Credit Card AEON Saya Diblokir Sepihak Tanpa Pemberitahuan Sebelumnya

Malam bosquh,

Saya Deni Suparyadi, pengguna credit card AEON dengan limit tidak besar, hanya 2 juta. Kendala awal yang saya tahu, saya pergi ke Alfamart ingin belanja, cuma ingin tahu sisa limit dengan cek saldo. Tiba-tiba kartu saya ditelan oleh mesin ATM, tertulis karena aktivitas apa saya lupa. Saya bingung, karena saya bayar tidak pernah telat lebih dari 30 hari. Kejadian tanggal 17 Juli 2019 pukul 15:30-an sore, saya lupa jelasnya karena panik.

Saya kirim email tuk minta blokir sementara karena itu CC tertelan. Saat saya dapat balasan email, ternyata sudah diblokir permanen. Nah di sini saya mencoba untuk lebih jelas, saya hubungi call center AEON. Ternyata susah sekali menghubungi call center AEON, saya masuk ke bagian kehilangan kartu baru disambung ke call center. Info dari call center “APA”, saya minta cetak ulang kartu saya, tapi info CS “Credit card bapak sudah terblokir dari awal Juli. Dikarenakan ada audit dari bagian analis, card bapak sudah diblokir PERMANEN”.

Kaget dong, ini gak ada konfirmasi lho. Baru saya tanya nih dengan bahasa penyampaian tenang tidak marah-marah ya, baca yang pelan ya saudara-saudara:

Saya: Saya tanya apa saya ada telat sampe berbulan-bulan??
CS: Gak ada pak.
Saya : saya selaku pemakai credit card yang tidak pernah telat berbulan bulan kok diblokir permanen tanpa ada info ke nasabah?
CS: Iya itu kewenangan penerbit card.
Saya : Saya tanya lagi, ini sepihak dong namanya.
CS: Cuma jawab itu hak dan kewenangan penerbit card.
Saya: Pelayanan macam apa ini? Ini credit card mbak, anda namanya sepihak dan merugikan saya, gak ada confirm apa-apa ke saya. Nama baik saya bisa jelek karena di sini. Bisa cek nama saya di SLIK OJK, ini bisa saya tuntut kalian. Saya komplain keras di sini, ini direkam kan? Saya komplain berat karena kebijakan perusahaan Anda yang merugikan nasabah pengguna AEON. Titik beratnya, sampai saya info saya gak akan ada bayar. Kecewa dan komplain berat saya di sini.

Tolong bagian yang bertanggung jawab, ini masih di sini saya komplain. Cara pelayanan AEON credit card blokir nasabah dengan sepihak tanpa pemberitahuan apa-apa ke email ataupun telepon, saya bisa tuntut kalian dengan asumsi pencemaran nama baik saya. Kembalikan hak saya baru saya akan bayar sisa tagihannya. Kalo tidak ada penanggulangan saya siap lapor ke bagian yang lebih berwenang soal hak nasabah yang Anda nilai sepihak ini . Terlampir di foto, itu jawaban dari CS via email.

Deni Suparyadi
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai AEON Credit Service:
Tanggapan AEON atas Surat Bapak Deni Suparyadi

Yth. Redaksi MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan surat Bapak Deni Suparyadi di MediaKonsumen.com tertanggal 20 Juli 2019 dengan judul: “Credit Card AEON...
Baca Selengkapnya

Loading...

2 komentar untuk “Credit Card AEON Saya Diblokir Sepihak Tanpa Pemberitahuan Sebelumnya

  • 20 Juli 2019 - (21:31 WIB)
    Kalau kena saya sih kecewa jg seperti itu. Apalagi pas mau belanja tiba tiba kartunya di blokir kan sepihak namanya. Kalaupun misalnya ada tagihan yg belum dibayarkan. Kan mesti kasih peringatan dulu kalau belum dibayar tanggal sekian kartu akan diblokir. Pemberitahuan ini supaya pengguna bisa mengambil langkah selanjutnya
    • 21 Juli 2019 - (02:59 WIB)
      Naikin trus pak informasi keluhan bapak d sini. Saya sih sangat kecewa , nama baik saya bisa tercoreng , ini udah melanggar banget … sepihak itu sama aja pembodohan , kalau kita ada telat bayar ber bulan” , boleh seperti ini.. nah d sini manaaaa bukti nya sampai itu kena blokir , yg kena blokir biasa nya kn pelanggaran berat atau menyalahi aturan dan kebijakan yg ada… saya lucu aja jawaban cs pun tidak bisa berikan bukti saya bermasalah.

 Apa Komentar Anda mengenai AEON Credit Service?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Credit Card AEON Saya Diblokir Sepihak Tanpa Pemberitahuan Sebelumnya…

oleh Deni suparyadi dibaca dalam: 2 min
2