LPKTN RI Jelaskan Bahaya Gula Rafinasi Bagi Konsumen

Hello ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š #SahabatKoncer kali ini #MiminKoncer mau membahas tentang Gula Rafinasi nih. Emang sih Gula Rafinasi banyak dijual eceran di Supermarket dan pasar tradisional nah #MiminKoncer selaku Admin Medsos di Divisi Humas Kominfo LPKTN RI sedikit akan menjelaskan terkait Bahaya Gula Rafinasi bagi Konsumen. Kebetulan Unit Pengawasan Bahan Pokok Beredar (Wasbapokdar) LPKTN RI baru-baru saja menggelar sidak bersama BPOM di berbagai wilayah di Indonesia.

Gula adalah sesuatu yang sulit dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Sahabat mungkin sudah tahu bahwa kita harus sebisa mungkin mengurangi konsumsi gula, namun perhatikan juga jenis gula yang sahabat konsumsi. Beberapa gula, terutama jenis gula rafinasi, dapat menyebabkan kenaikan gula darah dalam waktu yang cepat. Hal ini meningkatkan risiko diabetes dan masalah penyakit kronis lainnya.

Sebenarnya apa itu gula rafinasi? Simak ulasannya dari #MiminKoncer berikut ini :

1. Apa itu Gula Rafinasi?

Gula rafinasi adalah gula yang memiliki warna lebih putih dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi. Sejumlah besar makanan yang sahabat makan sebenarnya mengandung gula yang memiliki tingkat kemurnian tinggi ini. Gula jenis ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti lemak dan kolesterol.

2. Apa Bedanya Gula Putih dengan Gula Rafinasi?

Gula mentah sebagai hasil olahan pertama adalah sukrosa yang disintesis dari tebu dan belum dapat dikonsumsi secara langsung. Setelah diolah lagi, gula mentah akan menjadi gula rafinasi.

Pada pemrosesan untuk menjadi gula ini, kandungan molases atau cairan kental yang mengandung gula telah dihilangkan. Pembuatan gula rafinasi dimulai dari kristal gula mentah yang direndam, untuk dilembutkan di dalam sirup terkonsentrasi. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan lapisan coklat pada kristal tanpa membuatnya larut.

Kristal yang telah bersih, kemudian dicampurkan ke dalam cairan yang kemudian disaring dari kotoran-kotoran yang tertinggal. Cairan larutan gula ini kemudian direbus dan didinginkan hingga terbentuk kristal gula putih.

Gula ini banyak digunakan di dalam berbagai industri karena lebih murni dan berpenampilan lebih bersih dibandingkan gula mentah.

3. Kenapa Gula Rafinasi Berbahaya?

Jika sahabat mengonsumsi gula ini, tubuh sahabat akan membutuhkan vitamin B kompleks, kalsium, dan magnesium untuk mencerna gula ini, karena tingkat kemurniannya yang sangat tinggi.

Hal ini menyebabkan secara mendadak tubuh sahabat โ€˜mencuriโ€™ ketersediaan vitamin B kompleks dari sistem saraf, mengambil kalsium dan magnesium dari tulang dan gigi yang dapat menyebabkan osteoporosis atau masalah kesehatan lainnya.

Sahabat akan mengalami pengeroposan tulang jika sahabat mengonsumsi gula rafinasi secara terus menerus.

Bahaya lainnya adalah meningkatnya risiko diabetes yang sangat tinggi karena gula ini mudah sekali terpecah menjadi glukosa dan menyebabkan terjadinya hiperglikemia (suatu keadaan gula terlalu tinggi dalam darah) atau juga sahabat akan mengalami hipoglikemia (suatu keadaan rendahnya gula darah), karena tubuh melepas insulin secara berlebihan.

Gula rafinasi yang dapat mengambil vitamin B komplek dari syaraf disinyalir sebagai penyebab depresi dan penyimpangan perilaku. Meskipun belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

4. Gula Rafinasi Dilarang Pemerintah

Berdasarkan SK Menperindag NO 527/MPT/KET/9/2004, gula rafinasi hanya diperuntukkan untuk industri dan tidak diperuntukkan bagi konsumsi langsung karena harus melalui proses terlebih dahulu.

Gula ini mengandung banyak bahan fermentasi sehingga menyebabkan masalah kesehatan. Gula rafinasi yang dikonsumsi langsung mengakibatkan penuaan pada kulit melalui proses alami glikasi.

Proses glikasi merupakan saat molekul gula diserap ke dalam aliran darah selama proses pencernaan dan menutup molekul protein pada kulit. Semakin banyak proses glikasi yang dialami, maka kulit semakin gelap dan kusam serta mempengaruhi molekul protein yang menghasilkan kolagen dan elastin.

Semoga artikel ini bermanfaat ya.

#SalamKonsumenCerdas
#KonsumenHebatEkonomiKuat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Artikel ini:
[Penilaian Rata-rata: 5]
Tentang Penulis
Lembaga Pelindungan Konsumen dan Tertib Niaga RI  

Lembaga Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga RI === Kantor Disperindag Prov. Kepri. Gedung B1, Komplek Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. === LPKTN RI adalah Lembaga yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

LPKTN RI Jelaskan Bahaya Gula Rafinasi Bagi Konsumen

LPKTN RI 2 menit
0