Tiga Bulan Menunggu e-Polis dan Kartu Peserta AXA Mandiri, Data Pengkinian Sudah Dikirim tapi Terus Diminta Lagi

Karena tertarik dengan tawaran program Asuransi Proteksi Extra dari AXA Mandiri, akhirnya kami ikut program tersebut dengan membayar premi polis atas nama Setiawati sebesar Rp5.851.200 pada 12 Juni 2026. Setelah mengisi data lengkap, pada 15 Juni 2026 kami diinfo oleh agen yang bersangkutan bahwa e-polis sudah dikirim ke email, dengan nomor polis: 610-0001914 (bukti terlampir).

Nah, karena dicek di email tidak ada e-polis yang masuk, di sini baru tersadar kalau kami mengisi alamat email salah. Hari itu juga, 15 Juni, kami langsung info alamat email yang benar kepada agen AXA Mandiri cabang Fatmawati Jakarta, Saudari Arl***, dan direspons akan diteruskan ke kantor.

Namun sampai tanggal 1 Juli kami belum terima juga polisnya. Akhirnya setelah kami info ke agen yang bersangkutan tanggal 2 Juli 2026, dikatakan bahwa pengiriman e-polis dan kartu peserta nasabah akan diproses 7 hari kerja. Namun sampai tanggal 22 Juli (20 hari) masih belum ada yang masuk juga.

Tanggal 3 Agustus 2026, kami diinfo oleh agennya bahwa nasabah harus melakukan pengkinian data. Lalu dijanjikan nasabah akan dihubungi/ditelepon oleh kantor AXA Mandiri antara tanggal 3 sampai 10 Agustus 2026. Namun ternyata tidak ada sekalipun telepon dari AXA Mandiri yang menghubungi kami. Sampai tanggal 11 Agustus 2026 masih tidak ada respons dari Axa Mandiri, akhirnya kami menghubungi CS AXA Mandiri karena sudah hopeless dengan janji-janji yang memakan waktu 2 bulan tapi tidak ada hasil.

Setelah kami menghubungi CS AXA Mandiri, kami diarahkan untuk ke kantor AXA Mandiri terdekat dan kami melakukan pengkinian data kembali dengan KTP asli dan paspor asli pada tanggal 14 Agustus 2026 di AXA Mandiri Gatot Subroto Barat Denpasar. Saya pikir karena sudah ke kantor cabang, permasalahan sudah beres.

Sebenarnya kami selalu menanyakan permasalahan kami via email ke CS AXA Mandiri yang selalu dijawab oleh Saudari Alf***. Namun setiap kami follow up, seperti robot yang menjawab bahwa nasabah harus melakukan pengkinian data. Saya heran dengan perusahaan sebesar AXA Mandiri, data yang dikirim tidak terekam dengan baik. Bahkan email kami pernah direspons dengan tidak simpatik oleh Alf***, CS AXA Mandiri Jakarta, dengan menulis “mana pengkinian data????????????” dengan tanda tanya panjang. Beginikah cara customer service memperlakukan nasabahnya?

Akhirnya kami kirimkan dari kantor AXA Mandiri Bali semua data pengkinian data yang baru lagi ke kantor AXA Mandiri Jakarta (nomor resi terlampir). Namun sampai kemarin tanggal 9 September, kantor Jakarta tidak ada menerima data pengkinian data yang dikirim oleh stafnya AXA sendiri.

Bahkan hari ini tanggal 11 September kami menerima email kembali dari CS AXA Mandiri, Alf***, meminta lagi pengkinian data (bukti terlampir). Saya tidak tahu Alf*** ini manusia atau robot yang bertanya berulang-ulang dengan kasus yang sama.

Intinya kami dari tanggal 12 Juni bayar lunas tapi belum menerima e-polis dan kartu peserta. Bagaimana kalau ada kondisi urgent saya masuk RS, tidak bisa menggunakan fasilitas ini padahal kami sudah bayar lunas 3 bulan lalu?

Tolong dengan hormat AXA Mandiri Jakarta bisa memberikan penjelasan atas nasib kami, berapa lama lagi kami menerima hak kami untuk e-polis dan kartunya? Ini baru masalah polis, bagaimana dengan masalah klaim jika kami dipersulit seperti ini? Kalau tidak ada solusi dan itikad baik, kembalikan saja uang premi kami/refund.

Terima kasih Media Konsumen yang sudah memuat surat keluhan kami.

Setiawati
Denpasar, Bali

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Tiga Bulan Menunggu e-Polis dan Kartu Peserta AXA Mandiri, Data Pengki…

oleh setiawati wangraharja ⏱ waktu baca: 2 menit
0