BCA dan Asuransi AIA Tidak Profesional, Niat Berinvestasi Malah Merugi

Ayah saya sudah menjadi Nasabah Bank BCA selama puluhan tahun, dan selama puluhan tahun pula menjalin kepercayaan dan rasa aman. Tetapi pada tahun 2011, seorang staf BCA (kedudukannya sudah tinggi) yang bernama Lily K***** menawarkan 2 Produk AIA “Investasi Bonus Asuransi Jiwa” (yang setelah saya pelajari ini ternyata Unit Link):

1. PROVISA PLATINUM MAX
Nomor Polis: 25912054
Premi: 100 juta per tahun.

2. PROVISA SYARIAH
Nomor Polis: 26604141, Premi: 14 juta per tahun
Nomor Polis: 26603942, Premi: 14 juta per tahun
Nomor Polis: 26604108, Premi: 14 juta per tahun
Nomor Polis: 26603896, Premi: 14 juta per tahun
Nomor Polis: 26604051, Premi: 14 juta per tahun

Saudari Lily K***** memberikan janji / iming-iming sebagai berikut:

Kalau mau investasi di AIA saja pak. Ini produk Investasi; Bonus Asuransi Jiwa + Dapat Sepeda Motor; Bunganya Lebih Besar daripada Deposito; Dalam kurun waktu 3 – 4 tahun bisa untung 25%-35%; Pembayarannya hanya 7 kali (7 Tahun).

Tanpa diberitahu adanya biaya bulanan, risiko, dll.

Ayah saya awalnya ragu, lalu saudari ini berkata, “Tenang saja pak, kalau ada apa-apa, bapak cari BCA saja” (memberi rasa aman agar ayah saya percaya). Mengingat ibu ini bukan staf biasa, tapi punya kedudukan, ayah saya pun termakan omongan dia. Sebagai catatan, ibu ini datang bersama Agen AIA ke kediaman ayah saya untuk tanda tangan berkas, dan mengatakan kalau ada pihak AIA yang menelepon bapak bilang iya saja. Ayah saya pun mengiyakan karena percaya.

Selama bertahun-tahun, dengan bodohnya ayah saya membayar Premi ke AIA dengan sistem AutoDebet tanpa rasa curiga. Sampai kemudian pada tahun 2018 ini, yang seharusnya premi tahunan sudah selesai pada tahun 2017 (pembayaran 7x), tiba-tiba di-AutoDebet lagi.

Ayah saya curiga, lalu mengecek kedua Polis tersebut. Nilai investasi yang dikira sudah bertambah 25%-30%, ternyata malah merugi. Ayah saya merasa sudah ditipu dan kepercayaannya dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sampai saat surat ini ditulis, Produk PROVISA SYARIAH sudah dicairkan dan merugi ratusan juta rupiah. Sudah kami sampaikan surat keluhan  kepada Pihak AIA, sudah berkali-kali datang ke KCU Kisaran dan belum ada jawaban yang pasti, hanya disuruh menunggu 20 hari, masih diproses, dst.

Sebagai nasabah, ayah saya sangat dirugikan, bukan hanya materi, tapi juga waktu selama 8 tahun, karena tidak diberikan informasi yang lengkap, merasa tertipu, terperdaya, dan dimanfaatkan. Sedangkan pelaku? Menurut informasi yang saya dapat, beliau sekarang menjadi Kepala Kantor Cabang di salah satu kota di Sumatera Utara sejak setelah menawarkan produk Asuransi berkedok Investasi ini.

Apakah seperti ini mental pegawai-pegawai di BCA dan AIA? Hanya demi untung sampai berbuat seperti ini? Di mana keadilan? Saya sudah memberi waktu cukup lama sampai surat ini ditulis. Saya akan melapor ke pihak berwajib kalau tidak ada pertanggungjawaban dari AIA dan BCA.

Herry Tan
Kisaran – Sumatera Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Asuransi AIA:
[Total:82    Rata-Rata: 2.4/5]
Tanggapan AIA Financial atas Surat Bapak Herry Tan

Kepada Yth. Redaksi Mediakonsumen.com Sehubungan dengan masukan Bapak A Tjian dan Bapak Albert Tan, di MediaKonsumen.com yang berjudul “BCA dan...
Baca Selengkapnya

Loading...

11 komentar untuk “BCA dan Asuransi AIA Tidak Profesional, Niat Berinvestasi Malah Merugi

  • 8 Oktober 2018 - (17:09 WIB)
    Permalink

    inilah kerja2 asuransi, slalu saja nyalahin nasabah, pdhl dr awal, ada pasal2 yg tdk di jelaskan, kedepan mari kita jaga dan share serta gak usah lg ikut asuransi , ajak teman dan kell terdekat jauhi mereka, spya mereka bisa menjadi dan ambil pelajaran, gmna rasax d block sama nasbaha heheehehhe.

  • 19 Oktober 2018 - (15:38 WIB)
    Permalink

    JANGAN PERNAH BERINVESTASI DI ASURANSI (UNITLINK)

    Pokoknya jangan pernah mau ikut asuransi yang berkedok investasi. Investasi cukup di saham, reksadana atau obligasi saja. Asuransi lebih baik beli asuransi murni saja yang tidak ada embel-embel investasi didalamnya.
    Unitlink atau Asuransi berkedok investasi kalaupun memberi keuntungan itu jumlahnya sangat kecil karena harus terpotong banyak biaya.

    • 2 November 2018 - (18:25 WIB)
      Permalink

      Betul Sekali pak. Saya jg skrg kalau investasi Di produk2 yg bapak sebutkan diatas. Belum lagi zaman sekarang sudah Banyak produk investasi yg Di terbitan Pemerintah secara Online ,berinvestasi jadi Lebih mudah Dan Aman.

      Tapi, emg lagi nahas. Dulu ortu ikut yg begituan. Saya Masih Di bangku sekolah Dan tidak Di Beritahu.

      Saya yakin Perusahaan Asuransi Di Indonesia itu baik Dan bermanfaat. Tapi rata2 bermasalah Di Mental Agen2nya / Org yg Menawarkan. You know lah. Habis Manis Sepah Di buang.

      • 13 Februari 2019 - (02:48 WIB)
        Permalink

        Saya sudah mengikuti asuransi provisa max DI BCA selama 1 thn 2 bulan dg pembyaran 1 jt /bln…bagaimana baiknya ya pk..takutnya nanti pas waktunya di klaim susah..saya membaca artikel bpa jadi takut…

  • 20 Maret 2019 - (19:13 WIB)
    Permalink

    Semua menyalahkan asuransi nya…jelas2 AIA perusahaan asuransi, knp investasi? Wkwkwk lucu…nama nya AIA investment? Perusahaan reksadana, saham, dll yg murni investasi banyak, knp malah investasi di perusahaan asuransi??

    Tau guna nya investasi di asuransi? Guna nya untuk membayar biaya asuransi jika suatu saat nasabah tidak mampu bayar premi, nah investasi tsb yg bayar biaya asuransi…supaya apa? Supaya nasabah masi terproteksi…polis gak lapse sia2…klo lapse sia2, nasabah rugi kan… ?

    Jelasin pasal2? Boleh…kl ada yg mau saya jelasin pasal2 mengenai asuransi, silahkan hubungi saya, chandra 081212105384…wa only…

    Be a smart customer…. thanks…

    • 2 Oktober 2019 - (11:03 WIB)
      Permalink

      Kalau SEMUA AGEN ASURANSI KAYAK KAU!! MAU MENJELASKAN DI AWAL TIDAK AD EMBEL2 , TIPU2, GA AD ORG YG BAKAL DI RUGIKAN. tapi BACA KOMEN KAU SAJA , SUDAH KELIHATAN ORG KYK MANA KAMU ! . Untuk mengerti poin2 Keluhan saya Di Atas saja Kamu Tidak bisa mengerti. Komen mu ini hanya pembelian sia2 Dari pihak sebelah.

      The points is not just to be ” Smart ” ,but You Need ” HUMANITY ” as well

      Regards

  • 17 Juli 2019 - (09:33 WIB)
    Permalink

    Saya juga ikut Provisa Syariah sejak tahun 2013 dg premi 1 juta/ bulan. Awalnya saya tertarik dg selebaran dari bank BCA dg iming2 yang menggiurkan dan di selebaran itu tidak menyebutkan kata2 asuransi jiwa atau AIA sama sekali. Jadi saya pikir itu tabungan berjangka. Waktu saya kesana untuk ttd berkas2, saya baru tahu klo itu produknya AIA. Mbak nya juga bilang klo ini investasi bonus asuransi. Bodohnya pas ttd saya iya2 aja. Mungkin saat itu saya masih blo’on. Nah setelah 3 tahun kemudian saya iseng baca laporan dari AIA yg dikirim tiap tahun. Kaget lah saya ternyata hasilnya jaaauuuhhh berbeda dg selebaran yg diedarkan bank BCA. Tahun depan sudah genap 7 tahun saya setor premi. Mau stop nanti kena penalti. Klo diterusin nanti rugi banyak. Saya jadi dilema.

  • 14 Agustus 2019 - (17:26 WIB)
    Permalink

    Wah, saya juga termasuk salah satu korban dari produk AIA ini. Dan saat ini sudah masuk tahun ke-5.
    Masih pertimbangkan mau saya tutup saja jadinya kalau ternyata seperti ini, banyak keluhan dari konsumen lain.
    Kalau ternyata banyak yang merasa tertipu, seperti ini, kenapa produk ini masih berkeliaran ya? Seharusnya sudah ada tindakan karena sudah merugikan banyak orang.

  • 1 Oktober 2019 - (12:31 WIB)
    Permalink

    Tolong berika saran saya sudah ikut provisa syariah dr tahun 2015 apakah baiknya saya teruskan 7th bisa kembali modal atau berhenti sampai disini saja..

  • 28 Maret 2020 - (18:09 WIB)
    Permalink

    saya sdh genap 7 tahun ikut aia..full invest 500rb perbupan …klu di total uang saya ada 42 jt …tp apa yg saya dapat ..setelah 7 tahun..saya hanya menerima 25.100.000 aja ..
    bangsat itu asuransi aia .penipu berkedok pahlawan …
    kenapa saya bipang aia itu bangsat n penipu ..karna dia telah mnggondol uang saya skitar 17 jt ….
    aq kecewa bangt …
    buat yg masih aktif ijut asuransi ini segera tutup aja ..klu g di tutup..nanti akan lbh kecewa lagi ..
    janji manis di muoa diank ..stelah qta butuh ambil uang ..dgn seenaknya ngasih jumpah yg spihak …asuransi aia emqng penipu n bang***..

  • 8 Mei 2020 - (11:16 WIB)
    Permalink

    Saya sangat kecewa dan sakit hati dulu kalo nawari manisnya mintak ampun saya ikut dana pensiun di iming2i selama 7 tahun dapet 55jt sekian eh mala di bayar 20 juta aja selama 7 th aia penipu itu saya sangat tidak trima apa mau di gugat jalur hukum aja biar sekalian tutup itu PT aia soale bener2 merugikan orang banyak uda berapa ratus orang yg di tipu. Aku dulu percaya karna ada di bca e ternyata penipu juga mau tak sebari di media sosial biar semua tau selama tidak ngembalihkan dana saya liat aja

 Apa Komentar Anda mengenai Asuransi AIA?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

BCA dan Asuransi AIA Tidak Profesional, Niat Berinvestasi Malah Merugi…

oleh Herry Tan dibaca dalam: 2 min
11