juga penjahat pasti pintar putar balikkan fakta.Sial dan keberuntungan itu yang menentukan Tuhan Yang Maha Esa bukan omongan anda yang tidak berkelas. Saya paham kwalitas anda jadi agen asuransi makanya ada niat kotor anda cari keuntungan. Kalau saya dikatakan dungu iya saya akui karena terjebak ikut asuransi Prudential yang dimana juga kena jebakan mulut manis agen- agen seperti anda. Masyarakat Indonesia yang cerdas dan baik bisa menilai kok .Salam Kejujuran dan Hati Nurani.

          3
          1
          • 12 Juni 2026 - (21:09 WIB)
            Permalink

            Lah kau yang bilang diri kau sial diawal.. Makanya baca.. Jangan pura2 pikun.. Gak heran main drama victim adl keahlian kau.. Sy kan cuma kutip bahwa kau blg diri kau sial.. Penjahat kayak kau itu lah yang mutar balik fakta.. Ada gak rekaman atau tulisan bahwa agen ngomong kayak gt? lalu kau ttd itu dgn umur yang cukup dan kesadaran penuh, artinya apa? elo yang ******..

            Malah fitnah sy adl agen.. Gak heran sih hidup kau sial krn fitnah org .. Stop normalisasi org *****..
            Manusia halu..

    • 12 Juni 2026 - (19:53 WIB)
      Permalink

      Lah mmgnya sy agen asuransi? Dr sini aja kau sudah melenceng jauh.. Hiduplah dalam halusinasi kau makanya gak heran hidup kau bisa sial trs

      • 13 Juni 2026 - (15:23 WIB)
        Permalink

        Cukup disenyum’i orang-orang seperti anda .Biar semua orang bisa menilai anda itu siapa dan bagaimana-bagaimananya.Cari rejeki halal dan belajar untuk berkata-kata .

        3
        1
        • 14 Juni 2026 - (11:58 WIB)
          Permalink

          Lho kalau cukup disenyumi, lalu ngapain kau balas terus.. Sy mah senyum2 aja krn kesialan kau itu muncul dr ********* kau yang kau sendiri gak tahu bahwa kau itu *****..

          Ini adalah buah dr ********* kamu.. Sy gak balas lagi.. Mau lanjut baca baca MK di hari Minggu yang cerah ini penuh dengan rejeki yang hrs disyukuri krn gak semua org punya hari Minggu yang cerah.. Ada yang malah kena hujan petir sampe curhat..

          • 15 Juni 2026 - (21:28 WIB)
            Permalink

            Tidak usah menunggu seperti Minggu kemarin tanggal 14 Juni 2026 sebagai Minggu yang cerah, tiap hari pun terasa cerah bagi anda bila tidak ada pemegang polis Prudential yang menyampaikan keluhan terkait perbuatan agen Prudential dan petinggi-petinggi Prudential yang merugikan pemegang polis di Media Konsumen tetapi sayangnya tidak semua pemegang polis Prudential yang pasrah dan menerima nasib akibat uang preminya habis karena ditipu oleh agen Prudential dan petinggi-petinggi Prudential, akhirnya ada yang kebakaran jenggot dan marah-marah di Media Konsumen sambil mengolok-olok pemegang polis yang mengirim surat keluhan ke Media Konsumen.

            3
            1
    • 13 Juni 2026 - (11:16 WIB)
      Permalink

      Berarti sekarang kita tidak bisa berpedoman pada perusahaan besar pasti aman karena oknum-oknum di dalam perusahaan besar itu kalau bermasalah dan tidak takut dosa, menghalalkan segala cara demi meraup keuntungan maka yang sengsara pasti pemegang polisnya

      3
      1
  • 14 Juni 2026 - (09:37 WIB)
    Permalink

    Di pikiran Petinggi dan agen Prudential jangan cari keuntungan melulu dengan menipu pemegang polis habis-habisan apalagi ini yang ditipu sudah tua, orang yang awam tentang asuransi dengan memanfaatkan ketidaktahuannya untuk menguras uang pemegang polis lalu setelah kalian makan uangnya Rp 371.966.000 kalian kembalikan hanya Rp 162.788.258.Sungguh raja tega kalian.

    3
    1
    • 14 Juni 2026 - (11:52 WIB)
      Permalink

      Muncul lagi pahlawan kesiangan.. Kau berbacot itu hanya berdasarkan narasi, tp pernah liat polisnya? Pernah liat apa yang tercantum didalamnya? Pernah nyari tau atau hanya berdasarkan tulisan narasi?

      Jadi org pintaran dikit sblm berbacot..

      Org bisa blg sy ngomong kasar, ya krn otak2 ***** itu mmg hrs dikerasin biar paham..

      Pak Ahok pun ngomongnya nyelikit krn mmg subjeknya itu uda salah tp ngeyel..

      • 15 Juni 2026 - (21:23 WIB)
        Permalink

        Ya saya akui anda memang pintar dalam hal asuransi Prudential terutama trik menipu pemegang polis sampai habis uang premi pemegang polis dan memang Anda harus bicara kasar agar semua pembaca Media Konsumen tahu beginilah kwalitas agen Prudential. Kalau kwalitas agen Prudential seperti ini saya tidak bisa membayangkan bagaimana kwalitas dari petinggi-petinggi di Prudential.

        3
        1
  • 14 Juni 2026 - (11:27 WIB)
    Permalink

    Kepercayaan saya kepada agen Prudential seperti air susu dibalas dengan air tuba. Sungguh saya tidak mengira omongan agen Prudential yang merayu saya agar masuk asuransi Prudential uang saya akan aman ternyata bohong semua. Uang saya di Prudential sampai habis tetapi mau dibalikkan hanya Rp 162.788.258.Siapa yang mau ikut Asuransi Prudential lagi kalau cara kerjanya seperti ini. Kapok sudah.

    3
    1
    • 14 Juni 2026 - (11:48 WIB)
      Permalink

      Makanya sblm masuk asuransi, nyari tau dl.. Jangan sok kaya lgs main masuk hanya dengan dalih percaya.. Sy bahkan gak yakin agen blg gt.. Kalau ada ya balik lagi, ada bukti rekaman atau tertulis gak kalau agen blg kayak gt? Ini aja kau sendiri gak bs jawab dr kmrn.. Muter2 nyari pembenaran tp nyatanya hal ini terjadi krn ********* sendiri..

      Kau ada mobil.. Lalu kau buat asuransi utk mobil.. Uda bayar sebulan 1 juta.. Lalu selama 1 tahun uda bayar 12 juta lalu gak terjadi apa apa, lalu kau berharap uang yang kau bayar ke asuransi mobil itu dibalikin semua? Logika yang sgt sederhana saja kau gak bisa cerna.. Lalu nuduh asuransi mobil itu nipu??

      Siapa yang mau ikut? Masih banyak krn org2 gak se***** kau.. Org orang tau asuransi itu dan mrk tau uang yang mrk pakai bayar itu berharga makanya mrk nanya dengan jelas dan paham jelas apa yang mrk bayar..

      Jangan krn ********* kamu lalu mencap sesuatu itu buruk.. Kalaupun seumpama ada oknum, ya itu hrs dibuktikan dengan rekaman atau surat yang mmg ada agennya ngomong gt krn kau yang sign kertas itu..

      Dimata hukum pun ya kau salah dan blunder.. Gak usa nyari simpati di MK krn kalau ditilik dari kasus ini, mmg kau yang salah.. Mau dalil apapun, apalagi pake dalil krn “sy percaya”.

      Udalah, mnrt keyakinan sy itu uang gak akan kembali.. Terima nasib aja dan belajar utk tdk ***** kedepannya..

      Kalau kau masih ada polis itu buka di dalamnya ada tabel yang menunjukkan ilustrasi nilai tunai dari tahun 1 sampe tahun ke 10 dengan ada yang yang rendah, menengah dan tinggi.. Kalau ini aja kau terlewati, y sudahlah..

      1
      3
      • 19 Juni 2026 - (08:22 WIB)
        Permalink

        @Sinz.Saya yakin anda ini agen Prudential yang menangani polis Ibu Laniwati tidak usah menutupi lagi akui saja dan anda tidak terima karena Ibu Laniwati menulis di Media Konsumen tentang permasalahannya dengan Prudential.

        2
        1
        • 19 Juni 2026 - (09:46 WIB)
          Permalink

          Memang saya yakin @Sinz ini agen Prudential yang menangani polis saya.

          2
          1
  • 15 Juni 2026 - (21:18 WIB)
    Permalink

    Pertanyaan ini sudah saya jawab diatas tetapi anda masih menanyakan terus jawaban dari pertanyaan ini.Apa anda masih tidak paham dengan jawaban saya di atas? Padahal jawaban saya sudah cukup jelas dan anak Sekolah Dasar pun pasti sudah paham. Di benak saya sekarang muncul pertanyaan Anda ini sebenarnya lulusan sampai mana ya kok sampai bisa diterima menjadi agen Prudential.

    3
    1
  • 19 Juni 2026 - (08:14 WIB)
    Permalink

    Kasihan Ibu ini sudah ditipu agen Prudential sampai uang preminya sebesar Rp 371.966.000 habis padahal uang segitu bisa dibelikan mobil atau emas banyak tetapi oleh Prudential hanya dikembalikan Rp162.788.258. Perusahaan asuransi besar kok modelnya begini ya.Malu-maluin aja.

    2
    1
    • 19 Juni 2026 - (09:40 WIB)
      Permalink

      Para atasan dan agen Prudential itu sudah bermuka tebal tidak punya rasa malu lagi meskipun cara kerja mereka tidak benar dan perbuatannya tidak terpuji. Itu dianggap mereka sudah biasa karena mereka sudah melakukan perbuatan ini berkali-kali. Kalau mereka punya rasa malu pasti ganti ruginya untuk premi saya yang telah dimakan mereka tidak Rp 162.788.258 aja sedangkan uang saya yang dimakan Rp 371.966.000. Sangat tidak masuk akal.

      2
      1
      • 21 Juni 2026 - (21:48 WIB)
        Permalink

        Kaget .. Padahal perusahaan asuransi besar, makan uang nasabah sebesar itu hanya mau ganti sebesar 162.788.258

        • 22 Juni 2026 - (11:12 WIB)
          Permalink

          Saya sebagai pemegang polis kaget sekali. Benar-benar tidak ada tanggung jawab Prudential. Mengenaskan perusahaan asuransi yang besar kok modelnya seperti ini.

  • 21 Juni 2026 - (21:40 WIB)
    Permalink

    Kaget saya Prudential yang notabene perusahaan asuransi besar dan sudah lama makan uang pemegang polis yang sudah tua sejumlah Rp 371.966.000 itu tetapi setelah itu hanya mau mengganti Rp162.788.258.

    • 22 Juni 2026 - (11:02 WIB)
      Permalink

      Ya saya juga kaget. Untung saya tidak ada penyakit jantung. Benar-benar tidak ada tanggung jawab Prudential

    • 22 Juni 2026 - (11:15 WIB)
      Permalink

      Saran saya anda jangan ikut Prudential daripada nanti kejadian seperti saya terulang kembali dan hidup anda tidak tenang.

    • 22 Juni 2026 - (11:19 WIB)
      Permalink

      Sangat-sangat mengecewakan sekali dan solusi yang tidak masuk di akal. Prudential mau tetap keluar uang sedikit untuk ganti rugi pemegang polis.

  • 23 Juni 2026 - (23:29 WIB)
    Permalink

    Untung saya tidak ikut asuransi Prudential.Ternyata Prudential ini perusahaan asuransi yang penuh masalah baik agen maupun atasan-atasannya.Kasihan Ibu Laniwati ini sudah tua hidupnya dibuat susah Prudential.Saya bantu Ibu Laniwati untuk menviralkan masalah Ibu biar semua orang tahu bagaimana Prudential itu.Begini kok bisa menjadi perusahaan asuransi besar di Indonesia.Bagaimana sih kerja @Otoritas Jasa Keuangan ?Bantulah Ibu Laniwati agar uang preminya bisa dikembalikan semua karena memang Beliau ini ditipu oleh agen Prudential.

  • 24 Juni 2026 - (07:51 WIB)
    Permalink

    Terima kasih banyak kepada @Diamond Boy bila anda mau membantu untuk menviralkan masalah saya dengan Prudential ini agar masalah saya terselesaikan dengan tawaran solusi dari Prudential yang tidak merugikan saya lagi dan untung anda tidak ikut di Prudential daripada kena masalah seperti saya dengan dimasukkan oleh agen diikutkan asuransi gado-gado.

 Apa Komentar Anda?

Ada 42 komentar sampai saat ini..

Premi Rp371 Juta di Prudential Hanya Dikembalikan Rp162 Juta, Tawaran …

oleh Julianto Irawan dibaca dalam: 1 menit
42