Saya Korban Pinjol, Dana Pinjaman Macet dan “Galbay” Sampai Sekitar 30 Juta

Saya pertama meminjam untuk keperluan saya dan ingin memberi uang kepada nenek saya serta untuk uang tambahan modal usaha saya pertama saya meminjam di aplikasi pinjaman online sebesar Rp1 juta dengan penerimaan pencairan hanya Rp600 ribu dengan pelunasan tenor 90 hari.

Setelah saya masukkan semua data saya untuk mendaftar ternyata saat persetujuan tenornya 5 hari dan saya pun bingung mau membatalkan tetapi saya butuh uang itu untuk perputaran jualan saya ya saya ambil dana itu dengan bunga besar.

Saya jatuh tempo saya belum ada dana karena belum menerima gaji dari tempat kerja saya, ya akhirnya saya cari pinjaman ke teman tidak ada keputusan saya selanjutnya mencari pinjaman online lagi dan saya meminjam Rp1,5 juta tetapi pencairan hanya 900 ribu. Saya ambil karena butuh untuk menutup lobang yang pinjaman pertama dan itu saya lakukan berulang-ulang sampai terkumpul 25 aplikasi pinjaman online (tetapi saat pembayaran saya tidak pernah telat). Hanya karena saya tidak ada dana saya diancam disebarkan data saya kan itu termasuk pencemaran nama baik. Lha bagaimana lagi kalau tidak ada dana apa yang saya jadikan dana untuk mengembalikan dana pinjaman itu.

Sampai saudara keluarga dan teman kerja dikirimi data saya yang menerangkan saya mempunua hutang 20juta dan orang yang menerima pesan tersebut disuruh untuk menanggung hutang saya.

Ya Allah sampai saya serasa seperti hancur berkeping keping karena merasa malu dan tidak tahu harus berbuat seperti apa. Mohon kepada pemerintah banyak rakyatnya yang terjerat hutang dan saya mohon mungkin tidak hanya saya saja yang merasakan ini dan menjadi korban diluar juga masih banyak ya kita merasa dirugikan karena dengan bunga yang tinggi itu kesulitan dalam hal pembayaran.

Sampai kapan negeri ini banyak lintah darat seperti itu yang memanfaatkan dana orang diatas penderitaan orang lain negara ini juga punya hutang tetapi pasti penagihan tidak akan seperti pinjaman online yang kasar dan mengancam serta bisa mencemarkan nama baik.

Demikian semoga tidak ada korban lagi ini curahan hati saya karena saya sudah lemah rasanya merasakan apa yang saya alami serta keluarga saya juga ikut sedih melihat saya dan bingung harus bagaimana. Intinya saya gali lobang tutup lobang dan sekarang saya sudah tidak ada dana untuk melunasi bagaimana lagi

Mohon kepada OJK atau pemerintah terkait bidang keuangan koperasi yang menyediakan investigasi kepada penyedia layanan jasa pinjaman online mohon segera ditindaklanjuti karena meresahkan sekali mengambil keuntungan diatas penderitaan, jeritan dan tangisan orang lain

Terima kasih.

Ervan Andri
Sidoarjo, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:290    Rata-Rata: 4.1/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

88 komentar untuk “Saya Korban Pinjol, Dana Pinjaman Macet dan “Galbay” Sampai Sekitar 30 Juta

  • 10 Desember 2020 - (12:22 WIB)
    Permalink

    Entahlah saya jadi bingung mau komentar seperti apa.
    Di satu sisi saya juga turut sedih atas apa yang menimpa saudara.
    tapi di sisi lain saya seperti mau ketawa,setelah anda meminjam sana sini dengan bunga yang sangat wow.Lalu anda menjerit dan menyalahkan mereka yang anda sebut “Lintah darat”.

    semoga permasalahan anda segera terselesaikan.

    bagaimana tanggapannya Bapak @muhammad barangkali anda punya solusi.

    44
    8
    • 10 Desember 2020 - (19:44 WIB)
      Permalink

      Saya turut simpati atas kejadian yg menimpa bapak. Yang sudah ya sudah, sekarang fokus berusaha mencari solusi utk melunasi hutang ini. Semoga masalah nya cepat terselesaikan. Btw abaikan saja pak komentar komentar negatif disini. Biasalah mulut DC emang begitu hehe

      19
      5
      • 11 Desember 2020 - (06:52 WIB)
        Permalink

        Pak bapak, mendingan mati gak makan daripada berurusan dengan pinjol sarangnya rentenir. Ayo kita sama sama bangkrutkan pinjol tahan diri untuk tidak meminjam dan untuk tidak baca aplikasi pinjol, karena jaman udah gila, rentenir dibikin legal oleh pemerintah.

        14
        1
        • 11 Desember 2020 - (19:27 WIB)
          Permalink

          Sy pernah berurusan dng mrk, kalo sy ambil jalan simple saja yakni uang yg ditransfer ke saya itu yg saya kembalikan dengan asumsi toh “kalian tidak rugi dng uang yg saya pulangin perkara bunga dll sorry sy gak mau bayar terserah kalian mau atau tidak..” Itu yg sy ucapkan ke mereka DC akhirnya mrk mau tuh duit nya dan selesai urusan saya. Mereka pinjol2 ini tidak punya kekuatan hukum pidana jadi hanya bisa main gertak & mengancam, santuy saja☺

        • 23 Januari 2021 - (20:15 WIB)
          Permalink

          Sebelum meminjam pakai hp baru isi kontak dc pinjol ilegal semua, kontak orang orang pinjol ilegal semua , baru masuk pinjol pinjol ilegal , pinjami semua baru kabur

      • 23 Januari 2021 - (20:17 WIB)
        Permalink

        Saya juga gagal bayar 40 apk , aman aman aja tuh , kominfo dah bilang pinjam fintec ilegal tak perlu bayar , mereka gak bakal kerumah menagihnyaa.

      • 14 Desember 2020 - (10:29 WIB)
        Permalink

        saran saya tidak usah dibayar, coba buka youtube dan lihat video roy shakti dan setelah anda lihat video nya saya yakin anda akan merasa lebih tenang, masalah nama blacklist di ojk anggap aja anda sdh kembali ke jalan yg benar….. hidup tanpa berutang bukan nya lebih baik, tetap semangat

    • 11 Desember 2020 - (09:00 WIB)
      Permalink

      Menurut sy,,dri jatuh tempo pinjaman pertama klo gk mampu bayar,, ya jgn di bayar dulu,, biar bagaimanapun nilainya tetap msh paling kecil,klo bunga bengkak g masuk akal msh bs minta pertolongan pemerintah ato polisi, susah2nyapun bs jual hape ato harta benda di rmh, klo kecil msh lbh mudah ketutup, lain cerita klo minjam lgi buat nutupin pan tiap minjam gk pernah terima full jdi klo sm2 susah,, susahnya lbh aman di lobang pertama,, biar gk jatuh ke lubang yg sm berulang2. bertanggung jwb sm nanggung resiko di pinjaman pertama ajah lbh ringan dn gk akan nyampe 20jt, pahit2nya di kejar krn hutang sedikit malunya gk sm dgn di kejar hutang gede da sm2 malu ini hadapi yg jatuh pertama alasannya krn blm tau , ini lbh masuk logika dn mudah dpt simpati.

      3
      1
    • 11 Desember 2020 - (10:12 WIB)
      Permalink

      @M.Abu Hasan

      1. Nasabah PinjoL ini memposisikan dirinya sebagai Korban. Itu Keliru.

      Kenyataannya Nasabah Fintech juga sebagai Pelaku.

      Nasabah sama jeleknya seperti Pegawai Fintech dan DC. Fintech ada karena ada yang mau jadi Nasabahnya. Fintech Makmur karena banyak yang menjadi Nasabahnya. Mereka saling menguntungkan.

      Untungnya Nasabah:

      Nasabah untung atas kehadiran Fintech karena Pinjaman Langsung Cepat Cair, tanpa ribet, bisa di ajukan sambil tiduran dan sambil ongkang ongkang kaki di Wc.

      Tidak seperti sebelum adanya Fintech, cari pinjaman harus ngemis ngemis ke kerabat, itu juga tak pasti.

      Pinjaman yang cepat Cair itu adalah Keuntungan yang sering mereka lupakan. Jika mereka ingat bahwa mereka sudah pernah Untung maka mereka tidak mungkin koar koar seperti ini seolah olah mereka murni sangat dirugikan.

      2. Korban Fintech adalah Dia yang tidak punya Hutang tapi ikut diganggu Penagih Hutang/DC.

      Pinjam di Fintech sama halnya Nasabah sudah menjual Data Pribadinya. Menjual Kontak orang yang ada di Hp nya. Menyetujui kontak itu sebagai sasaran Penagihan Hutang.

      Korban Fintech

      – Semua Kontak orang di HP yang ikut ditagih DC.
      – Semua yang khawatir saat Rumah Nasabah di datangin DC (Keluarga dirumah dan Tetangga)
      – Semua orang yang terpaksa ikut menutupi tagihan Hutang Nasabah.
      – Semua kerabat Nasabah yang hutangnya belum terbayar karena Nasabah sudah bangkrut karena Fintech.

      3. Nasabah ini sebenarnya adalah Korban Fintech iLegaL.

      Ya, Korban Fintech dengan Korban Fintech iLegaL memiliki arti yang berbeda.

      Sesuatu yang iLegal itu mengandung Penipuan dan mengandung ketidak teraturan. Ke semena menaan.

      Ciri Fintech iLegaL:

      Pinjaman 1 juta yang cair 600 ribu, pinjaman 1.5 juta yang cair 900 ribu.

      Tipu tipu Tenor.
      Kenyaataannya memang Fintech iLegal sama sekali tidak ada yang real menawarkan Tenor 90 hari. Itu hanya modus saja. Tenor 90 hari yang dipilih itu nyatanya memang hanya 5 hari. Karena Fintech iLegal memang sengaja menJebak dengan bayangan Tenor seperti itu.

      Nasabah yang tadinya memilih Tenor 90 hari, terkejut dengan Tenor yang berubah menjadi 5 hari namun tidak bisa lagi membatalkan ajuan itu karena serta merta Dana Langsung diproses untuk dikirim ke Rekening Nasabah. Jebakan Fintech iLegal memang seperti itu.

      4. Siapapun yang terjebak pada Fintech iLegaL, ujung ujungnya pasti GaLi Lubang Tutup Lubang.

      Sudah jelas, alasan Nasabah pinjam di Fintech dikarenakan sedang sulit keuangan. Mustahil Nasabah bisa melunasi pinjaman dengan Tenor yang hanya 5 Hari.

      Dalam 1 aplikasi Fintech iLegaL, disitu ada banyak turunan aplikasinya. Bahkan ada yang sampai 15 aplikasi. Seperti anda membuka FoLder data di komputer. Ketika di klik dalam Folder itu ada banyak nama aplikasi lagi.

      Banyaknya turunan aplikasi pinjaman itu memang sengaja di persiapkan oleh Fintech iLegaL agar Nasabah bisa membayar tagihan dari Dana Pinjaman pada aplikasi yang lainnya lagi, begitupun seterusnya sampai 30 aplikasi.

      5. Statement Pemerintah, Pinjamlah sebanyak banyaknya kepada Fintech iLegaL tapi Jangan dibayar.

      Itu statement Pemerintah demi membangkrutkan PinjoL iLegaL. Namun salah di artikan oleh banyak orang.

      Mengetahui statement itu, maka banyak orang yang berhutang tak Bayar ke Fintech iLegaL dengan cara Memanipulasi Data sehingga bisa Lolos dari kejaran DC.

      Namun mereka tidak sadar bahwa Hutang pada siapapun Wajib diBayar. Hutang tak bayar sama halnya mereka semua sudah memesan tempat diNeraka.

      Sebenarnya Arti dari statement Pemerintah itu adalah:

      *Tak Sanggup bayar Jangan Pinjam

      Pinjam pinjam saja tapi jangan dibayar. Pemerintah sudah menebak, pasti Nasabah tidak mampu bayar (emang kalian sanggup bayarnya.?) Kalau tak sanggup jangan Pinjam.

      *Jika Fintech iLegaL tak yakin kemampuan membayar Nasabah, jangan Meminjamkan.

      Secara tidak langsung pemerintah juga berbicara dengan Fintech iLegaL.

      Kalian Fintech iLegal yang masih juga meminjamkan uang pada Nasabah, terima saja resiko tidak dibayar. Kalau tak yakin Nasabah sanggup Bayar ya jangan Memberi Pinjaman.

      *FINTECH ILEGAL yang MELAPOR tentang LARINYA NASABAH tidak akan pernah ditanggapi Pemerintah.

      *Dan NASABAH yang MELAPOR tentang KEJAMNYA FINTECH ILEGAL juga tidak akan pernah di tanggapi oleh Pemerintah.

      Itu sudah jeLas. Yang berurusan dengan sesuatu yang iLegaL sama halnya dengan melanggar hukum. Nasabah dan PinjoL itu telah melanggar Hukum.

      20
      1
    • 12 Desember 2020 - (19:30 WIB)
      Permalink

      Wkwkwk ko bawa2 pemerintah? Elunya aja tolol, mau2nya minjem 1juta cair 600rb, udah gitu minjem lagi 1,5jt yg cuman cair 900rb, lu aja goblok gak mikir, kan sebelum lu setuju lu juga udah pasti baca ketentuannya. Geli gua, ketololan elu di atas rata2

      • 13 Desember 2020 - (01:35 WIB)
        Permalink

        Biasa lah itu orang suka komentar panjang lebar tapi kosong. Biar kelihatan pintar padahal moron. 😂

      • 9 Januari 2021 - (13:18 WIB)
        Permalink

        Pinjam lg sampe 60 aplikasi pinjol illegal.. trs KAGAK USAH BAYAR..
        SIAPKAN MENTAL..LAWAN DC DC BANCI MULUT SAMPAH BUDAK ASING…
        NYALI DC PINJOL DAH KE UKUR..SEBATAS TELEPHONE..DAN WA.

  • 10 Desember 2020 - (12:41 WIB)
    Permalink

    Ya sekarang anda terima akibatnya…..
    Gak mikir mau bayar pake apa….
    PINJOL sana sini dengan pola gali lubang tutup lubang……
    Sekarang anda tinggal menikmati lubang besar yang anda buat……
    Mikir dulu bos, baru bertindak…..
    Jangan bertindak dulu, baru mikir…..

    Kalau memang gak ada duit buat ngasih nenek dan usaha, gak usah sok2an……

    Anda bilang, mereka meresahkan?
    Mikir bos….bisa2nya Anda bilang seperti itu…..

    30
    30
      • 11 Desember 2020 - (08:35 WIB)
        Permalink

        Saya yang bukan DC aja bisa ngmg seperti itu…..Apalagi DC…!!
        Makanya jd orang itu jangan sok2an terlihat kaya…padahal pas2an……
        Pinjamnya enak…..lah, bayarnya pake apa??
        Bulu kemaluan anda???

        orang yang bikin postingan ini, dan ANDA….tipe2 yang manis di depan, pahitndi belakang saat ditagih HUTANG…..

        4
        15
  • 10 Desember 2020 - (12:42 WIB)
    Permalink

    Katanya bunga besar,tapi tetap jg minjam sampai 20 kali lebih,dengan alasan gali lubang tutup lobang.wkt pinjam gak nyalahin ada pinjaman online tp giliran uda gak bs bayar baru nyalahin n minta tlg pemerintah segala macam.sy benar2 gak paham karakter org seperti ini.mudah2an pencerahan @muhammad bs buat anda sadar sesadar sadar nya

    26
    10
    • 10 Desember 2020 - (18:31 WIB)
      Permalink

      Hohoho… Setelah setuju dengan syarat dan ketentuan, dana berupa hutang dikucurkan, dana sudah terpakai, lalu sekarang gagal bayar, kok anda ‘teriak’ lintah darat?
      Saya tetap berharap semoga masalah ini bisa terselesaikan.

      11
      5
  • 10 Desember 2020 - (12:47 WIB)
    Permalink

    Kadang seperti itu lah pinjol,menjebak konsumen tidak sesuai dengan yg di iklankan,iklannya sungguh menarik bisa pinjam dengan di cicil tetapi kenyataannya harus di bayar full dan temponya sangat pendek dengan bunga harian,lebih parah dari rentenir aslinya,tetapi rentenir yg di lindungi oleh ojk,jika kita telat data2 akan disebarluaskan dan nama kita akan di black list dr daftar ojk,padahal aturan pinjolnya yg menjebak konsumen dan tidak sesuai apa yg di dapat sama pembayarannya,tokong awasin lagi pinjol2 yg suka menjebak konsumen yg bisa di byr 3 kali setelah di pinjam harus bayar di kasih batas 5 hari kan kasian…

    22
    9
  • 10 Desember 2020 - (12:48 WIB)
    Permalink

    Dari transaksi pertama Anda meminjam kan sudah tau kalau itu rentenir. Pinjam 1jt hanya dikasih 600rb tenor 5 hari. Harusnya Anda sadar dan stop meminjam bukannya malah pinjam lagi ke rentenir yg lain buat nutupin lubang pertama dst sampai 25x dan pinjaman Anda membengkak baru menyesal.

    23
    3
  • 10 Desember 2020 - (12:58 WIB)
    Permalink

    mungkin anda perlu lebih banyak ngutang lagi… kslau cuma 20 kurang banyak pak… heran ha ada kapoknya..

    13
    4
        • 11 Desember 2020 - (05:24 WIB)
          Permalink

          Kalau udah sebar data kaya gitu gk usah bayar pak, kalau mereka ikut aturan ojk gak sprti itu cara menagihnya. Itu pasti perusahaan ilegal. Jangan takut pak jangan stres, kalau mereka ada mengancam kumpulin aja ancaman mereka nanti laporin kepolisi. Disini banyak DC pinjaman online, gk usah didengerin omongan mereka,tinggalin urusan sama mereka. Bapak jngn meminjam lagi dan minta ampunan sama tuhan.

          9
          2
          • 11 Desember 2020 - (06:40 WIB)
            Permalink

            Atas komen nya pak rafli.bisa buat pencerahan pak.jngn tkut.jngn setres

  • 10 Desember 2020 - (13:02 WIB)
    Permalink

    saya gagal paham. awal niat mau pinjam 1jt tenor 90 hari ya. terus pas mau pinjam berganti jadi 5 hari.
    tapi tetep pinjam dengan alasan mau nambah modal usaha dan kasih nenek.
    kenapa harus pinjam klo udah tau itu ga bener? kan lucu ya. abis itu teriak2 lintah darat, pemerintah ga mau peduli.
    ini kesalahan diri sendiri,jangan play victim.
    bisnis lintah darat ada dikarenakan ada pasarnya. coba kalo ga ada yg pinjem? lama2 juga sepi itu. jgn bilang dengan alasan klasik masnya ga tau kondisi dia dll.
    saya udah pernah di kondisi itu, 4 aplikasi.
    lunas dalam waktu sebulan dengan mengurangi ego tentang pengeluaran.

    24
    5
  • 10 Desember 2020 - (13:17 WIB)
    Permalink

    Mohon maaf, terus terang saya bingung dengan penulisan kalimatnya. Mohon bisa ditata dengan baik ya.
    Saat ini, hal yang bisa Anda lakukan adalah bertobat kepada Allah. Jika Anda beragama Islam, segeralah perbaiki sholat Anda. Tambah dengan sholat2 Sunnah. Terus perbanyak sholawat, sedekah, baca Al Quran, puasa, dzikir Hasbunallah wa nimal wakil 450x, dst. Saya juga pernah mengalami hal di atas. Lalu saya lakukan hal di atas secara konsisten. Lama kelamaan hutang pun mulai terbayar dari rezeki yang datang secara tidak disangka-sangka.

    33
    6
    • 10 Desember 2020 - (13:37 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf, awalnya saya masih bisa bersimpati dengan anda. Saat pinjaman pertama anda ‘ditipu’ dengan menerima uang yg lebih sedikit dengan tenor yg singkat.
      Seharusnya pada saat itu anda berkeputusan untuk berhenti. Cukup. Jangan pinjam pada rentenir online lagi. Kalaupun sangat kepepet, pemerintah sudah membantu fasilitas pinjaman ringan melalui BRI.
      Namun sebaliknya anda malah menerapkan sistem buka tutup lubang lewat rentenir online. Lubang yg anda gali akan semakin dalam.

      Untuk saat ini anda hanya bisa berdoa, dan belajar untuk tebal muka. Syukur2 usaha anda bisa jalan dan mencicil hutang yg ada. Rentenir akan memalukan anda itu sudah pasti, tapi itu adalah ‘obat’ yang harus anda terima dan jalani.

      17
      2
      • 11 Desember 2020 - (08:40 WIB)
        Permalink

        Betul sekali….saya sangat setuju dengan pemikiran anda……
        Berani2nya dia bikin surat terbuka seperti itu…..
        Membuka aib sendiri dan ketololannya …

        2
        7
  • 10 Desember 2020 - (14:21 WIB)
    Permalink

    Saya juga korban pinjol. Saya galbay januari 2019 di kredit pintar.akibatnya colact 5 di bi checking. Sy sdh ke OJk dan tanggungan saya di kredit pintar utang pokok 1juta dan rp 16.500. Tapi ketika saya ke btpn yg menaungi KP, sy dilempar ke apliksi KP. Sdh krm email ke cs KP ,tagihan sy jadi 2 juta. Adakah pembaca yg bisa memberi solusi krn dr OjK tagihan sy di angka 1juta,sdngkan di KP jadi 2juta. Dan sy diminta instal aplikasi KP,untuk pembyaran,sy takut data dan phonebook saya di baca dan ditelpon dr pohak KP? Mohon saran @mohammad

    7
    1
    • 11 Desember 2020 - (11:43 WIB)
      Permalink

      saya juga punya tunggakan di aplikasi shopeepaylater ,tapi saya tetep mecicilnya , saya tidak bisa mecicil lewat aplikasi karna sudah di blokir pihak shopee , jadi saya cicil manual melalui rekening BNI atas nama PT LENTERA DANA , tapi selama ini tagihan saya tidak berkurang walaw sudah di cicil malah tetep bertambah .. padahal setiap selesai cicil saya langsung email bukti transaksi ke pihak shopee , dan yang menagihkan sudah pihak lain dari MB CONSULTING ,, lalu saya emai pihak shopee soal pangihan MB CONSULTING yang berbeda nominal ,, pihak shopee mnejelaskan ke saya untuk mengabaikan tagihan dari MB consulting tapi tetep mengikut tagihan dari PT LENTERA DANA … kalau berbeda begini bagusnya seperti apa ya ?

    • 11 Desember 2020 - (16:13 WIB)
      Permalink

      Saya juga pernah ada gagal bayar di kredit pintar dr 2018 saya baru lunaskan nov tahun ini jadi sudah dua taun..diawal saya pinjam 1 juta tp mmg saat lunasin jadi 2 juta dan kita harus install aplikasinya…klo mmg mas mau ada itikad lunasin kirim email aja mas ke customer care KP nanti diberi tahu nmr pihak DC nya

  • 10 Desember 2020 - (14:48 WIB)
    Permalink

    “Korban” darimana, orang situ pinjem kan udah seharusnya baca syarat dan ketentuan, paling gak liat nominal dan rencana untuk bayar balik.
    Masih mampu bayar internet untuk posting, bukannya di awal cari solusi yg tepat, malah cari lubang lain.

    9
    3
  • 10 Desember 2020 - (14:51 WIB)
    Permalink

    PINJOL itu rentenir.. kl dr kisah anda.. jelas anda salah bahkan sy merasa ada unsur kesengajaan.. krn anda mangatakan sampe 20 lebih aplikasi.. itu ngakali namany.. bahwa benar orang butuh duit. bukan cma anda..tp carany tdk seperti anda.. melaporkan hal.ini ke OJK ga bakal bisa.. krn saat applied anda dianggap setuju dg konsekuesi.. sampe 20 kali loh pak. g wajar..anda yg bisa dianggap menipu.. saran saya lunasi hutang anda atau y terima konsekuesinya.. 20 pinjol pak anda makan.. terlalu kl saya

    10
    1
  • 10 Desember 2020 - (14:56 WIB)
    Permalink

    kemarin gue dapat sms dari no tak dikenal, isi smsnya seperti ini..
    an
    HERU SETIABUDI 838706875** dasana indah blok rk 1 no 20, sampaikan ke dia utk bayarkan hutangnya di tunaigo ke BNl:8808928979964518 dgn nominaI 1.260.OO0 and@ dicantumkan sbg penanggungjwb dalam hutangnya sampaikan skrang atau seGera and@ yg bayarkan skrng, jgn jadi maling kami tunggu pembayarnnya harl ini , Info cs 085871280169 trmksh

    kenal juga kaga sama itu orang.. kenapa gue jadi penanggung jawabnya..

    • 10 Desember 2020 - (18:41 WIB)
      Permalink

      Itu cuma akal akalan dia saja. Kali aja anda gelagapan diintimidasi DC. Selama Anda tidak bersalah cuek aja, atau balik a cam. Orang yang dianggap bertanggung jawab, harus ada dokumen yang ditanda tangani. Ancam saja suruh tunjukkan.

  • 10 Desember 2020 - (15:07 WIB)
    Permalink

    Pak, saya mengerti atas yang bapak alami. Tapi jika bapak disebut “korban” agak kurang pantas rasanya, karena bapak sadar dan memahami betul bunga dan resikonya ketika galbay. Posisi saya saat ini sama seperti bapak, tapi saya tidak mau menyebut diri saya korban karena saya meminjam dalam keadaan sadar dan tidak dipaksa pihak manapun. Yang namanya hutang, entah itu pinjol legal atau ilegal tetap harus dibayar pak. Setiap orang memiliki kadar kesulitan yg beda-beda, mereka akan berhenti menagih atau membuat bapak malu ketika bapak ada itikad baik mau membayar semampunya. Bayar semampunya, tidak perlu menjelaskan kesusahan bapak saat ini karena mereka sama sekali tidak mau tahu. Bapak berikan nominal yang bapak mampu bayar setiap bulannya dan pastikan itu tidak terlambat. Jika mereka tidak mau, bapak ngotot saja disini bapak ada itikad baik mau membayar. Saya lakukan cara yang sama ke beberapa pinjol seperti itu dan mereka mau kok. Semoga cara yg saya gunakan bisa berhasil di bapak. Thankyou

    16
  • 10 Desember 2020 - (15:16 WIB)
    Permalink

    Butuh si butuh tapi jngan memaksakan kemampuan bro. Emang liat berita” tentang pinjol masih nekat aja ya resiko dah lu

    5
    1
    • 10 Desember 2020 - (15:32 WIB)
      Permalink

      Bagi yang pernah mengalami pinjaman online dan data2 ny disebarkam harap cantumkan no wa biar nanti dikumpulkm untuk pelaporan karena pemcemaran nama baik, karena pinjol melebihi lintah darat bunganya sampai 70 persen dgn tenor singkat

      6
      7
  • 10 Desember 2020 - (15:37 WIB)
    Permalink

    Luar biasa yang menulis keluhan ini..
    Kita semua dapat Ilmu bisa minjam di banyak aplikasi
    Alasan mau bantu neneknya yang pasti sudah tua.
    Turut perihatin ya bacanya

    Solusinya gampang
    1,Datangin neneknya
    2,Tanya surat rumahnya dimana
    3,Ambil suratnya lalu cari pembeli
    4,Jual rumahnya Semakin murah jualnya akan semakin cepat masalah anda teratasi
    5,Jika sudah dapat duit bayar semua pinjol2nya lunasin
    6,jika masih sisa buka Usahanya
    7,berusahalah dengan telaten
    8,insya Allah beli lagi rumah buat neneknya.

    Itu solusi paling jitu,jika tak punya rumah,jual rumah bapaknya bilangin terus terang perihal utang
    Jika bapaknya gak punya rumah tanya tetangganya kali rumahnya mau di jual,

    Penulis masih mengatakan dirinya korban
    Ini saya gelii bacanya..
    Anda sendiri sudah tahu bunga pinjol yang anda pinjam..
    Anda mau dan pasti TTD walaupun via email,
    Jelas tidak ada yang di paksa di rugikan atas mau sama mau,..
    Dan taat keperaturan mereka yang meminjamkan.

    Sekian dan selamat mencoba solusi dari saya…
    Semoga berhasil.

    10
    9
  • 10 Desember 2020 - (15:37 WIB)
    Permalink

    Maaf, anda bukan korban pinjol tapi terjerat pinjol karena kesalahan sendiri. Tidak perlu menjerit tapi harus berani menanggung resiko terhadap uang pinjol yang telah anda gunakan.

  • 10 Desember 2020 - (16:04 WIB)
    Permalink

    Mending gak usah di share kesini pak. Tambah sakit hati jadinya’ bukan solusi yg di dapat tp malah bully.an biar aja yg gk tau ikut ngerasain jg pak. Dr pada begini malah di hina dina

    10
    6
    • 10 Desember 2020 - (16:50 WIB)
      Permalink

      Iya bnr.klo punya hutang.pinjol.jngn dishare.bnyk tu jdiny dc²yg komen.yg sabar pk.smoga ada jln kluarnya

      3
      8
    • 10 Desember 2020 - (17:18 WIB)
      Permalink

      Semestinya saat pertama anda sadar kalau pinjol yg pertama bunganya gede dan tenirnya berubah dari 90 hari jadi 5 hari anda segers berupaya melunasinya, secara pada saat itu pinjaman saudara blm banyak, saya yakin anda bisa pinjam dulu dari relasi/saudara. Tapi yg bikin saya heran anda malah seperti lepas kendali pinjam di pinjol sampai 20 aplikasi hanya buat gali lubang tutup lubang.

      Bagaimanapun saat ini hal yg hrs anda lakukan adl melunasi pinjol itu semuanya. Bbrp hal yg perlu anda pertimbangkan al :
      1. Segera cermati asset yg anda miliki dan pilah asset mana yg bisa anda jual utk melunasi kredit tsb, misal kendaraan/motor, dll.
      2. Lakukan pendekatan dgn kerabat, saudara, teman kemungkinan mendpt pinjaman utk melunasi utang, dan semoga anda bisa mengangsur pinjaman tsb tanpa bunga.
      3. Jangan dilanjutkan gali lubang tutup lubangnya dengan menambah pinjol lagi.

      Demikian semoga anda diberikan kemudshan utk melunasi pinjol tsb.

  • 10 Desember 2020 - (16:22 WIB)
    Permalink

    Saya kasihan melihat kegoblokan anda. Sudah tahu pinjam rp 1 juta terima rp. 600 rb dengan tenor 5 hari masih juga mau pinjam. Kegoblokan anda masih berlanjut dengan melakukan pinjaman lagi untuk membayar tagihan pinjaman lainnya. Dalam hal ini anda bukan korban, tapi anda menjerumuskan diri anda sendiri pada masalah yang sebenarnya anda bisa hindari pada proses pinjaman pertama. Anda harus tetap membayar utang utang anda, meskipun anda curhat kemana pun, pasti anda akan di bully terus, karena anda sendiri membuat masalah. Saya dari dulu tidak pernah tertarik dengan pinjol karena bunganya besar dan jika terjadi macet akan meresahkan pihak lain.

    6
    4
  • 10 Desember 2020 - (16:59 WIB)
    Permalink

    Ini seh lucu, minjem sekali ga bisa bayar, tapi ketagihan untuk pinjam? Setelah begitu banyak yg anda pakai uang pinjol, sekarang anda kesal dg tagihan? Dan minta tolong ke pemerintah, ngakak sumpah. Orang klo akal y dipakai, begitu sekali pinjam ga kuat bayar, ya udah stop. Eh ini malah ketagihan

    10
    1
  • 10 Desember 2020 - (17:56 WIB)
    Permalink

    Numpang ketawa aja lah 😁😁😁.
    Hari gini masih ketipu pinjol???.
    Bukan ketipu sih, lebih tepatnya terkelabui 😁. Udah gitu lebih dari 20 kali pinjam??? Wow!!! Terima nasip aja lah, udah sekali kena bukannya kapok malah ketagihan.

    3
    2
  • 10 Desember 2020 - (18:10 WIB)
    Permalink

    mau dosa takut ketawa..hahahahahaha ada lagi yg ngaku korban tapi sampe pinjam ke 25 pinjol
    ..brukakakaka ngakak..

    5
    1
  • 10 Desember 2020 - (20:46 WIB)
    Permalink

    Halo pak, tenang saja pak cuekin saja para DC pinjol, muka tembok saja kebal malu, paling cuma data saja yang disebarkan, biarin saja EGP, GAK USAH DIBAYAR pinjol ILEGAL gak punya ijin, bila perlu ganti nomer hp hindari teror DC.

    4
    4
    • 11 Desember 2020 - (08:48 WIB)
      Permalink

      Anda tipe2 orang yg lepas tanggung jawab…..
      MANIS SAAT MEMINJAM….DAN BUAS SAAT DITAGIH….

      1
      1
      • 11 Desember 2020 - (09:48 WIB)
        Permalink

        Loh sama dong dengan pinjol, manis saat menjerat mangsa dan kasar saat menagih, jadi apa bedanya?

        3
        1
        • 11 Desember 2020 - (13:38 WIB)
          Permalink

          Ada bedanya…..Namanya juga strategi marketing…..Bagaimana caranya supaya menjadi Nasabah…..
          Tetapi….pilihan tetap di kita……

          Sudah banyak pemberitaan tentang keganasan penagihan PINJOL….tapi, tetap saja pinjam……
          Memang tidak ada jaminan….Tetapi, NAMA BAIK kitalah yang menjadi JAMINANNYA…..

          Berbeda dengan orang2 yang suka memutarbalikan fakta seperti anda…..
          Tipe2 yang susah ditagih bila mempunyai hutang……

          ITULAH PERBEDAANNYA

          1
          1
          • 11 Desember 2020 - (14:08 WIB)
            Permalink

            Loh anda ini bagaimana, ibarat ada kucing kalau dikasih ikan ya pasti lah dimakan, dan kalau sampai tidak dimakan itu kucing pasti lah kenyang, jadi kalau tidak ingin dipinjami duitnya ya jangan pasang umpan atau iklan, sudah tahu kan anda resikonya seandainya galbay.

            2
            2
  • 10 Desember 2020 - (22:16 WIB)
    Permalink

    Lain x pak .. klo mw hutang d pikir dl efek & kemampuan bayar .. Bkn gali lobang ttup lobang bgt .. Yg ad malah tambah mslh .. Awal enak sih terima duitny tp jgn ngeluh ketika anda tdk snggup atau telat untk bayar krn it sdh konsekuensi yg anda hrs trima .. Saran sya segera d bayar hutang anda & s’moga terselesaikan ..

    1
    1
  • 10 Desember 2020 - (22:18 WIB)
    Permalink

    Saya bukan DC ya om tante….
    Saya baca artikel ini juga mau ketawa sih… gemes pengen nyubit ginjalnya TS….Ngakunya korban tapi sampai pinjam ke 20 apk berbeda ….. Waduh waduh…ini mah memang mental orang yg suka ngutang😌 tapi ga mau bayar dan ngerasa jadi korbannya 😌.

    Emang ga dibaca dulu sebelum minjem? Buta huruf apa gimana? Punya smartphone juga yang ada google nya buat apaan kakak?? Buat pajangan doang😏. Padahal berita tentang keganasan pinjol udah merajalela di mbah google…

    Selamat kakak… Anda mendapatkan grand prize berupa malu dan teror.
    Semoga diberikan rezeki melimpah biar cepet bisa ngelunasin utangnya ya

    6
    1
  • 11 Desember 2020 - (00:27 WIB)
    Permalink

    Bisa mampus pinjem uang di pinjol /rentenir / Lintah darat / buaya darat pokoknya hindarin yg namanya PINJOOLLLLL AMIT2 DAHHH
    BUNGANYA gede 100% bisa tinggal tulang pinjem uang dr pinjolll

  • 11 Desember 2020 - (04:30 WIB)
    Permalink

    Saya tidak yakin untuk bantu nenek dan modal usaha, saya lebih yakin kalau uang hasil utangan pinjol digunakan untuk “mendem” (mabuk). Karena hanya orang “mendem” yang hutang di banyak pinjol.

  • 11 Desember 2020 - (06:42 WIB)
    Permalink

    Saya bukan dc saya mau komen.dulu sy jg diposisi anda cumn bedanya saya hutang di bank bri,bank utuk,bankeliling,sodara,mertua ,orang tua saya hutang semua ke mereka untuk perputaran modal toko yg hampir bangkrut karna maraknya persaingan dagang apalgi jman skrng modelnya lbh laris jual online .total hutang sy waku itu 150 jutaan,lalu saya lelah siang hari malu ketemu orang malem hari gk bs tidur,ahirnya aku putuskan untuk menutup tokoku,lalu aku bertobat solat malm dan rajin bersolawat dan alhamdulilah suamiku terbuka hatinya untuk melunasi semua hutangku dg menjual sebagian sawah yg kami miliki.kelar deh aku bersyukur dan aku berfikir yg membuatku banyak hutng adlh karna ku salah milih usaha ingin untung malh buntung.ini pembelajaran untk kita semua pilihlh usaha yg minim risiko yg sesuai dg kemampuan bajet yg kita miliki sehingga tidak membuat kita trjerumus dalam jeratan hutang.trims sudah membaca komenku

    4
    1
  • 11 Desember 2020 - (14:02 WIB)
    Permalink

    Ya… Begitulah manusia.. Tidak jauh beda sama hal nya seperti kita dan tidak menutup kemungkinan kalo kita di posisikan sebagai pihak pemberi pinjaman.. Dimana pas ada orang sudah pinjam uang di situlah kesempatan mengupayakan bagaimana cara nya agar uangnya sesegera mungkin minta di kembalikan supaya bisa berputar dan menguntungkan… Saran saya terimalah kenyataan yang ada dan cari jalan yang terbaik untuk segera menyelesaikannya..
    Buat pelajaran buat kita semua..” Lakukan sesuka hatimu tapi ingat semua ada pertanggung jawabnya”
    Posisi anda saat ini tidak jauh beda seperti saya…😥😥😥 tarik siisss… Semongko..

  • 11 Desember 2020 - (15:01 WIB)
    Permalink

    @Punjul : Itukan binatang yang gak punya otak dan tidak bisa berpikir…..
    Kalau manusia bisa berpikir….Baik dan Buruknya…..
    Kalau tidak punya kemampuan untuk bayar hutang….ya gak usah minjem….Tidak bisa berpikir atau memang gak punya otak???

    Memank otak ANDA PUNJUL….hahaha….
    Goblog mah goblog aja

  • 11 Desember 2020 - (15:03 WIB)
    Permalink

    Pinjol itu menurut ane ibarat rentenir online. Bunganya pun jauh lebih tinggi dari kartu kredit. Bunga bank aja udah mencekik klao gak sanggup bayar. Apalagi pinjol. Udah tertulis jelas di perjanjian awal kalau mereka akan menagih sesuai prosedur yang berlaku. Dan kalau telat 1 cicilan aja udah dikenakan denda 1 kali cicilan. Itu lebih parah dari lintah darat. Makanya harus bijak dalam menggunakan aplikasi Online.

  • 11 Desember 2020 - (15:16 WIB)
    Permalink

    Sama, saya juga punya hutang di pinjol sudah 38 aplikasi. Hampir 50jt.
    Tapi tiap bulan saya cicil 200rb sampai pokoknya lunas. Dan tidak diteror lagi.
    Sekarang masih 30 apk.
    Semangat pak.

  • 11 Desember 2020 - (16:35 WIB)
    Permalink

    Percoyo pean karo aq, aq wong suroboyo. Ga usah dibayar , iku ilegal ga ada konsekuensi hukum buat Anda apalagi kena BI checking. Jangan dipikir, lupakan semua yang penting sekarang kerja.
    Saya galbay 30+ apk pinjol ilegal, memang saya niatin gitu biar KAPOK. Sudah lapor ke polisi pas mereka sebar data, disuruh jangan bayar mereka tak berijin jadi itu rejeki Anda. Bagi yang lain pingin uang jajan gratis mari pinjam ke pinjol ilegal , ga usah dibayar !
    Untuk para DC pinjol di MK , waktu dan tempat saya persilakan.

    • 16 Desember 2020 - (12:03 WIB)
      Permalink

      pinjol ilegal memang ga ada konsekuensi hukum dan bi checking pak..tapi mereka bisa mengakses semua kontak kita. jadi kalo ga bayar ya sudah pasti foto dan hutang kita disebar ke kontak2 di hp, secara random kontak kita disms,ditelepon,di wa. Satu per satu keluarga/teman info ke saya setelah dihubungi sama DC pinjol itu, isinya bilang kita maling dll. Disini si yang berat pak saat kita ga bayar atau ga bisa bayar.

  • 11 Desember 2020 - (23:01 WIB)
    Permalink

    Pertama2 izinkan sy tertawa terbahak2 dulu ya. Hahahahaha..
    Pinjam sampai 20 pinjol lalu ga bisa bayar lalu teriak2 disini? Itu namanya sudah keasyikan ngutang. Sebelum ngutang kan pasti diterangkan di setiap pinjol, berapa nominalnya, bunganya berapa, tenor berapa. Secara sadar dan sah, anda menyetujuinya. Hutang adalah hutang. Tentu di dalamnya ada bunga yang anda harus bayarkan. Seharusnya anda berpikir, 1 pinjol saja saya sudah ga bisa bayar, kok saya bisa2nya pinjam hingga 20 pinjol? Terimalah setiap konsekuensinya ya. Wassalam

    2
    1
  • 16 Desember 2020 - (20:08 WIB)
    Permalink

    Rame amat ini pada komentar apa ngantri sembako BLT ?
    Kalau sudah menyangkut riba begini saya hanya bisa berdoa semoga Anda segera bertaubat, memohon ampunan kepada Allah, semoga cepat terselesaikan masalah ini.
    Sejak dulu beginilah riba, deritanya tiada akhir.

 Apa Komentar Anda?

Ada 88 komentar sampai saat ini..

Saya Korban Pinjol, Dana Pinjaman Macet dan “Galbay” Sampa…

oleh Kyriervan dibaca dalam: 2 menit
88