Jangan Anggap Remeh Sakit Kepala

Oleh dr. Fathul Djannah, Sp.PA.

Hampir semua orang pernah mengeluhkan sakit kepala. Sakit kepala adalah rasa nyeri yang berada di daerah kepala. Sebagian menyebutkan dengan kata “pusing”. Derajat nya pun berbeda-beda. Ada yang nyeri kepala sebelah atau nyeri yang seperti diikat atau seperti ditusuk tusuk atau perasaan berputar putar juga masuk dalam kategori sakit kepala.

Penyebab Sakit Kepala Bermacam-macam

Secara khusus berasal dari kepala dan secara umum adalah akibat kelainan sistemik/seluruh badan. Hampir semua kelainan organ yang ada di kepala dapat menyebabkan kelainan sakit kepala. Kelainan bisa berupa kelainan bawaan/congenital, infeksi atau tumor.

Pada infeksi bisa disebabkan karena infeksi di daerah hidung telinga dan tenggorokan, termasuk sinus, mata dan otak termasuk pada meningen/selaput pembungkus otak. Ditambah gejala infeksi seperti demam dan flu.

Penyebab sakit kepala bisa juga karena penyakit sistemik/organ seluruh tubuh seperti gangguan pembuluh darah, hiperkolesterolemia, stress, kelelahan dll.

Untuk menentukan sumber dari sakit kepala dibutuhkan anamnesa/tanya jawab, pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan radiologi dan biopsi. Dari anamnesa, jenis sakit kepala dapat diperkirakan dimana kelainannya berasal namun kepastiannya tetap harus didukung oleh pemeriksaan yang lain.

Pada infeksi bagian telinga biasanya sakit kepala akan diikuti dengan vertigo yaitu perasaan berputar putar baik diri penderita atau dunia sekelilingnya yang berputar. Bahkan dapat disertai dengan mual dan muntah.

Penyebab yang lain adalah tumor. Tumor bisa berupa tumor jinak atau ganas.

Kelainan Dicurigai Berasal dari Tumor bila Ada Gejala Tambahan

Keganasan pada Nasofaring sering dengan keluhan sakit kepala, mimisan, telinga mendenging (tinitus) dan gangguan melihat dobel pada mata (diplopia). Keganasan pada nasofaring adalah keganasan yang paling sering terjadi pada tumor kepala dan leher.

Keluhan sakit kepala akibat kelainan di mata dapat berupa nyeri yang ditusuk tusuk atau kepala terasa sangat berat. Bila infeksi maka akan ada tambahan gejala lain yaitu mata merah dan keluar tahi mata yang berlebihan. Pada tumor mata keluhan utama adalah sakit kepala dan gangguan penglihatan.

Keluhan sakit kepala akibat kelainan di otak baik akibat infeksi dan tumor akan menyebabkan keluhan sakit kepala yang sangat menonjol sertai diikuti dengan mual, muntah, kaku kuduk atau gangguan saraf lainnya seperti lumpuh.

Terapi pada penderita sakit kepala akan berdasarkan sumbernya namun penanganan sakit kepala pasti dikerjakan pertama kali saat penderita mengeluhkannya karena keluhan nyeri yang hebat dapat menyebabkan neurogenic shock hingga kematian.

Pencegahan lebih baik daripada pengobatan

Jangan pernah anggap remeh sakit kepala. Umumnya penderita mengobati sendiri dengan menggunakan jenis obat antinyeri non steroid seperti Parasetamol, Aspirin atau Asam Mefenamat. Namun bila sakit kepala masih berlanjut setelah 2 atau 3 hari dengan pengobatan sendiri maka segeralah ke dokter untuk pengobatan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Artikel ini:
[Penilaian Rata-rata: 5]
Tentang Penulis
Fathul Djannah  

dr. Fathul Djannah, Sp.PA. Alumni FK Universitas Hang Tuah Surabaya dan PPDS Patologi Anatomi Universitas Airlangga Surabaya. - Dosen FK Universitas Mataram, NTB sejak 2003. - Kepala Divisi Laboratorium Patologi Anatomi RSUP NTB sejak 2010. - Peserta Program Doktor (S3) Ilmu Kedokteran FK Universitas Hasanuddin, 2018

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Jangan Anggap Remeh Sakit Kepala

Fathul Djannah 2 menit
0