Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Pelayanan Buruk IndiHome kepada Pelanggan 19 Juli 2026 Zakaria 1 Komentar Call Center, Customer Care, Customer complaint handling, Customer Service, e-Voucher, Gangguan internet, Gangguan layanan, Gangguan teknis, IndiHome, Internet Service Provider, Kompensasi kerugian, Kondisi layanan tidak sesuai harapan, Kondisi layanan tidak sesuai promosi, Koneksi internet, Kunjungan teknisi, LOS (Lost Of Signal), MyTelkomsel, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Telkomsel, Telkomsel Indihome, Voucher, Voucher Belanja, Voucher Diskon Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Dengan ini saya mengungkapkan kekecewaan saya sebagai pelanggan IndiHome selama beberapa tahun ini terhadap pelayanan IndiHome kepada konsumen. Pertama: Internet tidak bisa digunakan Pada 13 Juli 2026 sekitar pukul 15.00, tiba-tiba internet tidak bisa digunakan. Setelah saya cek, ternyata sinyal LOS di modem menyala merah. Saya sudah mencoba langkah-langkah yang biasa disarankan oleh customer service IndiHome, tapi masih belum bisa, sehingga saya memutuskan membuat laporan kepada customer service. Masih pada 13 Juli 2026 sekitar pukul 18.00, saya mendapat balasan bahwa ada pemeliharaan jaringan dengan estimasi waktu 36 jam. Namun hingga saya menulis surat ini, hal yang diinformasikan tersebut tidak terjadi dan internet masih belum bisa digunakan. Ketika saya melapor lagi, saya hanya disuruh menunggu “sebentar lagi” tanpa estimasi yang jelas, dan bisa saja berlanjut hingga hari berikutnya. Sebagai pelanggan yang sudah memenuhi kewajiban dengan pembayaran tepat waktu tanpa pernah terlambat sekalipun, saya merasa hak saya untuk menggunakan internet tidak terpenuhi. Apalagi ketika melapor, saya hanya disuruh menunggu tanpa ada informasi yang jelas mengenai penyebabnya, sehingga pelanggan hanya bisa menunggu dalam ketidakpastian. Kedua: Voucher kesetiaan pelanggan tidak bisa digunakan Pada 25 Juni 2026, saya mendapat chat WhatsApp dari IndiHome bahwa saya mendapat voucher atas kesetiaan menggunakan layanan IndiHome. Ketika saya klik, link voucher tersebut diarahkan ke aplikasi MyTelkomsel dan berisi pilihan satu dari tiga voucher. Ketika saya coba memilih salah satu, keterangannya “kupon sudah habis” dan ketika saya mencoba dua yang lain, keterangannya sama saja. Saya berpikir, kalau diberi voucher atas kesetiaan pelanggan, seharusnya pelanggan tetap bisa mendapatkan pilihannya apa pun yang dipilih. Sehingga saya merasa pihak IndiHome melakukan pembohongan kepada pelanggan dengan cara memberikan info voucher kesetiaan agar pelanggan senang, padahal sistemnya “siapa cepat dia dapat.” Saya coba tanyakan kepada customer service IndiHome pada hari yang sama, namun hingga saat saya menulis surat ini tidak ada tanggapan yang jelas. Sudah beberapa kali saya follow up, jawabannya tetap template: disuruh menunggu saja. Sebagai pelanggan yang sudah setia bersama IndiHome selama beberapa tahun, saya merasa kecewa dengan pelayanan yang diberikan atas dua hal di atas, ditambah dengan customer service yang hanya memberikan jawaban template untuk menunggu dan menunggu. Zakaria Demak, Jawa Tengah Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
madman19 Juli 2026 - (15:50 WIB)Permalink Pertama , jangan buat pengaduan lewat si Veronika di aplikasi. Sejak dipegang Telkomsel, pengaduan via aplikasi cuma sampah dibanding era Telkom Indihome dulu. Lakukan pengaduan lewat 188. Jika tidak puas, gunakan akun medsos Indihome di X, Instagram, atau Facebook. Kedua, voucher Indihome memang dibatasi kuota. Anda harus sering-sering cek penawaran voucher terbaru lewat aplikasi ketimbang menunggu sampai dipanggil ambil jatah (yang bisa jadi sudah habis). Kalau anda tipe ngebos, ambil saja voucher khusus untuk bos yang jarang cepat habis, seperti VIP lounge bandara atau potongan menginap di hotel bintang tujuh. Login untuk Membalas